NovelToon NovelToon
Mantan Kekasih Dr.Banyu

Mantan Kekasih Dr.Banyu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Perjodohan
Popularitas:577
Nilai: 5
Nama Author: Bondan wardoyo

Banyu dan Alia sudah lama menjalin kasih, sejak mereka masih dibangku SMU sampai mereka sudah sama - sama bekerja. Banyak mimpi dan harapan yang ingin mereka wujudkan tapi semua itu terhalang oleh restu orang tua.
Banyu biru Aji berasal dari keluarga biasa saja pemilik restoran kecil yang sudah turun temurun warisan dari kakek dan nenek banyu, sementara keluarga alia berasal dari keluarga terpandang dan kaya raya.
Diam diam orang tua aliya tidak menyetujui hubungan mereka bahkan mereka sudah menyiapkan jodoh dan rencana untuk memisahkan aliya dan juga banyu.
Akankan cinta mereka bisa berlanjut atau akan menyerah dan kalah????

" Hai.....aku come back setelah lama tidak menulis.... semoga karyaku ini bisa dibaca dan diterima banyak pembaca"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bondan wardoyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode * 11 Kedatangan Tamu

Masalah disekolah tempat Pak Budiawan mengajar masih berlanjut, dari memanggil siswa yang diduga mendapatkan bocoran soal ujian hingga pemanggilan orang tua siswa dan juga saksi dari pihak guru yang diduga terlibat dalam kasus ini. Sebenarnya ada dua orang Guru yang diduga melakukan praktek jual beli soal ujian ini. Pak Heru rekan kerja Pak Budiawan. Nah nama Pak Budiawan dibawa bawa oleh Pak Heru.

Pada saat pemeriksaan Pak Heru menyebutkan Pak Budiawan sudah menerima sejumlah uang untuk kasus ini. Pak Budiawan yang tidak tahu apa apa masih dengan tegas menyangkal dan membela diri jika dirinya sama sekali tidak bersalah dan siap diperiksa.

Untuk kepentingan penyelidikan lap top dan semua yang ada diruang kerja Pak Budiawan dan Pak Heru segera disita oleh pihak yayasan sekolah. Dan untuk sementara mereka berdua juga di non aktifkan sementara waktu.

Pada saat memeriksa meja kerja Pak budiawan ditemukan Amplop warna coklat yang me curigakan. Dan begitu dibuka isinya terdapat sejumlah uang sebesar tujuh puluh juta rupiah. Pak Budiawan terkejut bagaimana bisa uang itu ada dilaci kerjanya dia sama sekali tidak tahu apa apa mengenai uang itu. Sementara itu Pak heru mengatakan jika itu uang dari hasil mereka bekerja sama.

" Pak heru sudah memfitnah saya, saya sungguh tidak terlibat dalam kasus ini, bapak dan ibu semua tau berapa lama saya mengabdi disekolah ini, dan sudah menjabat menjadi sepala sekolah 2 periode disekolah ini puluhan tahun saya mengabdi disekolah ini yang saya junjung tinggi disini adalah kejujuran pasti bapak dan ibu semua semudah tau."

" Kami mengerti pak tapi kita harus tetap mengikuti prosedur kasus ini tetap harus kami selidiki lebih lanjut karena menyangkut nama baik sekolah dan juga yayasan mohon bapak bersabar dan mengikuti semua prosesnya dengan baik."

" Pak heru saya tidak mengerti apa motif anda memfitnah saya, sepertinya saya tidak pernah merugikan dan mengganggu anda kenapa anda melibatkan saya dalam masalah ini."

Pak Heru hanya bisa tertunduk diam dan tidak mengeluarkan satu patah katapun, karena jika dia banyak bicara bisa berbahaya sebaiknya dia diam sampai prosesnya berjalan.

Sebenarnya banyak dari guru dan komite sekolah yang tidak percaya jika Pak Budiawan terlibat dalam masalah seperti ini mengingat kredibilitas beliau selama bekerja sudah puluhan tahun tapi mereka juga tidak bisa apa apa, mereka hanya menyuruh Pak Budiawan untuk bersabar dan juga mereka mengatan bahwa mereka lebih percaya kata kata Pak budiawan dibandingkan dengan Pak Heru.

Satu satunya hal yang memberatkan hanya karena ditemukan sejumlah uang di meja kerja Pak Budiawan.

Setelah semua selesai Pak budiawan pulang kerumah. Ibu melihat keanehan pada suaminya yang berperilaku tidak seperti biasanya. Ibu langsung bertanya kepada bapak sambil menghidangkan teh yang seperti biasanya.

Dengan berat hati bapak menceritakan semuanya pada ibu, bahkan ibu sampai terkejut dibuatnya.

" Astagfirullah hal'azim Ya Allah ujian apalagi ini ya Pak, pertama soal ketering lalu belum lama ini anak kita Banyu dan sekarang Bapak, apa kita ini banyak salah sama orang atau kita kurang bersedekah ya Pak akhir akhir ini keluarga kita baru di uji." Ibu sampai meneteskan air mata.

" Ya mau bagaimana lagi Bu mungkin ini memang harus terjadi, tidak semua orang itu suka pada kita, mungkin juga ini teguran untuk kita supaya lebih dekat lagi dengan Yang Maha Kuasa kita ini. "

" Lalu bagaimana Pak selanjutnya. "

" Ya sudah ikuti saja prosesnya."

" Pak minta tolong saja dengan Aliya untuk mendampingi bapak kan dia pengacara untuk berjaga jaga."

