NovelToon NovelToon
Real Love

Real Love

Status: tamat
Genre:Komedi / Cintamanis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:128.5k
Nilai: 5
Nama Author: Redwhite

Season 1 kisah hubungan antara Sita, Agung dan juga Arum.

Season 2 berkisah konflik rumah tangga Aida dan Rama

"Eh, buset bang, panggilan spesial, emang lu pikir gue mau ma elu?" _Sita.

"Itu panggilan spesial buat dinda"_ Agung.

"Emak kawinin kamu Ta! Biar solehah." _emak Sari.

Perjodohan keduanya dilakukan saat Agung masih memiliki rupa yang menurut kebanyakan gadis tidak enak di lihat, meski dahulunya dia tampan.

Sita berusaha merubah lelaki itu kembali agar mau merubah penampilamnya.

Di tengah kebahagiaan mereka, Arum–sang mantan kekasih, kembali mengharapkan dirinya, bahkan dengan terang-terangan rela di jadikan istri kedua.

Apa, Sita dan Agung bisa menyelesaikan permasalahan rumah tangga mereka, akibat mantan yang selalu mengganggu?

Season 2

Aida yang merupakan adik kandung Agung, memiliki suami yang selalu menyusahkan keluarganya.

Konflik keduanya selalu melibatkan keluarga Sita dan Agung.

Sampai ... sebuah kejadian membuat lelaki pilihan Aida itu menyesal.

Apa mereka akan tetap bisa bersama, atau Aida memilih melepaskan sang suami pada akhirnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Redwhite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rolan Rambut Masih Terpasang

"Mel!!" pekik Sita lantas berlari menuju halte, dimana terlihat sahabatnya tengah menutup wajahnya dan menangis, terlihat dari bahunya yang naik turun.

Ameliya mendongak, lantas segera memeluk Sita, namun tangisnya langsung terhenti, kala melihat sandal yang di gunakan Sita berbeda, dimana Sita memakai slop di kaki kiri dan sendal japit di kaki kanan.

"Ngap lu gila?! tadi nangis tau-tau ketawa!" omel Sita.

Ameliya masih tertawa hingga, dia berjongkok menahan kram perutnya.

"Lu liat dah sandal lu!" ucap Ameliya di sela tawanya.

Sita lantas melihat ke bawah, dan terlonjak segera melepaskan alas kakinya.

Namun, sendal japit mendarat di punggung Ameliya yang masih berjongkok.

"Elah, sakit Ta! kena tayi otok ngga tuh!" (kotoran ayam)

"Bodo amat!" lantas segera memberhentikan angkot yang berjalan, Ameliya lantas mengikuti Sita masuk ke dalam angkot.

Flashback....

Sita sedang berbaring sambil merawat wajah menggunakan masker, sedang asyik mendengarkan musik, tiba-tiba panggilan masuk dari sahabatnya.

Sita lantas mengangkatnya, terdengar tangisan Ameliya yang menyayat hati di seberang sana.

"Ta! gue patah hati, sakit banget," ucap Ameliya.

Sita yang tak berpikir panjang segera bangkit, meski dia masih mengenakan kaus longgar dan celana training.

Bahkan rolan rambut masih terpasang di dahinya, "Lu dimana?" tanyanya terburu-buru.

Setelah Ameliya menjelaskan lokasinya, Sita tanpa pikir panjang segera berlari keluar kontrakan hendak menyusul sahabatnya.

Sampai di depan, dia lantas menaiki ojek, untuk mengantarnya ke alamat yang Ameliya sebutkan.

Karena jalanan macet, Sita memilih turun, dia segera membayar ongkosnya, dan berlari, orang-orang bahkan melihatnya heran, sandal berbeda, rol-an masih terpasang.

Saat sampai di tempat, Sita sebenarnya akan memasuki cafe tempat yang di katakan Ameliya, namun, dia melihat siluet Ameliya yang menangis di halte, dia tak jadi masuk ke cafe.

Back to story ...

Di dalam angkot, Ameliya masih tertawa cekikikan yang di balas dengusan sebal Sita.

Ameliya bahkan mencopot rol-an di dahi Sita, "makasih ya, gegara tingkah konyol lu, akhirnya gue berenti nangis," rayu Ameliya.

