Grace adalah gadis yang bisa di bilang liar namun masih punya etika dan sopan santun..dia juga masih bisa menjaga diri nya meski pergaulan nya liar namun dia masih punya batasan..dia berasal dari keluarga yang terpandang namun bersahaja.
Suatu hari saat dia dan saudara nya pulang dari restoran,dia menuju club' malam untuk merayakan kebebasan saudara nya sendirian..dia tak sengaja meminum minuman yang di khusus kan untuk seseorang namun karena tidak tau akhirnya dia pun meminum nya...
Seseorang yang di tuju pun ikut meminum sisa nya juga dan tanpa kedua nya sadari ternyata minuman itu telah di beri obat..
Apakah yang akan terjadi pada kedua nya....
Masih di keluarga Wilson Grace Story.
Bagaimana kah kisah mereka stay tune di lapak ane ye pemirsa.😘😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alina Aprilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep_28..Menolak
"Tuan Max silahkan ikut kami" kata sang bodyguard mengajak Max ke pesawat yang sudah siap untuk lepas landas.
Max mulai memasuki pesawat di susul oleh beberapa bodyguard yang sudah Gio perintahkan untuk mengawal proses penerbangan hingga sampai di negara B kediaman Willy.
Gio hanya bisa membantu sampai di sana dan selebih nya biarlah Max yang berusaha untuk membuktikan keseriusan diri nya pada Willy dan keluarga nya terutama pada Grace yang telah menjadi korban nya.
Dia harus bisa membuktikan bahwa dia benar-benar ingin meminta maaf atas kesalahan nya pada Grace.. Max juga ingin membantu Grace agar Grace bisa sembuh dari sakit nya.. bagaimana pun juga ini kesalahan nya dan dia harus bertanggung jawab untuk itu.
Dalam rencana Gio jika nanti Max mendapatkan penolakan dari Willy, Vallery dan juga Gerald itu sudah biasa setidak nya jika lebih dari 5x dan Max masih juga di tolak maka dia akan ikut membantu agar Max bisa di terima dan Max harus bertanggung jawab penuh atas kesembuhan Grace.
Sementara Max,dia kini sudah duduk di dalam pesawat dengan perasaan gelisah karena dia sudah tidak sabar untuk segera sampai di negara B dan melihat Grace lagi..dia tidak sabar untuk meminta maaf pada gadis itu dan keluarga nya.
"Tunggu aku Grace..tunggu aku sampai di sana dan aku akan melakukan apapun untuk membuat mu kembali tersenyum..maafkan aku" batin Max memejamkan mata nya memikirkan lagi malam dimana dia dan Grace melakukan hal itu.
Max mencoba mengingat kembali kejadian itu dan kepala nya sedikit sakit..entah apa yang telah jallang itu lakukan pada nya hingga dia tak bisa mengingat malam dimana dia menghancurkan masa depan Grace.
Grace bisa mengingat semua nya tapi dia sama sekali tidak bisa..ini benar-benar aneh dan dia harus menyelidiki nya demi Grace..meski sesungguh nya malam itu kesalahan mereka berdua tapi dia lebih salah karena tidak tau bahwa gadis yang menghabiskan malam dengan nya adalah Grace.
Pesawat mulai lepas landas, Max memejamkan mata nya mengistirahatkan tubuh nya dari kelelahan yang menerpa nya selama beberapa waktu ini sejak tidak bisa bertemu dengan Grace lagi.
#
#
"No.. Aku tidak setuju mom,dad" kata Gerald menolak keras usulan kedua orangtua nya.
"Apa kau tak mau kakak ku sembuh Ge?" tanya Vallery yang sudah menangis sejak perdebatan mereka sebelum nya.
"No,aku tetap tidak akan melepaskan pengawasan ku pada Grace,apapun keputusan kalian aku tidak akan pernah membiarkan Grace sendirian dengan dokter itu" kata Gerald dengan tegas menolak apapun yang orangtua nya katakan dan ini untuk pertama kali nya dia menolak usulan kedua orangtua nya.
"Jelaskan kenapa kau tidak setuju..bukan kah itu hak bagus supaya Grace bisa segera sembuh?" tanya Willy dengan amarah yang dia tahan agar tak melayangkan tangan nya pada sang putra.
"Huft... Gerald tidak percaya dengan Harell,apa kalian tidak merasa aneh dengan dokter muda itu..sebelum kalian memutuskan harus nya kalian mencari tau lebih dulu asal usul nya agar kalian tidak sampai menyesal di kemudian hari..Ge tidak mau sampai Grace terluka atau kenapa-kenapa jika dia bukan orang yang tepat untuk menangani Grace.. Gerald sudah menyuruh orang suruhan Gerald untuk mencari tau siapa sebenarnya Harell" jelas Gerald pada kedua orangtua nya mengenai alasan nya yang tak setuju jika Grace di lepas di tempat terapi.