NovelToon NovelToon
Jangan Dekati Wanitaku

Jangan Dekati Wanitaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College / Diam-Diam Cinta
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: Kim sasya

Hansel dan Nana yang awalnya saling benci dan tanpa mereka sadari cinta tumbuh di antara keduanya.

Nana yang tidak mengetahui kalau di khianati sahabat dekatnya yang membuatnya memiliki trauma yang membuatnya harus menghilangkan ingatan itu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim sasya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28

Seperti dugaan Hansel dan Papa Antonio kalau orang inilah dalang di balik semua ini.

Sesampainya di markas broken Hansel sudah di tunggu oleh orang kepercayaannya dan membawa Hansel ke ruang tempat orang itu di Tawan dengan emosi yang sudah menggelora di dalam hatinya.

Di dalam ruangan itu terdapat dua orang yang di ikat dengan rantai pada sebuah kursi.

"Bangunkan mereka." ucap Hansel yang sudah duduk di sebuah kursi dan siap mengintrogasi dia orang itu sebelum menyerahkannya kepada pihak kepolisian karena dia tidak mau mengotori tangannya yang akan menjadi karma untuk dirinya suatu saat nanti.

"Baik bos." ucap orang kepercayaan Hansel yang bernama Vero.

Vero langsung mengambil air satu baskom lalu menyiramkannya ke dua orang itu yang enak enaknya tertidur dalam keadaan seperti ini.

"Siapa Lo, berani beraninya nyiram gw." kata seorang wanita yang terbangun akibat siraman air oleh Vero.

"Akhmm." Hansel berdehem membuat dua orang itu langsung melihat kepadanya.

"Hansel." ucap seorang wanita yang terkejut melihat Hansel berada di sana.

"Kenapa, anda terkejut melihat saya." ucap Hansel kepada wanita itu.

"Pliss, tolongin gw keluar dari sini, gw janji kok ngak mengulanginya lagi." ucapnya namun tak di gubris oleh Hansel melainkan mendapatkan tatapan tajam dari Hansel.

"Gw bisa aja ngeluarin Lo dari sini, tapi kalau ini tidak ada sangkutannya dengan cewek gw yang tega dibunuh oleh sahabat yang sangat di percayai nya." ucap Hansel karena orang itu adalah Citra bersama papanya yang melakukan percobaan pembunuhan kepada Nana namun gagal.

"Ini semua gara wanita j***** itu." teriak Citra yang sudah terpancing emosi dan mengatai kalau Nana lah yang menyebabkannya seperti ini.

"Gw mencintai Lo Hansel, tapi kenapa Nana yang mendapatkan Lo." ucap Citra.

"Bos polisi sudah datang." ucap bawahan Hansel yang baru saja datang mengatakan kalau polisi sudah datang.

Hansel sengaja menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian karena dia juga sering bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menangani berbagai macam permasalahan.

Papa Citra yang sejak tadi Hannya diam pun pasrah di bawa pihak kepolisian dan dia sudah mengakui kejahatan yang di lakukannya.

Papa Citra sering terlibat dalam perdagangan barang terlarang namun selalu lolos dari kejaran polisi dan kali ini pihak kepolisian di bantu keluarga Antonio dan Hansel yang juga partner bisnis Robi nama papa Citra yang sudah beberapa kali menipu Antonio

Robi menyerang keluarga Antonio lantaran ia kalah dalam memenangkan sebuah proyek besar yang itu akan sangat menguntungkan bagi perusahaan yang di percaya menjalan proyek tersebut.

Robi juga beberapa kali melakukan percobaan pembunuhan terhadap Antonio namun selalu gagal dan kali ini ia menargetkan Nana sebagai Terget pembunuhan.

Melalui Citra anaknya ia melancarkan aksi itu karena dia mengetahui kalau anaknya berteman baik dengan anak Antonio dan menghasut Citra untuk melakukan semua itu.

Setelah itu Robi dan Citra di bawa ke kantor polisi untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut dan di lakukan pemeriksaan.

