NovelToon NovelToon
Pengacara Jodohku

Pengacara Jodohku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:42.2k
Nilai: 5
Nama Author: Eed Reniati

Revalina Celendia 20 tahun, sering di sapa Lina atau Reva, seorang pelayan kafe dan penjaga warnet. Tapi juga memiliki nama 'Recel' di dunia dunia siber.

Abhirama Notonegoro 27 tahun, pengacara junior yang terpaksalah menikah dengan pelayan kafe, yang baru di kenalnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eed Reniati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Pro Bono

Dengan menggunakan rambut Rania dan rambut ayah, aku bisa melakukan tes DNA yang hasilnya aku ambil 3 hari setelahnya.

Ada rasa kecewa dengan ibu, dan juga rasa penasaran dengan siapa ayah kandung Rania, setelah aku mengetahui hasil tes DNA yang baru saja aku ambil di rumah sakit.

"Ternyata kami saudara seibu, bukan seayah. Kira-kira ayah kandung Rania mantan ibu, apa ayah tiri Rania yang sekarang, ya." gumamku sambil menyimpan amplop berlogo rumah sakit, ke dalam tas ransel ku dan berjalan keluar dari rumah sakit.

Aku duduk di halte depan rumah sakit menunggu angkutan kota yang akan mengantarkan aku pulang, sambil memperhatikan keramaian jalanan ibu kota menjelang adzan maghrib.

Tapi, tiba-tiba mataku melihat mobil yang tidak asing lewat di depanku, dan berhenti di depan rumah sakit membuat kepalaku refleks menunduk, meski dengan mata melirik mobil itu.

"Pak Rama sama siapa,... apa mungkin pak Rama lihat aku." gumamku. Tapi, tebakan ku salah, saat melihat seorang wanita cantik turun dari mobil itu.

Wanita itu tidak langsung masuk dalam rumah sakit begitu turun dari mobil, tapi berbicara dengan seseorang di dalam dengan kaca jendela yang terbuka. Setelah wanita itu masuk mobil itu tidak berjalan lurus, tapi putar balik dan terlihat jelas pak Rama di bangku kemudi, karena jendela mobil yang terbuka dan tidak di tutup lagi.

"Ya Tuhan besar kepala sekali aku, emang aku ini siapa, hehehe. Gak ada apa-apanya dengan wanita cantik, tadi." ucapku, bersamaan dengan angkutan umum berhenti membuatku langsung masuk ke dalam angkot.

Dalam perjalanan pulang, aku sudah putuskan untuk ikut kemauan ayah aja, dan menyimpan hasil tes DNA Rania. Mungkin dengan pindah ke lingkungan baru, bisa membuat ayah melupakan kalimat yang pernah ibu ucapkan dulu.

Aku yang bukan ayah aja sakit hati merasa di khianati, apalagi ayah yang pernah hidup bersama dan sudah mengangap Rania putrinya sendiri. Karena itu aku juga maklum, jika ayah tidak mau melakukan tes DNA, karena tidak mau tambah lebih sakit jika tahu kebenarannya.

**

"Itu dari Rania?" ucap ayah menujuk kue brownies di atas meja, saat aku keluar dari kamar setelah sholat maghrib.

"Dia kesini, yah?"

"Tidak, driver online yang anter tadi siang. Dia juga kirim pesan, katanya buat temen ngopi."

Aku mengangguk dan membukanya, yang ternyata masih utuk. "Ayah belum cicipi?"

Ayah menggeleng dan duduk, lalu meminum air putih yang di bawanya. "Ayah ingin mengurangi makanan dan minuman manis, takut diabetes," candanya.

"Ah bisa aja ayah, ini." kataku sambil mengambil satu potong brownies dan memakannya.

"Besok bawa aja, ya."

Aku terkekeh kecil, "ayah gak lupa, kan. Aku kerja di mana sekarang, aku sekarang hanya kerja di kafe, yah. Tidak di warnet lagi, yang tidak ada makanan selain air galon." kelakar ku.

"Ya gak apa-apa, sih."

"Daripada gak kemakan, lebih baik nanti malam ayah bawa aja ke pos ronda."

"Wah pinter kamu, pasti habis sama bapak-bapak yang jaga."

"Dari dulu anakmu ini pinter lo, yah." candaku, membuat ayah ikut tersenyum. "Aku setuju ikut ayah pindah ke puncak, menemani ayah menjaga villa."

Ayah langsung tersenyum kearah ku, begitu mendengar apa yang aku ucapkan. "Kamu yakin, sayang?"

"Aku pikir-pikir, cuaca puncak sangat bagus. Jadi aku setuju dengan usulan ayah. Pasti sangat menyenangkan hidup di tempat yang udaranya sehat, dan memiliki pemandangan yang asri."

"Ayah bisa merangkap dua pekerjaan sekaligus, tukang kebun dan penjaga villa, terus gajinya bisa di tabung. Karena kita selain dapat tempat tinggal, kita juga dapat makan dan minum serta uang tambahan jika ada penyewa." jelas ayah, membuat ku mengangguk.

"Setelah uang itu terkumpul, kita bisa gunakan untuk mengembalikan uang nak Rama. Emang sih, nak Rama pernah bilang untuk tidak memikirkan uangnya, karena uangnya tidak lebih penting dari nama baik dan karirnya yang telah kamu selamatkan."

