NovelToon NovelToon
Pembalasan Gadis Abnormal

Pembalasan Gadis Abnormal

Status: tamat
Genre:Romantis / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Membalas dendam / Mengubah Takdir / Chicklit / Tamat
Popularitas:428.9k
Nilai: 5
Nama Author: Dhevy Yuliana

Pembalasan Gadis Abnormal.

Seorang Gadis yang sebenarnya cantik, namun karena kelainan di wajahnya, membuat Sheina sedikit aneh di mata teman-temanya.

ia sering di buly oleh teman-temanya yang memandang Sheina aneh.

hingga ia bertemu dengan seorang Guru tampan yang bernama Rianto Putra Hutama.
seorang guru muda yang merupakan guru magang di tempat Sheina belajar.

Rianto adalah guru yang baik. namun, kebaikanya sedikit tercoreng kareba ia sering memandang semua dari Covernya.

hingga suatu ketika, terjadi sesuatu yang mengharuskan Sheina melakukan oprasi pada wajahnya.

sengga wajahnya yang abnormal menjadi cantik. Sheinapun sangat bahagia. ia bertekat akan membalas dendamnya pada semua orang.

terlebih pada guru magang tersebut ia akan membuat perhitungan

hingga guru tampan itu merasa bersalah dan memohon untuk di maafkan.
akankah Sheina membuka hati, ataukah acuh pada Rian,?

kita simak saja ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhevy Yuliana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 28

Sheina sangat terkejut dengan apa yang di lakukan oleh gurunya itu. dan dengan cepat, Sheina segera bangkit dari tubuh gurunya itu.

dengan jantung yang sedikit deg degan, Sheina metapikan baju dan rok sekolahnya.

"gak sopan!!" ucap Sheina seraya berlalu pergi dari ruangan itu. meninggalkan Rian yang hanya terdiam di tempatnya.

dan setelah Sheina menghilang di balik tembok, Rian baru tersadar dengan apa yang telah di lakukanya.

"aargggh apa yang baru saja gue lakuin,?" tanya Rian pada dirinya sendiri seraya menjambak rambutnya.

ia yakin, setelah kejadian ini, Sheina akan semakin membencinya. sungguh, demi apapun, Rian tak bermaksud melakukanya.

ia hanya terbakar api cemburu karena kedekatan Sheina dan Kevin yang sepertinya, semakin akrab saja.

ditambah, dengan kebersamaan Sheina dan Adrian tadi pagi yang membuat dirinya, semakin emosi saja.

lah loe sapa ngatur ngatur asheina,?" mode mamak mamak judes. wkwkwk

"apa yang harus gue lakuin, untuk bisa meluluhkan dia,?" tanya Riqn serays menyandarkan kepalanya, di sandaran kursi.

"mungkin memang takdir gue yang harus merasakan sakit berkepanjangan," gumamnya lirih. ia merasa sangat frustasi dengan keadaan ini.

mungkin juga, ini adalah karma karena dulu dirinya, sering memandang orang, dengan melihat luarnya saja. tanpa mengetahui dalam atau isinya.

ia kemudian, kembali ke komputer, untuk mengecek hasil ulangan onlen para siswanya. sekaligus, memfokuskan diri, agar tidak terlalu memikirkan Sheina.

...****************...

sementara itu, di kantin, Sheina yang baru datang, langsung menghempaskan tubuhnya di kursi kantin. membuat Kevin dan Anggun yang sedang menyantap makananya, menjadi kaget. dan spontan, mengeluarkan kata kata lucu.

"eh, anak kodok loncat" ucap Kevin hingga beberapa kali. dan hal itu, sukses membuat Sheina dan Anggun tertawa terbahak.

"hahaha Ya Allah, gue nggak nyangka kalau ternyata, loe latah juga," ucap Sheina seraya masih memegangi perutnya yang terasa sakit akibat tertawa.

hal itu, membuat Kevin mendegus kesal dan memukul lengan Sheina dengan pelan " ya loe dateng dateng ngagetin," ucap Kevin.

"hehe sory sengaja," ucapnya nyengir kuda.

mrmbuat Anggun yang melihat kedua sahabatnya itu, hanya bisa menggelengkan kepala.

