NovelToon NovelToon
MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Mafia / Tamat
Popularitas:20.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: linasolin

Aderson yang sering dipanggil Derson adalah laki-laki yang sangat kejam, suka kekerasan dan juga sangat membenci yang namanya perempuan.

Olivia yang kerap disebut Via datang kekehidupan Derson, Via mampu mengobrak abrik hati Aderson yang dingin dan sangat susah untuk dijangkau.

Jangan lupa dukung karya ini dengan tinggalkam jejak kalian ya, cukup dengan like, komen, vote, kasih hadiah mawarnya.
Terimakasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linasolin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

🌛🌛🌛

"Ada yang melotot tuh biji mata sampe keluar" ucap James lagi tapi Derson tidak mau mendengarkan ocehan James, Derson segera kegarasi mobil untuk mengambil mobil kesukaannya.

Via yang mengikuti Derson dari tadi terkagum-kagum melihat isi garasi penuh dengan berbagai jenis mobil.

"Wahh.... ini orang kaya bener ya mobilnya saja kayaknya sorum mobil" batin Via.

"Hay masuk.... apa kamu tidak mau masuk dan hanya mengangumi semua koleksi mobilku?" ucap Derson saat melihat Via bengong sambil melihat isi garasi itu.

"Ach ia aku masuk" jawab Via buru-buru masuk kedalam mobil sebelum serigala didepannya marah.

Mobil itu mulai keluar dari gerbang rumah Derson, Via hanya diam saja takut salah bicara, Via akan bicara kalau Derson bertanya pada dirinya.

"Apa kamu mau mobil?" tiba-tiba Derson menawarkan sebuah mobil kepada Via.

"Tidak, aku tidak mau mobil" jawab Via cepat.

"Jadi kau mau apa?" Tanya Derson lagi dengan lembut.

"Aku mau pergi jauh darimu" jawab Via tanpa memikirkan sekuensi dari ucapannya.

"Kamu mau pergi jauh ya? baiklah aku akan mengabulkannya" jawab derson tersenyum jahat.

"Aku akan membunuhmu pagi ini supaya kau akan pergi jauh selama-lamanya" jawab Derson kini laki-laki itu sudah menepikan mobilnya dijalan yang sepi.

Deg.....

Via baru sadar dengan ucapannya memancing emosi Derson.

Derson sudah mendekat dan menempelkan tangannya dileher dan dirambut Via. Derson mulai menarik rambut Via kebelakang.

"Jangan kau pikir karena aku bersikap lembut padamu pagi ini, kau bisa bicara sesuka hatimu padaku" ancam Derson dengan mata yang sudah memerah akibat menahan amarahnya.

"Maaf aku tidak bermaksud seperti itu" kini Via sudah mengeluarkan air matanya menahan sakit dikepalanya.

"Kali ini aku memaafkan mu tapi tidak lain kali" Derson melepaskan rambut Via dari tangannya dan mulai meyetir mobil, Derson tidak memikirkan perempuan disampingnya menahan air matanya supaya tidak jatuh, tapi walaupun Via mencoba air matanya untuk tidak jatuh tapi Via gagal.

Beberapa kali air mata Via menetes tapi Via segera meng-lap air mata supaya Derson tidak melihatnya.

"Dasar jengeng begitu aja sudah menangis" batin Derson ketika melihat Via dari sudut matanya yang mencoba menahan tangisnya.

Akibat mood yang berantakan tujuan yang tadinya ingin memancing kini meleset kesebuah Mall terbesar dikota itu. Via ingin bertanya kenapa mereka ke Mall dan tidak jadi memancing tapi diurungkannya.

Via hanya diam dan mengikuti langkah Derson kemana pergi, tiba-tiba dari arah belakang ada yang memanggil Via.

"Hay Via" Via langsung menoleh ternyata Wiliam teman waktu SMA yang memanggilnya.

"Hay Wiliam".

"Siapa laki-laki ini suami kamu ya?" Tanya Wiliam tidak percaya karena yang ia tau Derson pengusaha terkaya didunia tidak mungkin menikah dengan Via.

"Ia aku suaminya" jawab Derson dingin.

"Kami pergi dulu ya soalnya kami sibuk" Derson menarik tangan Via menuju sebuah butik.

"Inikan butik khusus baju perempuan, apa dia mau beli baju untuk Lily ya?" batin Via tetap mengikuti langkah kaki Derson.

"Selamat datang dibutik kami tuan Derson, ada yang bisa kami bantu?" pegawai butik itu menunduk hormat karena Derson adalah Pelanggan VIV mereka saat Derson menemani Lily belanja.

"Pilih baju dan gaun keluaran terbaru dari butik ini untuk istri saya" ucap Derson dingin lalu duduk disalah satu sofa yang ada dibutik itu.

"Mari mbak saya pilihkan" pegawai butik itu dengan sabar memilih beberapa baju celana dan juga gaun untuk Via. sedikit pun Via tidak menolak atau menerimanya Via hanya diam dan pasrah saja.

2 Jam kemudian pegawai butik itu sudah siap memilih baju yang cocok untuk Via, dan memasukkannya kedalam paper bag, ada sekitar 20 paper bag berisi baju mahal dan mer merk semua.