Berita itu cepat sekali menyebar dan menjadi viral di jagat raya.

Setelah semua selesai Hansel kembali ke rumah sakit tempat Nana di rawat.

"Terima kasih atas semuanya nak Hansel." ucap Antonio berterima kasih kepada Hansel yang membantunya dalam menjalankan misi penangkapan Robi.

Sesampainya di rumah sakit Hansel mendapati Papa Antonio yang baru saja keluar dari ruang rawat Nana.

Selesai berbicara dengan Papa Antonio Hansel masuk ke dalam ruang rawat Nana dan melihat keadaan gadisnya itu.

Tapi sebelum itu Hansel sempat mengganti pakaiannya terlebih dahulu dan membelikan Nana buah buahan.

"Hansel." ucap Mama Renata yang berada di dalam dan duduk di sebuah kursi.

"Gimana keadaannya tante." tanya Hansel karena melihat Nana yang masih memejamkan matanya.

"Tadi sudah siuman dan sekarang lagi tidur karena di kasih obat tidur biar dia tenang." jelas mama Renata karena pertama kali bangun dari pingsannya Nana langsung histeris dan terus berteriak ketakutan.

Dokter mengatakan kalau Nana trauma dengan kejadian yang menimpanya dan itulah yang menyebabkannya histeris ketakutan. Karena hal itu dokter memberinya obat penenang sehingga membuatnya ketiduran.

"Hansel, terima kasih ya sudah menyelamatkan Nana." ucap mama Renata tulus karena dia hampir saja kehilangan putri satu satunya untuk kedua kalinya.

Nana bukan kali ini saja mendapatkan percobaan pembunuhan melainkan ini merupakan yang kedua kalinya.

Pertama kali Nana mendapatkan percobaan pembunuhan waktu ia berumur tujuh tahun yang pada saat itu ia sedang bermain dengan teman masa kecilnya.

Kejadian itu juga membuatnya trauma yang mendalam yang membuatnya harus kehilangan memori masa kecilnya karena harus di hapus dari ingatannya agar dia bisa tenang dan melupakan traumanya itu dan juga teman masa kecilnya.

Sepertinya hal itu akan terulang untuk kedua kalinya.

"Sama sama Tante." ucap Hansel yang bisa merasakan kesedihan yang dirasakan Renata.

Sudah lama Hansel berada di sana namun ia tidak kunjung melihat Nana bangun.

Karena hari sudah larut malam Hansel memutuskan untuk pulang ke rumahnya dan akan datang lagi keesokan harinya.

.

.

..

.

BERSAMBUNG.

*Jangan lupa like dan komen kekurangan dari cerita author biar author bisa lebih semangat lagi dalam melanjutkan cerita ini.

Terima kasih yang udah like*.

1
Ilham Tirta
semangat terus nulisnya Thor... walaupun up-nya dikit² n ceritanya jg masih kurang greget
Sasya: Terima kasih yaa dukungannya
Maaf sebelumnya kalau ceritanya kurang menarik tapi menurut author juga karena dulunya nulis cerita ini cuma iseng doang,, ehh ternyata ada yang baca, terus author coba terus nulisnya karena tak memilki konsepnya makanya ceritanya ngak menarik
total 1 replies
Harta.v
Lanjut Thor
love you H
Nicee Thor
Ilham Tirta
Duh thor banyakin kek up nya
Ilham Tirta
lanjut thor
Ilham Tirta
kenapa up nya lma banget thor
Sasya: Author lagi banyak tugas
maaf ya
total 1 replies
Bella
semangat berkarya
Ilham Tirta
semangat nulisnya thor...
Ilham Tirta
lah gak ada seru²nya
love you H
Semangat
Harta.v
Terus Thor
Harta.v
Semangat
Ilham Tirta
up nya dikit dikit bikin penasaran thor
Nata Sya
Semangat Thor
Makin menarik aja nih
Sasya
Mohon bantu like nya ya
Nata Sya
Semangat terus Thor
Nata Sya
Ceritanya menarik tapi sayang pembacanya belum banyak
mari baca karya ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!