"eh iya Sheina, tadi loe kenaoa minta tolong,?" tanya Anggun. yang teringat akan pesan sahabatnya itu.

membuat Sheina yang tertawa, mendadak memasang wajah kesal karena teringat akan tingkah Rian.

"huh, nanti gue ceritain, sekarang gue laper mau makan, " ucapnya seraya memalingkan wajahnya. pertanda, tak ingin, membahas soal yang baru saja terjadi.

Anggun hanya menganggukan kepala seraya teesenyum tipis.

"nih, tadi udah gue pesenin, tapi udah agak dingin. loe sih kelanaan di ruabg guru," ucap Kevin seraya menyodorkan semangkok bakso rawit beserta es teh.

"makasih Kevin sayong," ucap Sheina seraya menggeret mangkuk dan segera memakanya.

membuat Anggun dan Kevin yang melihat itu, hanya bisa menggelengkan kepala karena tingkah sahabat mereka itu.

"jangan keseringan manggil sayang, nanti kalau loe baper, gimana,? gue nggak mau tanggung jawab," ucap Kevin.

membuat Sheina yang mendengar ucapan sahabatnya itu, reflek menghentikan kegiatan makananya.

"enggak akan pernah!!," sahut Sheina seraya melanjuykan makannya.

"iya, lagian gue kan punya ayang di bandung," ucap Kevin seraya tersenyum senang.

"cih, kayak ayang loe setia aja di sana," ucap Sheina mencibir. membuat Kevin, yang tadinya tersenyum, mendadak cenberut karena ucapan gadis itu.

"hais jangan gitu dong Do'anya, nanti kalau beneran gimana,?" tanya Kevin.

"ya makanya jangan bucin, mencintai orang itu sewajarnya aja biar nggak sakit kalau di tinggal," ucap Sheina sok bijak.

"heleh, loe bisa ngomong gitu, karena loe belum ngerasain yang namanya jatuh cinta, coba aja loe jatuh cinta, pasti juga bakalan bucin," ucap Kevin balik mencibir.

membuat Sheina seketika memukul lengan laki laki itu.

"nggak pernah dan nggak akan pernah," ucapny dengan penuh semangat.

"hah jangan berkeyakinan penuh, siapa tau orang yang loe benci saat ini, bisa jadi orang yang loe bucinin suatu saat nanti," ucap Anggun mengingatkan.

membuat Sheina, seketika menghentikan aktivitas makannya.

"loe kenapa Sheina,?" tanya Kevin yang melihat sahabatnya itu mendadak diam.

"kata kata Anggun persis seperti kata kata ibu beberapa hari yang lalu," ucap Sheina seraya mengingat ingat ucapan ibunya.

"ya memang,kali ini, gue berkata jujur dan memang benar, makanya loe jadi orang, jangan takabur, karena hanya Allah yang bisa membolak balikan hati manusia," ucap Kevin meninpali.

"enggeh pak ustadz bu Ustadzah," ucap Sheina seraya tersenyum manis.

"yee nih anak bukanya makasih karena udah di jasih tau, malah ngeledek," ucap Kevin melempar saouu tangan kearah Sheina

"Kevin!!," teriak Sheina. karena gadis itu tau jika sapu tangan itu, bekas Kevin.

membuat Kevin tertawa terbahak di ikuti oleh Anggun dan beberapa siswa lain. termasuk juga Adrian. laki laki itu, bahkan sudah berada di kantin dari semenjak, bel istirahat berbunyi.

dirinya, ingin nelihat keseruan yang di ciptakan oleh Sheina cs. dan kebukti, sekarang mereka semua merasa terhibur dengan tingkah Sheina dan teman temanya itu.

mereka merasa jika geng persahabatan Sheina cs, lebih menyenangkan. sehingga, mereka berniat untuk bergabungkedalam geng tersebut.

"awas loe," ucapnya seraya mencoba menarik baju seragam Kevin. membuat laki laki itu, reflek menghindar.

"wlee nggak kena," ucap Kevin seraya menjulurkan lidahnya.

tiba tiba, Sheuna mempunyai rencana liciknya. ia reringat akan ucapan Pak Diki, Ayah Kevin, jika Kevin mempunyai ketakutan pada ranbutan.

walaupun, phobianya hanya bersifat ringan dan bertahan lima menit, tapi mungkin cukup lah untuk memberikan sedikit pelajaran.

bluk

Sheina melempar dua buah rambutan ke tubuh Kevin. membuat laki laki itu, seketika langsung menjerit dan naik keatas kursi.

