NovelToon NovelToon
Because, I Love You

Because, I Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:7M
Nilai: 4.9
Nama Author: MICHELLA

Squel novel lanjutan dari BUDAK CINTA.

Bagi yang belum membaca di karya ku sebelumnya silahkan mampir dulu ya !!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MICHELLA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28

Memasuki halaman rumah Irgy, aku tersenyum melihat sekeliling rumah megah ini. Dalam hatiku berkata, siapa yang akan menyangka. Pertama kali aku menginjakkan kaki disini, kemudian keluar dengan keadaan hati penuh emosi. Karena ku pikir aku hanya di kerjai dan sengaja dibuat malu oleh Irgy di depan kedua orang tuanya.

Tapi nyatanya, saat aku kembali menginjakkan kaki ku kembali dirumah ini status ku ialah sebagai istri Irgy secara nyata. Bukan kah ini masih terdengar seperti mimpi? Perlahan aku turun dari mobil dan berjalan melangkah bersama Irgy yang kini sudah mulai berani selalu menggandeng tangan ku. Aku tersipu malu dibuatnya ketika dia melempar senyumannya padaku.

" Selamat datang pengantin baru, " Seru sapa semuanya pada kami ketika tiba diruang tamu. Ku lihat ibu dan kedua orang tua kak Rendy masih duduk manis menyambut kami disofa. Sementara kedua orang tua Irgy menyambutku dengan pelukan hangat. Aku sangat bahagia melihat mereka begitu menyayangiku.

" Bagaimana malam kalian? " Tanya papa mertua ku tiba-tiba, yang membuat kami kikuk salah tingkah.

" Pa, ayo lah. Jangan selalu menggoda kami, " Jawab Irgy.

" Jangan bilang jika kau belum melakukan yang papa ajarkan? " Bisiknya pada Irgy. Dengan senyum gelagapan Irgy melirikku dengan wajah yang mulai memucat. Astaga, papa mertua ku ini. Membuatku malu saja, Irgy pun sepertinya sangat malu.

" Sudah ah pa, jangan di godain mulu anaknya. " Jawab mama mertua ku membela, kemudian kami melangkah menuju sofa dimana semua keluargaku duduk disana dengan senyuman bahagia menyambutku

Ku peluk tubuh ibu dengan erat, masih dengan sikap manja aku berbincang dengan kak Rendy.

" Nak, setelah ini kami akan pulang. Dan untuk sementara, kau tinggallah dulu dengan suami mu ya. Bunda akan ikut tante mu kembali ke kota B, "

" Apa? bunda ninggalin Fanny dikota ini, lalu bunda bagaimana disana akan tinggal dengan siapa? " Tanya ku khawatir, aku mulai merasa sedih. Aku tidak ingin jauh dengan ibu ku yang kini hanya tinggal sendiri saja, bagaimana mungkin aku akan meninggalkannya begitu saja sedangkan perjanjian dari awal kami tidak akan hidup terpisah meski aku sudah menikah dengan Irgy.

" Hey, jangan begitu. Lagi pula bunda sudah membicarakan hal ini semalaman dengan mereka semua, kau sudah bukan hak bunda lagi nak. Tapi hak suamimu, Irgy. Kapan pun jika kau ingin pulang bertemu bunda, pulang lah. Irgy tidak mungkin menolaknya untuk mengantarmu pulang, iya kan nak Irgy? " Tanya ibu ku melirik pada Irgy yang sedang duduk di samping ku.

" Tapi tante, eh maksud saya ibu akan tinggal dimana? sendirian dirumah kalian dulu? rumah sebesar itu dulu? Ah tidak, jangan. Lebih baik ibu tetap tinggal di apartemen yang kalian sewa, aku akan membayarnya untuk sewanya. " Jawab Irgy tegas dengan menatapku.

Dia sungguh suami yang baik, aku jadi terharu. . . Dia begitu peka ingin ku, istrinya.

