NovelToon NovelToon
Ustadz Sholehku

Ustadz Sholehku

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: diah rahma18w

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ


اَسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُاللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
HANYA ISTRI BAYANGAN 8,18,28.


Tolong Tekan hatinya sebelum dan setelah membaca ❤️ / Favorite..
pleaseeee... Penggemar AiSho 🙏🙏
Yang mau buat cover novel boleh ke Ig nya temanku @deditrims.
Mohon para raeder komentar sesuai dengan isinya, hitung-hitung membantu auhtor tercinta naik level karya novelnya. 😅 Jangan silent raeder... Sekali-kali keluar lah

Di harapkan komen yang sopan dan jangan bikin author nya bleng karena hanya satu tulisan yang tidak mengena dihari author.

Asli : Author memang bukan penulis profesional.

Masih abal-abal. Kosa kata memang belum jauh. mohon maaf

Aisyah Zahrani

Namanya Aisyah Zahrani putri kedua dari seorang pengusaha namun Aisyah hanya memilih untuk menjadi seorang guru di suatu masa ia menghadiri sebuah tausiyah dari seorang ustad, tapi di situ Aisyah tidak tahu bahwa sosok ustad yang berada didepannya yang tengah menyampaikan tausiyahnya adalah calon suaminya yang telah di minta oleh ummi dari Sholeh sejak bayi untuk menjadi menantunya untuk membalas semua jasa yang telah di berikan oleh ayah Ibrahim yang telah menolong keluarga Sholeh yang pada saat itu lagi pada masa tidak mempunyai uang sekalipun untuk makan dan Ibrahim yang memang teman lama dari alab sholeh, Ibrahim yang mengetahui temannya sedang kesusahan pun kemudian membantu nya.

[ Sedikit sinopsis diatas. Semoga tidak mengurangi minat membaca kalian semua pada novel aku. ]


وَعَلَيْكُمُ السَّلَامْ وَرَحْمَةُاللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diah rahma18w, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

سبعة و عشرون

Pagi pun telah tiba Tak biasanya Aisyah setelah melaksanakan sholat subuh ia tidur kembali. Bukan karena malas, Ia terlalu capek memakai gaun pengantin yang sangat berat.

Pukul 7 Lewat 30 menit, Aisyah pun bangun dari tidur nya.

" Loh... Kemana si Abah? " Ujar Aisyah sambil menyingkap selimut nya. Ia pun ke kamar ganti untuk mencari cari keberadaan Sholeh. Namun, Hasil nya nihil. Aisyah pun kembali ke ranjang karena tidak mendapati keberadaan Sholeh.

Aisyah pun turun dan berjalan ke seluruh ruangan. " Ibu, Ibu. Tunggu. " Ujar Aisyah sambil berlari menyusul sang Ibu.

" Ada apa Sayang? "

" Ibu lihat Abah kah? "

Ibu Siti menyengitkan dahi nya. " Abah, Siapa Dek? "

" Abah... Em... Itu Bu... Aisyah pergi dulu. "

Aisyah pun berlalu meninggal kan sang Ibu di ruang keluarga. " Ada-ada saja... Yang ada enggak di cariin yang gak ada di cariin. "

Aisyah mendapati suara-suara di dalam dapur lalu ia masuk. " Bibi, Masak apa? Biar Aisyah bantu ya. " Ujar Aisyah tanpa melihat orang yang ia ajak bicara.

" Bibi, Aisyah sudah siap nih. Aisyah bantuin apa? Bi." Ujar Aisyah Sambil menggunakan celemek nya.

" Bibi, Kok Bibi diam saja. " Aisyah yang tidak terima kemudian ia mendongak ke arah orang yang di panggil nya Bibi.

" Eh... Ko... Kok ustadz yang di sini? Nga... Ngapain Ustadz di sini. Dan dimana Bibi "

" Bibi? Sejak kapan ada orang lain disini... "

" Jadi... "

" Iya. Yang sedari tadi kamu ajak bicara itu saya bukan Bibi. "

" Lalu, Bibi kemana Ustadz... " Mencoba menetralkan suasana kembali.

" Oh, Bu Sumi tadi kebelakang untuk mencabut sayur. "

" Terus... Ustadz, Ngapain lihat-lihat Buku Panduan Masak? Mau bikin apa... Biar Aisyah yang buatkan, Ustadz duduk manis di kursi saja. "

" Ho Oh... Maksud Ambu ini. " Sambil memperlihatkan sebuah buku serta gambar dan halaman yang Sholeh baca.

