NovelToon NovelToon
My Cold Police

My Cold Police

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:873.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: Wulan Jadhoo

" Aku pikir dengan dengan hangat ku, aku mampu mencairkan hatimu yang beku... Hingga aku tak sadar ketika dingin mu menyapa nyaris membuat hati ku mati rasa "

Kiana Ainara tak pernah tahu kapan ia mulai jatuh cinta kepada seorang polisi yang merupakan Kakak sepupu nya sendiri.

Tapi Karena sikapnya yang periang dan selalu berisik berbanding terbalik dengan Raynand yang lebih pendiam dan tegas, hingga Kiana kesulitan mengikis jarak di antara mereka.

Mampukah Kiana membuat Raynand jatuh hati padanya ?

( Sequel dari I Hate You Mr.Police & Our Feelings )

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulan Jadhoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nama Kontak

Kiana langsung berlari masuk ke rumah ketika Raisha menghentikan motor tepat di depan rumahnya. Tanpa kata-kata apapun.

Raisha merasa ada yang aneh pada saudara sepupunya itu. Sebab dari dari tadi Kiana hanya diam saat pulang, bahkan saat singgah ke perpustakaan kota Kiana tak bicara sepatah katapun. Kadang jika di tanya jawabannya tidak nyambung sama sekali.

" Kiana,, ntar malam jadi kan nginap di rumah lagi " teriak Raisha. Namun tak mendapat jawaban apa-apa dari gadis itu.

" Heh,, ada apa sih dengan dia,, dari tadi horor banget,, apa lagi datang bulan yah ? " setelah menggerutu sendiri, Raisha pun melanjutkan kembali perjalanan pulang ke rumah nya.

Kiana langsung berlari ke kamar dan mengunci pintu rapat-rapat. Saat ini ia benar-benar ingin sendiri. Suasana hatinya sedang berkabung. Yang ada di pikirannya saat ini hanyalah Raynand yang sedang dekat dengan gadis lain.

Kiana langsung menjatuhkan tubuhnya di atas tpat tidur. Ia menutup wajah nya dengan bantal. Ia tahu bahwa saat ini ia tak mampu lagi menahan tangis.

Kiana terisak....

" Apa jatuh cinta memang sesakit ini ? " lirihnya.

Meski sebenarnya ia tahu, bahwa tak ada yang baik jika cinta bertepuk sebelah tangan.

Kiana mengambil ponselnya, dan melihat foto seorang pria di dalam galeri ponsel nya. Itu foto Raynand yang ia ambil dari akun Facebook nya.

" Aku harus bagaiamana lagi untuk membuat Abang suka sama aku,,, ? Bahkan aku pernah menjadi orang lain agar Abang melihat ku sekali saja,,, tapi itu sia-sia " Kiana seperti mengomel pada foto Raynand

Kiana mengubah posisinya jadi duduk dengan kaki di lipat.

" Apa hebatnya Melani di banding aku Bang? Masalah cantik,, aku ini jauh lebih cantik dari dia " dengan PD nya ia berkata. Tapi memang faktanya Kiana memang jauh lebih cantik dari Melani.

" Atau karena dia lebih dewasa dan kalem di mata Abang, sehingga dia terlihat spesial di mata Abang ? " sambil menunjuk-nunjuk foto Raynand.

" Asal Abang tahu,, Meski semua kriteria wanita idaman Abang ada pada Melani,, belum tentu dia baik buat Abang,,, coba lihat aku sekali aja Bang,, aku ini jauh lebih tulus mencintai kamu dari siapapun "

Kiana seperti kehilangan akal sehat saat mengomel sendiri.

Kiana kembali terisak dan membawa foto Raynand yang ada di ponsel nya kembali dalam peluknya.

Air matanya kini menganak sungai.

"Aku padamu itu tulus Bang,,, bukan kaleng-kaleng "

Karena terlalu lama meratapi kisah cintanya yang kian tak berbalas, dan mungkin karena matanya terlalu lelah hingga Kiana tertidur dengan sendirinya.

**

Raisha di landa gelisah, dari tadi ia mengirim pesan kepada Kiana, Namun satu pun tak ada yang di baca. Berkali-kali Raisha mencoba menghubungi Kiana, namun tak di jawab.

