NovelToon NovelToon
Sistem Gacha: Jaminan 100%

Sistem Gacha: Jaminan 100%

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: UrLeonard

Tak memiliki apa pun selain namanya, Kenzo bertahan hidup di dunia yang kejam. Bagi orang lain, mimpi adalah sesuatu yang bisa dikejar. Baginya, mimpi hanyalah kemewahan yang selalu direnggut oleh kenyataan.

Hingga suatu hari, sebuah antarmuka emas muncul di hadapannya.

Sistem Gacha.

Jaminan 100%.

Setiap putaran selalu menghadiahkan sesuatu yang nyata. Kemampuan, artefak, teknik, bahkan kekuatan yang sanggup mengubah takdir. Dengan sistem itu, Kenzo tak lagi sekadar bermimpi. Ia akan menapaki jalan menuju puncak dan menyingkirkan siapa pun yang berani menghalangi langkahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UrLeonard, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28

Ruang eksekutif di lantai 40 gedung Nexus Corp itu bergetar hebat dalam kesunyian yang mencekam.

Di satu sisi, Gideon berdiri kaku dengan urat-urat leher yang menonjol. Ia mengerahkan seluruh Otoritas Stagnasi miliknya untuk membekukan ruang dan materi.

Di sisi lain, Azzy menggeram marah. Bola kehampaan miliknya terus mencoba memakan batasan domain kelabu yang mengurung mereka.

Sementara itu, Mystrul merapal ratusan lapis lingkaran emas. Ia memanipulasi koordinat spasial di sekitar mereka demi menjaga keamanan sang Tuan.

Kebuntuan konseptual itu akhirnya mengunci ketiga sosok raksasa tersebut. Gideon tidak bisa bergerak menyerang, namun Azzy dan Mystrul pun tidak bisa melangkah maju tanpa membiarkan Kenzo tertelan kebekuan abadi.

Terengah-engah Gideon berteriak dari balik domainnya. Senyum penuh keangkuhan masih menghiasi wajahnya yang berpeluh.

"Kau melihatnya, Bocah?!" ejek Gideon dengan suara parau.

"Pelayanmu mungkin dewa, tapi kau hanyalah beban bagi mereka!" lanjutnya penuh kemenangan.

"Satu langkah saja kau keluar dari perlindungan mereka, seluruh aliran darah, detak jantung, dan partikel tubuhmu akan membeku selamanya di dalam domainku!"

Kenzo tidak menjawab ejekan itu. Sangat tenang pandangan pemuda itu, sedingin puncak gunung es.

Di hadapannya, sebuah layar mekanis berwarna emas mengambang secara gaib. Tampilan visual itu hanya bisa dilihat oleh dirinya sendiri.

[Menggunakan satu Jaminan 100%. Sisa Hari Ini: 0/3.]

[Peringatan: Jatah Jaminan 100% Hari Ini telah Habis.]

Layar emas itu berputar dengan kecepatan luar biasa. Pendaran tembaga kusam dan perak terlewati begitu saja dalam sekejap mata.

Sebuah cahaya putih meledak, sebelum akhirnya memadat menjadi pendaran warna emas yang sangat pekat dan menyilaukan.

Probabilitas murni nol koma satu persen dipaksa tunduk pada kebutuhan kritis Kenzo.

[DING!]

[Gacha Selesai. Kualitas: Emas.]

[Kemampuan Baru diperoleh secara otomatis.]

Sebuah lonjakan informasi misterius merangsek masuk ke dalam sirkuit saraf Kenzo. Berbeda dari benda fisik di ruang penyimpanan, hadiah tingkat Emas ini langsung menyatu dengan jiwanya.

[Kemampuan Aktif: Penolakan (Emas)]

[Deskripsi: Otoritas konseptual untuk menolak segala bentuk fenomena, gaya fisik, energi supernatural, atau konsep hukum yang menargetkan pengguna. Tingkat keberhasilan berbanding lurus dengan kapasitas stamina fisik dan mental pengguna.]

Mata Kenzo yang tersembunyi di balik Kacamata Lensa Eter tingkat Perak seketika memancarkan kilatan emas tipis.

Ia tidak hanya mendapatkan alat untuk mengalahkan Gideon. Ia baru saja memperoleh perisai dan senjata konseptual miliknya sendiri.

"Kenzo?" Azzy menoleh cemas dari tengah manipulasinya. "Jangan keluar dari bayangan Azzy!"

"Tuan, batas domainnya berada di luar kemampuan fisikmu," Mystrul turut memperingatkan dengan nada yang sarat akan kehati-hatian.

Namun, Kenzo tidak berhenti. Ia justru melangkah maju, keluar dari barikade perlindungan kedua pelayannya.