"eh, kadal bunting," ucap Kevin spontan seraya manaiki atas meja kantin yang kosong.

hahahaha

membuat semua orang tertawa renyah karena kekakuan trio bon cabe itu.

yap mulai sekarang, Sheina dan teman temanya, di juluki Trio Boncabe oleh para teman temanya. dan mengganti nama sapaanya yang sebelumnya di sematkan.

Bu Winda dan para guru yang lain, yang kebetula makan di sana, hsnya bisa menggelengkan kepala seraya tersenyum manis.

ia merasa Sheina sedikit banyak berubah, semenjak berteman dengan Anggun dan Kevin.

"ada ada aja mereka ini," ucap Bu Winda seraya menggelengkan kepala melihat tingkah anak didiknya itu.

sementara itu, di tempat yang sama, ada sepasang mata yang menatap tingkah Sheina dan Kevin, dengan tatapan tajamnya.

siapa lagi, jika bukan Rian. laki laki itu, menyusul Sheina saat sudah membereskan pekerjaanya.

"sabar Pak, jangan terlalu cemburu," bisik pak Andi seraya menepuk punggung Rian.

Rian hanya menoleh dan menganggukan kepala. walaupun, hatinya bertolak belakang dengan ekspresi wajahnya saat ini.

BERSAMBUNG......

1
Lolita Eva
ending nya ga nyambung
dari awal udah bagus banget ceritanya
Dewi Dewi
lelet pemuatanya
DN
Bagus alur nya bikin greget yg baca. cuman bnyk typo nya. 😁
DN
yg bner mana Thor......dua puluh satu apa dua puluh lima usia Rian ??
Mari Anah
aku udh baca smp tamat cerita y kak,seru bgt cerita y🤗🤗🤗
Mari Anah
thor bnyk bgt typo2 y,klo g teliti bgt kurang d mengerti bhs y🙏🙏pdhl cerita y bgs bgt,d setiap bab psti ada ajah typo y
Mari Anah
Luar biasa
Mari Anah
aku jg dulu wkt msh sekolah SD pernah yg jdi korban bully,itu rasa y sakit bgt thor,sedih bgt klo inget masa itu,bahkan ibu guru yg hrs y melindungi ank yg d bully,, itu mlh ikut2n mengejek😔😢karna hbs d bully pasti aku nangis,itu hmpr tiap hari🙁🙁sedih lah thor klo inget semua y
Iki Gara
mampus lah Rian kau mati kau tanam yg buruk hasilnya juga buruk
icha
untung aq baca endingnya dl,ending bgni bkn mls baca
Yuli aden: sama hahaha...jd nggak mau baca lagi dah,oleh endingnya kaya gitu
total 1 replies
Qillah julyan
sebanrnya lawan sheina tdk seimbang,orang2 dan juga rian bukan lah seorang ceo yg sangat berkuasa yg bisa melindungi shenia..kurang greget bacanya
Qillah julyan
,kan pada mash bocah yg perempuan,napa juga..disuruh nerima lamaran dan juga ortunya sheina gak peka sama sekali akan luka batin anaknya krn bulying si rian..gak itu isi hati sm kpl kmn yak?
Qillah julyan
menjijakan sekali lihat si rian..kata2 yg sdh jahat ngatain orang..tdk semudah itu di maafkan
Margiyanti
Balas dedamnya kok jadi bucin sih
Haloooww: Halo Kak! Mampir juga yuk ke novel My cool Duda 😍 minta dukungannya yaa💗💗
total 1 replies
Pinka 77
Shena kamu harus kuat
Pinka 77
bagus anggun kasih pelajaran buat yg menghina seina
Gede Artha
ku tunggu kau pembalasan lebih Kejam untuk orang-orang yg Membully'mu Sheina
Nur Suci Aeni
kasihan banget
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
g asik terlalu mengecewakan yg baca
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
hrsnya d pgl Amalia jgn pgl Shady kyk nm cwo aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!