Padahal malam ini mereka berencana akan tidur bersama di rumah Raisha.

Karena merasa khawatir, Raisha memutuskan untuk ke rumah Kiana.

Raisha berlari, hingga tak sengaja menabrak sang Abang.

" Aduh,, kalau jalan liat-liat dong Bang " Raisha mengomel.

Raynand memasang wajah yang bingung. Entah siapa yang sebenarnya salah, atau siapa yang menabrak siapa. Bukannya gadis inilah yang berlari sangat terburu-buru hingga tak melihat siapa yang ada di depannya.

" Iya, Maafin Abang yah.. Abang lari nggak liat-liat " Ucapan maaf sang Abang mengandung sindiran. Sehingga Raisha tersadar kemudian tertawa seperti orang bingung.

" Hehehe,, Raisha lagi buru-buru Bang " ucapnya

" Kamu mau kemana memang nya ? "

" Mau ke rumah Kiana, Bang "

" Oh " seakan tak tertarik dengan nama gadis itu Raynand hanya memberi respon seadanya

" Eh, tunggu Bang " langkah Raynand terhenti

* Apa ? "

" Waktu Abang pulang,, Abang nggak ketemu Kiana, atau liat Kiana di pinggir jalan gitu " pertanyaan konyol dari Raisha

" Hah,, buat apa Abang ketemu sama Kiana,, lagi pula kenapa juga teman kamu itu harus ada di pinggir jalan,, kayak nggak ada kerjaan aja " ucap Raynand

" Ish,,,, siapa tau Abang sempat liat Kiana,, soalnya dari tadi aku chat nggak di balas di telfon nggak di angkat " kata Raisha

" Mungkin dia lagi tidur " tebak Raynand

" Nggak mungkin Bang,, aku tau Kiana, meski dia tidurnya seperti orang mati,, tapi jika saat nya bangun dia pasti bangun, apa lagi ini udah hampir maghrib,, nggak mungkin Kiana tidur " jelas Raisha

" Yaudah, terserah " kata Raynand cuek

Beberapa menit kemudian akhirnya Raisha tiba di rumah Kiana, melihat Papi Andri yang baru saja turun dari mobil. Raisha langsung menghampiri nya.

" Papi,, baru pulang " sapa Raisha

"Iya sayang,, tumben kamu kesini, pas Maghrib pula " kata Papi Andri

" Aku mau cari Kiana Pi " balas Raisha

" Oh,, yaudah.. ayo masuk,, Kiana pasti ada di dalam " Papi Andri menggandeng Raisha masuk kedalam rumah.

Raisha menggedor-gedor pintu kamar Kiana setelah sampai di di depan kamar gadis itu. sekali dua kali tiga kali gedoran tak ada jawaban dari dalam.

Hingga Raisha mengerahkan seluruh tenaganya,, kali ini gedoran Raisha begitu keras hingga Mami Tia yang ada di bawah mampu mendengar nya.

" Kenapa Nak,, Kiana nggak buka pintunya yah ? " Mami Tia menghampiri Raisha

" Iya Mi,, mana pintunya di kunci lagi " kata Raisha

Akhirnya Mami Tia ikut mengetuk pintu kamar Kiana, sesekali menggoyangkan gagang pintu kamar itu.

" Iya loh di kunci,, nggak biasanya dia kayak gini " kata Mami Tia

" Kiana kenapa yah Mi,, dari tadi aku telfon juga nggak di jawab,, makanya aku kesini " raut wajah Raisha menunjukkan kekhawatiran

" Memang nya tadi di kampus kalian ngapain aja,, apa terjadi sesuatu? " tanya Mami. Raisha berpikir sejenak

" Kayaknya nggak ada deh Mi,, kita baik-baik aja,, trus waktu pulang kita mampir ke perpustakaan kota sebentar udah gitu nggak kemana-kemana lagi " jawab Raisha.

