NovelToon NovelToon
Ardhan

Ardhan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Misteri / Tamat
Popularitas:123.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daratullaila 13

Ardhan Husein Zakhori adalah CEO di Millenial Group. Ia mewarisi perusahaan Kakeknya. Pribadinya yang sangat ramah membuatnya disukai banyak orang. Ia memiliki ambisi yang besar diumur yang masih muda. Namun, karena Kakeknya semakin tua dan mulai sakit-sakitan ia harus mencari calon istri dan menikah secepatnya. Saat itu pula cinta masa kecilnya datang.

"Will you marry me?" tanya Ardhan.
"Yes, I do," jawab wanita itu.

Ardhan yang malang. Ia tak tau jika hal itu akan menjadi awal ia mengetahui banyak kenyataan pahit. Akankah Ardhan menerima kenyataan dan mempertahankan cinta masa kecilnya? Atau menikahi orang lain demi mewujudkan keinginan Kakeknya? Dapatkah Ardhan bertahan dengan semua ujian ini? Penuh puzzle yang harus diselesaikan, ikuti perjuangan Ardhan dalam cerita ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daratullaila 13, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perlawanan

..."Ketika kau sudah menjatuhkan hati kau harus siap menerima konsekuensi."...

...✨...

Key terbaring tak sadarkan diri di ranjangnya. Sandra bilang ia sudah tak sadar sejak kemarin sore. Ya itu tepat terakhir kali Ardhan bermain dengannya.

"Key kenapa Tante?" lirih Ardhan sendu melihat kondisi Key.

"Key lagi berjuang. Kita bantu doa aja ya," jawab Sandra ibu Key.

"Key lagi berjuang? Key lagi perang?" tanya Ardhan polos.

"Iya sayang Key lagi perang melawan virus kecil," jawab Attila ibu Ardhan.

"Key aja bisa melawan teman aku yang jahat sama Iko. Dia pasti bisa melawan virus yang kecil," ujar Ardhan pada kedua wanita itu.

"Tapi kenapa Key belum bangun juga? Kan virusnya kecil. Aku bantu lawan ya Ma. Bolehkan Ma?" tanya Ardhan memohon.

"Iya kamu bantu doa di sini aja ya," jawab Sandra.

Ardhan menengadahkan tangannya.

"Ya Allah semoga virusnya bisa dikalahkan Key, semoga Key cepat bangun, semoga Key gak ketemu virus terus. Ya Allah bantu Key. Ardhan gak suka lihat selang-selang di tubuh Key. Ya Allah kabulkanlah doa Ardhan. Kalau Key udah bangun Ardhan akan jaga dia ya Allah. Amiinn ...," Ardhan mengaminkan doanya diikuti dua wanita di belakangnya.

Key masih belum sadar. Ardhan masih setia menemani Key.

"Siapa yang datang Ma?" tanya seorang pria seumuran Papa Ardhan.

"Teman Key," jawab Amira.

"Oh dia," ucap pria itu.

Pria itu adalah Gara, Papa Key. Hubungan Ardhan dan Key memang baik tapi hubungan Papa mereka kurang baik. Namun, Ardhan tak mengetahui hal ini.

Gara menatap Ardhan sinis. Ardhan yang polos hanya membalasnya tersenyum.

***

Ardhan memarkirkan Ferrarinya dan memasuki rumah. Ia segera menuju ruang kerjanya dan menemui Noah.

"Kenapa?" tanya Ardhan saat sampai.

"Ini bang saham kita turun drastis," jawab Noah panik.

"Sini gue cek," ucap Ardhan merebut kursi Noah.

Ia menatap komputernya serius. Ia melihat saham perusahaannya turun begitu cepat.

"Pasar saham udah tutup?" tanya Ardhan.

"Empat jam lagi tutup bang," jawab Noah.

"Kita harus beli saham besar-besaran," tegas Ardhan.

"Tapi bang kalo uang perusahaan habis kita bisa bangkrut," ucap Noah mengingatkan.

