NovelToon NovelToon
Karang Hitam

Karang Hitam

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / Menikahi tentara
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Berawal dari petaka sebuah konser band terkenal, seorang gadis harus membuatnya menerima reward besar karena baru putus cinta. Gadis itu tidak tau bahwa dirinya sedang di kerjai teman kuliahnya hingga membuat seorang Letnan terkena imbasnya.

Disisi lain, akibat petaka tak sengaja, sang Letnan terpaksa harus menanggung akibatnya. Bukan hal mudah menaklukan hati pria yang ternyata adalah Abang dari gadis tersebut, namun pada kenyataannya, lebih sulit menaklukan gadis yang tiba-tiba masuk dalam hidupnya tanpa permisi, apalagi jejak kehidupannya kini di mulai pada wilayah dengan resiko yang cukup tinggi, wilayah yang bisa di katakan rawan, KARANG HITAM.

KONFLIK.. Harap SKIP bagi yang tidak bisa ber KONFLIK.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Suasana rumit.

Malam itu, Phia sudah kembali ke rumah dinas Letnan Riegan. Rumah dengan suasana khas daerah setempat. Beberapa orang sudah menunggu disana sesuai dengan perintahnya.

"Untuk apa kau minta berkas ini??? Aku baru saja sampai lho, Her." Kata Bang Jan.

"Ini mendesak.........."

Tak lama ada panggilan telepon dari seberang sana. Bang Hernando segera mengangkatnya.

"Apa maksud kau???? Kau buat hamil anak orang?????" Bentak suara menggelegar di seberang sana.

Bang Hernando sampai menjauhkan telinganya dari ponsel.

"Siapa yang mengajarimu bertingkah seperti itu, Hernando???????"

"Jangan teriak sekarang, Pa. Lamarkan dulu, lah. Cucu Papa keburu brojol nih..!!" Ancam Bang Hernando secara halus.

"Paaa.. Ayo lamarkan menantu kita, keburu cucu kita lahir..!!!!!" Kata Mama terdengar ikut panik.

Disana Bang Hernando menghisap rokoknya dalam-dalam dan terus membuat situasi. "Tolong aturkan saya pindah dinas di karang hitam ya, Pa."

"Tunggu.. Papa tidak paham situasinya, Hernan. Kalian bertemu dimana?? Kenapa bisa tiba-tiba ada kabar, pacarmu hamil??? Sejak kapan kau punya pacar?????" Selidik Pak Togar.

"Ya masa saya punya pacar sampai buat anak harus cerita sama Papa??" Kata Bang Hernando santai. "Tolong aturkan yang terbaik ya, Pa. Ini kalau cucu Papa laki-laki.. Papa menang banyak." Bujuk Bang Hernando.

"Kau... Kau memang gilaaaaa..!!!!" Kemudian Pak Togar menutup panggilan teleponnya.

Sejenak Bang Hernando mengurut pangkal hidungnya, kepalanya terasa berat.

"Berkas ini........"

"Tolong kau rahasiakan..!!" Pinta Bang Hernando pada sahabatnya, Jan.

"Aku bingung. Aku bukannya mau ikut campur, tapi semuanya juga harus jelas. Jadi sebenarnya, anak itu anakmu.. Atau anak Riegan??" Tanya Bang Jan.

Sejenak Bang Hernando terdiam, kemudian mengarahkan pandang mata pada sahabatnya. "Anak saya..!! Anak Letnan Hernando. Jangan tanya apapun lagi, proses saja datanya..!!"

***

Berita ini cepat sampai ke telinga Bang Reigar. Ia datang dengan langkah tergesa menuju rumah dinas Letnan Riegan yang kini papan namanya sudah berganti nama orang lain.

Lettu G. P. Hernando .M.

PaSie Intel.

"Apa-apaan ini..!!!!" Bang Reigar menerobos masuk ke dalam rumah tersebut.

Namun langkahnya terhenti saat Bang Hernando menutup pintu kamar lalu memberikan sepucuk surat, lalu ia segera membacanya.