" He'em. " Ujar Aisyah seraya mengangguk.

" Iya, Abah pengen buat aja buat istri Abah yang cantik ini. " Puji Sholeh

" Si Abah, Mending Abah duduk dulu di sana. Biar Aisyah yang masakin buat Abah. "

" Tidak bisa begitu. Abah ingin belajar membuat martabak mini. "

Huuup... Fyuuuhhh...

" Baiklah, Aisyah akan menginstruksi Abah yang tuang bahan-bahan nya. " Ujar Aisyah yang malas berdebat dengan sang suami.

" Nah, Itu baru adil. "

" Terus ini strawberry nya buat apa? "

" Oh itu, Seperti nya jika di buat jus buah... Itu pasti sangat enak... "

" Baiklah, Mari kita mulai. "

Sholeh pun menuangkan telur daun bawang dan bahan-bahan lainnya, Kemudian ia mengocoknya supaya tercampur.

" Iiih... Ustadz, Pelan-pelan ngocok nya. Nanti tumpah, Enggak jadi makan loh. "

" Iya, Ini udah pelan. "

" Nah seperti itu. "

Mereka tidak menyadari bahwa sang Ibu sedari tadi memperhatikan tingkah sang anak dan menantu. " Ehem... Ehem... "

" Eh, Ibu... " Ujar Aisyah sambil menggandeng tangan sang Suami.

" Jadi ini Si Abah itu... " Sambil menyilang tangannya di dada.

Sholeh yang tak mengerti pun menatap mata Aisyah. " Hihihi... Iya Bu. Yang tadi nya Ustadz Sholeh, Aisyah panggil Abah Bu. "

" Nama bagus-bagus kok kamu ganti jadi nama mbah mbah dek? "

" Enggak tahu tuh Bu, Padahal ya umur Sholeh kan masih muda. " Laporan dari Sholeh kepada sang mertua.

Aisyah memicingkan mata nya ke arah Sholeh. " Buk... Bukan begitu Bu. "

" Dan juga nak Sholeh, Masa anak Ibu yang cantik gini di panggil Ambu. "

Mereka pun terdiam. " Hahahaha... " Sang ibu pun tertawa.

" Ibu, Ibu kenapa? Ustadz, Tolong ruqyah ibu Ustadz. Seperti nya ibu kemasukan jin. "

" Hahaha... Hus... Ibu masih sehat, Kalian itu lucu banget sih... Makanya jangan mesra-mesraan di luar kamar. Kasihan yang dari tadi ngintipin kalian baper, Dan nyuruh Ibu sama Ayah nikahin tahun ini. "

" Hah? Siapa Bu... "

" Siapa lagi kalau bukan dia. " Tunjuk sang ibu ke arah belakang pintu dapur.

" Loh... Emang siapa Bu? "

Aisyah pun menoleh ke arah kolong meja.

" Kakak! "

Sholeh tidak terlalu kaget akan keberadaan sang ipar di kolong meja yang ia kaget kan adalah suara Aisyah. " Astagfirullah'allazim... " Sambil mengelus-elus dada nya...

" Adek, Jangan teriak-teriak juga kali. Kasihan tuh suami kamu. " Ujar Faishal seraya keluar dari kolong meja.

" Kakak, Ngapain di kolong meja? "

Sholeh pun hanya bisa melihat sosok Aisyah yang lain yang sudah seperti polisi mengintrogasi pelaku. " Ini semua gara-gara kamu Syah. "

" Kok gara-gara aku sih kak? "

" Iya kan kamu sering gangguin kakak kalau kakak lagi lihatin foto Humaira... "

" Terus... Apa hubungannya kakak di kolong meja? Kakak bah suka enggak nyambung. "

" Ya, Ada lah dek!!! Kakak tadi baru saja menerima telpon dari Humaira dan setelah telepon itu berakhir kakak ingin keluar dari kolong meja, Eh gak tahu nya ustadz Sholeh datang kemudian di susul kamu yang datang dek. "

" Tapi kan enggak bisa nyalahin Aisyah sepenuhnya dong! Ibu bela aku Bu. "

" Sudah-sudah... Kamu dek, Lanjutkan masak nya. Dan kamu kak, Ikut Ibu sebentar. "

" Baik, Bu. "

Sang Ibu dan Kakak dari Aisyah pun keluar dari dapur. Aisyah masih dalam mode cemberut. " Sudah lah Ambu, Jangan marah. Lagian dia adalah Kakak kamu satu-satunya kan, Enggak baik kalau saudara kandung berkelahi. Damai saja, Ambu harus bisa mengalah. Karena Ambu memang bersalah dalam hal ini, Minta maaf lah sekarang kepada kak Faishal. "

" Tapi kan... "

" Pergi dan minta maaf lah. " Nasehat lembut dari Sholeh yang di balas anggukan oleh Aisyah.