"Cepat beli! Hubungi semua karyawan! Mereka harus bergadang hari ini!" bentak Ardhan.

Noah menghubungi staf-stafnya. Mereka memang belum pulang sejak tadi. Sejak siang saham sudah mulai turun. Namun, karena Noah tau Ardhan lagi ngasih Key kejutan ia menolak memberitau Ardhan.

Ardhan sibuk mengetik sana-sini. Matanya melirik kanan-kiri dengan cepat. Malam ini ia akan membeli saham besar-besaran. Ia tau resikonya fatal jika gagal tapi jika dia berhasil itu juga akan menyelamatkan perusahaan.

"Saham mulai naik sedikit bang," ucap Noah.

Ardhan masih fokus. Ia mengacuhkan Noah tapi tetap melihat komputernya. Diikutinya saran-saran dari Noah, mengecek pembukuan dan membeli saham-saham kecil.

"Bang satu jam lagi," ucap Noah panik.

"Cepat beli semua!" tegas Ardhan.

"Uang kita menipis bang!" bentak Noah.

"Habiskan!" bentak Ardhan balik.

Noah hanya menurut. Ia yakin pilihan Ardhan adalah yang terbaik. Ia sama sibuknya dengan Ardhan. Mengecek komputer dan menelepon sana-sini.

Klik

"Bang pasar saham sudah tutup," ucap Noah panik.

"Yaudah ayo tidur," jawab Ardhan santai.

"Lo tidur aja duluan bang," tolak Noah.

Ardhan pun berjalan ke kamarnya. Ia akan membersihkan tubuhnya terlebih dahulu. Ia mengisi bathup dengan air hangat dan memberi aroma terapi.

Ardhan berendam cukup lama untuk merilekskan tubuh dan pikirannya. Ia tak ingin memikirkan apapun sekarang. Ia lebih memilih memikirkan kenangan indah bersama Key.

Setelah satu jam berendam, ia bangkit dan berpakaian. Ia akan mulai berperang lagi malam ini.

Siapa yang berani bangunkan singa tidur, batin Ardhan.

Ardhan berjalan menuju ranjang. Ia membawa laptop di tangannya. Ia segera membuka laptop dan memainkan peran lamanya.

Ya, Ardhan dulu pernah menggeluti dunia hacker. Namun, ia hanya mempelajarinya tak sampai merugikan orang lain. Daya ingat Ardhan cukup baik sehingga ia masih menguasai bidang itu dengan baik pula.

"Hmm ...," gumamnya saat menemukan sesuatu.

"Calon Papa mertua berani bermain api ya. Kita lihat sekarang," ucapnya serius.

Siapa lagi kalau bukan Gara, Papa Key. Ternyata Lintang Group yang menjatuhkan saham mereka.

"Sudah miskin masih mau tambah miskin ya," ketus Ardhan kasar.

Ardhan mengetik cepat di laptopnya. Matanya fokus pada laptop dan pikirannya fokus pada rencananya.

"Walau calon Papa mertua tapi aku akan jatuhkan juga. Kan Papa gak akan tau kalau itu aku," ucapnya pada diri sendiri.

"Hmm ...," ia terlihat berpikir.

"Binta Group cocok tuh untuk perusahaan palsunya," ucapnya lagi.

Ardhan sudah mengecek pembukuan Lintang Group dan menemukan bahwa mereka memiliki banyak hutang. Ardhan berencana memberi sedikit pelajaran untuk calon Papa mertuanya dengan membuat perusahaan palsu.

"Oke Pa kita bermain besok haha," ucapnya tertawa sinis.

Ardhan membaringkan tubuh. Menyelimuti dirinya hingga batas dada. Ia memejamkan mata berharap dapat tidur dengan damai sampai pagi.

"Abaaannngggggg," terdengar Noah berteriak.

"Hmm ...," Ardhan menggumam.

"Bang saham kita naik. Bahkan lebih tinggi daripada sebelumnya," ucap Noah histeris.