Aku tersenyum canggung, karena pak Rama pernah bilang itu adalah uang balas budi dan tidak perlu di kembalikan. "Emang ayah tahu, berapa uang pak Rama yang dipakai buat bayar hutang."

"Ayah emang tidak tahu, tapi kamu pasti tahu kan, karena kata nak Rama dia hanya membantu sekitar seperempat hutang ayah."

"Hah," bingunku.

"Nak Rama cerita, katanya biaya pengacara gratis karena Pro Bono. Terus kamu dapat bantuan dari para driver online teman-teman ayah, teman-teman kerja dan para pemilik warnet serta kafe, belum lagi uang ganti rugi dari keluarga Adam yang di tetapkan pengadilan, serta uang asuransi kecelakaan yang kamu dapatkan."

Aku mengerjapkan mataku tidak percaya, karena kebohongan yang baru aku ketahui yang di buat oleh pak Rama."Bisa kacau ini, jika ayah tahu kebenarannya," pikir ku.

"YA Tuhan banyak sekali kebohongan baru yang pak Rama buat, pantas ayah percaya banget dangan pak Rama. Ternyata kalimatnya sudah menghipnotis, ayah terlalu jauh." pikirku.

"Benerkan yang ayah katakan, tadi?" ragu ayah.

"Iya benar," gugupku.

"Semoga ayah tidak pernah tahu kebohongan yang telah pak Rama buat." Doaku di dalam hati, karena ucapan pak Rama tidak semua benar.

Bantuan emang ada dari banyak pihak, tapi tidak sampai puluhan juta. Sedangkan uang asuransi kecelakaan belum cair sampai sekarang, karena baru bisa di urus setelah pengadilan mengatakan ayah tidak bersalah, begitu juga dengan uang ganti rugi dari Adam yang baru aku terima, setelah beberapa hari putusan hakim.

"Kalau begitu ayah akan bilang nak Rama, untuk memberi tahu temannya." ucap ayah sambil mengambil ponselnya, untuk menghubungi pak Rama.

Begitu panggilan terhubung, ayah terlihat bicara dengan pak Rama dengan sesekali tertawa kecil dan terlihat akrab.

" Apa jika aku putuskan tinggal di puncak dan pak Rama tetap di ibukota, apa kami masih bisa berkomunikasi." gumamku.

"Ahh, aku tidak boleh kepo, dan harus sadar diri dengan siapa aku ini, yang tidak ada apa-apanya. Ada perempuan tadi yang sepertinya seorang dokter, ada juga mbak Heni dan tentunya masih ada teman pengacara lain selain mbak Heni." ucapku lirih dengan menghela nafas kasar.

"Kenapa sayang?"

"Oh tidak kok, yah. Ayah sudah tanya siapa pemiliknya?"

"Sudah barusan, seorang purnawirawan Jendral TNI yang tinggal di ibu kota, karena menemani istrinya yang masih aktif bekerja."

"Namnya, siapa yah?"

"Ayah gak tanya, nanti aja kalau ketemu langsung kita sekalian kenalan. Nak Rama sudah memberikan alamat dan kontak penanggung jawab di sana, kalau gak salah namanya Ujang yang harus kita temui jika kita berangkat ke sana duluan."

1
Teti Hayati
Rekomended... bagus ceritanya..
Teti Hayati
👏👏👏👏👏...
terima kasih cerita bagusnya....
eed: Terimakasih kakak 😍💕🙏
total 3 replies
Teti Hayati
Disenyumin aja yaa Lin, 🤭
Teti Hayati
Ini mh ceritanya promoin anak lewat pintu belakang.... 🤣🤣🤣🤣
Teti Hayati
Aiih... bapak tirinya Lina, anak sama bapak sama2 ular kayaknya
Teti Hayati
Haissssst.. sembarangan ngatain Laras kampungan...
Teti Hayati
Hallo bang Rama... 👋
Teti Hayati
Baru ngeuh ada yg baru, jadi baru mampir... 🤭
Sengaja nengokin Mas Juna, eeeh... saingannya udh gede ternyata.... 🤣🤣🤣
eed: Terimakasih sudah mampir🙏😍
total 1 replies
Siti Maemunah
aah bentar kali kak cepet up ya kak
Suntoro Yanti
bilang saja lina orang bapaknya rama
lia juliati
jujur lah kan hamil gak BS sd boong
in
Siti Maemunah
yg lama dong upnya 💪
Siti Maemunah
cepet up lagi kak jdi penasaran deeh 💪
Siti Maemunah
semoga ga ada kabar buruk .. semangat thor ditunggu upnya
Siti Maemunah: siap selalu menunggu 👍
total 2 replies
Siti Naimah
lucu juga si Lina.. nginap di rumah mewah ibunya ternyata kelaparan 🤭
Elen Gunarti
double up Thor 👍👍👍👍👍👍
eed: 🙏🙏🙏🙏🤭
total 1 replies
Onih Rohani
up yang banyak
Elen Gunarti
lanjutt
Siti Maemunah
aaah upnya sedikit sekali💪
eed: 🙏🙏💪💪💪
total 1 replies
Siti Maemunah
semangat di tunggu up nya kak💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!