Sita mendelik, namun sedetik kemudian, keduanya memulai drama dan berpelukan, yang membuat penumpang lainnya mencibir atas tingkah keduanya.

"Ih cantik-cantik, ngga normal!" sindir wanita di pojok angkot.

"Syirik aja!" balas Sita judes.

Keduanya lantas berhenti di gang menuju kontrakan mereka, Ameliya mengajak Sita ke mini market dan duduk di depannya sambil memakan es krim.

"Trus kenapa lu mewek Mel?"

Ameliya menghembuskan nafasnya kasar, "ternyata dia dah punya calon bini, sama kek elu dia di jodohin!"

"Dia php-in lu gitu? dari kemaren-maren, dah bikin lu senyum-senyum sendiri kek orang gila, tau-taunya temenan doang?"

"Gue aja kali ke baperan, kalo di pikir-pikir, isi chat dia biasa aja, tapi karena gue masih demen ma dia, jadi ya bayanginnya yang indah-indah."

Ponsel Sita berdering, dia lantas segera melihat layar ponselnya dan Devi ternyata yang menelponnya.

"Ta!" pekiknya.

Sita langsung menjauhkan ponsel, begitu mendengar suara yang memekakan telingan.

"Apaan sih lu treak-treak!" sungut Sita.

"Dimana lu?"

Sita lantas menjawab jika dia dan Ameliya sedang berada di minimarket depan gang.

Tanpa menjawab, Devi segera mematikan panggilannya, dan berencana menyusul keduanya.

Setelah sampai, Devi segera mendekati keduanya, belum sempat dia memarahi kedua sahabatnya, Devi lantas tertawa terbahak-bahak melihat penampilan keduanya.

"Astaghfirullah, lu bedua kenapa dah, kaya gembel gitu!" kelakarnya.

Sita dan Ameliya saling memandang, lantas ikut tertawa bersama Devi.

Maskara yang berantakan, bekas lelehan air mata, serta mulut yang belepotan karena es krim membuat penampilan Ameliya benar-benar lucu.

Sedang Sita, rambut berantakan, kaos oblong, sendal berbeda-beda, jelas lah keduanya di katakan aneh oleh Devi.

"Kenapa? kencan lu berakhir tragis Mel?" tanya Devi.

"Ho'oh"

"Elu juga Ta, pintu kontrakan ngablak, dari mana sih?"

"Eh, iya kah? trus sampe lu datang masih ngablak aja?" (ngablak:terbuka lebar)

"Engga ... gue kata bu Neneng, katanya elu maen lari aja ngga nutup pintu, dia lah yang ngonciin."

Devi lantas bangkit dan masuk ke mini market, dia belanja banyak camilan, sebab, dia tau akan ada obrolan panjang di kontrakan nanti.

"Wih boss, mborong nih!" seru Sita.

"Brisik lu pada, yuk balik, jangan kek orang susah!" dengus Devi.

Mereka bertiga akhirnya kembali ke kontrakan, inilah arti sahabat bagi mereka, saling mengerti satu sama lain.

Malamnya, mereka akhirnya kembali membicarakan masalah Ameliya, dan memberi semangat kepada sahabatnya agar sabar dan tabah, mungkin mereka memang tak jodoh.

Lagi asyik berbincang, Agung menelpon Sita.

"Assalammualaikum ... bang,"

Sita mendengarkan apa yang sedang di bicarakan Agung, ternyata dia dan ibunya sedang berada di rumah Sita.

Aminah meminta Sita untuk pulang, sebab mereka akan membeli kebaya untuk acara lamaran nanti. Sita lantas menjawab iya.

"Ada apa Ta?" tanya Devi.

"Libur besok balik yuk, mo beli kebaya gua, kalian juga!" ajaknya.

"Ok, gratiskan?" tanya Ameliya.

"Hemmm ..." gumam Sita.

.

.

.

Mereka bertiga, tengah bersiap untuk pulang ke rumah, sebab mereka akan ikut membantu persiapan acara lamaran Sita.

Aminah menggunakan kendaraan online bersama Sari dan sahabat-sahabat Sita, sedang Sita bersama Agung menaiki mobil bak terbuka.

Mereka sampai di pasar yang dituju, berbagai pakaian memang terdapat di sini, sebab itu adalah pasar terlengkap di kota mereka.

Saat sedang memilih-milij di butik khusus kebaya, mereka berpapasan dengan Arum dan ibunya.

