Menikah dengan orang yang dicintai adalah kebahagiaan yang luar biasa. tapi apakah kebahagiaan itu akan bertahan lama jika seorang malaikat kecil tidak ada di tengah keluarga kecil itu?
Ella yang tidak bisa hamil dipaksa harus menerima pernikahan kedua sang suami.
Karena kekejaman sang suami membuat Ella tidak tahan dan meninggalkan surat gugatan cerai serta pergi meninggalkan rumah dengan luka dihati dan luka di tubuhnya.
"Ada syarat agar bisa sepenuhnya sembuh dari luka, yaitu kamu tidak boleh memaksakan diri untuk menghapus lukamu, kamu harus menerima luka itu, tiap luka akan menjadi peta untuk kehidupanmu, jadi alih-alih untuk menyembuhkan luka itu, bagaimana kamu mencoba untuk menerimanya saja?" ujar seorang pria pada Ella
Bagaimana lika-liku perjalanan pernikahan serta kehidupan seperti apa yang akan dilalui Ella?.
****
Instagram : @Latyvolia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aozyrin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menampung Orang Asing
Saat Reiner bertanya-tanya pada dirinya sendiri, tiba-tiba Kenzie dan Ella muncul mengejutkan dirinya "Maaf sudah membuatmu menunggu, setelah kami berdiskusi, kamu bisa menumpang tinggal bersama Kenzie" ucap Ella tersenyum pada Reiner
Reiner melihat kearah Ella dan juga Kenzie "Bersama dia?" tanya Reiner sambil menunjuk kearah Kenzie
Kenzie merasa sedikit kesal karena ditunjuk oleh Reiner "Jika bukan karena Ella, maka aku tidak sudi menampung orang asing seperti mu" ucap Kenzie dengan melihat kesembarang arah
Ella tersenyum melihat interaksi keduanya, ia yang berdiri disamping Kenzie langsung menepuk punggung Kenzie dengan pelan "Dia harapanku satu-satunya" ucap Ella lagi untuk memberi pengertian pada Reiner
Reiner hanya menghela nafas panjang, ia langsung beranjak dari duduknya dan berjalan mendekati Kenzie dan juga Ella
"Aku sudah menceritakan secara detail padamu, tolong jaga dia, aku akan sering berkunjung ke rumahmu" ucap Ella sambil tersenyum sambil melihat kearah Kenzie
Kenzie yang merasa tepukan tangan dipunggung ya langsung melihat kearah Ella "Baiklah" ucap Kenzie pelan
Keduanya berpamitan pada ella dan segera memasuki mobil Kenzie
Saat dalam perjalanan keduanya hanya diam membisu, tapi Reiner berinisiatif berkenalan pada Kenzie "Aku Reiner ... " ucap Reiner menggantung
Saat Kenzie ingin membalas ucapannya, reiner melanjutkan ucapan yang sempat menggantung
"Maaf sudah merepotkan mu, aku tidak mengingat apapun" ucap Reiner sambil melihat keluar kaca mobil
Awalnya Kenzie merasa tidak suka melihat Reiner, karena ketampanannya mengalahi Kenzie, ia takut Ella menyukai pria yang ada di sampingnya itu
Tapi mengingat pria itu tidak ingat apapun membuatnya sedikit melunak "Tidak apa-apa, kamu harus berterimakasih pada Ella, jika bukan dia yang menemukanmu maka kamu sudah menjadi daging yang sudah di cincang" ucap Kenzie sambil menyetir mobil
Ucapan itu terdengar sedikit menyindir, namun Reiner tidak mempermasalahkannya "aku sangat bersyukur karena dia yang menemukanku" balas Reiner tersenyum
Kenzie melirik kesamping, ia melihat senyum itu dari pantulan kaca mobilnya "Apa kamu benar-benar tidak ingat apapun ?" tanya Kenzie yang sedikit merasa curiga
Reiner memudarkan senyumnya, ia hanya menggeleng pelan sebagai jawaban "Baiklah, sementara kamu bisa tinggal bersamaku" ucap Kenzie yang masih melirik Reiner
Reiner memutar lehernya agar bisa melihat kearah Kenzie "Apa aku boleh bertanya?" tanya Reiner melihat kearah Kenzie
Kenzie hanya mengangguk "Aku melihat foto kalian bertiga, aku sudah melihat kamu dan Ella, tapi siapa orang yang berada di sampingmu itu?" tanya Reiner penasaran
"Dia Xyla, kami bertiga sahabat semenjak masuk sekolah menengah, kami bertiga pindah kesini semenjak El mendapat gangguan mental karena perlakuan keluarga suaminya yang berada di Irlandia" ucap Kenzie dengan serius, ia tidak menyadari jika orang yang berada disampingnya bukanlah seorang keluarga melainkan orang asing
Reiner sangat terkejut, dirinya tidak mengetahui dibalik senyum Ella ternyata pernah gangguan mental "Apa pengobatannya cukup lama?" tanya Reiner
"Tidak, hanya membutuhkan waktu satu bulan, kami selalu membantunya untuk menemui dokter, karena El tidak ingin dirawat di rumah sakit" ucap Kenzie yang masih belum sadar
"Suaminya sangat jahat, aku tidak mengira jika ada pria yang bisa membuat seorang wanita menjadi gangguan mental" ucap Reiner dengan mengepalkan tangannya
"Aku juga tidak menyukainya, semenjak itu El tidak pernah ingin berdekatan dengan pria, dia akan selalu berteriak histeris, tapi berbeda denganmu, kau adalah orang asing pertama yang bisa memasuki rumah Ella" ucap Kenzie dengan menggenggam stir mobil
Merasa tangannya sakit Kenzie pun langsung tersadar, ia melihat kearah Reiner "Lupakan apa yang sudah aku ceritakan" ucap Kenzie sambil menutup mulutnya dengan rapat
"Baiklah" ucap Reiner sambil memalingkan wajahnya
Kenzie sangat sensitive jika menyangkut Ella, tapi baru kali ini dirinya menceritakan tentang masa lalu Ella.
Bersambung...
☠️⃝🖌️M⃤
Hai Author...salam kenal dari Hello Bella
klo ngantuk,tidur dulu ya😂💪