NovelToon NovelToon
Hot Couple: Cerita Cinta Inara Season 3

Hot Couple: Cerita Cinta Inara Season 3

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Pembunuhan / Keluarga & Kasih Sayang / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Romansa / Tamat
Popularitas:232.8k
Nilai: 5
Nama Author: Juliana S Hadi

NOVEL DEWASA!

Badai pasti berlalu, namun jejak bayangannya tak akan pernah hilang.

Salsya, sang mantan kekasih yang kehadirannya selalu mengganggu hubungan asmara Reza dan Inara -- tiba-tiba tewas, dibunuh oleh sosok misterius secara sadis.

Kematian seorang insan yang sejatinya merupakan kisah memilukan, justru merupakan berita yang membawa harapan bagi banyak pihak untuk kebahagiaan Inara.

Tetapi, takdir kehidupan itu justru memberikan banyak teka-teki dan ujian bagi Inara dalam mengarungi biduk rumah tangganya bersama Reza.

Akankah takdir selalu mempersatukan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Juliana S Hadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jatuh Tertimpa Tangga

Kalian pernah merasakan jatuh lalu tertimpa tangga?

Inilah yang dirasakan Mayra sekarang, dan aku berharap hal itu tidak pernah terjadi dalam kehidupan orang lain, termasuk diriku sendiri. Yang dialami oleh Mayra saat ini bukan hanya jatuh dan tertimpa tangga, tapi juga tertimpa ember penuh berisi cat dan tukang catnya sekaligus. Tahu rasanya seperti apa? Pasti tak terkatakan sakitnya.

Dimulai ketika dia dan kedua orang tuanya mengalami kecelakaan. Mobil yang mereka kendarai ditabrak mobil lain yang tidak bertanggung jawab, hingga mereka menabrak pembatas jalan dan akhirnya jatuh dari tebing yang cukup tinggi. Kedua orang tuanya meninggal di tempat dan Mayra harus kehilangan rahimnya. Sementara pengemudi mobil yang mengebut itu lari entah ke mana. Setelah itu awan gelap selalu menyelimuti kehidupannya. Belum juga masa berkabung selesai, calon mertuanya langsung menolak mentah-mentah dirinya hanya karena alasan Mayra tidak lagi memiliki rahim hingga tidak bisa memberikan mereka cucu, meski pada akhirnya ia dan Alfi tetap menikah, tapi tetap saja, terpaksa berbagi suami dengan wanita lain adalah hal yang menyakitkan -- pil pahit yang ke sekian, yang harus ia telan. Lebih dari lima tahun ia harus mengarungi bahtera rumah tangga dengan menanggung beban kebencian ibu mertua dan pahitnya plus getirnya berbagi suami, sekarang ia harus menerima kenyataan bahwa suaminya akan hidup dengan satu kaki.

Dalam hal ini aku berkaca, bahwa di luar sana, ada banyak duka yang lebih besar dari duka yang aku dan ibuku alami, tapi mereka bisa bertahan. Kuakui, mereka -- terutama Mayra, dia sosok perempuan hebat dan tangguh yang pernah kukenal.

Bagaimana denganmu? Kau pernah mengalami kepahitan dalam hidupmu? Pernahkah kau berpikir untuk mengakhiri hidupmu? Kuharap tidak. Dan, jika pun iya, please, mulai detik ini, jadilah sosok yang kuat. Pun aku, aku akan berusaha mejadi sosok yang lebih kuat dan tegar, lebih tegar dari diriku yang selama ini.

Oh, tidak. Tegar dan kuat bukan berarti kau tidak boleh bersedih. Sedih adalah hal yang wajar, karena kita manusia. Tapi tidak berpikiran pendek dan sempit, itu yang harus. Yeah, mustahil manusia tidak mengalami kesedihan dalam hidup. Begitu juga aku, meski keburukan yang terjadi saat ini bukan terjadi di keluarga intiku. Tetap, aku sedih.

Aku termangu-mangu penuh kesedihan di sore yang lembab dan asing. Terbesit niat di dalam hatiku untuk mengetuk pintu kamar mandi itu dan meminta suamiku untuk keluar dari sana. Tapi aku tak melakukannya. Yang kulakukan hanya berdiri kaku bersandar tembok.