" Sudah, nak Irgy tenang ya. Ibu kalian akan tinggal dirumah kami, mungkin hanya sesekali saja ibu kalian pulang kerumah yang dulu. Iya kan dik? " Jawab mama kak Rendy kemudian.

" Iya nak, kau tak usah khawatirkan bunda ya. Lakukan dan nikmati saja kehidupan baru mu sebagai Istri. Bunda tau kalian saling kenal begitu singkat, butuh waktu lama untuk berduaan. Hihi, " Jawab ibu kembali dengan senyuman menggoda kami. Membuat kami tersipu malu kembali.

" E,eh bagaimana jika apartemen yang kalian sewa saat ini biarkan saja. Meski tidak ada yang menempati, sewaktu-waktu jika ibu rindu pada Fanny. Ibu bisa kembali ke apartemen itu, ya bu? " Ucap Irgy dengan wajah memohon.

Ya tuhan, dia sungguh baik sekali. Dia begitu pengertian pada ku, sampai tidak ingin ibu jauh lama-lama dariku.

" Baik lah, baiklah nak Irgy. Ibu akan menurut apa kata menantu kesayangan ibu ini. Terimakasih banyak nak, semoga kalian bahagia selalu. "

Kemudian semua tersenyum bahagia dengan ini semua, membuatku semakin merasa jika Irgy memang suami idaman meski dia lebih muda dariku.

" Ayo kita ke kamar ku, kau belum tau kamar ku dirumah ku sendiri. " bisik Irgy di telinga ku, di tengah obrolan keluarga kami.

" Ehhem, duh kami paham loh. Gih sana, nikmati waktu berduaan dulu. " Ucap mama mertua ku menggoda kami. Aku menundukkan wajah dengan salah tingkah,

Dasar bocah, bikin malu saja. Tidak bisakah dia menunggu sampai perbincangan ini selesai?

Dengan tanpa ragu dan malu, Irgy meraih tangan ku untuk mengikutinya menuju kamarnya yang sepertinya berada di lantai atas. Sepanjang kami melangkah bersama menuju kamar Irgy, dia selalu menggenggam erat tangan ku. Hingga tiba di depan pintu sebuah ruangan yang ketika di buka, membuatku kembali terperangah dengan segala kemewahan dan keindahannya.

" Ini, kamar mu? " tanya ku.

" Heem, tapi bisa dibilang hampir tidak ku tempati semenjak aku tinggal di apartemen pribadiku. "

" Sayang sekali, " Jawab ku singkat.

" Kau menyukainya? " Tanya nya menatapku,

" A,ah. . . aku yakin siapapun akan menyukai kamar ini. " Dia hanya tersenyum menanggapiku. Kemudian dia berjalan ke arah jendela di ujung sana, seolah sedang memandangi suasana diluar.

Perlahan aku menghampirinya dan memberikan sebuah kecupan singkat di pipi kanan nya.

" Wow, apa ini? " Tanya nya dengan wajah kebingungan.

" Terimakasih, Irgy. "

" Untuk apa? " Tanya nya mendekatkan wajahnya lagi.

" Semuanya, terutama tentan ibu ku. Aku sangat berterimakasih kau memahamiku, sekali lagi terimakasih. "

" Oh, jadi hanya ini saja? " Tanya nya dengan melempar senyuman manis padaku.

" Perhitungan. Apa lagi yang kau mau? " Tanya ku dengan nada kesal

" Sebuah ciuman. " Jawabnya singkat dengan menyeringai.

Dia mulai nakal. Dasar bocah, ah tapi hanya sebuah ciuman kan? ok lah gapapa, dia sudah suami sah ku.

" Bukan kah tadi sudah ku berikan? "

" Hemm. . . " Jawab nya menggelengkan kepala.

