NovelToon NovelToon
Evil Bodyguard

Evil Bodyguard

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Hamil di luar nikah / Mafia
Popularitas:17.6k
Nilai: 5
Nama Author: Riya Wardu

Sekilas hampir mirip dengan cerita yang sempat viral beberapa waktu lalu. Tetapi ini murni karya Author, hanya ada sedikit kemiripan alur saja.

Menceritakan tentang seorang gadis bernama Zahwa Qarira Nazhira yang mencintai pengawal pribadinya yang bernama Liam Martin Robinson. Akan tetapi, Liam justru berbuat jahat ke Zahwa hingga suatu ketika Zahwa bertemu dengan seorang pria yang ternyata mengagumi dirinya sejak dulu.

Akankah Zahwa memaaafkan Liam dan kembali mencintai Liam?

Simak ceritanya ya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riya Wardu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 Maafkan Papa Nak..

Flasback Off

"Zahwa.. "

"Zahwa...!!!

Hosh Hosh Hosh

Nafas Liam tersengal dan memburu, ternyata dia bermimpi saat kejadian dimana dia merenggutkan kehormatan Zahwa malam itu. Dia membuka matanya dan mengusap wajah dengan kasarnya.

Dia sungguh menyesal mengingat kejadian itu. Jika waktu bisa diputar kembali dia seharusnya mencari tahu siapa wanita yang menolong dia dan Mama nya waktu itu. Dan bodohnya dia pada saat ada yang mengatakan jika yang menolong dia dan Mamanya adalah putri dari keluarga Gunawan, yang mana pada saat itu yang terlihat adalah Michelle bukan Zahwa. Karena Zahwa sendiri tidak tinggal bersama orang tua serta adiknya --- Michelle. Bahkan jika bisa dikatakan Liam juga bodoh dan tertipu dengan ucapan manis Michelle yang mengatakan dia lah yang menolong Liam dan Mama nya waktu itu.

Saat itu Liam yang tertipu wajah cantik dan ucapan manis Michelle pun percaya bahkan perkataan Michelle tentang kelakuan sifat buruk Zahwa yang dikarang Michelle pun Liam percaya.

Yang pada akhirnya Liam berusaha mencelakai Zahwa karena merasa Zahwa telah berbuat jahat ke Michelle --- orang yang berjasa untuk Liam dan Mama nya.

"Zahwa, aku minta maaf atas apa yang telah aku lakukan padamu dulu, hiks hiks.. "

Ucap Liam terisak sembari menatap foto Zahwa pada ponselnya.

"Kamu tahu Zahwa, tadi ada anak kecil laki-laki wajahnya mirip sekali denganku.. Maaf dulu aku --- "

Liam menghela nafas mengingat kembali kejadian dimana dia melakukan penyatuan paksa dengan Zahwa. Dia ingat dulu menyemburkan lahar panasnya di dalam rahim Zahwa.

"Mungkin jika kamu masih ada di dunia ini, kamu sudah mengandung dan melahirkan anak kita.. Dan mungkin seumuran anak laki-laki yang aku temui siang tadi.. "

"Zahwa, hiks hiks.. Maafkan aku.. "

Lirih Liam yang masih menatap dan mengusap foto Zahwa.

Kejadian yang sama dimana seorang pria tua juga sedang memandang sebuah foto di tangannya.

Beberapa hari yang lalu..

Di seberang sana..

"Bagaimana? Apa ada kabar terbaru dari mereka? "

Tanya seorang pria ke salah satu orang suruhannya.

"Saat ini mereka bertolak ke Indonesia Tuan.. "

Jawab orang itu ke seorang pria yang ada di hadapannya.

"Tetap awasi mereka, dan jangan sampai mereka tahu kalau kamu dan orang-orangmu mengikuti mereka.. "

Ucap pria itu dengan senyum yang tidak bisa diartikan oleh beberapa orang.

"Baik Tuan.. "

Jawab orang suruhan yang kemudian berlalu meninggalkan pria itu di kursi kebesarannya.

"Berhati-hatilah kalian... "

Ucapnya kembali dengan senyum menyeringai sembari memandang sebuah foto.

