NovelToon NovelToon
Bukan Salah Cinta

Bukan Salah Cinta

Status: tamat
Genre:Cinta Terlarang / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:49.1k
Nilai: 5
Nama Author: Fajar Riyanti

Ayura Azura sudah jatuh cinta sejak pandangan pertama pada Elvano, cowok populer di kampusnya. Saat mabuk, tanpa sadar Yura menyatakan perasaannya pada Elvano secara langsung. Dan saat cintanya bersambut, masa lalu kedua orang tua mereka menjadi penghalang terbesar bagi hubungan mereka. Akankah mereka bisa terus mempertahankan cinta mereka?

Ikuti yuk kisah Yura dan Vano dan jangan lupa masukkan sebagai favorit kalian.

Terus dukung Author ya. Jangan lupa like, komen, vote, hadiah dan bintang 5 nya.

Terimakasih 🙏🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fajar Riyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 : BSC

Malam pergantian tahun pun tiba, Yura tengah berdiri didepan cermin sambil memoleskan bedak diwajahnya dan menggunakan lipstik merah dibibirnya. Yura sengaja ijin pada ibunya untuk menginap dikosan Riri agar ia bisa pergi menemui Vano malam ini.

Waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam, Yura pun mempercepat dandannya karena takut Vano terlalu lama menunggunya.

"Ra, taksinya sudah menunggu didepan" ucap Riri yang sudah membantu mencarikan taksi untuk sahabatnya itu.

"Oke, terimakasih" jawab Yura dengan senyum sumringah.

Selesai berdandan, Yura bergegas keluar dari dalam kosan dan segera masuk ke dalam taksi. Taksi itu pun melaju pergi meninggalkan area kosan Riri menuju ke arah basecamp. Sayangnya jalanan kota malam itu cukup padat karena sebagian orang berada diluar rumah untuk menyaksikan kembang api dimalam pergantian tahun hingga membuat Yura terjebak macet.

Yura beberapa kali melihat jam dari layar ponselnya dengan perasaan gelisah karena Vano pasti sudah menunggunya sangat lama di basecamp.

Hampir satu jam lebih Yura berada didalam taksi akhirnya taksi itu berhenti didepan gerbang basecamp. Yura bergegas turun dan berlari melewati pintu gerbang menuju pintu rumah itu. Yura berhenti tepat didepan pintu dan menarik nafas panjang, ia merasa sangat gugup. Setelah mengumpulkan keberanian akhirnya dengan kedua tangannya Yura membuka pintu rumah itu dengan senyum mengembang diwajahnya.

Vano yang sedang duduk disofa menoleh ke arah kedatangan Yura. Ia terpana melihat wajah cantik Yura dengan make up diwajahnya karena tidak biasanya gadis itu berdandan.

"Maaf kak, aku terlambat" ucap Yura merasa malu karena Vano terus menatapnya tanpa berkedip.

Vano menurunkan pandangannya karena ia juga merasa sangat gugup.

"Tidak masalah, aku juga baru datang" ucap Vano kembali berbohong, padahal ia sudah berada di basecamp sepanjang hari.

Pria itu berdiri dan menghampiri ke arah Yura untuk menggandeng tangannya dan membawanya ke balkon atap rumah itu. Mereka pun melangkahkan kakinya menaiki tangga menuju balkon.

"Tunggulah disini, aku akan turun kebawah" ucap Vano yang dijawab anggukan oleh Yura.

Vano meninggalkan Yura sendirian dibalkon atap. Ia kembali turun kebawah dan kini ia sudah berdiri dihalaman rumah itu dengan memandang ke atas dimana Yura tengah berdiri disana menatap ke arahnya.

"Bersiaplah!" teriak Vano dan Yura pun menganggukkan kepalanya.

Vano mengeluarkan korek api dan mulai menyalakan kembang api yang sudah ia siapkan. Seketika langit pun dihiasi oleh warna-warni kembang api dimalam tahun baru. Yura terlihat begitu bahagia dan tertawa lepas. gadis itu terlihat sangat senang melihat banyak kembang api yang menyala diatas sana.

Melihat tawa bahagia diwajah gadis itu, Vano ikut tersenyum.

"Tuan putri harus selalu tersenyum bahagia seperti ini" batin Vano tanpa melepaskan pandangannya dari Yura. Mungkin setelah ia pergi, ia tidak akan bisa melihat senyuman itu lagi. Tapi ia berharap gadis itu bisa bahagia walaupun tanpa ia disisinya.

