NovelToon NovelToon
Guna Guna Sang Mantan

Guna Guna Sang Mantan

Status: tamat
Genre:Horor / Kutukan / Misteri / Dendam Kesumat / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:370.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: Wiens K

Sakit hati dengan mantan pacar membuat Adrian gelap mata, dia memilih jalan hitam untuk menghancurkan hidup mantan kekasihnya, Alyn berjuang melepaskan jerat ilmu hitam yang menghantui hidupnya.

Setelah gagal menguasai jiwa Alyn, guna-guna itu berbalik menyerang Adrian, Akankah Adrian bisa lepas dari jerat guna-guna kirimannya sendiri, bagaimana dia terbebas dari karma masa lalunya yang kelam.

Banyak hati yang terluka akibat ulah Adrian, dan penyesalan selalu hadir saat semua sudah terlambat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wiens K, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memulai Hidup Baru

Menik memasak bersama ibunya di dapur, hari ini dia sengaja memotong ayam piaraannya untuk lauk, pernikahanya dengan Adrian tadi malam sangat sederhana dan begitu mendadak.

Bagi warga di wilayah itu memang sudah hal umum menikah sederhana seperti itu tanpa harus ke KUA, biasanya mereka akan mulai sibuk mengurus surat nikah kalau sudah sangat membutuhkan surat nikah untuk keperluan penting.

Adrian bangun dan turun ke dapur ikut membantu Menik dan ibunya, dia mengisikan air untuk persiapan masak agar istrinya tidak capek-capek lagi mengambil air dari sumur. Sikap liar Adrian tiba-tiba lenyap di tempat itu, dia bahkan sama sekali tidak memikirkan kapan mau tidur bersama Menik yang sudah menjadi istrinya.

"Kak Adrian ini kopinya," Menik menyodorkan kopi buatannya.

"Aku mandi dulu," pamit Adrian, dia menyambar handuk dan pergi ke sumur.

"Apa kamu suka sama dia Menik?" tanya ibunya sambil berbisik agar tak terdengar oleh Adrian.

"Dia baik kog Bu," jawab Menik menunduk malu.

"Bagaimana kalau dia nanti membawamu pulang ke kotanya, kan kamu jadi jauh dari Ibu?" suara ibu Menik terdengar sedih.

"Nggak apa-apa Bu, dia akan menjaga Menik," jawab menik yakin.

"Ya sudah Ibu senang kalau kamu bahagia Nak," ucap ibu Menik sambil menyembunyikan rasa sedihnya.

Mereka sarapan bersama, setelah sarapan bapak dan ibu Menik pulang ke rumahnya, demikian juga penghulu dan saksi, Menik mengemasi piring kotor dan mencucinya.

"Menik habis ini kamu mau ngapain?" tanya Adrian.

"Menik mau mencari kayu dan sayuran di kebun, Kakak mau ikut?" ajak Menik.

"Boleh, aku juga belum pernah ke mana-mana sejak di sini," jawab Adrian semangat.

Adrian mengenakan celana selutut dan kaos, Menik memberi Adrian caping agar tidak kepanasan, dia tersenyum sambil memakainya.

"Apa aku sudah seperti petani sekarang?" tanya Adrian sambil nyengir, Menik membalasnya dengan tertawa kecil.

Menik menutup semua pintu pondoknya dan mengajak Adrian berangkat, mereka menyusuri pematang sawah di belakang rumah Menik. Adrian menganggumi ke indahan di tempat itu, udara yang begitu sejuk dan segar tak ada asap dan polusi udara, pandangan mata juga menjadi cerah karena semua hamparan tanaman yang menghijau.

Setelah jauh berjalan mereka berhenti di sebuah ladang yang ditumbuhi beberapa sayuran, ada kacang panjang dan juga terong, bayam tumbuh subur tinggal petik. Menik dengan ligat mengambil beberapa sayuran, melihat hal itu Adrian ikut membantunya.

"Jangan banyak-banyak Kak, nanti busuk yang makan cuma kita berdua saja," ucap Menik memperingatkan.

"Ini semua kamu yang nanam ya?" Adrian memperhatikan sekeliling.

"Dulu mbah Kliwon, tapi setelah Mbah tiada ada yang merawatnya, aku tinggal ambil saja kalau butuh," jawab Menik.

"Oh ku pikir kamu mengerjakan semua ini sendiri," Adrian mulai kepanasan dan mengernyitkan keningnya.

