NovelToon NovelToon
KAISAR HANTU

KAISAR HANTU

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Budidaya dan Peningkatan / Fantasi Timur
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: ikyar

Lin Ye terbatuk memuntahkan darah hitam dan terbangun di tanah pemakaman Sekte Pedang Surgawi.

Dantiannya telah hancur lebur, menjadikannya tumpukan sampah yang selalu dihina oleh para kultivator lain.

Angin malam yang dingin berhembus membawa aroma dupa busuk dan aura kematian yang sangat pekat di sekitarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ikyar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panen Jiwa di Dasar Jurang

Sensasi hangat di perut bagian bawah perlahan digantikan oleh hawa dingin yang menyejukkan dan menenangkan pikirannya.

Lin Ye menutup kedua matanya rapat-rapat sambil membiarkan kesadarannya tenggelam sepenuhnya ke dalam pusaran energi di dalam tubuhnya.

Dantian yang sebelumnya hancur lebur kini telah berubah wujud menjadi sebuah danau spiritual kecil yang memancarkan pendaran cahaya biru kelam.

Setiap tarikan napas yang ia lakukan secara otomatis menarik untaian kabut Yin yang sangat pekat dari udara beracun di sekitarnya.

Kabut energi kematian itu mengalir perlahan menembus pori-pori kulitnya dan menyusuri jalur meridian yang selama ini tersumbat.

Rasa sakit yang menyengat sempat terasa saat energi itu secara paksa membersihkan sisa-sisa racun mayat yang mengendap di dalam aliran darahnya.

Namun, ia hanya mengerutkan keningnya sedikit tanpa mengeluarkan suara rintihan sekecil apa pun dari mulutnya yang terkatup rapat.

Tangannya mengepal erat hingga kuku-kukunya memutih saat ia memaksakan energi asing itu untuk terus mengalir tanpa henti.

Tubuh kurusnya yang berbalut pakaian compang-camping perlahan memancarkan aura suram yang membuat suhu di sekitarnya turun drastis.

Embun beku mulai terbentuk di atas tumpukan tulang belulang yang berserakan tepat di bawah pijakan kaki telanjangnya.

Setelah beberapa saat, ia membuka matanya perlahan dan menghembuskan napas panjang yang menghasilkan uap putih di udara malam yang dingin.

"Meskipun dantianku telah pulih, tingkat kultivasiku saat ini masih berada di tahap paling dasar, yaitu belum memasuki Alam Pengumpulan Qi," gumamnya pelan.

Suara mekanis dari Sistem Pengendali Hantu langsung bergema di dalam lautan kesadarannya untuk merespons keraguannya.

"Inang tidak perlu khawatir dengan metode kultivasi konvensional yang mengandalkan penyerapan energi spiritual langit dan bumi yang lambat."

"Sistem ini memiliki fitur unik yang memungkinkan inang mengonversi esensi jiwa yang ditaklukkan menjadi energi kultivasi murni."

"Semakin banyak jiwa dan roh penasaran yang inang serap, semakin cepat pula tingkat kultivasi inang akan menembus batas kemanusiaan."

Ujung bibir Lin Ye melengkung membentuk senyuman sinis yang teramat sangat dingin saat mendengar penjelasan sistem tersebut.

Pandangannya menyapu lautan mayat dan tumpukan pedang berkarat yang terbentang luas di dasar Jurang Kematian sejauh mata memandang.

Tempat pembuangan yang paling menjijikkan bagi Sekte Pedang Surgawi ini justru merupakan surga kultivasi yang paling sempurna bagi dirinya saat ini.

Ia tidak membuang waktu lebih lama lagi dan segera melangkahkan kakinya menyusuri lembah sunyi yang diselimuti oleh kabut berdarah tersebut.

Suara retakan tulang yang terinjak oleh kakinya terdengar sangat nyaring memecah kesunyian malam yang mencekam.