"Ya," jawab Ardhan singkat masih memejamkan mata.

"Bang lo kok gak senang sih? Ah nyebelin lo," rajuk Noah.

"Terus gue harus apa?" tanya Ardhan malas.

Noah pergi. Ardhan segera bangkit dan mengecek laptop.

Widih gila nih, ia takjub melihat saham perusahaannya sekarang.

"Tadi biasa aja lo," ucap Noah muncul dari balik pintu.

"Ngapain lo masih di sini? Pergi sana!" usir Ardhan.

Setelah Noah dipastikan sudah pergi, Ardhan menjalankan rencananya. Ia akan 'menyentil' Lintang Group.

Ardhan akan menjadi perusahaan kecil dan membeli saham Lintang Group sedikit demi sedikit. Setelah itu ia akan menghilangkan jejak. Tentu saja keberadaannya tidak dapat diketahui. Ardhan terlalu profesional untuk dilacak.

"Ahhh ... selesai juga," Ardhan menghela napas dan merenggangkan diri.

Ia berjalan ke kamar mandi dan bersiap untuk pergi ke kantor. Ia memakai pakaian kasual hari ini.

Ardhan tak menemukan siapapun di bawah. Ia juga tidak selera makan jadi langsung pergi ke kantor saja.

*Drrtt

Drtt*

"Halo," ucap Ardhan mengangkat telepon Noah.

"Bang Gardara Company mengajak kerjasama," ucap Noah di seberang telepon.

"Bagus. Siapkan semuanya," jawab Ardhan santai.

Cepat juga respon mereka. Digertak sedikit langsung bertindak, batin Ardhan.

Selain Lintang Group, Ardhan juga mengecoh Gardara Company tadi malam. Ia sedikit 'menyenggol' perusahaan mereka dan memainkan trik hipnotis.

Sebelum saham Gardara Company turun, Ardhan memasukkan berita-berita tentang kejayaan Millenial Group ke laptop mereka sehingga para staf mereka akan menyimpan memori baik tentang Millenial Group. Jadi saat saham mereka turun, dalam pikiran mereka akan terlintas Millenial Group yang akan membantu mereka.

Saatnya bersantai, batin Ardhan sambil mengemudi.

1
Jeffie Firmansyah
mengubah takdir di novel kuno nya kenapa tdk diterusin , padahal cerita nya keren Thor
Gibran
kok si ling jdi ke sini sih thor
Bunbun Boba
koq ad Ling disni
Avocado
semangat Kaka.....😊, lanjutkaannn terusss....pantang mundur....semangat yok semnagat....saya suka sama ceritanya😍😍, aku mendukungmu...
mohon dukungannya juga untuk novelku kak....SunFlower. mohon tinggalkan saran, masukan dan kritik kan dariku yang masih belajar ini....🙏🏻😊🤗
Neti Jalia
boom like untukmu kk🤗🙏
Lenkzher Thea
Lanjut ka👍❤
Lenkzher Thea
Lanjut ka bom like sudah hadir lagi
Lenkzher Thea
lanjut
Lenkzher Thea
waduuuh knp jadi begitu ka
하늘
Aamiin, semoga author juga sehat selalu ya
semangat terus, ditunggu updatenya
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
💛 Good luck! 💛
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
하늘
lanjut thor, semangat terus up nya
Hiatus
cicil dl ya thor.
semangat^^
하늘
nice kak, lanjut
Manami Slyterin
lanjut mangatz
Manami Slyterin
lanjut
Hiatus
swmangat up thor
Tara
Semoga happy ending. Langsung give5🌟n 🎁click Fav n like. Semangat kak!! 🥰🤗🌹🙏
riski iki
kok Hiatus 🤣
Nindira
Apa ini?
Mommy Gyo
3 like hadir thor

maaf Cinta dan air mata dan cinta Berlumur Dosa tahap penghapusan gak usah di like ya Thor 🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!