Menik menyodorkan air minum yang dia bawa pada Adrian, dan mengajak berteduh di gubuk kecil yang sengaja dibuat untuk berlindung petani yang sedang di ladang.

"Kakak di sini saja kalau capek, Menik mau mencari kayu buat masak," ucap Menik.

"Sini dulu temani aku," saut Adrian sambil menarik tangan Menik agar duduk di sampingnya.

Menik pun duduk di samping Adrian, Adrian membuka caping di kepalanya dan menjadikannya kipas lalu mengipaskan di depan tubuhnya dan istrinya.

"Apa Kakak tidak betah hidup di sini?" tanya Menik matanya memandang suaminya.

"Ya karna aku orang kota, jadi rasanya tidak nyaman, mungkin kalau kamu tinggal di tempatku juga akan merasakan hal yang sama seperti yang ku rasakan," ujar Adrian.

"Kalau Kakak mau kembali ke kota aku setuju kog, kemana pun Kakak membawaku aku sanggup hidup bersama Kakak," sambung Menik. Adrian menatap wajah Menik dan memegang tangannya, dia tersenyum bahagia.

"Bener kamu mau ikut aku ke rumahku?" tanya Adrian mengharap kepastian, Menik mengangguk dan tersenyum senang.

"Baiklah kalau gitu, nanti kita bicara sama Bapakmu ya," Adrian memeluk Menik saking bahagianya.

Menik berusaha menarik tubuhnya, namun tangan Adrian yang kokoh membuatnya tak bisa bergerak. Adrian tersadar dan melepaskan pelukannya, wajah Menik merona menahan malu, Adrian mengelus kepala Menik dan tersenyum penuh rasa sayang.

Rasa yang Adrian rasakan pada Menik adalah rasa sayang seorang kakak pada adiknya, Adrian bahkan tidak punya niat sedikitpun menjamah tubuh wanita muda yang kini sudah menjadi istrinya.

Menik pamit akan mencari kayu bakar, Adrian ikut membantu agar pekerjaan Menik cepat selesai dan mereka segera kembali ke pondokan.

Adrian membawa kayu yang sudah terkumpul dan diikat lalu diletakkan di atas kepalanya, ini pengalaman pertama dalam hidupnya. Menik membawa sayuran berjalan di belakang Adrian.

Beberapa kali Adrian membetulkan posisi kayu di atas kepalanya, Menik hanya tersenyum dan merasa kasihan melihat suaminya harus mengalami hal seperti ini.

"Kalau capek biar Menik yang gantiin bawa kayunya Kak," tawar Menik.

"Nggak kog, kita cepat saja jalannya biar cepat sampai di rumah," ucap Adrian mempercepat jalannya.

Tiba di rumah Adrian merasakan kram di lehernya akibat membawa kayu di atas kepalanya. Menik dengan cepat mengambilkan minum buat suaminya Dan menyuruh Adrian beristirahat.

Adrian merebahkan tubuhnnya di dipan yang ada di dapur, semilir angin dari pohon bambu yang menyeruak masuk membuatnya merasa nyaman. Menik pergi mandi dan membersihkan dirinya.

Selesai mandi dia menyuruh Adrian membersihkan dirinya juga sebelum dia ketiduran di dapur, dia melihat Adrian sudah terbuai dan hampir tertidur di sana.

"Kak mandilah dulu baru dari ladang, biar setannya gak ikut," ucap Menik.

Mendengar kata setan Adrian langsung meloncat dan cepat-cepat pergi mandi, dia tak mau omongan Menik menjadi kenyataan, dia sudah bosan bertemu dengan setan yang sudah mengganggunya selama ini.

Selesai mandi Adrian naik ke rumah dan bersiap melanjutkan tidurnya di tempat biasa dia tidur selama di sini. Menik mengambilkan bantal buat Adrian.

"Menik, kamu mau ke mana lagi?" tanya Adrian saat melihat Menik mau melangkah pergi.

"Kakak istirahat saja, Menik mau ...," Menik tak melanjutkan ucapannya, Adrian sudah menarik tangannya agar bersamanya.

Rasa malu dan juga canggung membuat Menik menjadi salah tingkah, Adrian mendekatkan wajahnya dan membaringkan tubuh Menik agar tidur di sisinya.

