NovelToon NovelToon
Anak Kembar Alya

Anak Kembar Alya

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:916.2k
Nilai: 5
Nama Author: israningsa 08.

Malam itu, Alya mendapat pesan dari pacarnya yang memberitahukan jika ayahnya mabuk.
Sebagai Seorang anak, Alya berniat untuk pergi menjemput Ayahnya, tapi siapa sangka di balik itu semua, pacar yang begitu ia percaya dan sangat dia cintai ternyata membohonginya.
Dia di jebak sampai tak sadarkan diri, rupanya Alya di bawa ke sebuah hotel, disana dia kehilangan sesuatu yang paling berharga dalam hidupnya.
Dan yang lebih sialnya lagi, sadar ia sudah sadar, laki-laki yang bersamanya semalam sudah menghilang entah kemana.
Beberapa bulan kemudian Alya di nyatakan positif hamil, ada dua janin di dalam perutnya, hal itu membuat Alya harus menanggung gunjingan dari orang-orang Sekitar karena kehamilannya.
Bagaimana kisah selanjutnya? akankah Alya bahagia dengan anak kembarnya? lalu siapa ayah dari kedua anaknya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon israningsa 08., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Punya Nyali

Mereka berdua duduk di sofa ruang tamu menunggu Alya pulang hingga jam 9 malam, rasa kantuk sudah pasti mereka rasakan tapi mereka menahannya, berusaha untuk tetap membuka mata.

Clik.... "Mama pul...."

Alya datang, ucapannya terhenti kala melihat kedua anaknya tengah berdiri dengan loyo dari duduknya di sofa.

"Yeah... Akhirnya mama pulang! Hoamhh.... "

Nina bersorak, kemudian menguap mengakhiri kalimatnya.

"Kalian berdua kenapa belum tidur?" Alya duduk disofa berhadapan dengan mereka berdua.

Nino memberikan surat itu padanya, "Ini ada surat dari kepala sekolah mah!"

Alis Alya bertautan menerima surat itu dari tangan Nino, "Ini surat apa? Mama buka ya!" dia mulai membukanya.

Alya membacanya dari kop surat hingga isinya, "Ini... Ini surat panggilan untuk mama! Memangnya kalian melakukan sesuatu yang salah di sekolah?"

"Apa? Tidak! Aku dan kakak tidak pernah melakukannya, kita kan masih kecil mah, dan baru beberapa hari masuk sekolah!" cerocos Nina.

"Mungkin ada hal lain mah, jadi bagaimana? Apa mama mau pergi besok pagi?" kata Nino.

"Em... Bagaimana yah... Tadi mama sudah telat masuk kerja, kalau besok telat lagi, mama takut kalau mama akan kehilangan pekerjaan mama!"

"Kalau begitu mama tidak usah pergi!" balas Nina.

"Benar! Biar aku yang mengatakannya pada kepala sekolah kalau mama sibuk!" Nino melanjutkan.

"Mama akan memikirkannya dulu!"

"Baiklah... Kalau begitu aku mau tidur sekarang ya mah! Aku sudah sangat mengantuk! Hoahh... Mama juga istirahatlah selamat malam mama! Umach!" Nina menghampiri Alya, dia mengecup pipi sebelah kanan ibunya itu.

"Selamat malam juga sayang! Terimakasih sudah menunggu mama pulang!" ia mengelus rambut putrinya penuh kasih sayang.

Alya memandangi putrinya yang sudah pergi lebih dulu dengan penuh senyuman, "Ehh Nino kenapa masih disitu? Belum mengantuk? Pergilah sayang! Atau kamu juga mau mencium mamamu sebelum tidur?" Ucap Alya menggoda Nino yang masih duduk di hadapannya.

"Ahh itu sangat kekanak-kanakan mama! Aku sudah besar!" Cetus Nino dengan datar.

"Ahaha Iya-iya anak mama memang sudah besar! Ya sudah pergilah tidur! Biar Nino tambah besar!" suruhnya lembut.

"Kalau begitu selamat malam mah!"

"Iya sayang!"

Langkahnya begitu lesu masuk kedalam kamar, Alya merasa sangat kelelahan hari ini, hari yang berbeda dari hari-hari sebelumnya, apalagi di pagi hari dia harus kerumah Daniel dulu.

Setelah peringatan yang ia berikan, Alya tak lagi menerima panggilan masuk dari Daniel, dia senang tapi entah kenapa Alya seperti berharap ada pesan darinya setiap kali ia melihat ke layar ponselnya itu.

Dan satu hal yang aneh, fikirannya seakan berkecamuk ketika teringat kalimat 'aku akan mengejarmu' yang di ucapkan Daniel dan juga foto dirinya yang berukuran besar didalam kamar membuat Alya makin penasaran sebenarnya apa maksud terselubung dari Daniel.

Seperti ada sesuatu yang tak bisa Alya pecahkan, dia juga berfikir jika Daniel memang ingin mengejarnya tidak mungkin dia datang setelah 6 tahun tanpa kabar apapun dan sekalinya muncul langsung mengungkapkan perasaannya, bukankah tidak masuk akal?.

Alya menduga Daniel hanya sedang berbohong, semacam prank untuk mengelabuinya.

***

Pagi buta Alya sudah bangun, Kantung matanya sudah seperti mata panda sekarang, terlukis jelas di wajahnya rasa lelah yang bersarang pada dirinya sejak lama.

Anak-anak masih tertidur pulas diatas kasur, ini memberi Alya waktu untuk menyiapkan sarapan.

Alya memecahkan dua butir telur ayam dari dalam kulkas untuk dibuat telur dadar, dia menuangkan daun bawang, bawang merah sedikit garam dan juga micin sebagai penyedap rasa.