Pandangannya sempat melihat wajah adiknya yang pucat dan penuh rasa kecewa, bukan hanya amarah yang muncul di hatinya, melainkan rasa curiga yang dalam. Ia mengenali sifat Riegan. Pria itu keras, memegang janji setinggi nyawa, dan tidak mungkin lari hanya karena masalah biasa. Ada sesuatu yang tersembunyi di balik semua ini.

"Ada yang bisa kau jelaskan, Letnan???" Tegur Bang Reigar.

"Siap.. Seperti yang Abang lihat, Riegan tidak lagi disini." Jawab Bang Hernando. Ia mempersilakan seniornya untuk duduk lalu ia pun ikut duduk dengan tenang, nada bicaranya tetap datar dan terukur. "Yang saya ketahui, kemarin terjadi kericuhan dalam konser. Setelah situasi aman, Riegan sudah tidak ada di tempat dan meninggalkan surat itu, untuk Phia."

"Jangan menjawab seolah saya bisa kamu bohongi..!!" bentak Bang Reigar. Suara itu menggelegar mengisi ruangan. Ia mencondongkan tubuh ke depan, pandangannya semakin tajam. "Saya tau dia sakit, saya tau dia tertekan. Tapi dia bukan tipe orang yang meninggalkan istrinya yang sedang mengandung hanya karena menyerah. Ada percakapan antara kalian berdua sebelum kericuhan itu terjadi, kan? Apa yang dia minta padamu? Apa janji yang sudah kalian buat???"

Bang Hernando tetap diam dan berusaha menjaga rahasia yang sudah ia janjikan. "Tidak ada hal serius. Hanya membahas soal pengamanan acara itu saja, tidak ada yang lain."

"Benarkah?? Saya merasa kepergian Riegan bukan perkara biasa, tapi sebuah rencana yang sudah dia siapkan matang sebelumnya. Kenapa tiba-tiba Phia ada dalam penjagaanmu seakan dia menjadi tanggung jawab utamamu??"

Suasana hening seketika. Bang Hernando merasakan tekanan yang sama beratnya seperti yang pernah dirasakan sahabatnya, Riegan. Ia sadar, Bang Reigar bukan orang yang mudah dibohongi. Namun kesetiaannya pada janji itu membuat ia tetap memilih jalan yang terjal.

"Ijin.. Yang saya tau, Riegan pergi karena dia merasa tidak sanggup lagi menerima tekanan terus menerus." Dan jawabnya akhirnya, suara itu terdengar berat. "Riegan ingin keadaannya yang lemah dari masa lalunya yang kelam, tidak terus menjadi duri dalam daging bagi Phia dan kalian semua. Dia pergi untuk kebaikan mereka, bukan karena dia tidak sayang."

"Dengan meninggalkan adik saya yang hamil???? Dia membatalkan pernikahan ini dengan alasan tidak sanggup di bawah tekanan?????" Ucap keras Bang Reigar. Ia sungguh tidak bisa menerima semua kejadian ini.

"Ada kalanya rasa sayang dan menyiksa batin itu beda tipis. Apa hikmah dari semua yang terjadi??? Saya tau apa yang komandan inginkan, tapi kerasnya hati juga tidak akan menyelesaikan masalah. Kehamilan Phia terjadi dengan tidak sengaja, tapi anak yang ada di perut akan semakin besar. Komandan memang bisa membesarkannya, tapi... Apakah komandan ingin mengulang cerita masa lalu Riegan??? Meskipun masa lalunya gelap, tapi Riegan juga sudah menjadi putra Pak Putra. Dengan kejadian seperti ini apa hubungan baik Komandan juga tidak akan menjadi renggang??" Kata Bang Hernando.

"Saya mulai percaya dengan dia, tapi hati saya menolak untuk menerimanya.. Bukan karena harta atau sekedar ingin memisahkan. Ayah kandung Riegan, dia buronan interpol luar negeri. Dia penyelundup senjata api ilegal dan narkotika. Kalau Phia terus bersamanya, saya takut Phia menjadi target incaran mafia, apalagi Phia hamil anaknya. Posisi saat ini, Riegan sudah tau tapi tidak mau terbuka dengan saya." Jawab Bang Reigar.

