Liana natalia usia saya 22 tahun, saat saya berusia 21 tahun orang tua saya meninggal... sekarang saya tinggal berasama ibu dari ibu saya...
setiap hari saya hanya sibuk membantu nenek berjualan dipasar tradisional dekat komplek perumahan elit.
saya menikah dengan pengusaha muda yang sukses usianya yang baru 28 tahun... pria ini sangat kayak dan tampan sikapnya yang dingin membuat para wanita terpesona...
akan tetapi suamiku tidak pernah mencintai aku... untuk melirik aku saja jarang. apakah suamiku akan menerima dan mencintai diriku???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon velyn kienli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 27
Kenzo yang baru tiba di apertementnya pukul 20.00 ( jam delapan malam )...
sementara dia melihat liana yang di tempat cuci baju...
apa yang kamu lakukan distu.?
aku membersihkan lantai ini karna terlihat sudah lama tidak di pakai...kamu baru pulang tuan,apa anda mau makan tuan.biar aku hangatkan dulu makananya takut sudah dingin...
tidak usah...bibi rita tidak akan membuatkan makan malam buat aku...
memang bukan bibi rita yang masak tuan,tapi saya tuan yang masak makan malam...
asal kamu tau saya tidak akan makan maskan kamu...ucap kenzo sambil menunjuk muka liana.
baik tuan saya mengerti...dan akhirnya kenzo meninggalkan liana lalu masuk kekamarnya...selesai mandi kenzo mengambil HP dan memesan makan lewat via aplikasi...di apertement ini TV hanya ada di kamar Kenzo saja...
dan tiga puluh menit...
bel apertement kenzo berbunyi...liana membukakan pintu...ternyata seorang deliveri makanan...dengan tuan kenzo ini pesanannya.ucap pelayan itu.
iya benar pak...terimakasih,liana pun menerima makanan itu saat liana menutup pintu dan berbalik badan ternyata ada kenzo di belakangnya...lalu liana memberikan bungkusan itu ke kenzo...dan liana memasukan semua lauk makanan yang ada di meja yang dia masak ke dalam kulkas.lalu akhirnya dia masuk kekamarnya.
dia menangis di dalam kamarnya...dan menulis di buku harian milik pribadinya...
"nenek...apa nenek sudah bahagia saat ini? kapan nenek akan mengajak liana?
papa sama mama kenapa kalian mengajak nenek,tapi tidak mengajak aku ikot dengan kalian? kalian pasti sudah berkumpul bersama...apa nenek,mama dan papa tidak sayang sama liana?"
liana menangis dan akhirnya tertidur...
di bawah lantai yang hanya beralasan terlipek dan satu batal serta selimut yang tipis saja liana tidur...
sementara kenzo dikamar yang luas dengan ranjang yang mewah,kasur yang empuk kaca jendela yang besar yang bisa melihat pemandang kota diluar...sambil duduk menikmati secangkir kopi kenzo memainkan laptopnya...tiba-tiba dia kepikiran dengan liana.
lalu dia keluar kamar dan menuju kamar liana...saat dia membuka sedikit dia melihat liana yang sudah tertidur pulas...kenzo pun medekat dan melihat tulisan liana dan membacanya...gadis yang aneh dia bisa tidur di tempat seperti ini...gumam kenzo kecil. lalu kenzo keluar dan balik lagi kekamarnya.
dia berbaring di tempat tidurnya tapi tidak bisa memejamkan matanya...setelah beberapa jam akhirnya kenzo pun tertidur pulas...
Pagi pun tiba...liana sudah bangun jam lima subuh,dia menyapu lalu mengepel lantai seluruh ruangan itu,kecuali kamar kenzo...dan liana menulis memo di kulkas...
***tuan saya pergi dulu ke pasar buat jualan...
dan untuk bi rita saya sudah menyapu serta mengepel lantai...saya pulang akan telat karna saya akan mampir kerumah nenek saya untuk mengambil barang disana...
salam Liana***.
akhirnya liana pun tiba di pasar dia memasak bubur lalu menggoreng ayam...menyiapkan semua bahan bubur untuk di jual hari ini...
datang salah satu ibu-ibu yang berjualan di pasar...nama nya bu Melan.
Liana saya turut berduka cita atas meninggalnya nenek lia...maaf saya tidak tau kabar duka itu,tapi saya dengar bukannya kamu sudah menikah,dengan orang kaya?
liana hanya senyum...dan bilang bu saya hanya jadi pembantu orang kaya bu...ucap liana sambil tersenyum.
kalau kamu sudah kerja jadi pembantu kenapa kamu jualan bubur liana,apa majikan kamu tidak marah?
tidak bu melan,majiakan saya baik dia mengijinkan saya tetap berjualan...karan saya punya hutang banyak sama majikan saya dan nenek sahabat nenek saya bu...
Liana tau dulu di pasar inilah dia ketemu sama nenek shinta...kayaknya dia harus nencari ruko lain buat jualan bubur.karna liana takut nanti akan ketauan dan membuat nenek shinta dan kekuarganya malu...memiliki mantu yang berjualan bubur.
untuk mu ka thor, tetap smangat
aku tunggu karya baru mu,, Love full buat kk Thor😘❤🌹
kk thor berhasil bikin certain yg menguras air mata😭😭😭
jujur aja
jangan aneh2 ngomong nya.. ken lagi menuju bucin, kamu datng bikin suasana panas