Alya menuangkan sedikit minyak keatas panci penggorengan menunggu minyak mendidih lalu menuang telur yang sudah dikocok kedalamnya.

Shh....

Alya mendesis leher belakangnya sering sakit Akhir-akhir ini, mungkin karena di tempat kerjanya dia terlalu lama duduk, punggungnya juga seringkali nyeri.

Setelah selesai Alya menatanya di atas meja, dia menyiapkan piring nasidan juga kerupuk yang anak-anak suka.

Alya duduk tinggal menunggu mereka bangun, sesekali dia kembali merenggangkan urat lehernya, meminjit pelipis dengan kedua tangannya.

"Mama kenapa?" Nina datang bersama kakaknya, mereka berdua terlihat khawatir sembari menghampiri Alya.

"Kalian sudah bangun? Kesinilah kita makan bersama!" ajaknya tanpa menjawab pertanyaan Nina tadi.

"Mama sakit lagi?" Nina kembali bertanya.

"Hm? Tidak! Mama baik-baik saja! Kalian duduklah!"

Mereka berdua duduk di kursi persegi panjang itu, Alya berada di tengah-tengah mereka Nino di sebelah kiri dan adiknya di kursi sebelah kanan.

"Mah... Apa keputusan mama? Apa mama mau pergi bersama kami kesekolah?" Nina mengingatkannya.

"Ya ampun mama lupa! Sayang, tunggu sebentar mama akan mengirim pesan ke teman mama dulu!" Alya meraih ponselnya yang ia letakkan di atas meja samping tangan kirinya, dia berniat mengirim pesan untuk temannya yang tak lain adalah pemilik toko.

"Naura! Aku izin lagi hari ini yah... Kepala sekolah anak-anakku ingin menemuiku!" isi pesan Alya yang langsung terceklis dua namun belum tercentang biru.

"Mama sudah mengirimnya, kita makan saja dulu! Nanti teman mama pasti akan menbalasnya!" ucap Alya dia anggukan oleh mereka berdua.

Dert....

Ponselnya bergetar sekali, Alya melirik layarnya ternyata itu balasan dari Naura, pemilik toko.

"Iya Al... Kamu pergi saja, pentingkan anak-anakmu dulu daripada pekerjaan!"

Alya tersenyum bahagia membacanya, dia memang teman yang sangat-sangat pengertian.

"Mama akan pergi bersama kalian!" ucap Alya.

"Benarkah? Yeah... Makasih mama! Mama memang yang terbaik!" Kata Nina senang.

Sementara itu, di perusahaan Daniel, dia tengah duduk di kursi kebesarannya dengan papan nama DANIEL HENDRAWAN selaku CEO di perusahaan besar itu.

Ada banyak tumpukan berkas diatas meja tepat di hadapannya tapi dia malah terus memandangi ponsel sambil memutar-mutar kursinya.

Sesekali mulutnya tampak berdecak, seolah ingin melakukan sesuatu.

"Aku ingin sekali menelfonmu Al... Tapi aku takut kau marah lagi!"

Ternyata yang sedang ia fikirkan adalah Alya, dia ingin menelfon tapi tak punya nyali, padahal Daniel biasanya selalu melakukan sesuatu dengan sesuka hatinya.

Tapi kali ini berbeda, memang Daniel sudah sangat berubah sekarang! Dari penampilan, cara bicara semuanya berubah, tapi siapa yang tau sifat aslinya? Tidak ada, siapa tau Daniel adalah serigala berbulu domba saat ini.

1
X Y Z
dinding rumah CEO pakai gedeg bambu ya? sampai kedengaran suara di luar kamar...
nggak sanggup beli peredam suara 🤣🤣🤣🤣
X Y Z
bukan pacar itu
tapi Lo*** atau Pe**c**
pemuas dahaga situan besar..
kayak sprite.. ilangin dahaga tapi bikin candu 🤣🤣🤣
X Y Z
serius nanya buk
emang perempuan yang tidak memakai cincin emas itu pasti belum nikah ya?🤣🤣🤣
X Y Z
wkwkwk... ini poll isi bodoh atau apa?
ada korban, pelaku nggak langsung di tangkap dan beri pertolongan pertama kepada korban.. malah dialog panjang n pergi tanpa berikan pertolongan 🤣🤣🤣
TongTji Tea
bodoh
Ruzita Ismail
Luar biasa
Widia nurasih
padahal lgi seru kk...
Iluhwid Ajha
mungkin daniel ayahnya
Ryan Jacob
bagus Thor
sarah shen
rio laknat
sarah shen
ayah laknat
Masripah
Daniel hilang ingatan kali
calliga: Permisi kak, boleh bantu mampir dan beri masukan untuk novel baruku "Entomonarch", terima kasih kak dan mohon maaf mengganggu 🙏🏻
total 1 replies
🌹💐ꋪ꒤ꇙꂵ꒐ꋊ꒐ ꋪꄲꇙꏂ 🌼🌹
🎩
😁
👕👍Great!
👖
vianzty hasym
menarik jalan ceritanya
Desii Bune Arka
musuhnya daniel kan si ken itu.. dulu mencuri flasdisk itu xyak
Desii Bune Arka
sungguh aku bingung.. siapa kenn.. apa detektif yg di sewa daniel
Desii Bune Arka
baru pacaran 5 bulan aja udah percaya bangett..
Teguh wira admaja
alya juga bodo... kenapa tidak gesit
melapor dulu dgn kirim pesan ini malah bantu maling
Aqiyu
Rio diajak jalan kepantai BUI😀
Aqiyu
ahaaayyyy...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!