" Ciuman di bibir. Anggap saja kau mengajariku juga, hehe. "

Dengan ragu aku mendekatkan wajahku dan mengecup bibirnya dengan singkat. Dengan malu-malu aku menundukkan wajah hendak menjauh sedikit dari wajahnya yang berada begitu dekat dengan wajah ku. Namun dengan cepat dia menahan wajah ku untuk tetap berada dekat dengan nya, aku terkejut dengan memejamkan mata.

" Bisakah lebih kama agar aku bisa belajar menikmatinya? "

Aku tertegun tanpa bicara, tatapannya begitu lembut padaku. Aroma mint nafasnya mulai merasuk jelas melalu lubang-lubang hidung ku.

Lama kami saling menatap, kemudian aku mengangguk pelan. Ku pejamkan mata, berharap dia akan memulainya lebih dulu. Hatiku sudah tak karuan berpikir entah kemana, jantung ku terus berdegub kencang.

Tok tok tok. . .

Terdengar suara ketukan pintu kamar Irgy dari luar, seketika mataku kembali terbuka terbelalak dengan terkejut.

" Kak Irgy, kak Irgy ada di dalam kan? Kak Irgy. Ira masuk ya, "

" Aaaakh, ganggu saja. Tunggu sebentar, aku buka pintu. " Ucap Irgy dengan sedikit kesal melangkah menuju pintu.

Terlihat adik Irgy berdiri di depan pintu dengan tatapan sinis padaku. Aku mulai bertanya-tanya dalam hati, kenapa sejak awal bertemu dengan ku dirumah ini dia selalu terlihat sinis saat menatapku. Apakah dia tidak menyukaiku?

" Kak Irgy, temani aku ke mall yuk. Aku mau shoping, hari ini kakak dirumah aja kan? " Ucapnya merengek manja merangkul lengan Irgy.

" Ira, kau ini. Kakak baru saja tiba dirumah bersama kakak iparmu, tuh di dalam. Kami masih banyak hal yang harus di lakukan. Pergilah sendiri dulu ya, atau bareng teman-teman sekolahmu saja. " Kembali Ira menatapku dengan tajam, kemudian menghampiriku. Aku sedikit gugup, apakah dia akan marah padaku kali ini?

" Kakak ipar, ke mall yuk. " Ucapnya sedikit cetus.

Huh, ku pikir dia akan marah. Tapi sikapnya begitu galak, apa memang begitu karakter nya? Membuatku takut saja.

" E,eh kakak terserah kakak mu Irgy. " Jawab ku gugup.

" Ih, kok gitu sih? sudah pasti dia akan menolak. Kalian memang sehati, menyebalkan. " Ucapnya dengan nada marah kemudian berbalik melangkah keluar kamar.

Irgy hanya menertawainya, sembari mengacak-acak rambut kepala adiknya itu. Dia semakin terlihat kesal menepis tangan Irgy begitu saja keluar kamar.

" Irgy, adikmu marah. " Jawab ku dengan penuh kepanikan. Tanpa menjawab ucapan ku Irgy menghampiriku kembali, menyentuh kedua pipiku dengan tangannya yang lembut dan menengadahkan wajahku untuk menatapnya.

" Jangan pikirkan dia. " Ucapnya yang kemudian dengan berani mendaratkan bibirnya menyentuh bibirku, jujur aku terkejut mendapat serangannya ini. Berkali-kali dia mengecup bibirku dengan kecupan singkat.

Kau tau, aku menertawainya dalam hati. Hahaha, sepertinya dia sedang berusaha untuk terlihat gentle. Astaga, ciuman apa ini? selama aku mengenal hubungan pacaran, ini adalah ciuman terunik. Ah, bukan ciuman. Tepatnya lagi kecupan seribu. Karena dia terus mengecup bibirku, meski aku tidak melakukan perlawanan.

Ah, aku tidak tahan. Sejenak aku mendorong tubuhnya perlahan, dia kebingungan melihat sikapku ini.

