NovelToon NovelToon
Stay With Me

Stay With Me

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: faray_glad

Sekuel dari novel Rafania Amora. Author sarankan sih baca dulu novel Rafania Amora. Tapi kalau malas dan ingin langsung baca novel Stay With Me pun juga tak apa. Suka-suka.

Aleta Zeline Al Malik.
Gadis yang baru berusia 19 tahun itu terus merengek pada papanya setelah tidak mendapatkan persetujuan dari sang mama. Terus membujuk dan meyakinkan mereka agar dapat menyetujui keinginannya. Melanjutkan pendidikannya di Jakarta.

Hingga pada akhirnya dia pun berhasil mendapatkan persetujuan dari keduanya. Tanpa di duga olehnya, pertemuan yang tidak sengaja dengan seorang lelaki telah membuatnya masuk kedalam sebuah masalah yang mengakibatkan mereka harus menikah.

Pernikahan dadakan pun terjadi. Sosok pemuda dengan ketulusan dihatinya telah bersanding dengannya. Begitu sabar dan menerima setiap hal yang dilakukan olehnya.

Setelah menjalani kehidupan baru mereka sebagai sepasang suami-istri, berbagai peristiwa satu persatu bermunculan, hingga tanpa disengaja hubungan antara mereka pun menguak rahasia di antara kedua orangtuanya.

Berulang kali takdir menguji cinta mereka, hingga suatu ketika terjadilah peristiwa yang semakin membuat mereka terpuruk.


Yuk langsung baca novelnya..

ig : Faray_glad

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon faray_glad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27

" Non, sebaiknya ibu saja yang mendorong trolinya. " pimta bu mina

Zeline menggeleng cepat.

" Tidak perlu, bu. Biar zeline aja yang dorong. " tolak zeline.

Keduanya kini telah melangkah keluar dari supermarket setelah beberapa jam yang lalu mereka berada di dalam sana untuk membeli berbagai macam kebutuhan bulanan.

Langit gelap telah menyambut mereka ketika sudah sampai di luar. Zeline dan bu mina telah berdiri di depan pintu masuk supermarket tersebut. Menunggu kedatangan pak budi yang tadi sempat dihubungi zeline sebelum dia benar-benar keluar.

Tak lama kemudian, mobil mewah berwarna hitam telah datang dan berhenti tepat didepan mereka berdua.

Pak budi segera turun dari mobil tersebut dan segera mengalihkan barang-barang belanjaannya ke bagasi mobil.

Zeline masuk kedalam mobil terlebih dulu. Karena bu mina masih membantu pak budi memindahkan barang belanjaan tersebut.

Jangan ditanya, darimana zeline bisa berbelanja sebanyak itu. Bahkan bagasi mobilnya tampak penuh dengan barang belanjaan tersebut.

Semuanya sudah disiapkan oleh ammar. Dia telah memberikan ATM khusus pada zeline untuk digunakan dalam membeli kebutuhan bulanan seperti saat ini, walaupun sang putri kesayangannya kini telah menikah.

" Bu mina, pak budi. Zeline mau pergi keluar bentar. Ibu sama bapak pulang aja. Zeline biar naik taksi. " ucap zeline dengan tiba-tiba.

Zeline telah berdiri di belakang mereka. Sehingga membuat kedua pasangan orang dewasa tersebut sedikit terkejut.

" Eh.. Non. Jangan, biar bapak saja yang ngaterin ! Memangnya non mau kemana ? " ucap pak budi yang juga suami dari bu mina.

" Saya mau mampir ke tempat ino, pak. Ntar bapak jadi muter dong kalau nganterin zeline dulu. Gak papa biar zeline naik taksi aja. Bapak sama ibu pulang aja duluan. " jelas zeline

" Masih pukul 6. Gak papa kalau bapak anterin non dulu. Nanti ibu bisa dibantu sama ita masaknya. " tutur pak budi.

Pak budi sedikit memutar lehernya untuk dapat melihat sang istri, bu mina.

" Iyah, non. " ucap bu mina

" Baiklah, makasih yah pak. " balas zeline dengan senang.

Tak menunggu lama zeline segera kembali masuk kedalam mobilnya. Menunggu kedua pasangan tersebut menyesaikan aktivitasnya.

Zeline merasakan mobilnya sedikit bergoyang. Tampak pak budi dan bu mina masuk kedalam mobil yang keduanya telah duduk dijok depan dengan bu mina duduk disamping pak budi yang akan mengemudikan mobil tersebut.

" Dimana alamatnya, non ? " tanya pak budi yang baru saja masuk kedalam mobil.

" Alamatnya sih gak tau, pak. Pak budi tahu jalan ke Paradise Marta Properti gak. Itu perusahaan milik keluarganya ino. " jelas zeline.

