NovelToon NovelToon
Suami Tulang Lunak

Suami Tulang Lunak

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Dijodohkan Orang Tua / Romansa / Kaya Raya / Tamat
Popularitas:109.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: Aurora.playgame

✨✨NOVEL DENGAN 20 BAB TERBAIK👍💯

Kebayang gak punya suami tulang lunak alias banci? Mudah-mudahan gak ya..., novel ini hanya imajinasi author saja, semoga suka dengan jalan ceritanya...

***
Untuk menyelamatkan keluarga dari kehancuran finansial, orang tua Vina memaksanya menikah dengan seorang pemuda kaya raya bernama Nathan. Nathan adalah putra tunggal dari keluarga terpandang yang memiliki harta melimpah. Meski tampan dan menawan, ada kelainan di dirinya dan sering bertingkah seperti banci. Tingkah lakunya yang lembut dan gemulai membuat banyak orang terkejut, termasuk Vina.

Bagaimana kisahnya? Yuk kita mulai...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora.playgame, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27 - CEO

Di lobi perusahaan, para staf sudah berjejer rapi untuk menyambut kedatangan Nathan sebagai CEO baru mereka. Namun, bisik-bisik mulai terdengar saat Nathan dan Vina memasuki gedung.

"Apa itu CEO baru kita?"

"Kenapa penampilannya acak-acakan?"

"Kenapa dia datang naik motor?"

"Lihat penampilannya, gak pantes banget jadi CEO."

Nathan dan Vina berjalan melewati kerumunan staf, yang semuanya memandang dengan tatapan penuh tanya. Vina segera menyadari bahwa mereka menjadi pusat perhatian dan berusaha mengendalikan situasi.

Tak lama kemudian, Broto dan Dodi, dua eksekutif perusahaan datang dan segera menghampiri mereka.

"Selamat datang, Pak Nathan, kami sudah menunggu kedatangan Anda," sapa Broto dengan sopan.

"Terima kasih," jawab Nathan dengan anggukan kecil, meski dalam hatinya, ia merasa sedikit canggung dengan situasi ini.

Vina menyadari bahwa ini bukan waktu yang tepat untuk berada di sana. Lalu dia mendekati Nathan dan berbicara pelan, "Nathan, aku rasa lebih baik aku pergi sekarang dan kembali nanti dengan mobil, kamu bisa mulai hari pertamamu tanpa perlu khawatir."

Nathan ingin bicara tapi ragu-ragu, "Tapi Vina, aku butuh kamu di sini..."

"Jangan khawatir, aku akan segera kembali, kamu pasti bisa mengatasinya." jawab Vina seraya tersenyum meyakinkan.

Akhirnya, Nathan mengangguk setuju. Lalu Vina pun segera pergi, mengendarai motor yang mereka pinjam meninggalkan Nathan di lobi beserta anak buahnya.

Nathan mencoba menata dirinya lalu mengambil napas dalam-dalam, dan merapikan rambutnya sambil melihat cermin kecil yang selalu dia bawa.

Kemudian, Broto mempersilakan Nathan untuk masuk ke ruang pertemuan utama. Namun, saat Nathan berjalan, semua staf memandangnya dengan risih ketika memperhatikan cara dia berjalan sambil merapikan rambut dengan anggun.

"Lihat cara jalannya xi xi xi..."

"Wajahnya juga lebih glowing dari pada kamu hi hi hi...."

Nathan menatap lurus ke depan, berusaha mengabaikan bisik-bisik dan cemooh yang terdengar samar dari balik pintu. Dia menarik napas panjang dan berusaha menenangkan diri.

"Selamat datang sekali lagi, Pak Nathan, mari, kita mulai pertemuan perkenalan ini," kata Broto mencoba mengalihkan perhatian Nathan dari suasana tidak menyenangkan di luar.

Lalu, Nathan pun mengangguk dan mengikuti Broto ke ruang pertemuan. Ruangan itu besar, dengan meja panjang dan kursi-kursi nyaman di sekelilingnya dimana para eksekutif perusahaan sudah duduk menunggu.

Ketika Nathan mulai memasuki ruangan, mereka menatap Nathan dengan berbagai ekspresi, mulai dari penasaran hingga skeptis.

"Selamat pagi semuanya, hari ini kita akan memulai dengan perkenalan singkat, aku harap kita bisa bekerja sama dengan baik," kata Nathan, berusaha terdengar percaya diri meskipun hatinya sangat berdebar.

Namun, meskipun Nathan berusaha sebaik mungkin, dia merasakan tatapan cemooh dan bisik-bisik dari beberapa pegawai yang tidak menghormatinya.

Beberapa bahkan tidak mengindahkan instruksinya, berpura-pura tidak mendengar atau langsung mengalihkan pandangan mereka.

Setelah pertemuan itu selesai, Nathan merasa lelah dan frustasi. Hari pertama kerja ternyata lebih sulit daripada yang dia bayangkan.

Dia berjalan kembali ke ruang kerjanya dengan langkah berat, berusaha memikirkan cara untuk mendapatkan rasa hormat dari para pegawai.

Sementara itu, Vina yang sedang berada di rumah merasa gelisah. Dia tahu Nathan sedang menghadapi tantangan besar dan dia ingin sekali membantunya. Lalu, dia memutuskan untuk menghubungi Nathan saat itu juga.

"Nathan, bagaimana hari pertamamu di kantor?," tanya Vina lewat telepon.

Nathan terdiam sejenak, kemudian menghela napas. "Sulit, Vina, mereka tidak menghormatiku, beberapa bahkan terang-terangan mencemooh dan mengabaikan instruksi, sebel deh...."