"Assalammualaikum Umi," sapa Arum lantas menyalami Aminah.

Lina yang tadi tak melihat jadi terhenyak, saat anaknya tiba-tiba mengucapkan nama yang sangat dia benci.

"Wa'alaikumsalam nak Arum."

"Oh, jadi ini calon istrinya Agung, panteslah, ati-ati aja, tau-tau di jadiin tumbal kamu!" sinis Lina.

"Astaghfirullahal adzimm!" bentak Sari.

"Lu punya mulut masih aja songong ya Lin, fitnah lu tau ngga!" omel Sari.

Sedang Agung dan Aida menopang tubuh Aminah, yang mencengkram erat dadanya.

Agung ingin sekali membentak, wanita yang bermulut seperti bisa itu, tapi melihat situasi pasar yang ramai, dia tak ingin membuat keributan.

Saat Sari akan kembali beradu mulut dengan Lina, Sita yang maju kedepan, berdiri persis di depan Lina.

Tubuh Sita yang tinggi membuat Lina mendongak menatap gadis yang menatapnya sengit.

"Anda punya bukti kalo mereka pesugihan! inget ya Bu, ini negara hukum, kami bisa memenjarakan anda atas fitnah, mau!" ucapnya dengan giginya yang di rapatkan dan mendelik.

"Eh songong ya anak kamu Sar, persis kaya emaknya! ajarin noh sopan santun," sungut Lina.

"Huft ... sopan santun? buat orang kaya situ sopan santun ngga berlaku, mulut ngga di sekolahin, kalo iri bilang boss!"

"Sudah Dinda, ngga enak, ayo kita masuk aja, ngga usah di ladenin," ajak Agung lantas memeluk Sita dari samping dan mengajak yang lainnya masuk.

Hati Arum berdenyut nyeri, mendengar panggilan mesra Agung, sedang dirinya tak pernah di perlakukan istimewa oleh calon suaminya.

Lina masih mengatakan sumpah serapahnya, sedang Arum berusaha menyeret sang ibu untuk segera berlalu dari sana, dia benar-benar malu atas kelakuan sang ibu.

Bahkan Agung tak memandangnya sedikitpun, Arum berpikir mungkin Agung akhirnya muak kepada dirinya dan sang ibu.

"Ngapain sih, biar mamah bales tuh anaknya si Sari, belagu banget!" Lina berusaha memberontak dari seretan Arum.

"Cukup mah! aku malu!"

Arum lantas meninggalkan Lina, orang-orang di sekitar pasar memperhatikan kejadian tadi, dan bena-benar membuat Arum malu.

.

.

.

tbc.

1
N Wage
Luar biasa
Nayaka
😆😆😆😆
elvi yusfijar
keren, seperti kehidupan sehari2 ga hrs kantoran mulu,,,pokoknya recommend bgt deh
elvi yusfijar
tiba2 tamat aku terkejut ,,,, setela maraton bacanya,,,
akhir dari aida gimana thor,, bonchap dong
~Burberry
iloveyou thor 🥰
~Burberry
yukk aida bisa yukk cari laki lain yukk 😅
~Burberry
ini pilihanan mu ai ..
Vi: Semangat bacanya ka, terima kasih sudah mampir, mampir juga ya ke novelku yang lainnya🥰🙏
total 1 replies
~Burberry
rama kalo lu kaga tobat mending wassalam aja lah
~Burberry
buang aja rama .. biar jodohin sama arum
~Burberry
wahh hidup aida berwarna sekali
~Burberry
orang yg kyk bu lina ini emang menambah warna kehidupan orang yakk 😅
~Burberry
sampe seaching loh gelang keroncong itu gmn bentukannya .. apalagi beli 20 .. alamakk belum lagi disetiap jari ada 2 cincin .. panas panas 🤣
~Burberry
untung sita strong 😅
~Burberry
karma nya apa ya yg cocok buat duo medusa itu ??
~Burberry
bukannya ada bukti chat panjang kali lebar arum ke agung waktu itu?
~Burberry
bikin kesel nya dapet loh 😅
~Burberry
euleuh euleuh buah simalakama eta mah
~Burberry
arum bunga vangke😅
~Burberry
euleuh euleuh ini mah anti ceo ceo an ... top😅
~Burberry
pantes namanya aida 😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!