NovelToon NovelToon
Kunikahi Gadis Cacat

Kunikahi Gadis Cacat

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 5
Nama Author: popyani

Sekuel SUAMIKU BERWAJAH CACAT
Novel ini, menceritakan kisah cinta segitiga. Jadi bijaklah, dalam membaca.

Haris Wilson, anak pertama dari pasangan Henri Wilson, dan Rania Cullen, tidak menyangkah hidupnya akan berakhir menikahi anak dari pelayannya sendiri Bibi Ana.
Apalagi saat itu, Haris Wilson mempunyai seorang kekasih yang begitu dicintainya, yaitu seorang supermodel, bernama Kenny.

Haris menentang keras perjodohan ini, karena
dia sudah mempunyai kekasih, dan yang membuat dia sangat menolak perjodohan ini adalah, anak dari pelayannya itu, adalah seorang gadis cacat.


Tapi Haris tak dapat menolak, karena ayahnya Henri Wilson mengancam, kalau dia tidak menikahi Vivian, maka jabatannya sebagai seorang CEO diperusahaan, akan dicabut.
Karena tidak ingin kehilangan jabatannya, dia menyetujui pernikahan ini, tapi dengan membuat kesepakatan pernikahan kontrak, yang dia buat bersama Vivian.

Tapi itulah cinta bisa tumbuh kapan saja, Harispun tak dapat menolak pesona Vivian, saat mendapati gadis itu sudah bisa berjalan, ditambah lagi dengan kelembutan, dan perhatian dari wanita itu, membuat ia terjebak dengan permainan yang dia ciptakan sendiri, hingga membuat ia harus memilih Vivian, sigadis cacat, atau Kenny wanita yang begitu dicintainya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon popyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep.28.Menginap dihotel.

Kendaraan terus melaju melewati keheningan malam, hingga tibalah mereka disebuah hotel bintang lima.

Keluar dari mobil, dan tatapan matanya menengadah keatas menatap hotel mewah itu.

..."Hotel ini benar-benar mewah, dalam hidupku, aku belum pernah tidur dihotel semewah ini." Bathin Vivian, dengan terus menatap hotel mewah itu....

"Kenapa kau diam saja?!" Tanya Haris yang heran, saat melihat Vivian hanya berpijak pada tempatnya.

"Apakah kita akan tidur dihotel ini?!" Tanya Vivian, seolah tak percaya.

"Iya kenapa, kau tidak suka?!"

"Tidak" aku sangat menyukainya Sayang?karena kaupun tau aku belum pernah menginap dihotel semewah ini." Jawabnya, tersenyum.

Haris hanya tertawa kecil, saat mendengar ucapan istrinya.

"Mulai sekarang aku akan sering mengajakmu untuk sering menginap dihotel jika kau mau, tapi kalau kita menginap dihotel kita akan melewati dengan banyak kegiatan, dan pasti kau sudah tau maksudkukan?!" Ucapnya, dengan menatap mesum istrinya.

James yang melihat sikap Haris, hanya tersenyum, dan dalam hatinya dia merutuki sikap Tuanmudanya.

"Dia memang laki-laki yang tidak punya malu, dulu dia mengatakan tidak sudi menyentuh Nona Vivian.Tapi coba liat sekarang, dia sepertinya yang sudah tidak sabar ingin melakukan malam pertama mereka" Bathinnyatersenyum, sembari menatap Tuanmudanya.

"Kenapa kau menatapku terus James?! pasti kau sedang mengataiku dalam hati, iyakan?!"

"Tidak Tuan, aku hanya mau mengatakan kalau anda sangat tampan malam ini. Jadi aku tidak heran, begitu banyak wanita yang tergila-gila dengan anda, dan juga ada wanita yang sakit hati karena anda." Jawabnya, tersenyum.

Menatap kesal sekretarisnya, yang menurutnya terlalu banyak bicara.

Hingga tatapan matanya tak sengaja menangkap sosok Vivian, yang sedang menatap taman hotel yang begitu indah, dimalam hari.

"Kau segera pesan kamar hotel untukku, dan Vivian. Aku, dan Vivian akan berjalan-jalan ditaman hotel sebentar.

"Terus saya harus tidur dimana Tuan? tidak mungkinkan saya tidur didalam mobil."