Kini Bang Hernando sangat paham dengan situasi ini. Tanpa rasa ragu, ia menatap mata seniornya dengan lekat.

"Saat ini saya juga serba salah, Dan. Saya tidak bisa gegabah mengambil keputusan. Ada banyak perasaan yang saya jaga."

-_-_-_-_-

Pertemuan tadi siang berakhir begitu saja tanpa jawaban yang tuntas, namun satu hal sudah jelas.. Bang Reigar kini mengawasi setiap gerak gerik juniornya dengan mata yang lebih waspada.

Sementara di sisi lain Bang Hernando harus memikul beban dua kali lipat. Ia menjaga rahasia sahabatnya, melindungi Phia, dan berusaha menekan perasaan terlarang yang semakin tumbuh di dalam hatinya.

Sore hari menjelang malam, ia kembali ke rumah dinas yang kini ia usahakan menjadi hak resminya. Seluruh berkas ia tangani dengan teliti dan hati-hati tanpa ingin salah langkah.

Namun saat kembali ke rumah, ia sangat kaget karena tidak mendapati Phia di sudut manapun. Hatinya mulai di penuhi kepanikan. Bang Hernando mengambil ponselnya lalu menghubungi pos depan kesatrian.

"Selamat malam, piket kesatrian Batalyon XXX..........."

"Ini Letnan Hernan.. Coba kalian cek siapa saja anggota atau keluarga anggota yang sore ini keluar kesatrian..!!" Sambar Bang Hernando memberikan perintah.

"Siap.. 1. ......... 2. .................. 18. Ibu Baby Syalfhie Anantara............"

"Oke... Thanks..!!" Bang Hernando mematikan sambungan telepon secara sepihak lalu menyambar kunci mobil dinasnya. "Kau pergi kemana, dek??? Jangan buat jantung saya di check out malaikat." Gumamnya.

.

.

.

.

1
Maysuri
sakitnya sampai keubun"....
dyah EkaPratiwi
jangan menyuksa diri bang her
dyah EkaPratiwi
😭😭 sakit banget kalau dijawab gt bang hen
Maysuri
semaput y bang d tendang pusakanya am phia....😁😁😁
dyah EkaPratiwi
🤣🤣🤣
Ayu FazRina Satiasari
pria dingin dan kaku ..sekalinya jatuh Cinta....Posesif banget..💞💞💞😍 tp aku suka sosok bang hernando bertanggung jawab tanpa membuka jati diri sebenarnya sulthann🤭🤩🤩🤩💞
dyah EkaPratiwi
phia beneran jurusan kuliahnya?
Elly Maryani
bilang kembang mawar nanti dikasih mawar kuburan,,,diluar Nurul bang Nando ini
Tanti
🤣🤣🤣bener² bang Hernand...
Bang Jan...udah beri bang Hernad pencerahan tp knp jadinya kyk gini😄😄🤭

kocak ini ...lanjut mba Nara👍
Ayu FazRina Satiasari
wkwkwkwwkwkk.....benar2 di luar ekspektasi kejutannya inii....🤭😅
dyah EkaPratiwi
🤣🤣🤣 kog bisa kembang api bang hernand
Septi Astuti
🤣🤣 dancing flower🤭
Lola Maulia
🥰🥰🥰🥰🥰
Tanti
wiiiihhh....phia tryt udah dilamar... phia tetap semangat yaaa💪💪

lanjut mba nara🤭
Maysuri
pia knp begitu cepat kau berpaling...
dyah EkaPratiwi
lekas pulih phia
Septi Astuti: 😄kangen band mb ...lagi jadul🤭
total 3 replies
Tanti
Mantap Bang Hernando, phia seperti lihat fotocopy sifatnya Bang Riegan. semangat ya Phia💪💪
semangat jg buat mba Nara👍
Ayu FazRina Satiasari
aaaahhhhh d gantungin sama mban Author ini...🤭🤭🤭Semakinmpenasaran bingiits arahnya kmna inii😅😅
Maysuri
.....🤦
Maysuri
bang reg...jujur lebih baik ....kasiahan Ohiya tau ,dia engk rau apa"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!