Roh bayangan pertamanya melayang dalam keheningan tepat di belakang punggungnya, bertindak sebagai pengawal setia yang waspada terhadap segala ancaman.

Mata merah menyala dari roh bawahan itu terus memindai sekeliling lembah, mencari mangsa baru yang bisa dipersembahkan kepada tuannya.

Layar panel biru transparan dari sistem terus berkedip di sudut pandangan Lin Ye, menampilkan puluhan titik merah yang tersebar di sekitarnya.

"Mendeteksi keberadaan Jiwa Penasaran Tingkat Rendah pada jarak sepuluh meter di arah jam dua."

Lin Ye memutar tubuhnya dengan tenang ke arah yang ditunjukkan dan melihat sesosok mayat tanpa kepala yang bersandar pada sebuah batu karang hitam.

Mayat itu mengenakan seragam murid pelataran luar yang sudah sobek dan dipenuhi noda darah yang telah mengering.

Di atas mayat tersebut, melayang sebuah gumpalan asap hitam yang terus merintih dengan suara yang sangat menyayat hati.

Itu adalah sisa kesadaran sang murid yang tidak bisa beristirahat dengan tenang karena dibunuh secara brutal sebelum waktunya.

Lin Ye mengangkat tangan kanannya perlahan ke arah gumpalan asap hitam tersebut tanpa menghentikan langkah kakinya.

Pusaran hisapan energi Yin segera terbentuk di telapak tangannya, menarik jiwa yang kebingungan itu dengan kekuatan yang tak terbantahkan.

Asap hitam itu menjerit panik saat ditarik secara paksa menembus udara dingin dan langsung masuk ke dalam pusaran di telapak tangan Lin Ye.

"Sistem melaporkan: Satu Jiwa Penasaran Tingkat Rendah berhasil diekstrak dan diserap."

"Mengonversi sepuluh persen esensi jiwa menjadi energi kultivasi dan sisanya disimpan di dalam ruang penyimpanan sistem."

Seketika itu juga, aliran energi murni mengalir masuk ke dalam dantian Lin Ye, membuat danau spiritualnya sedikit meluap.

Ia merasakan kehangatan yang nyaman menjalar ke seluruh ototnya, menghilangkan rasa lelah yang sebelumnya membebani tubuh fisiknya.

Tatapannya menjadi semakin tajam dan lapar saat ia menyadari betapa efisien dan mengerikannya metode kultivasi yang ia miliki ini.

Ia kembali melangkah maju ke depan, mengulangi proses yang sama pada setiap mayat yang masih menyimpan sisa-sisa jiwa penasaran di sekitarnya.

Dalam waktu kurang dari dua jam berjalan menyusuri dasar jurang, Lin Ye telah berhasil memanen lebih dari lima puluh jiwa penasaran tingkat rendah.

Sistem terus berbunyi memberitahukan penambahan esensi energi yang masuk, membuat aura yang dipancarkan oleh Lin Ye menjadi semakin kental dan menakutkan.

Dantiannya kini berdenyut kuat, menandakan bahwa ia sedang berada di ambang terobosan menuju tahap pertama Alam Pengumpulan Qi.

Namun, langkah kakinya tiba-tiba terhenti secara mendadak saat ia merasakan perubahan tekanan udara yang sangat drastis di depan sana.

Kabut merah yang tadinya melayang tenang kini mulai bergolak liar seperti sedang diaduk oleh sebuah kekuatan gaib yang besar.

Bau busuk daging yang membusuk tiba-tiba menjadi puluhan kali lipat lebih menyengat hingga hampir membuat perut Lin Ye mual.

1
rizky r
cerita menarik, balas dendam hantu
Lamia Dante
manarik
Lamia Dante
bagus ceritanya menarik, tidak berbelit belit, ayo balas demdam
Kalong Super
💪💪🤭
Jojo Shua
😄
Jojo Shua
🥛
Lucy Sandy
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!