Gideon tertawa terbahak-bahak melihat kebodohan itu. "Kau benar-benar cari mati, Tikus jalanan! Membekulah dalam kehampaan!"

Gelombang energi kelabu milik Gideon seketika menerjang saat kaki Kenzo menginjak batas radius sepuluh meter.

Udara di sekitar tubuhnya seketika berhenti mengalir. Gravitasi membeku, bahkan molekul oksigen di sekitarnya memadat demi menghentikan detak jantungnya.

Tepat pada saat kebekuan itu hendak menyentuh kulitnya, Kenzo membuka mulutnya.

"Ditolak," katanya pelan.

Satu kata sederhana diucapkan dengan nada datar.

Sebagian stamina fisik Kenzo tersedot seketika. Dampaknya terasa bagaikan palu godam tak kasat mata yang menghantam realitas.

Pecah berkeping-keping energi stagnasi kelabu itu, layaknya kaca tipis yang dihantam martil.

Hukum stagnasi Gideon yang diklaim mutlak itu dipaksa tunduk oleh konsep Penolakan milik Kenzo. Keberadaan Kenzo menolak untuk dibekukan.

Tawa Gideon langsung membeku di tenggorokannya. Matanya membelalak lebar, dipenuhi teror yang belum pernah ia rasakan seumur hidupnya.

"A-apa?! Tidak mungkin! Kekuatan apa itu?!" teriak Gideon dengan suara bergetar.

Langkah sepatu Kenzo berderap mantap di atas karpet merah ruangan tersebut. Ia berjalan mendekat tanpa keraguan.

Every tapakan kakinya memancarkan riak emas yang meremukkan sisa-sisa domain stagnasi di sekitarnya dengan mudah.

"Kau bilang domainmu menolak segala bentuk perubahan," ucap Kenzo dengan nada dingin.

"Tapi bagaimana jika ada seseorang yang secara mendasar... menolak penolakanmu?" lanjutnya datar.

"Aku menolak stagnasimu."

Seluruh kubah energi kelabu di lantai 40 itu meledak menjadi debu partikel tak bernyawa. Tekanan stagnasi yang menahan Azzy dan Mystrul hancur total tanpa sisa.

Umpan balik energi yang luar biasa dahsyat langsung menghantam dada Gideon.

Muntah darah segar pria paruh baya itu. Tubuhnya terpelanting ke belakang, lalu terkapar di atas karpet yang kini basah oleh darahnya sendiri.

Otoritas Stagnasinya telah dinonaktifkan secara paksa. Ia kini benar-benar rapuh, kembali menjadi manusia biasa yang bisa merasakan rasa sakit.

"Sayang sekali, Gideon," tutur Kenzo pelan.

Ia bergerak cepat dengan kemampuan fisik tingkat Peraknya. Kini ia telah berdiri tegak menjulang di atas eksekutif yang sedang mengerang kesakitan di lantai.

"Kau terlambat menyadari bahaya apa yang sekarang berada di hadapanmu."

Kenzo menginjak dada Gideon dengan kaki kanannya. Ia menekan tubuh pria itu dengan bobot fisik yang membuat tulang rusuk sang eksekutif berderak patah.

Sebuah bunyi klik terdengar nyaring di ruangan yang sunyi itu.

Kenzo mencabut Pistol Taktis Phantom miliknya dari balik sabuk. Moncong senjata hitam itu kini menempel tepat di dahi Gideon.

Di belakangnya, Azzy tersenyum puas sambil melipat tangan. Sementara itu, Mystrul menunduk takjub melihat cara tuannya meremukkan hukum konseptual tanpa membuang tenaga.

"Sekarang," desis Kenzo dengan tatapan dingin tanpa ampun.

"Buka seluruh sandi komputer induk Nexus Corp. Matikan protokol pemusnahan dokumen otomatis, dan berikan aku akses penuh ke jaringan korupsi kalian."

Kenzo mendekatkan wajahnya sedikit.

"Jika kau menolak satu detik saja ... Pelayanku akan mengurai tubuhmu menjadi debu, dan aku akan memastikan kematian menjadi hal yang paling kau rindukan."

Gideon menatap mata pemuda di hadapannya dengan tubuh yang gemetar hebat. Di balik kacamata itu, ia hanya melihat kalkulasi dingin yang jauh lebih mengerikan daripada ajal itu sendiri.

1
Hadi Hadi
up up🤭🤭
Hadi Hadi
lanjut
Hadi Hadi
semangat
Hadi Hadi
bunuh
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
Hadi Hadi
mantap😄😄
Hadi Hadi
mantap💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪💪
Hadi Hadi
up up💪
Yui
aku tunggu insectnya kak/Determined//Determined//Determined/
Ironside: Tidak ada hal seperti itu Kak /Scare/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!