NovelToon NovelToon
Dia Bukan Sugar Daddy

Dia Bukan Sugar Daddy

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Nikahmuda / CEO
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Yogitha Ratnajyoti

"Apa salah kalo aku cinta ke mas?" tanya Nerrisha suaranya parau hampir tak terdengar

Nick tertunduk dan menghela nafasnya panjang dan menjawab dengan suara lirih.

"Nerrisha, dengar baik-baik. Jarak diantara kita terpaut jauh. Kamu tahu jurang di depan sana? Itu, anggap saja itu adalah kita..." ucap Nicholas lembut

"Seperti itulah jarak usia diantara kita. Saya gak mau dengar teman-temanmu memanggilmu dengan sebutan sugar babby. Maaf saya gak pantas buat kamu..." ucapnya kemudian yang berlalu begitu saja dari hadapan Nerrisha yang masih berdiri mematung terpaku memandang jurang di seberang sana

*****

Nerrisha dan Nicholas awalnya hanya sebatas saling sapa biasa saja. Namun seiring berjalannya waktu disetiap pertemuan-pertemuan kecil yang terjadi di keluarga Adiwangsa kerap menjadi saksi bisu perasaan keduanya.

Namun usia mereka terpaut 10 tahun jauhnya sehingga Nerrisha kerap disebut teman-temannya dengan sebutan sugar babby.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yogitha Ratnajyoti , isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Acara Syukuran Cumlaude

...*Minggu sore. Pendopo Adiwangsa, Bintaro.*...

Halaman rumah ditata sederhana. Tidak ada panggung, tidak ada janur. Hanya beberapa meja bundar berbalut taplak putih dan rangkaian bunga lili di sudut ruangan.

Di dinding ruang tengah, terpasang spanduk kecil bertuliskan: Syukuran Kelulusan Nerrisha Adiwangsa,S.Kom., Cumlaude.

Wisuda telah lewat tiga minggu lalu. Toga sudah tersimpan rapi. Ijazah sudah dibingkai dan digantung di kamar. Hari ini hanya syukuran kecil-kecilan, sebagai ungkapan syukur kepada keluarga dan teman dekat.

Nerrisha menyambut tamu dengan mengenakan dress biru muda berlengan seperempat pemberian Nicholas. Rambutnya digerai, hanya dijepit di satu sisi. Tidak ada kebaya, tidak ada toga. Namun senyumnya tidak kalah cerah dari hari wisuda saat itu.

“Terima kasih sudah datang, Kak,” ucapnya kepada teman satu angkatan yang baru tiba.

Mama Shanty keluar dari dapur membawa nampan berisi puding kelapa muda.

“Nerr, temani teman-temanmu dulu. Mama ke belakang sebentar...”

Pak Chakra duduk di kursi tamu, sesekali mengangguk kepada kerabat yang menyalaminya. Matanya tetap mengawasi pintu gerbang.

Nicholas datang menjelang asar. Ia mengenakan kemeja lengan panjang berwarna navy dengan jas berwarna marun, celana bahan, dan sepatu pantofel.

Tidak ada karangan bunga. Di tangannya, sebuah kotak pipih dibungkus kertas cokelat dan pita biru tua, serta sebuah map berisi daftar rekomendasi program management trainee bidang IT.

“Selamat sore, Om, Tante,” sapanya sambil menunduk hormat kepada Pak Chakra dan Mama Shanty.

"Saya izin untuk menghadiri acara syukuran hari wisuda Nerrisha yang sempat tertunda...”

Pak Chakra berdiri, menjabat tangan Nicholas. Genggamannya kuat, sembari menilai.

“Silakan duduk, Nak Nicholas...”

Nerrisha menghampiri. “Mas, sudah makan?”

Nicholas tersenyum, menyerahkan kotak itu kepada Nerrisha. “Sudah. Ini untukmu. Bukan hadiah wisuda. Hadiah karena sudah lulus cumlaude dari Sistem Informasi. Tiga setengah tahun bukan waktu yang sebentar...”

Nerrisha membuka kotak itu di sudut ruangan. Sebuah drawing tablet edisi terbaru. Ia tertegun.

“Mas…ini mahal banget lho. Nerrisha kan prodi Sistem Informasi, bukan DKV...”

“Justru itu,” jawab Nicholas pelan agar hanya Nerrisha yang dengar.

“_System analyst yang bisa memvisualisasikan flow dan UI/UX akan lebih unggul. Mas ingin duniamu luas, bukan hanya kotak saja. Anggap saja alat untuk kamu belajar hal baru di luar kode...”