Pak budi tak langsung menjawab, sepertinya dia sedang berfikir sesuatu.

" Sepertinya, bapak tahu deh. " ucap pak budi.

" Pake maps aja lah, pak. " sahut zeline.

Karena memang zeline sudah mencari alamat perusahaan tersebut dari google maps. Gadis itu tak menunggu lama segera menyodorkan ponselnya kearah depan.

" Ini pak. " ucapnya

" Biar ibu yang bawain " balas ibu mina.

Setelah ibu mina mengambil alih ponsel zeline. Mobil yang dikemudikan oleh pak budi tersebut segera melaju pergi meninggalkan supermarket tersebut menuju ke perusahaan Paradise Marta Properti.

Beberapa menit telah berlalu. Dengan bantuan dari google maps, akhirnya pak budi menghentikan mobilnya tepat di depan perusahaan nan megah itu.

" Apa ini, non ? " tanya pak budi.

" Sepertinya, kan sesuai dengan maps. Yasudah, saya turun dulu. Bapak sam ibu balik aja dulu. Takut zeline lama disini. "

" Apa gak sebaiknya kita nunggu non saja ? " Ucap bu mina

Zeline menggeleng cepat sembari tangannya yang kini sudah menarik pintu mobilnya.

" Gak usah, bu. Zeline bisa naik taksi ntar pulangnya. " tolak zeline sembari mengajak tubuhnya untuk keluar dari mobil tersebut.

" Sudah, bapak pulang sana. " tutur zeline ketika dirinya telah turun dari mobil.

Pak budi mengangguk kecil.

" Baik, non. Non zeline hati-hati yah. " ucap pak budi

" Iyah, pak. " balas zeline.

Tak menghiraukan apakah pak budi telah pergi atau belum. Zeline lebih memilih untuk segera melangkah menghampiri pos keamanan perusahaan tersebut

Zeline tersenyum tipis. Bayangan akan sosok suaminya kini telah memenuhi isi kepalanya.

Kini langkahnya terhenti di depan dua orang lelaki bertubuh besar dan kekar yang memakai seragam berwarna biru gelap. Mereka tampak sedang berbincang santai.

" Permisi, pak. "

Sosok lelaki bertubuh besar dan kekar itu sontak mengalihkan pandangannya kearah samping. Dimana sosok zeline sekarang berada.

" Ada yang bisa saya bantu, mbak ? " ucap salah satu dari keduanya.

" Apa ino ada ? " tanya zeline.

Keduanya saling melemparkan pandangan. Wajahnya mengerut, kemudian saling mengerdikkan bahunya.

" Ino siapa, mbak ? Bekerja dibagian apa ? " tanyanya

" Ehmm.. Namanya keyno. Dia juga bekerja sebagai petugas keamanan di perusahaan ini. " jelas zeline.

Kedua lelaki dewasa itu tampak semakin bingung mendengar penuturan dari zeline.

" Disini gak ada yang namanya keyno, mbak. Security-nya ada 12 orang, tapi kami tidak pernah mengenal ada yang namanya keyno. Apa mbak gak salah alamat ? " jelasnya

Zeline pun ikut merasa bingung. Dengan cepat dia menggeleng.

" Ini benar perusahaan Paradise Marta Properti kan ? " tanya zeline meyakinkan dirinya akan nama perusahaan milik mertuanya.

Keduanya mengangguk. Tak lama kemudian, tampak seseorang datang menghampiri mereka.

" Ada apa an, son ? " tanya orang itu pada kedua petugas keamanan yang bernama aan dan soni.

" Eh, pak adrian. Ini, mbak ini nyari karyawan yang namanya keyno, pak. " jelas soni.

Zeline segera memutar tubuhnya. Melihat siapa yang saat ini datang dan bertanya pada mereka.

" Loh, kamu ? Kok bisa ada disini ? " tanya adrian dengan sedikit terkejut.

Zeline tampak sangat terkejut mendapati sosok lelaki paruh baya yang dia kenal sebagai ayah mertuanya.

" Eh, iyah pa. Zeline mau ketemu sama ino. "

Sedikit kaku, gadis itu segera melangkah mendekati adrian dan tak segan meraih tangan lelaki paruh baya itu untuk diciumnya.

Eehhhmmm.. Dia cantik sekali. Sangat mirip dengannya.

" Sama siapa kesini ? Gak bawa mobil ? " tanya adrian.

Zeline menggeleng.

" Tadi diantar sopir, pa. Pulangnya bisa naik taksi. " jelas zeline.