" Tidak perlu bu bapak yakin bapak tidak bersalah bapak akan membela diri bapak sendiri ibu hanya perlu mendoakan bapak agar semua kebenaran menemukan jalanya."

" Pasti pak ibu akan selalu mendoakan bapak dan anak anak kita semoga kita selalu dijauhkan dari orang orang jahat dan juga selalu dilindungi Gusti Allah."

Masalah ini pun sampai juga ketelingan anak anak mereka. Dan ya mereka sama terkejutnya dengan ibu. Dan hal ini juga sampai ke telinga Aliya. Aliya merasa prihatin dengan apa yang terjadi pada keluarga Banyu. Belum masalah satu selesai sekarang ada masalah lagi yang datang. Aliya mencoba menghibur Banyu dan berjanji jika dia akan ada bersama Banyu dalam keadaan apapun. Dan dia juga janji akan sabar menunggu Banyu. Aliya juga menyempatkan diri datang kerumah Banyu untuk bertemua kedua orang tua Banyu dan dia juga menawarkan bantuan jika diperlukan.

Niat baik Aliya tentunya diterima dengan baik tapi sebaiknya Aliya konsen saja membantu menyelesaikan masalah Banyu. Kalau masalah bapak Insyallah bisa diatasi sendiri.

Dihari yang berbeda tiba-tiba ibu kedatangan tamu, tamu yang tidak disangka sangka. Wanita yang elegan turun dari mobil mewah. Supirnya membukakan pintu. Wanita itu keluar dari mobilnya berjalan dengan angkuh dan mengetuk pintu rumah keluarga Budiawan.

Rumah sederhana dengan taman kecil didepan rumah. Dengan bunga-bunga dan tamanan yang di tata dengan rapi dan di rawat dengan segenap hati oleh yang punya rumah.

Saat pintu di ketuk kebetulan Gita yang membukan pintu. Melihat wanita itu gita cukup terkejut dan mempersilahkannya masuk dengan sopan. Tak lupa Gita juga mempersilahkan duduk diruang tamu.

Gita kemudian memanggil Ibu, saat Gita memberitahu ada tamu yang mencari ibu dan memberitahu jika Mama Aliya datang.

Ibu sendiri juga terkejut, ada apa dia datang kerumahnya selama mereka belum pernah bertemu. karena terburu buru ibu lupa melepas celemeknya lalu langsung berjalan kedepan. Karena takut mamanya Aliya lama menunggu.

Ibu menyapa dengan ramah dan juga senyuman lalu ibu mempersilahkannya untuk duduk. Sebelum duduk wanita sombong itu mengeluarkan sapu tangan dan mengelap kursi yang akan dia duduk ki. Dalam hati ibu ini orang sombong sekali benar sepertinya apa yang pernah di ceritakan Gita soal mama Aliya. Tapi ibu mencoba untuk santai menghadapinya.

" Panas ya disini. " Sambil memainkan kipas bermerek yang sengaja dia bawa. Sebenarnya sambil menyindir jika ruangnya tidak ada ac nya.

Batin ibu SABAR.....SABAR.....Aliya anak yang baik dan juga kekasih anaknya dia harus bersikap baik pada ibunya.

Tak lama Gita datang dan menyuguhkan minum dan juga kue tak lupa Gita mempersilahkan minum. Tapi apa jawabanya???

" Tidak terima kasih saya tidak biasa minum teh yang tidak jelas merknya takut nanti salah minum iya kan....."

Gita hampir emosi karenanya tapi ibunya memberikan kode untuk diam dan segera masuk.

" Begini ya bu langsung saja disini saya sebagai orang tua Aliya mau menawarkan kerja sama yang bagus, saya dengan ibu memiliki usaha ketering kecil kecilan kan."

" Maksudnya gimana ya saya kurang paham tiba tiba anda datang kerumah kami dan tiba tiba menawarkan kerja sama." ibu bertanya dengan sopan.

" Saya juga gak terbiasa basi basi sih ya saya akan berikan uang untuk tambahan modal usaha ketering anda supa bisa berkembang tidak hanyak begitu begitu saja, kira kira butuh berapa seratus, dua ratus atau tiga ratus biar bisa ya sedikit lebih maju dan keliatan ketering besar dan profesional."

" Aduh maksudnya apa ya saya tambah tidak mengerti ."

" Pake tidak mengerti segala sih Bu tau kan kalau papanya Aliya keluarga kami itu orang terpandang dan juga saya ini masih keturunan darah biru jadi tidak mungkin ya kalau nanti anak saya harus menikah dengan keluarga yang biasa biasa aja, Banyu sudah ceritakan soal 5 syarat menikah dengan anak saya Aliya ." Sambil tertawa sinis.

Apalagi ini Ibu tambah pusing mendengar ada 5 syarat menikah dengan Aliya kuk Banyu tidak pernah cerita, Ibu jadi bingun harus berkata apa.

"Maaf Bu tapi putra saya Banyu tidak pernah membicarakan apa apa soal lima syarat itu jadi saya tidak mengeti??"

" OHHHHH.....JADI BANYU BELUM CERITA SOAL ITU GIMANA SIH BANYU INI PADAHAL ITUKAN HAL YANG SANGAT PENTING."

Kemudian mama Aliya menjelaskan soal 5 syarat itu kepada Ibu.... Dan ya ibu terkejut dan juga Gita yang sedari tadi menguping pembicaraan mereka.

Bersambung dulu ya semua kita lanjutkan besok di episode berikutnya. Yuk tinggalkan like dan komen untuk aku biar tambah semangat lagi terima kasih.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!