"Ternyata aku sudah mempunyai cucu yang sudah memberiku seorang cicit.. Clara, maafkan Papa Nak.. "

"Maafkan Papa, karena keegoisan Papa kamu pergi dari sisi Papa.. Papa kangen kamu sayang, kenapa kamu pergi meninggalkan Papa secepat ini sayang.. "

Ucap seorang pria yang tidak lain adalah Tuan Ibrahim Fakhri --- Ayah dari Clara Fahira ibu kandung Zahwa.

Ibrahim Fakhri adalah seorang pengusaha dan pebisnis yang merajai hampir seluruh bidang tambang batubara dan minyak. Namanya dikenal di kalangan pengusaha dalam maupun luar negeri. Dikenal tegas, cerdik, dan pandai dalam berbisnis namun bersifat dingin dan keras arogan jika berhadapan dengan rival yang akan mencoba bermain licik dengan dirinya.

Namun, di balik sifat dingin dan arogan dalam dirinya dia adalah sosok Ayah yang lembut penuh kasih sayang kepada anak-anaknya terutama anak perempuannya yang bernama Clara Fahira.

Sebagai seorang Ayah dia membebaskan anak-anaknya menentukan pilihan hidupnya agar bisa mandiri tanpa ada embel-embel harta keluarga. Terbukti anak-anak mereka sukses karena usaha dan kepintaran mereka.

Anak perempuannya yang bernama Clara berhasil meraih gelar Dokter Spesialis Jantung melalui jalur beasiswa. Dan dengan kepintarannya itu pula dia langsung diterima bekerja di salah satu rumah sakit terbaik di kota Berlin, Jerman.

Waktu berjalan dengan begitu baik dimana Clara menjadi Dokter Spesialis Jantung di kota itu hingga suatu saat Tuan Ibrahim mempunyai keinginan untuk kembali ke Indonesia dan saat itu Clara yang tidak tega dengan Ayahnya akhirnya memutuskan untuk ikut ke Indonesia dan mengundurkan diri dari profesinya sebagai Dokter. Ibu kandung Clara sendiri sudah meninggal ketika Clara dan Kakaknya remaja, Tuan Ibrahim menjadi orang tua tunggal yang berhasil mendidik anak-anaknya menjadi orang yang sukses.

Tuan Ibrahim meminta Clara untuk membantu di perusahaan miliknya yang ada di Indonesia. Dan dari sini lah Clara bertemu dengan Umar ,ayah kandung Zahwa. Baik Tuan Ibrahim maupun Clara tidak pernah membeda-bedakan karyawan mereka, asalkan karyawan tersebut berkelakuan baik, pintar, berkompeten dan juga jujur. Kejujuran penting Tuan Ibrahim tanamkan di perusahaannya karena dengan kejujuran itu lah yang membuat perusahaan dia berkembang pesat.

Dan salah satu karyawan yang mencuri perhatian Tuan Ibrahim adalah Umar Nazarudin. Meskipun dia hanya staf biasa tetapi Umar bisa dibilang pandai dan juga jujur. Bahkan sikap baik Umar tidak hanya pada saat bertemu dengan mereka di kantor, di luar kantor atau lebih tepatnya di luar jam kerja Umar yang memang mempunyai sifat baik serta jujur dan senang menolong inilah yang menggunggah hati seorang hati Tuan Ibrahim. Terlebih untuk putrinya Clara Fahira, Clara diam-diam juga terpesona dengan kebaikan.

Dari sini lah kisah cinta mereka bermula. Walau Clara tahu hubungan dia dengan Umar akan ditentang oleh Ayahnya tetapi dia memberanikan diri mengatakan jika dia dan Umar saling mencintai dan meminta restu untuk menikah. Tuan Ibrahim sangat menentang hubungan mereka, namun tetap menjadi wali nikah untuk Clara. Setidaknya Clara dan Umar tidak terjerumus ke lembah maksiat. Tetapi meskipun begitu, Tuan Ibrahim langsung memutuskan hubungan keluarga dengan anaknya --- Clara dan langsung mengusir Clara dari Mansion mewah miliknya. Dia mencabut semua fasilitas yang selama ini diberikan untuk putri kesayangannya itu.