"Selamat tahun baru..." teriak Yura dari atas balkon.

"Selamat tahun baru..." balas Vano dari bawah

Vano berlari masuk ke dalam rumah dan menaiki tangga menuju ke atas balkon. Tanpa mengatakan apapun Vano membalikkan tubuh gadis itu dan langsung mendaratkan ciuman dibibirnya. Sementara Yura hanya bisa pasrah saat Vano tiba-tiba menciumnya. Ia pun memejamkan matanya dan mulai membalas ciuman pria itu.

Pergantian tahun sudah lewat, waktu sudah menunjukkan pukul 4 pagi. Yura berjalan masuk ke dalam kamar Vano dan melihatnya sudah tidur sambil duduk diatas ranjangnya. Yura pun menarik selimut untuk membantu menutupi tubuh pria itu. Kemudian ia mendekatkan wajahnya untuk melihat wajah pria itu dari arah dekat.

"Dalam keadaan tidur saja ia masih tetap tampan" gumam Yura mengagumi wajah tampan Vano.

Pandangan Yura turun ke bibir Vano dan ia pun teringat kembali akan ciuman mereka tadi diatas balkon.

Cetakkkk

Yura menjitak kepalanya sendiri karena mulai berfikir yang macam-macam.

"Apa yang aku pikirkan, sebaiknya aku tidur disofa depan saja" gumam Yura, gadis itu pun melangkahkan kakinya keluar dengan cepat dari dalam kamar Vano.

Mendengar pintu kamarnya kembali tertutup, Vano membuka matanya. Sebenarnya, ia hanya pura-pura tidur saja tadi. Hatinya terasa begitu sakit setiap mengingat ia akan pergi meninggalkan gadis itu. Apakah ia akan sanggup menjalani hari-harinya nanti tanpa senyuman gadis itu lagi.

🌟🌟🌟

Siang itu Lisa datang mengunjungi kediaman Mario. ia merasa sangat senang karena pada akhirnya Mario dan Mira telah resmi bercerai, hingga ia kembali memiliki kesempatan untuk mendekati Mario dan berharap bisa menjadi istrinya.

"Kamu dengar Lisa, walaupun aku sudah tidak bersama dengan Mira lagi. Tapi aku tidak akan pernah menikah denganmu" ucap Mario

"Mas! Aku sudah berkorban banyak untuk kamu. Bahkan aku rela memberikan tubuhku, sekarang begini jawaban kamu? Pokoknya kamu harus nikah sama aku mas!" ujar Lisa dengan marah. Ia tidak terima jika usahanya untuk membuat Mario dan Mira berpisah menjadi sia-sia.

"Aku minta maaf untuk itu Lisa, aku tau aku salah. Aku akan memberikan berapapun jumlah yang kamu minta untuk menebus semua itu" ucap Mario, namun Lisa malah nampak geram mendengar ucapan pria itu.

"Aku tidak butuh uang kamu mas! Aku hanya ingin menjadi istri kamu!" seru Lisa dengan kemarahan menggebu-gebu.

"Maaf Lisa, aku benar-benar tidak bisa menikah dengan kamu. Tolong kamu keluar dan jangan pernah temui aku lagi. Aku akan mentransfer uang dengan jumlah yang cukup ke rekeningmu" ucap Mario

Plakkkk...

Merasa tidak terima dengan ucapan Mario, Lisa menampar wajah Mario dengan keras.

"Kamu lihat saja mas, kamu lihat apa yang akan aku perbuat setelah ini!" ancam Lisa kemudian ia melenggang pergi meninggalkan Mario.

Mario hanya bisa diam memandangi kepergian Lisa. Karena selama ini ia tidak benar-benar mencintai wanita itu. Ia hanya menjadikannya pelarian saja setiap ia ada masalah dengan Mira.

🌟🌟🌟

Sebuah mobil berhenti didepan cafe dan seorang gadis cantik turun lalu melangkahkan kakinya ke dalam cafe itu. Ia melihat seorang pria yang sudah menunggunya duduk disana. Gadis itu melangkahkan kakinya ke arah pria itu dan menarik kursi untuk duduk dihadapannya.