" Kok kalian ngerumpi di depan kamar Kiana ? " Papi Andri menghampiri mereka

" Ish,, siapa yang ngerumpi sih Pi,, ini Kiana dari tadi nggak buka pintu " jawab Mami Tia

" Mungkin dia lagi mandi " kata Papi enteng

" Aku khawatir nih Pi,, dari tadi Kiana nggak angkat telfon aku " kata Raisha

" Udah,, Kiana pasti lagi mandi di da- " belum menyelesaikan kalimatnya, Pintu kamar itu terbuka. menampakkan si pemilik kamar dengan rambut yang masih basah

" Nah, tuh Kiana " sambung Papi Andri

" Lah, kalian ngapain nongkrong di depan kamar aku? udah pada kayak mau demo " ucap Kiana

" Kamu itu yang ngapain dari tadi,,, aku telfon nggak di jawab " omel Raisha

" Kamu juga mengunci pintu kamar kamu,, Raisha sama Mami udah hampir setengah jam loh di sini " sambung Mami

" Heheh,, maaf Mam,, aku lupa bukan kunci,, aku tadi lagi menikmati berendam air hangat " kata Kiana

" terus kenapa telfon aku nggak kamu angkat ? " tanya Raisha

" Hp nya aku silent Ra, maaf hihihi "

Raisha memutar bola matanya malas, ia merasa kekhawatiran nya sia-sia.

Dua gadis itu sudah berada didalam kamar. Kiana sibuk mengeringkan rambutnya, sementara Raisha sibuk melihat majalah fashion.

Tiba-tiba Ponsel milik Kiana menyala, tapi tak bergetar atau bersuara sama sekali. Untungnya ponsel itu ada di samping Raisha sehingga Raisha bisa melihatnya.

" Ponsel kamu menyala tuh, kayaknya ada telfon masuk " kata Raisha, tanpa menyentuh ponsel itu

" Oh yah,, dari siapa ? " tanya Kiana, masih sibuk mengeringkan rambutnya.

" Dari Abang Es Balok " jawab Raisha.

Kiana menghentikan gerakannya, seakan tak percaya dengan apa yang disampaikan Raisha barusan.

" Hah, dari siapa ? " tanya nya sekali lagi

" Abang Es balok,,, ini siapa sih? kamu langganan sama tukang es yah? buat apa ? " Raisha penasaran

Kiana tak menjawab, ia sibuk dengan perasaannya, seakan tak percaya bahwa orang yang ia beri nama Bang Es balok menelfon nya.

Bang Inand nelfon aku?? Untuk pertama kali dalam sejarah, pria dingin itu menelfon ku.... Batin nya

" Kiana,,, ishhh bengong aja... Nih kang Balok masih nelfon " kata Raisha menyodorkan ponsel kepada pemilik nya

Kiana meraih ponsel itu " ehem ,, ehem .. " memperbaiki suaranya dulu sebelum menjawab telfon.

Raisha bingung akan tingkah sahabat sekaligus sepupunya yang berlebihan itu.

* Dih,, angkat telfon dari penjual es balok aja sampai segitunya " gerutu Raisha

" Iya Halo Bang " Kiana berbicara selembut mungkin

"...... "

" Iya ada, Kenapa ? "

",,,,, "

Entah apa yang di bicarakan oleh si pemanggil itu, sehingga raut wajah Kiana yang tadinya berbinar-binar, mendadak cemberut dan kusut.

" Nih,, ada yang cariin " Kiana menyodorkan ponsel kepada Raisha.

Raisha tidak langsung menerima ponsel itu.

" Hah, ngapain tukang es nyariin aku ? " tanya nya polos

" Entah lah,, dia cuma mau ngomong sama kamu " kata Kiana sewot. Raisha menerima ponsel itu dengan ragu

" Iya, halo " kata Raisha

" Halo Dek,, ini Abang " kata Pria di seberang sana. Raisha kaget, pria itu ternyata sang Abang

" Ini Abang,, astaga aku pikir tukang Es balok " kata Raisha, gadis itu tertawa

" Eh, jangan durhaka kamu yah sama Abang " kata Raynand protes

" Salahin Kiana tuh,, nama Abang di sini di kasi Abang Es balok, aku pikir tukang es batu tadi nya hahahha " tawa Raisha pecah.