"Permisi tuan Derson ini semua baju yang saya pilih untuk istri anda" pegawai itu meletakkan paper bag itu diatas meja.

"Baiklah terimakasih, tapi semua baju ini antar kerumah saya" Derson langsung pergi begitu saja dari sana sambil memegang tangan Via lalu membawanya kesebuah restoran terkenal.

Saat Derson masuk, pegawai restoran itu langsung membawa Derson keruangan VIV untuk mereka makan.

"Saya pesan semua menu yang ada direstoran ini" ucap Derson sebelum pegawai restoran itu bertanya.

"Baik tuan, mohon ditunggu".

Ruangan restoran itu sangat istimewa tapi Via sama sekali tidak menikmatinya, baginya ini tidaklah istimewa karena yang istimewa itu ketika suami kita bersikap baik dengan kita dan menyayangi kita walau hanya makan diemperan itu sudah istimewa.

Derson dapat melihat raut wajah Via sama sekali tidak ada terpanjar kebahagian walau sudah dibawa shopping dan makan direstoran terkenal.

"Apa yang kamu pikirkan?" Derson mulai memecahkan keheningan.

"Tidak ada" jawab Via cuek.

"Apa kamu tidak menyukai tempat ini?" sekali lagi Derson bertanya dengan lembut, memang sifat laki-laki satu ini sangat susah ditebak kadang lembut kadang kasar.

"Aku menyukainya kok" lagi-lagi Via hanya menjawab ala kadarnya membuat Derson membuang nafas kasar.

"Kamu kenapa dari tadi diam saja, apa kamu tidak punya mulut untuk bicara atau menjawabku dengan bagus?" kini emosi derson kembali lagi.

"Maafkan saya, kayaknya saya lagi kurang enak badan" Via mencoba berbohong supaya Derson mengasihaninya sedikit saja.

Dan betul saja Derson yang tadinya duduk didepan Via berpindah kesamping Via, derson meletakkan tangannya dikening Via, lalu menyergitkan keningnya.

"Jangan pernah membohongi ku, aku tidak menyukainya" ucapan Derson tiba-tiba berubah menjadi dingin lagi.

Para waiters direstoran itu sudah mulai berdatangan membawa pesanan Derson sampai meja itu penuh.

"ini porsi untuk makan 2 orang atau 10 orang?" batin Via.

"Makanlah, jangan sungkan-sungkan" Derson meletakkan beberapa lauk kepiring Via sampai piring itu penuh.

"Ini terlalu banyak, aku tidak bisa menghabiskannya" jawab Via saat Derson ingin menambah lauk lagi.

"Habiskan, lihatlah badanmu makin hari makin kurus" ucap Derson sambil meneliti tubuh Via. tanpa banyak bicara Via mulai melahap makanan yang ada dipiringnya, mungkin karena makanannya sangat enak tanpa rasa malu Via mengambil beberapa lauk yang berbeda lagi kedalam piringnya.

Derson yang makan disamping Via memperhatikan cara makan Via ikut tersenyum, Derson lalu megambil stik lalu memotongnya menjadi beberapa bagian.

"Makan yang ini, ini lebih enak dari yang kamu makan dari tadi" ucap Derson meletakkan piring berisi stik didepan Via.

"Terimakasih ya" ucap Via lalu kembali melahap makanan stik itu.

"Sudah berapa hari kamu tidak makan?".

"Sudah 2 hari ini" jawab Via jujur.

"Kalau sekali lagi aku tau kamu tidak makan maka siap-siap aku akan menghukummu" ucap Derson lalu meng-lap bibirnya dengan tissue.

🌛🌛🌛

Jangan lupa tinggalkan jejak iya

1
febby fadila
awas kena strouke kamu ti derson
febby fadila
apa ibu mawar ini ibu kandungnya derson ya 🤔
febby fadila
dasar jin dasim aneh
febby fadila
mafia abal² kamu
febby fadila
diihhh kamu tu yg gila
febby fadila
ada bau² mau dijodohkan sama anaknya ini mah 🤣🤣
febby fadila
hmmm benar sekali james bosmu itu gngsi digedein
febby fadila
hmmm benar sekali james bosmu itu gngsi digedein
febby fadila
mulai dee derson ini keknya nggak bisa jauh dari via
febby fadila
waaaa via ketemu sama joshua bakalan jadi saingannya derson ini mah 🤣
febby fadila
sabar ya via semoga aja es kutub itu segera mencair
febby fadila
mau sabar seperti apa lagi ya tuhan, klw di perlakukan macam bgt
febby fadila
derson jangan sampai kamu menyesal
febby fadila
klw aku mah betah banget ya klw hanya duduk dikamar cos hobi aku banget untung lah aku punya blita jadi harus di duluar klw nggak aku didlm kamar mulu kadan suami pulang nugas aku masih dlm kamar 🤣🤣🤣
febby fadila
astaga kejamnya kamu derson
febby fadila
ya tuhan blom nikah aja udah main KDRT gimana klw nikah
febby fadila
umm lily aja mau balik lagia AS gimana mau lindungi via
febby fadila
awas aja klw sampai kamu bucin ya
febby fadila
sombong amat bang, awas aja kau bucin
febby fadila
hmmm ini cerita beada di negara mana 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!