"Terimakasih karena sudah mau datang" ucap pria itu yang adalah Vano

"Kenapa kamu memintaku untuk hal seperti ini? Bukankah kamu sangat mencintainya?" ucap Bella masih tidak mengerti dengan keputusan yang Vano ambil.

Vano terdiam dan menundukkan wajahnya sebentar.

"Karena hanya kamu yang bisa membantuku" jawab Vano

"Kenapa tidak mengatakannya langsung saja, kenapa harus dengan cara seperti ini? Itu sama saja kamu akan menyakiti hatinya" Lisa mencoba mengingatkan atas tindakan yang akan dilakukan Vano.

"Aku tau, dengan cara apapun akan tetap sakit. Sudah tidak ada waktu lagi, lebih cepat lebih baik. Dia pasti akan menemukan kebahagiaannya tanpa aku" ujar Vano

"Bagaimana jika tidak?" tanya Bella dengan air mata tertahan, ia merasa sedikit kesal dengan keputusan Vano. Padahal ia sudah mencoba merelakan Vano untuk Yura. Walaupun ia juga tau jika hubungan Vano dan gadis itu adalah hubungan terlarang.

"Dia pasti akan bahagia" ucap Vano dengan pandangan lurus kedepan. Sebenarnya ia sendiri tidak yakin akan hal itu namun ia mencoba meyakinkan dirinya sendiri jika keputusannya ini adalah yang terbaik untuknya dan Yura.

💖💖💖

1
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
aku suka endingnyaa huhu, ngeri banget balasan ke revan huhu rasain, akhirnya hamil juga yura, semangat berkarya thor.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
vano main sosor lupa belum sehat sepenuhnya huhu, aduh revan terlepas abis.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
wahh ternyata vano udah tahu makanya langsung gercep wkwk , aduh yura kenapa kau begokk banget dahh.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
wahh bener2 revan iblis yaa teryata pantas saja dia tiba2 muncul antara mereka. mario bener2 kecolongan hurmm. semoga vano dpt melumpuhkan revan.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
aduh si vano juga kenapa ngak kasi tahu yura liat apa dia udah buat dasar yura begokk adeh. geram sama yura hish.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
apa ngak ada satu org pun buat terpikir mau test dna yaa huhu, yura jgn terpengaruh sama revan lahh, ayoo vano cepat dpt tahu siapa revan sebenarnya kasian juga papamu dicelakakan.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
adeh mario terlambat lah org yg kau percaya ternyata menusukmu, skg udah tahu yura bukan anak kandungmu skg gmana udah ngak bisa apa2, semoga vano segera dpt tahu bisa bersama yura kembali.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
yura sadar kau hanya dimanfaatkan oleh revan, cepat lah terbongkar jgn bg yura masuk kemulut buaya itu adeh.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
waduh revan ternyata jahat aduh, mario kau benar2 begok bisa terlepas pandang soal revan, ternyata yura sama vano bukan saudara kandung wahh bahagia sekali aku rasa masih berpeluang mereka untuk bersama, semoga rencana revan gagal setelah ini.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
iyaa mungkin dgn cara ini masing2 bisa move on tp aku masih berharap yg mereka bukan saudara kandung 😭
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
dari td aku ngak sanggup komen apa2, serius nie lebih menyesakkan huaa /Sob/😢
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
yaa semua terjadi adalah kesalahan mu sendiri mario lihat apa jadi dgn anak2 mu kasian mereka.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
kasian anak2 yg jadi mangsa keegoisan orgtua hurmm
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
wahh semakin panas nie aduh ngak kebayang jadi yura.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
dih bilang aja kenapa kau melarang pasti ada sebb jgn diam aja lah kasian anak.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
aku masih berharap yura sama vano bukan adik beradik kandung. siapa sih yg membungkam yura adeh.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
aduh tidakk jangan mereka sudah saling mencintai adeh hanum kenapa kau menutupi.nie melibatkan masa depan anakmu juga hurmm
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
wahh vano penuh kejutan pantesan dia mau bantu papanya di perusahaan,semoga mereka bukan adik beradik.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
hati sama ucapan ngak seiring nie yura wkwkwk penasaran kan mau tau apa yg vano mau lakuin sampai nyuruh dtg basecamp huhu.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
yg sabar yura, vano pasti ada sbbnya kenapa bilang gitu, pasti ada kaitan sama orgtuanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!