" Emang dasar yah..." Omel Raynand

" Abang cari aku kenapa? kan bisa telfon hp aku " kata Raisha

" Gimana Abang mau telfon kamu,, hp kamu aja tertinggal,, ini aja aku dapat nomor teman kamu dari Mamah "

" Oh iya lupa,, saking khawatir nya aku sama Kiana, jadi lupa bawa ponsel heheh,,, jadi Abang ada perlu apa nih sama aku ? "

" Gitar Abang kamu taro dimana Dek,, ? " tanya Raynand

" Oh,,gitar Abang ada di kamar aku, di gantung dekat lemari sepatu " jawab Raisha

Raynand mengakhiri panggilannya saat mendapat jawaban dari sang adik.

" Jahat kamu yah Kin " kata Raisha menunjuk Kiana

" Kenapa ? " tanya Kiana

" Kok nama Abang kamu kasi tukang Es ? "

" Yah, karena Abang kamu itu dingin kayak Es "

" Eh, sembarangan, Abang itu hangat yah " Raisha membela Abang kandung nya

" Iya, hangat sama kamu doang,,, sama aku dinginnya minta ampun, kadang aku kesal banget " kata Kiana. Raisha memang tak pernah memperhatikan bagaimana sikap Abang nya terhadap Kiana, sehingga ia merasa bahwa sang Abang akan bersikap sama pada semua orang, termasuk Kiana.

" Masa sih ? "

Kiana tak menjawab, Ia mengangkat bahu lalu berbalik menghadap cermin, tak perduli, seolah bicara, pikir saja sendiri. begitu maksudnya.

Sementara Raynand, setelah menemukan gitar kesayangannya dikamar Raisha. Ia naik ke atas balkon lalu menghibur diri disana.

Belum memainkan gitarnya. Ia teringat ucapan Raisha di telfon tadi. Tentang nama kontak dirinya di ponsel milik Kiana.

" Es Balok " Raynand tertawa kecil mengingat nya.

Lalu ia mengambil ponsel nya, dan melihat nomor Kiana yang belum ia beri nama.

Awalnya ia ingin menghapus nomor itu, namun ia urungkan. Ia lalu memutus kan untuk memberi nama pada nomor Kiana di ponselnya.

Burung Beo

Raynand tertawa setelah menulis nama kontak Kiana di ponselnya. Seakan melakukan hal yang sama. Anggap saja balas dendam.

-

Slow update yah 🙏

1
Ernawati Dewi
nyesss😭😭😭😭
Riyena
Kecewa
Phyluphyta
Luar biasa. Aq sangat menjiwai nya, senyum2 sendiri nya sapa, nangis sendiri nya dapat, ketawa ngakak nya juga dapat. Semangat yah thorr, semoga makin sukses 💪
Phyluphyta
Salah satu novel terkeren yang pernah aku baca. Senang sedihnya dapat.. Semangat yah thorr 😘💪
Muliati Muliati
Luar biasa
suharlina
udah ngak dilanjutkan y
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
MissHaluuu ❤🔚 "NingFitri"
Hai kk author.. ikut gabung ya meski dah ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊 ending soalx bru nemu judulnya 🤭🤭🤗🤗🤗
adiah diah
Wah aku ketinggalan nih, makasih yah thor untuk up nya 😊😊
dewi susanti
nanti d lanjut sama cerita ny adikny bang Ray SM kiana
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
suharlina
asiknya atan disayang semuanya
Tya Amelia Sianturi 💜🥰🥰🥰
betapa bahagianya Atan punya keluarga yg menyayanginy.
💪💪💪💪 Semngat Thor up ny
Dian Rahmawati
harmonis banget keluarga ini
adiah diah
Sampai lupa aku alur ceritanya thor karena kelamaan nunggu up nya, tapi syukurlah akhirnya up juga

Selamat untuk kiana atas kehamilanya bahagia dengarnya, dan selamat untuk raynand yang sebentar lagi jadi papa muda dua anak 😊😊
Tya Amelia Sianturi 💜🥰🥰🥰
Alhamdulillah..sekian purnama Thor di pantengin akhrny up juga....
yg Semngat ya Thor up ny. 💪💪💪🤭,jngan gantung2 Thor, jiwa ku meronta2 menantiny 🤭🤭🤭🤭😂🥰
suharlina
akhirnya up lagi
dewi susanti
setelan sekian purnama br dpt notip langsung gercep baca,d lanjut kak
Dian Rahmawati
baru di lanjut lagi..selamat Kiana dan Reynand atas kehamilan nya
Yuni Rahma
Kiana and Abbas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!