Pak Chakra memperhatikan dari jauh. Mama Shanty menyenggol lengan suaminya.

“Dia gak memberi janji, Pah. Dia hanya memberikan ruang dan juga dukungan untuk Nerris...”

...*Senja hari. Taman belakang rumah Adiwangsa.*...

Tamu sudah berkurang. Nerrisha duduk di bangku kayu di bawah pohon mangga, memegang drawing tablet itu. Nicholas menghampirinya, membawa dua gelas air mineral.

“Mas tahu kamu sudah tiga minggu menyandang gelar S.Kom.,” kata Nicholas membuka percakapan.

“Mas juga tahu kamu belum bekerja, belum magang di perusahaan teknologi, belum ikut proyek digitalisasi sungguhan. Gelar cumlaude itu awal perjalananmu, bukan akhir...”

Nerrisha menoleh. Angin senja menerbangkan anak rambutnya. “Mas takut Nerrisha menyesal?”

Nicholas mengangguk jujur. “Mas takut. Takut jika kita terlalu cepat mendefinisikan hubungan ini, dan kamu kehilangan masa untuk tersesat, mencoba, gagal, dan bangkit. Mas sudah melewati fase fresh graduate. Mas tahu rasanya ingin membuktikan diri, ingin ikut hackathon sampai pagi, ingin apply ke ratusan perusahaan dan ditolak, lalu tertawa karena itu. Risha berhak merasakan itu semua. Mulailah langkah kecilmu sayang...”

Nerrisha menggigit bibir bawahnya. “Aku memang mau, Mas. Aku juga pingin magang di startup fintech. pingin ikut bootcamp data analyst. Begadang bukan karena chat Mas, tapi karena deadline sprint. Apa itu berarti aku egois?”

“Enggak,” jawab Nicholas tegas.

“Itu berarti kamu sehat. Seorang sarjana Sistem Informasi yang baru lulus cumlaude memang seharusnya lapar. Lapar ilmu, lapar pengalaman, lapar kesuksesan...”

Ia meletakkan gelasnya, menatap Nerrisha dengan sungguh-sungguh.

“Mas sudah berjanji pada Pak Chakra untuk menunggu. Sekarang Mas berjanji pada kamu. Mas gak akan menjadi rem. Jika kamu diterima magang di Bandung tiga bulan, berangkatlah. Jika kamu mau ikut tech conference di Yogyakarta, pergilah. Mas hanya minta dua hal, kabari Mas saat sampai, dan pulang dengan cerita kesuksesanmu...”

Mata Nerrisha berkaca. “Bagaimana kalau selama aku mengejar cita-cita dan karier, Mas bertemu perempuan yang gak perlu menunggu? Yang gak perlu Mas ajari apa-apa?”

Nicholas menggeleng pelan. Ia mengambil map dari sampingnya, menyodorkan kepada Nerrisha.

“Ini daftar MT dan bootcamp yang mungkin cocok. Mas sudah pilihkan yang deadlinenya masih panjang. Bukan karena Mas mau mengatur kamu. Tapi karena Mas pingin kamu tahu, Mas gak nunggu kamu berdiam diri saja. Mas menunggu kamu untuk bertumbuh jadi lebih sukses...”

Nerrisha membuka map itu. Air matanya jatuh ke kertas pertama. “Mas…kenapa sejauh ini?”

“Sebab mencintai bukan tentang memiliki versi yang kamu pikirkan...” jawab Nicholas.

“Tetapi tentang bersabar menanti versi Nerissha yang paling utuh. Dan itu gak bisa diburu...”

Dari teras, Pak Chakra berdiri bersama Mama Shanty. Ia melihat map itu, melihat air mata putrinya, melihat cara Nicholas duduk dengan jarak yang sopan.

“Dia gak berniat mengambil anak kita untuk kepentingan dirinya sendiri, Mah,” bisik Pak Chakra. Suaranya berat, namun mulai melunak.

“Dia mendorong anak kita berjalan pada jalannya...”

Mama Shanty tersenyum. “Tembok itu sudah retak, Pah. Bukan karena didobrak. Tapi karena diketuk setiap hari dengan ketulusan...”

...*Malam hari. Kamar Nerrisha.*...

Nerrisha menyalakan drawing tablet barunya. Di aplikasi catatan, ia menulis:

To do list setelah S.Kom.

Apply MT di 5 perusahaan.

Ikut Bootcamp Data Analyst.

Belajar UI/UX dasar. Terima kasih, Mas.