Akhirnya, setelah beberapa belas menit Reza menenangkan dirinya sendiri, dia keluar dengan matanya yang sembab. "Aku mau ke rumah sakit," katanya.

Aku menoleh sebentar ke luar jendela, di luar hujan telah reda rupanya, hanya tinggal gerimis yang bagaikan jarum-jarum tipis berjatuhan dari langit. Aku mengangguk. "Ya," kataku. "Tapi janji, kamu harus hati-hati. Ingat, selalu ada aku dan anak-anak kita yang menunggumu pulang. Jangan sampai ada berita buruk yang kudengar tentangmu. Kamu dengar aku?"

Ya ampun. Sakit sekali rasanya, terasa ada yang sangkut dan mengganjal di tenggorokan.

Reza mengangguk, membuka mulutnya tanpa suara. Kemudian ia memelukku, sangat erat.

"Ajak seseorang bersamamu, ya. Kamu belum istirahat. Aku takut kamu capek atau ngantuk nanti. Jangan nyetir sendiri."

Sekali lagi Reza mengangguk, seakan suaranya sudah habis dan dia tidak mampu mengucapkan satu kata pun.

Setelah berpelukan sekali lagi, kutemani ia keluar. Tapi, setibanya di ruang keluarga, kami mendapati Tirta dan beberapa penghuni rumah sedang berkumpul di sana, dalam kebisuan dan ketermanguan. Rupa-rupanya, Tirta sempat mendengar saat Reza bicara di telepon. Anak kecil itu dengan polosnya bertanya, "Amputasi itu apa?"

Ya Tuhan, hatiku melesak. Tidak ada satu pun orang yang mampu menjawab, apalagi menjelaskan. Tidak juga aku, terlebih lagi Reza. Tidak satu pun.

1
Deliana
nara² kenapa juga kamu lihat yg tak semestinya kamu lihat,, kan sakit sendiri jadiny,,,,
Deliana
gak nyadar dia ternyata kepalanya keras kayak batu..
Rifa Endro
alhamdulillah... Sah. !!! oh enggak ya... semoga langgeng. samawa Nara, Reza....🙊🤣🤣🤣🌹🌹🌹
Rifa Endro
kali ini aku setuju dengan mu. Jangan menyalahkan dirimu sendiri Nara. ini alami, bawaan orok
Rifa Endro
ngidam pasti
Rifa Endro
bengetan modusnya. Tapi kamu juga yang nantangin kan ?
Rifa Endro
fix, belah duren
Rifa Endro
tapi kamu juga suka juga kan ? Dimodusin suamimu sendiri
Rifa Endro
nelangsa ... yah berdamai dan mencoba ikhlas itu memang sulit setengah hidup
Rifa Endro
hidup itu pilihan. dan kamu Nara, kamu sendiri yg memilih untuk saki hati. padahal suami , adik bahkan ibumu telah mengingat kan mu. See, you choiced for feel hurt again in your heart.
Rifa Endro
curiga lagi
Rifa Endro
menolak suami semalam saja menggugurkan pahala ibadah kita selama 40 hari dan Allah mencabut Rahmat Nya. ini 2,5 BLN. OMG Nara ?
Rifa Endro
dan memang kenyataanya kamu kepala batu egois
Rifa Endro
bagus kalau kamu menyadarinya. Jangan selalu kamu yang minta untuk dimengerti dan dipahami. Meraka semua terutama ibumu sampai harus melawan ayahamu. Mantan suaminya yang selalu menyalahkan ibumu. Bahkan mengatainya tak becus mendidik anak2nya.
Rifa Endro
buah keangkuhan mu itu Ra ??? Kadang kamu tidak berpikir bahwa ada banyak hati yang harus kamu jaga. Termasuk bunda serta adikmu.
Rifa Endro
Bahkan kamu berdosa besar karena sudah menolaknya
Rifa Endro
hahhhah ... jangan bercanda dong San ? ini nggak lucu. Aruna kan adik Reza. Terus Ariin ?
Rifa Endro
gila kamu Nara !!!
Rifa Endro
oh Tuhan !!!! See...benar kata aku...rasa welas mu itu yah bikin ngeri Za. Ngancurin semuanya.
Rifa Endro
huh, masih ada hal lain lagi yg ingin diungkap ini...?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!