"Kau pergilah kerumah, aku tau Kenny akan mencariku disana. Dan kalau dia menanyakan keberadaanku, bilang saja aku sedang berada diluar kota."

"Baik Tuan." Jawab James, dengan langsung berjalan kedalam hotel.

Menghembuskan nafas kasar, sembari berjalan menghampiri Vivian yang sedang sibuk menatap taman hotel itu.

"Kau menyukainya?!" Bertanya, yang mengejutkan wanita itu.

Berbalik, dengan senyuman kecil diwajahnya.Dan memberi jawaban.

"Iya Sayang, aku menyukainya." Jawabnya tersenyum.

Haris terus menatap Vivian, dengan segala kepolosan yang dimiliki oleh wanita cantik itu, membuat ia begitu mengaguminya.

"Dia sangat cantik, dan sangat berbeda dengan Kenny. Dia tidak pernah meminta apapun dariku. Sangat berbeda jauh sekali dengan Kenny, yang suka meminta barang-barang mewah dariku."

"Kalau kau mau, ayo kita berkeliling sebentar."

"Kau serius Sayang..?"

"Tentu."

"Baiklah Sayang, ayo..!!"

********

Haris, dan Vivian mulai menapaki kaki mereka melewati taman hotel itu.

Gemerlap lampu taman, semakin menambah keindahan taman hotel itu.

"Sayang..." Panggil Vivian, saat ia dan Haris tengah berjalan-jalan.

"Kenapa?!"

"Apakah kau sangat mencintai Nona Kenny? karena yang aku tau kalian berdua sudah menjalin hubungan sangat lama. Bahkan hubungan kalian sudah sangat dekat, seperti.." Ucapnya terputus, dengan kembali melanjutkan kata maaf.

Maaf kalau aku terlalu mencampuri urusan pribadimu." Serunya, dengan senyuman kecil diwajah.

Menghembuskan nafas, yang terasa sesak didadanya.

"Jangan mengajukan pertanyaan yang sulit kujawab Vivian, karena ada sesuatu yang datang tanpa kuinginkan."

"Apa itu Sayang?!" Tanya Vivian, penasaran.

"Suatu saat kau akan mengetahuinya. Dan semoga saja apa yang kuputuskan nanti, adalah sebuah keputusan yang tidak akan aku sesali seumur hidupku."

"Tentu Sayang, apapun keputusanmu aku akan selalu mendukungnya." Jawabnya, tersenyum.

Haris hanya tersenyum kecil, dan tidak menjawab. Dan dilema semakin melanda dirinya.

"Aku akan segera memutuskan salahsatu diantara mereka, dan itu tidak sampai tiga bulan."

Terus melangkah, dalam keheningan. Hingga tiba-tiba dia merasa nyeri dikakinya.

"Aduuh..." Rinti Vivian, sembari menyentuh kakinya.

"Kau kenapa Vivian?!" Tanya Haris, yang terlihat begitu khawatir.

"Kakiku sakit Sayang..?"

"Memamg kakimu belum sembuh total?"

"Belum." Jawabnya, sembari menggeleng pelan.

"Kenapa kau tidak mengatakan padaku bodoh..!! dan kenapa juga kau harus memakai heels ini, ayo buka..!!" Titahnya, dengan segera membuka heels itu, dari kaki Vivian.

"Maafkan aku." Jawabnya, menunduk.

"Kalau begitu ayo kita segera kekamar! dan naiklah." Titahnya, dengan berjongkok.

"Kau serius Sayang?!"

"Tentu" ayo naik."

"Baiklah." Jawabnya, dengan langsung naik kepunggung Suaminya."

Menyusuri taman hotel, untuk menuju hotel bintang lima itu.

"Jangan memeluk leherku terlalu erat Vivian, apakah kau mau membunuhku?"

"Maafkan aku Sayang."Jawabnya tersenyum, dengan melonggarkan sedikit pelukannya.

"Sayang, bisakah kau menurunkan aku, orang-orang terus melihat kita..!" Pinta Vivian, saat mereka sudah berada didalam hotel.

"Biarkan saja aku tidak perduli, dan jangan banyak bicara kalau kau tidak mau aku menciummu."

