Angga dijodohkan orang tuanya dengan Jesica tapi tepat pada hari pernikahan mereka Jesica mengetahui bahwa Vivi sahabatnya adalah kekasih Angga calon suaminya.
Apakah Jesica akan tetap menikah dengan Angga?? atau mengikhlaskan Vivi untuk menggantikannya?
yuk baca novelnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lidya20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 28
Keesokan harinya Alex berencana untuk menemui Vivi tapi ternyata dia ada operasi dari pagi sampai siang. Alex pun berencana menemui Vivi setelah operasi dan mengabarkan hal itu pada Jesica.
👨🏻⚕Jes, aku ada operasi pagi ini sampai siang nanti aku menemui Vivi setelah operasi ya.
Send
"Aku harus bicara dengan Tama juga, aku yakin dia pasti menyukai Vivi" ucap Alex
Sementara Angga hendak sarapan dan melihat kamar Jesica yang tertutup.
Tok...tok...tok...
"Jes....kamu masih marah padaku?? Buka pintunya jangan seperti anak kecil." ucap Angga
"Jes....." panggil Angga
"Aku ke kantor dulu" ucap Angga lalu ia pura-pura berjalan tetapi masih berada di depan kamar Jesica
Jesica yang mendengar ucapan Angga pun membuka pintunya.
Ceklek....
"Ka...kamu belum pergi?" ucap Jesica dan hendak menutup pintunya kembali tapi Angga langsung menahan pintu dengan kakinya
"Maafkan aku. Kamu jangan ngambek lagi ya. Kamu sarapan gih, aku berangkat ke kantor dulu" ucap Angga
Angga pergi meninggalkan Jesica yang tidak menjawab ucapannya.
Jesica keluar dari kamarnya dan pergi ke dapur. Setelah sarapan Jesica keluar dan duduk di taman.
"Hmmm bagus bangat cuaca hari ini" ucap Jesica
"Permisi, apa bu Jesica mau keluar?" tanya supir Andi
"Hmm?? Andi. Nggak kok. Aku hanya pengen menghirup udara segar saja" jawab Jesica
"Oh kalau begitu saya permisi dulu" ucap Andi
"Eh, kamu temenin saya dong sekalian ngobrol-ngobrol" ucap Jesica
"Sa..saya bu?? Aduh gimana ya, saya...."
"Nggak apa-apa. Kamu juga udah bagian dari keluarga kok, kan kamu kerja sama kami. Ayo duduk" timpal Jesica
Andi pun duduk di samping Jesica dengan agak berjarak.
"Sekarang kamu ceritain soal kehidupan kamu. Yaa keluarga kamu mungkin, pokoknya cerita saja yang ingin kamu ceritain. Oke?" ucap Jesica
Andi pun menceritakan tentang keluarganya pada Jesica. Sementara Bi Asni senang melihat Jesica yang dekat dengan supir pribadinya.
Dia dari keluarga kaya, tapi sifatnya sangat tulus dan tidak membeda-bedakan status sosial yang lebih rendah darinya. Batin Bi Asni
❤🤍❤🤍❤🤍
Siang harinya, Alex baru selesai melakukan operasi. Dia pun segera siap-siap pergi ke kantor tempat Vivi bekerja.
10 menit kemudian, Alex sudah sampai di kantor. Dia langsung bertanya pada resepsionis ruangan Tama dan Vivi.
"Mohon maaf pak, sekitar 30 menit yang lalu Pak Tama keluar bersama Ibu Vivi. Seperti nya Ibu Vivi pingsan, tadi saya melihat Pak Tama menggendongnya" jawab resepsionis
30 menit yang lalu? Aku masih berada di ruang operasi saat itu. Batin Alex
"Oh baiklah, terimakasih atas informasinya" ucap Alex
Alex kembali ke dalam mobilnya.
Apa sakit kepala Vivi kambuh lagi? Pasti. Batin Alex melajukan mobilnya menuju rumah sakit.
10 menit kemudian Alex sudah sampai di rumah sakit dan langsung menanyakan pasien atas nama Vivi pada Dokter.
Alex berlari ke ruang ICU dan melihat Tama baru keluar dari ruangan itu.
"Bagaimana keadaan Vivi?" tanya Alex
"Anda sahabatnya Pak Angga kan?" tanya balik Tama
"Iya" jawab Angga
"Hmm pas kalau begitu. Saya ingin bicara dengan anda. Penting" ucap Tama
"Ada apa? Apa ini ada hubungan nya dengan Vivi?" tanya Alex
"Hmm" Tama mengangguk
Tama dan Alex duduk di ruang tunggu.
"Bagaimana keadaan Vivi?? Apa kepalanya sakit lagi?" tanya Alex
"Dia tidak baik-baik saja" jawab Tama
"Maksud anda?" tanya Alex
"Saya baru saja mendengar penjelasan dokter soal keadaan Vivi dan....akibat sering kepala yang dia alami adalah karena Kanker otak" jawab Tama
Deg........
"A...a..apa?? Ka...kanker??" tanya Alex
"Hmm. Saya pun kaget mendengarnya, Vivi tidak pernah cerita soal ini pada saya. Memang dia sering mengeluh sakit kepala dan selalu menolak untuk saya bawa ke rumah sakit, saya pun tidak mau memaksanya dan sepertinya dia sengaja menyembunyikan penyakitnya" jawab Tama
"Saya sudah melihat hasil CT scan otak Vivi. Dan Kanker Vivi ganas." lanjut Tama
"Dan Vivi menderita kanker stadium 4" ucap Tama lalu memalingkan wajahnya karena tidak bisa menahan air matanya
Alex terdiam mendengar penjelasan Tama soal penyakit dialami Vivi.
"Anda jangan katakan pada Vivi jika anda dan saya sudah mengetahui penyakitnya" ucap Tama
"Hmmm" Alex mengangguk
"Saya harap Vivi bisa bahagia sebelum dia..." Tama tidak melanjutkan ucapannya
Tama menghela nafas lalu melanjutkan ucapannya.
"Apa kamu bisa membuat Angga kembali lagi pada Vivi?? Menemaninya untuk saat-saat terakhirnya" lanjut Tama
"Maksud anda??" tanya Alex
"Biarkan Vivi didekat laki-laki yang dia cintai untuk menemaninya di saat terakhir. Saya yakin jika Pak Angga yang membujuknya untuk berobat Vivi pasti mau. Jika kamu keberatan saya akan bicara dengan Angga soal ini."jawab Tama
"Biar saya saja yang bicara pada Angga maupun Jesica. Anda fokus menjaga Vivi saja" ucap Alex lalu ia keluar dari rumah sakit menuju rumah Jesica
12 menit kemudian Alex sudah sampai di rumah Jesica. Lalu menelponnya.
Tut....tut...tut....
"Haloo Lex" ucap Jesica
"Aku ada di depan rumah kamu sekarang" ucap Alex
"Oh ya?? Oke-oke aku keluar sekarang" ucap Jesica lalu memutuskan sambungan telepon
Jesica menemui Alex, mereka pun duduk di ruang tamu.
"Kamu kenapa repot-repot datang ke sini? Kan bisa lewat ponsel" tanya Jesica
"Jes, ada yang ingin aku katakan padamu dan tidak bisa melalui ponsel" jawab Alex
"Apa?? Apa Vivi akan menikah dengan Angga?" tebak Jesica
"Jes, Vivi di rumah sakit sekarang" ucap Alex
"Rumah sakit?? Vivi kenapa???" tanya Jesica
❤🤍❤🤍❤🤍
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul:
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Rasain semua org pergi meninggalkanmu