Adrian tersenyum tipis sesaat setelah dirinya kembali merasakan angin kerinduan pada seseorang. Dengan segala kesadarannya, adrian segera mengajak zeline untuk masuk kedalam perusahaan miliknya tersebut. Lebih tepatnya, adalah perusahaan milik keluarganya yang telah di pegang kendali olehnya.

" Sudah kalian lanjut kerja. ! " titah adrian pada kedua petugas keamanan tersebut.

" Baik, pak "

Pandangannya kembali mengarah pada zeline yang ada didepannya.

" Ayo masuk kedalam. ! Biar papa panggilkan ino. "

Zeline tersenyum lebar sembari mengangguk.

" Iyah, pa. "

Kini keduanya telah melangkah masuk kedalam perusahaan. Adrian mengajak zeline duduk diloby perusahaan tersebut. Karena memang jam operasional perusahaan sudah lewat, hingga tak ada satu orangpun yang nampak.

" Duduklah. ! Biar papa menghubungi ino dulu. "

" Tidak perlu, pa. Biar zeline sendiri yang menghubunginya. Papa sebaiknya pulang saja. Takutnya mama nungguin papa. "

" Sudah, gak papa. "

Adrian tersenyum tipis. Tanpa menunggu lagi dia segera mengeluarkan ponselnya dari dalam saku jasnya. Mencari nomor kontak diponselnya dan segera melakukan panggilan telepon.

" Ino. Kamu dimana ? " ucap adri

" ..... "

Adrian tersenyum tipis kearah menantunya.

" Turun ke lobby. Ada yang menunggumu. ! " tuturnya

" .... "

" Sudah, cepetan turun.! "

Setelahnya, adrian segera memutuskan panggilannya. Kini pandangan matanya tertuju pada gadis cantik yang telah terduduk di sofa.

" Dia akan segera turun sebentar lagi. Papa akan menemanimu disini sampai dia datang. " ucap adrian sembari ikut mendudukkan tubuhnya didepan gadis cantik itu yang juga sebagai menantunya.

Tbc..

1
Lusiana Trimurdiati
kerrrrennnn abis bagus banget cerita nya alurnya juga gak muter", tetap berkarya ya thooorrr
Faray glad: mampir juga di novel terbaruku kak. Shanum Marwah
total 2 replies
Haetsuki
bagus
Tita Hartutik
tambah setuju ni, semoga ketemu Adri
Elly Setia Ningsih
aku pikir itu faraya
Elly Setia Ningsih
ammar sosok lelaki yang tenang tidak emosi dan terbawa perasaan ketika liat mantan suami istrinya masih bisa berpikir jernih dan bijak, lelaki idaman ammar itu
Wica Carolina
anak akam menjadi satu diantara bagian yg paling terluka...... memori pahit yg akan selalu menemani langkah kehidupan di masa yg akan datang 🤧
Wica Carolina
dia yg udah tua aja omongannya gk bisa dipegang, kok malah masukin hati omongan anak kecil ???? kebodohan yg membagongkan 😏😏😏😏
Wica Carolina
Istri yang menjadi mantan istri, lalu menjadi besan ☺.
Nur Yuliastuti
Farel 😅😂😂😂😂😂🤣🤣🤣
Nur Yuliastuti
terimakasih up nya 🤗😍
Delius Sab
ngapain pulak cewek murahan itu nangis, kan itu yg dia inginkan
Reena Azza
yg bnar sekretaris thor...bukan sekertaris
🙏
chipa'm
udah brkali x baca tapi ttp mewek..astaga,nggk tega sih nia dan adri nggk balikan apa lg trnyata mayra bkn anak kandung adri..dulu pertama x baca sih udh feeling..ya udah lah udh benar ino dan zeline yg lanjutin
chipa'm
mila adik nya denis ya bukan anak nya kirain anaknya
Betty Anggrainie
cy78ik
Epa Yandika
keren dr yg sedih nangis bombay zaman nia pas skrng anakny bahagia
fitri indrawati sutanto
sedih melihat papa Adri meninggal mungkin papa Adri sdh lelah dan dia ingin bertemu dgn putra kesayangannya diatas sana
fitri indrawati sutanto
ya kan ino yg dr kecil selalu dianiaya ahkirnya disaat perusahaan diambang kehancuran siapa yg membantu ino
fitri indrawati sutanto
Ino ini adl buah dr kesabaranmu menerima ketdk Adilan dr papa tirimu km sekarang bahagia mendapat mertua yg baik spt papa Ammar yg tdk melihat ank siapa dia
fitri indrawati sutanto
meskipun ini kuliah diluar negri tp tenang aja tetap diawasi oleh papa amar Krn papa amar tdk akan membiarkan sesutu terjadi kpd ino sang menantu suami dr princess
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!