" Ada apa? kau tidak menyukainya? " Tanya nya dengan wajah polos. Aku menggelengkan kepala ku, kemudian perlahan ku raih kedua tangannya untuk memeluk pinggulku.

" Ikuti arahan ku, dan nikmati. Berikan perlawanan semampumu suami ku. " Jawab ku menggodanya.

Kemudian ku kecup lembut bibirnya yang merah dengan mersra. Terasa hangat dan manis, aku mulai agresif dengan melumat habis bibirnya. Sepertinya dia cepat tanggap menuruti arahan ku ini, dengan cepat dia memberikan perlawanan ciuman ku.

Ya, mungkin ini yang pertama baginya. Dia begitu bernafsu, namun tetap slow meski aku sengaja lebih agresif. Kedua tangannya semakin menarik tubuhku untuk semakin menempel pada tubuhnya. Aku tersenyum dalam hati, jantungku rasanya mau copot. Entah kenapa dan ada apa dengan ku? Ciuman ini seolah seperti baru pertama ku rasakan. Sekujur tubuhku bergetar hebat, kedua telingaku terasa memanas seketika.

1
daftha
udah 5thn loh kak 😊😊😊
Dian Thalitha Balqis Iskandar: penasaran ya....kl pindah rumah ya infoin lah bisa kita datangi rumah baru nya ya kaann...aku pun suka dgn kisah ini dan penisirin ☹️
total 1 replies
Saujanar Renjana 88
Aaah, Bintang.
Saujanar Renjana 88
Kevin, aku tetap mencintaimu
Saujanar Renjana 88
Irgi aku padamu
Saujanar Renjana 88
Irgi, aku juga sama kaya, Bunda. Jatuh cinta
Saujanar Renjana 88
Meski sikapnya kekanak-kanakan, Irgi kaulah sosok yang Fanny butuhkan. Terima kasih sudah hadir dalam kehidupan Fanny.
Saujanar Renjana 88
Kevin terlalu baik, dia selalu peduli dengan orang sekitarnya. Hanya saja, itu menjadi kelemahannya untuk bersatu dengan Fanny.
Saujanar Renjana 88
Aku selalu merindukan karya ini dan membacanya berulang kali, entahlah. Aku sangat menyukai karya ini.
Saujanar Renjana 88
Dia harus mempertanggungjawabkan sesuatu yang bukan menjadi tanggungjawabnya. Fany andai kau tahu, Kevin sama terlukanya denganmu.
Saujanar Renjana 88
Akhirnya Egi muncul, eeeh sampai lupa Irgi apa Egi suami Fany? aku senang.
Saujanar Renjana 88
Sakit banget, ya, Fan, Vin.
Tapi aku salut dengan cinta kalian yang abadi meski hingga akhir tetap tak bisa bersatu.
Saujanar Renjana 88
Tu, Kan. Setiap kali mengingat Kevin aku langsung 😭😭😭 Thor. Adakah laki-laki nyata didunia ini seperti Kevin?
Saujanar Renjana 88
Hai, Kak.
Aku rindu dengan cerita ini, aku datang lagi.
Masih, sama, aku selalu terbawa suasana.
Sedih, Kevin, Irgi, Amar, aku merindukan kalian.
Ekha Satriani
up dong🥺
Irzah Irsyad Zahriyah
thor bikin hubungan pacaran pelangi sama joe ini yang sehat aja donk, cuma pegangan tangan aja gitu.... kasian pelangi anak nya lugu polos
Irzah Irsyad Zahriyah
fanny seharusnya sikapnya eg gitu, knp disaat perusahaan suaminya kolap, malah di tinggal pergi
Irzah Irsyad Zahriyah
😭nyesek banget kisah cinta fanni , huuuwaaaaaa
Irzah Irsyad Zahriyah
kenapa eg di buat nikah aja sama kevin thor
Apri Anto
wow udah lama ternyata
Rika_Faris
heh.... kenapa ngomongnya si lucky selalu terbata2 thor...?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!