"Kak ...," suara Menik tertahan dengan bibir Adrian yang tiba-tiba sudah singgah di sana.

Menik memejamkan mata dan hanya diam mendapat ciuman dari Adrian, tak mendapat perlawanan dan juga balasan Adrian menghentikan ciumannya.

"Tidurlah, jangan kemana-mana temani Kakak, kapan bapakmu ke sini lagi?" bisik Adrian sambil memeluk tubuh Menik.

"Ngg ..., biasanya dua hari sekali Kak," jawab Menik gugup, tubuhnya seketika langsung panas dingin dipeluk Adrian.

Adrian tersenyum melihat istrinya yang benar-benar masih sangat lugu, dan dia pun tak tega mau mengajak Menik berhubungan badan saat itu juga, dia juga takut ada yang mengintip mereka mengingat rumah Menik hanya terbuat dari bambu.

Adrian terlelap sedangkan Menik masih berusaha menguasai dirinya, ini kali pertama. dalam hidupnya tubuhnya di sentuh oleh pria, dia hampir saja pingsan saat Adrian tiba-tiba menciumnya, tubuhnya terasa beku darahnya berhenti mengalir, untung saja Adrian menghentikan ciumannya, kalau tidak Menik bisa lemas karena kehabisan nafas.

Hati Menik sangat bahagia, Adrian ternyata bersikap lembut kepadanya, dia tahu kalau Adrian menikahinya hanya demi terlepas dari gangguan wewe kiriman kakeknya. Menik berharap suatu hari nanti Adrian benar-benar mencintainya dengan tulus.

Pasangan suami istri itupun terlelap dalam mimpinya masing-masing, tanpa sadar Menik merapatkan tubuhnya dan memeluk tubuh Adrian. Adrian terjaga saat Menik memeluknya dengan erat, dia pun mengecup kening Menik dan membalas pelukan istrinya.

'Meskipun aku tidak mencintaimu, tapi kamu wanita baik-baik, aku berjanji akan menjagamu Menik,' janji Adrian di dalam hatinya.

***

1
juma'ah azha gentz
y
Ernys Noviswife
oala put jd cewek kok murah buuuaaaannnggeettyy,kesel AQ baca nya
Ernys Noviswife
putri kamu kok GT c gak nyesel ntar , semangat thor
Atin Supriyatin
baru x ini bc novel sedih banget akhir critanya .. kalo di sinetron pasti udh nyesek rs nya ...
Atin Supriyatin
koq ' menik ga ada filling sih
Efan Zega
rasanya masih blom terima andi mati,,,harusnya cukup adrian yg jd tumbal
Efan Zega
yg ccoknya mati tuh siadrian
Eva Zumaria
🥲🥲🥲
Roswati Wati
Alyn seharusnya jgn minta putus klo masi ada rasa Susaloh cari cwo kaya bgt setia dan cinta mati. harusnya Alyn senang klo cwonya larang ini itu tandanya dia benar benar cinta
Roswati Wati
jaman sekarang udah langkah dapt cowo yg cinta mati apalagi ganteng cwonya. klo aku jadi cwe nya psti sgt bersukur
Alfina Febrianti
Baru mampir semoga aja ceritanya asyik ya thor
Umi Salamah
ak dl sebelum nikah jg sering diganggu maklukgt tp setelah nikah nggak lg,...
Umi Salamah
ya alloh kls satu sma?????ngeri smoga ankku bsk slamat dr free sex gt
Is Muhajah
guna" mantannya kagak sereeem...malah Bimo SM Putri muluuu yg di expose...ganti judul wae Thor...ditikung teman sendiri... kwkwkwwkw
Is Muhajah
waduuh
Zanovel_666
upp lagii yu
Kenza al_el
thankyou thor.. ceritamu bagus kok, sayang nya aku g ngikutin pas masih on going, br nemu pas udh tamat 😅
udh 2 karyamu yg aku baca 😁🙏🏻
semangat selalu thor.. 💪🏻😘
Kenza al_el
kenapa kisah nya sedih banget gini thor 😭😭😭
malang bgt nasib menik.. ortu adrian andi pasti hancur bgt, kehilangan 2 putra nya dlm waktu yg berdekatan 🥺😭
ah author bikin aku mewek aja dech 😭😭😭
Kenza al_el
sedih trs hidup mu menik..
Kenza al_el
plis jgn di matiin andi nya.. 😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!