Jangan lupa pulang. Ada yang menunggu dengan sabar... 😊

Di Menteng, Nicholas menutup laptopnya. Proyek BSD sudah ia delegasikan untuk besok agar bisa tepat waktu ke Taman Suropati. Lima belas menit. Untuk mendengar cerita Nerrisha tentang CV pertama yang akan ia kirim.

Sebab cinta yang dewasa tahu tentang gelar cumlaude bukan garis akhir. Ia adalah start line. Dan pasangan yang baik adalah ia yang tidak menarikmu ke garis finishnya, melainkan berlari di sampingmu, sampai kamu puas dengan jarak tempuhmu sendiri.

BERSAMBUNG!!! ⭐🌟🌠

1
Alfaredo
bgs jg nih thor, smngt thor
Yogitha Ratnajyoti ❤: thanks kak 🙏
total 1 replies
Luvita Sari
beuh...tb2 bgt jd bdut villain dr oppa gntng jd bdut villain 🤭
Yogitha Ratnajyoti ❤: hihihi...iya kk 🤭
total 1 replies
Luvita Sari
nah bnr bgt tuh kta kk Rey cebong 🤭 tkutnya jlur plet lwt klung gk sih 🤭
Yogitha Ratnajyoti ❤: iyups betyul 🤭
total 1 replies
Luvita Sari
So sweet bgt,,,tp siapa yg ksh kdo spesial itu thor? ayo dong thor buka rhasianya thor jngn bkin pnsrn thor 🤭
Yogitha Ratnajyoti ❤: rhsia dunks 🤭
total 1 replies
Luvita Sari
Smph pngn bgt nyumpel mulutnya si sam 🙄
Luvita Sari
astaga Rey cebong???🤣🤭
Mutiara Wilis 🌹
Asli gokil 🤣 enak keknya ya punya emak yg se frekuensi gitu... 🤭🙃
Luvita Sari
menyala mas nick, pesona mu jauh lebih ok daripada sam ynx masih kelas ikan teri hahaha 👌
Yogitha Ratnajyoti ❤: thanks kak 🙏
total 3 replies
Luvita Sari
ckep2 bngitz,,,, suka 😍🔥
Yogitha Ratnajyoti ❤: makacihhh,,,, 🥰
total 1 replies
Luvita Sari
babak belur dah lu sam bonyok2 dah lu hbs aneh2 sich
Yogitha Ratnajyoti ❤: hihihihi...samnya bonyok yh kk 🤭
total 1 replies
Luvita Sari
mkin krn nich thor berasa masuk sinetron
Yogitha Ratnajyoti ❤: thanks yh kak 🙏🥰
total 1 replies
Mutiara Wilis 🌹
Keren sih ini ceritanya, awalnya aja udah keren, eh makin di ikutin makin seru nih, tokoh2nya juga cakep2 😍 walaupun saya bukan penggemar Korea tapi jadi suka lihatnya wkwkwk...apalagi tokoh Nicholas nya ganteng banget 😍🌹 Nerissha juga cakep 😍 seru juga ceritanya. Semangat terus thor sampe ending, jadi penasaran nih gimana kelanjutannya... 🤭🌹
Avocado Juice 🥑🥑: Semangat kak nulisnya /Smile//Ok/
total 3 replies
Mutiara Wilis 🌹
Wkwkwk...gokil nih si Evander 🤣 ceplas ceplos kayak Alex 🙃🤭
Mutiara Wilis 🌹: Iya sih, kalo Alex cuma humoris aja wkwkwk... 🤣🤭
total 2 replies
Yogitha Ratnajyoti ❤
thanks kak 🥰
Mutiara Wilis 🌹
Akhirnya update juga... 😍
Lanjut thor penasaran jadinya bakal gimana nasib si nerris
Luvita Sari
next thor jngn stngah" dunks kan jadi kepo ntar gimana sama si Nicolas itu 🙏🤭
Yogitha Ratnajyoti ❤: ok kk 👌
total 1 replies
Mutiara Wilis 🌹
Mulai seru nih thor, semangat terus ya. Jangan pantang menyerah... 🌹🌹🌹
Yogitha Ratnajyoti ❤: thnx kk thor syntikkk, bgtu juga sebaliknyah yah kk thor 🙏🥰
total 1 replies
Mutiara Wilis 🌹
Buat visualnya dong thor biar makin seru... 🤭🌹
Avocado Juice 🥑🥑: Aku mampir dukung kak, semangat ya/Smile//Ok/
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!