...----------------...

...**Mengalahlah karena Allah...

Damai tentu lebih baik dari bertengkar**, Apalagi damai Antara suami dan istri, Antara kakak dan adik, Antara kerabat dan keluarga. Akan tetapi kalau mau damai, Mesti harus ada dari salah satu pihak yang mengalah hingga menggugurkan sebagian haknya. Jika tidak ada yang mengalah, Maka tidak akan muncul perdamaian.

...Allah SWT berfirman :...

أفضل الصَّدَقَةعلى ذِي الرَّ حِم الٰكَاشِح

" Sedekah terbaik adalah sedekah kepada kerabat yang menyembunyikan permusuhan. " ( Di Shahih kan oleh Albani. )

..................

Karena hal ini menunjukkan bahwa seseorang berhasil menundukkan hawa nafsunya karena Allah, Yaitu dengan perbuatan baik kepada kerabat yang membencinya.

Dan sedekah kepada kerabat lebih baik daripada kepada selain kerabat.

...----------------...

" Kakak... Tunggu... "

" Ada apa lagi? "

" Maafin Aisyah ya Kak. "

" Aisyah sadar, Aisyah memang salah dalam hal ini. Tapi, Soal kejadian kemarin, Aisyah enggak ada maksud untuk membuat Kakak marah. Semata-mata Aisyah Ingin bercanda ria terlebih dahulu, Sebelum Aisyah benar-benar pindah ikut suami Aisyah Kak. Maaf kan Aisyah ya, Please!! "🙏🙏🙏

" Nanti lah, Kakak pikir-pikir dulu. " Seraya melangkah kan sebelah kakinya naik satu tangga.

" Aisyah beneran minta maaf, Kak. "

^_^

1
Nona QueenRa
bosan
Riyah Gpm
panggilannya di rubah Thor..
lebih baik abu umi aja.
kalau Abah n Ambu. ketua an.
saran saya .
Karena belum punya anak lebih baik panggilnya adek dan mas aja..
Shio Kelinci 🐰: Nggak bisa kak. Karya sudah tamat dan ribet juga jika mengganti kemungkinan harus ke semua bab. Dan saya masih mengerjakan novel lainnya
total 1 replies
Seny Saraswati Distributor Apple Stemcell
kok buruknya.. bisiknya klee
Seny Saraswati Distributor Apple Stemcell
banyak pelajaran yg bisa di simak utk meningkatkan kemenangan pembaca dr cerita ini
Alfa riski
bagus
Nafisatun Najah
kayaknya nanti ketemuan sama abdul deh hihihi
Nafisatun Najah
kak ini bukanya عفوا (a'fuwan ) kan pemaaf kak artinya,ya kak kok فغوا faghuwan.
Nafisatun Najah
maaf kak sedikit keritikan dan saran itu pakenya subhanallah kak, bukan masya allah, kalau masya allah untuk Kebagusan dan keindahan kalau subhanallah kalau lagi melakukan keburukan kak, dah itu aja sih kak setahuku, kalau ada salah kata mohon maaf🙏🙏🙏🙏
Nafisatun Najah
itu tadi calonya kamu nanti tadz, sampai jannahnya allah aamiin
Nafisatun Najah
berasa kayak lagi ceramah di panggung kak bacanya, makasih kak ilmunya.
Nafisatun Najah
calonya aisyah nihh, ustadz sholeh
tri susanti
lanjut thor...
Endri Tanti
naik mobil ber2 bkn muhkrim g bolh
lha it naik taxsi/gojek jg ber2 bkn muhkrim gmn hkumny kk
Nie Yanie
keren baca novel seklian belajar agama...good pisan
al Mah
tor manggilnya yg agak keren n romantis donk huby,dek,sayang,mas.. kan enak dibacanya
Eva Kristina
.
Wachidul Qohar Al Anshori
panggilannya terlalu tua Thor.....
Lisda Nasti
wa u ide bagustu...👍🏻💪
Anna Susiana
banyak petuah" yg bermanfaat untuk disimak dan di pelajari setiap orang
Lisda Nasti
baru gabung....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!