"Maafin Clara Pa.. Dan terima kasih sudah memberi restu untuk Clara dan Mas Umar.. Clara pamit Pa, hiks hiks.. "

Ucap Clara yang berusaha meraih tangan Papanya kemudian mencium pungung tangannya dengan penuh takzim.

Hal itu juga dilakukan oleh Umar, dia juga mencoba meraih tangan Tuan Ibrahim untuk menyalami serta berpamitan.

"Terima kasih Tuan.. Saya berjanji akan melindungi dan membahagiakan Clara.. Kami pamit.. "

Ucap sekaligus pamit Umar ke Tuan Ibrahim.

Tidak ada penolakan ketika Clara dan Umar berusaha meraih tangan Tuan Ibrahim untuk bersalaman. Setidaknya itu membuat Umar dan Clara merasa tenang karena sudah diberi restu oleh Tuan Ibrahim.

"Kami pamit Pa.. "pamit Clara ke Papa nya

"Assalamu'alaikum.. "

Ucap Clara dan Umar bersamaan kemudian mereka berjalan ke luar meninggalkan Mansion Ibrahim

"Wa'alaikumsalam.. "

Jawab Tuan Ibrahim lirih yang tidak didengar oleh Clara dan Umar karena mereka sudah berjalan ke luar.

Sebulir kristal bening mengalir dari kedua matanya. Dia terduduk di sofa ruang keluarga dan menangis tergugu.

"Clara.. "lirihnya dengan air mata yang terus menetes di kedua pipinya.

Kembali Ke Saat Ini..

"Clara.. Maafkan Papa Nak, Papa sudah kehilangan kamu dulu.. Sekarang di sisa umur Papa, Papa akan membahagiakan putri dan cucu mu.. Papa tidak mau kehilangan mereka lagi.. Papa akan segera menemui mereka, membawa mereka ke Mansion Papa anggap saja sebagai penebus kesalahan Papa dulu.."

Monolog Tuan Ibrahim yang masih terisak menatap foto anak, cucu serta cicitnya.

"Jodi Gunawan aku pastikan hidup kamu tidak akan tenang kali ini..! "

Lanjutnya dengan nada geram mengingat salah satu bodyguard nya dulu.

1
Ananda Priscilla
lama sekali up nya Thor,kelamaan takut udh lupa crt nya
Muji Lestari
knp Zahwa blm hamil2 PD hal dah bertahun2nikah dh Teo thor kasian Theo TK punya keturunan dh zahra
Ch.S
ceritanya oke sayang updetenya seri berikutnya terlalu lama malas menunggunya thor🤭
Ch.S
kenapa up seri berikutnya nggk muncuĺ muncul 🤣👍
Bunda Abi
apakah Liam,,?
Bunda Abi
semangat up nya Thor
Bunda Abi
lama banget up nya Thor
Bunda Abi
semangat Thor
Bunda Abi
apakah Liam,?
Bunda Abi
semangat up nya Thor
Bunda Abi
kasih tau ajah anaknya Liam Thor tapi jangan satuan Liam dan zahwa
TRI FAA
lnjut thorr
Bunda Abi
semangat up nya Thor ⚡🔨⚡🔨⚡🔨
Bunda Abi
siapa dia,?
TRI FAA: bguss lnjut kk
total 1 replies
Bunda Abi
semangat upnya Thor
Bunda Abi
siapa tuh yg melihat, apakah Liam,?
Bunda Abi
banyak rahasia yang belum terungkapkan yah Thor
🌼WINA🌼
Zahwa hanya anak diperlakukan tidak adil, orgtua angkatnya lbh sayang sm anak kandungnya....
🌼WINA🌼
Kasian bingit zahwa kurang kasih sayang kedua orgtua, keduanya orgtua lbh sayang adiknya....
zahwa diperlukan kurang baik, jgn kelihatan lemah zahwa tunjukan kpd kedua orgtua sangat kuat dan tanggung....
Putri Ana
thor kapan up nya yah.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!