James yang tengah berbincang-bincang dengan salahsatu karyawan hotel, begitu terkejut saat melihat kemesraan Haris, dan Vivian.

"Apa aku gak salah liat?! bahkan didepan banyak orang saja, mereka sudah tidak malu lagi menunjukkan kemesraan mereka, apalagi sedang berdua. Wah-wah Tuan, apakah anda tidak menyadari?! kalau anda sudah menjilat ludah anda sendiri, dan aku yakin malam ini pasti mereka akan melakukan sampai pagi, tapi kira-kira berapa kali ya?! kalau sampai pagi itu?" Bathinnya, yang begitu penasaran.

"Selamat malam Tuan, Nona, kira-kira tadi berapa kali kalian berciuman ditaman hotel, bukankah pemandangan disana sangat romantis?" Tanya James, sembari tersenyum.

Haris menatap kesal sekretarisnya, yang selalu ingin tahu urusan pribadinya.

"Sepuluh kali James, kami berciuman. Dan aku rasa kau harus segera mencari pacar, agar kau selalu tidak mencari tau urusan pribadiku. Dan cepat pulang kerumah sekarang, aku rasa Laura sudah menunggumu." Jawabnya, kesal.

"Bukankah ini semua gara-gara anda Tuan? karena anda selalu menelpone saya hampir setiap waktu, jadi manamungkin saya punya waktu untuk mencari pacar." Jawabnya, tersenyum.

"Sejak kapan kau berani menjawabku James?! apakah kau sudah lupa kalau aku Bosmu?!"

"Tidak Tuan, maafkan saya.Dan ini kunci kamarnya."

"Kau benar-benar sangat menyebalkan James.

Ayo Vivian, kita kekamar sekarang." Ajak Haris, dengan merengkuh penuh pinggang istrinya, berjalan menuju lift.

1
ita🍓
gimana gk cantik Bae Suzy 😍😍😍 bukan kaleng"visual nya author ☺️☺️
nisa
msih adakah kelanjutannya kk
Nia Riin Natalia
bagus thor... bakal happy ending
Nia Riin Natalia
ya kan low gini kan sama2 enakk
Nia Riin Natalia
udah lah haris katakan saja nama pria itu.. biar syokk si sean
Nia Riin Natalia
hmmm pakai main2 si lu sean
Nia Riin Natalia
biar ga kelamaan klo g dibikin drama ahh kaliannn
Nia Riin Natalia
tenang riana,, kayaknya si daren udah jatuh cinte tuuu
Nia Riin Natalia
waa... zain terlibat cinta segitiga juga
Nia Riin Natalia
yeahhh sang penyelamat datang...
Nia Riin Natalia
riana riana.. pintar kamuu benaran sangat berbakat 😁🤣🤣👍🏻👍🏻
Nia Riin Natalia
zain mana ahh zain manaaa???
Nia Riin Natalia
wkwkwkkk dasar plakor jadi2an lu kenny... emang haris pria bodoh ,, syukurinnnn 🤣🤣👎👎👎

aasyeiikk ... bakal makin posesif aja bos nya si james 😁👍🏻
Nia Riin Natalia
vivian jangan lemah... jangan menyerah kemudian berbalik untuk tidak memberitahu kabar kehamilan mu cuman gara2 si pelakor kenny..
Nia Riin Natalia
part perbucinan berlanjut aasyeikkk..💃💃
Nia Riin Natalia
diliat dari mimik & kontur wajah nya kenny & sean cocok ya thor 😁😁

bisaan ni author pilih visual nya
Nia Riin Natalia
gapapala haris belum mau mengungkapkan & menyadarinya yang penting perlakuan..

posesif tanda cinta .. ouw ouw oooo
Nia Riin Natalia
sepintar2 nya tupai melompat pasti bakal ketahuan juga .. syukurin aj klo spe haris tau
Nia Riin Natalia
siapa yang murahan ??
sudah jelas vivian berstatus kan istri "sah"
kenny dasaarrr

gemesss gau thor aaaaa mantaff👍🏻🤣
Nia Riin Natalia
idiihh ya kalii vivian selemah itu, pke acara mempengaruhi segala.. haris la yang justru udah bucin akut sama istri sahnya .. yeei
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!