"Jangan menyerah, Nathan, kamu harus menunjukkan bahwa kamu layak menjadi CEO. Tunjukkan pada mereka bahwa kamu bisa memimpin," kata Vina dengan tegas.

Nathan mendengarkan nasihat Vina dan merasa sedikit lebih baik. "Kamu benar, aku gak boleh nyerah gitu aja."

Keesokan harinya, Nathan memutuskan untuk mengambil langkah tegas. Dia mengadakan rapat darurat dengan seluruh staf. Lalu, ketika semua orang sudah berkumpul, Nathan berdiri di depan ruangan dengan wajah serius.

"Selamat pagi semuanya, aku menyadari bahwa beberapa dari kalian meragukan kemampuanku sebagai CEO, aku ingin kalian tahu bahwa aku di sini bukan karena aku ingin, tetapi karena ini adalah tanggung jawab yang harus aku emban. Aku mungkin belum berpengalaman, tetapi aku bertekad untuk belajar dan membawa perusahaan ini menuju kesuksesan, dan untuk semua itu, aku membutuhkan dukungan dan kerja sama dari kalian semua," kata Nathan dengan suara yang tegas.

Para pegawai pun terdiam, mereka terkejut dengan ketegasan Nathan. Bahkan, beberapa dari mereka mulai memperhatikannya dan melihat sisi lain dari bos baru mereka itu.

Setelah rapat itu, Broto mendekati Nathan seraya berkata, "Itu langkah yang baik, Pak Nathan, tunjukkan kepada mereka bahwa Anda serius, Anda pasti akan mendapatkan rasa hormat dari mereka."

"Terima kasih, Pak Broto, aku akan terus berusaha."

Hari itu, Nathan mulai bekerja lebih keras dengan mempelajari setiap detail tentang perusahaan, dan mengambil keputusan yang bijak dalam setiap permasalahan.

1
Nadira ST
hidup kayak Nathan enak ya,kerjaannya hapy2 gak kayak kita,besok makan apa,kalau gak kerja😂🤣
Aurora: Wkkwwkwkk.. Emng bener klo dari siisii itu, tapi tulang lunak enaknya di makan kek nya 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Siti Aeni
gk nyambung alurnya,, nantan ajh gk nuntut ank dya merasa bahagia sm Vina walau tnpa ank Vina nya ajh yg egois, dya gk rasain cinta nantan tulus tnpa ank berarti,,, hrsnya bnr yg nantan bilang diskusi dlu jngn egois ambil keputusan sndri,,, oon vina
Ana Susana
❤️
Aurora
Hallo kakak semua... Author rilis karya baru nih judulnya I Love You Paman ... Mampir yuk kakak... Semoga suka 🤗😍
Bandar Jayalampung
nah gitu dung akhirnya kn enak liatnya klo kayak gitu
Pichaacha
kok jd gmn ya baca kata² ini 😅
jadi bingung mau ketawa apa sedih 😥
Aurora: Lanjut kak... 🤗😘
total 2 replies
dee zahira
🤲
Apri Atul
👍👍🥰🥰🥰🥰
Aurora: Terima kasih banyak kakak... Jika berkenan mampir juga di karyaku yang lain ya kak... 🤗❤️
total 1 replies
dee zahira
hadeuuhhh gmn ini thor
Za muza
nunggui thour
Aurora: Siap kakak.. 👌👌😘
total 1 replies
Suanti
pasti vina terkejut lihat nathan berubah jdi banci kembali 🤣🤣🤣
Aurora: Betul-betul betul 😅😅😅
total 1 replies
Suanti
heran lihat lita, nathan sdh kembali jdi banci tetap aja tak mau tanda tangan surat cerai
Aurora: Biasa, kucing dah dapet daging masa iya di lepasin 😅😅
total 1 replies
Ell Fikar
vina terlalu naif
g semua bahagia tentang anak vina
padahal nathan udh nerima dia apa adanya
tp dg pemikiran sepihakx vina memilih pergi dan nathan makin berantakan

huff ku harap vina akan menyesali keputusan nya
pdm
udah baca sampai di bab ini tp tetep aja ga rela ada lita di rmh tangga Natan /Smug//Smug/
Aurora: Lanjut baca kak... Anggap aja Lita sebagai bumbu di rumah tangga mereka 😅
total 1 replies
Oma Gavin
sesuai prediksi tulang lunak kalau sudah disakiti akan kembali ke setelan awal ini semua salah vina egois sok mikir semua demi kebaikan nathan kamu akan menyesal seumur hidup saat tau nathan kembali ke habitat nya dan ngga akan mau kembali lagi sama kamu vina, silahkan sesali keputusan sepihak mu tanpa mikir perasaan nathan
Aurora: Hehehe... 🤭
total 1 replies
Suanti
lama2 nathan pun stres jdi gila masuk rmh sakit jiwa baru vina menyesal perbuatan nya bkn nathan hidup bahagia sama lita tapi jdi stres 😂😂😂
Oma Gavin
knp alurnya jd gini Nathan dr belok sdh sembuh kl dibikin kecewa seperti ini kemungkinan belok lagi besar krn sdh tdk percaya dgn cinta seorang wanita
Pas Surbakti
kan org kaya, kenapa gak bayi tabung aja.....
Aurora: Belum kepikiran kayaknya 🤭
total 1 replies
Suanti
semoga aja nathan marah jdi banci kembali biar lita prgi dari nathan 🤣🤣🤣
Aurora: Hebat deh... Insting kakak sangat kuat, aku suka aku suka 😄
total 1 replies
Oma Gavin
Vina ini memang bener2 oon bin goblok punya suami baik setia malah didorong buat punya istri lagi situ waras ? jgn alasan blm punya anak yg selalu kamu ributkan ingat saat nathan sdh memilih mu itu sdh selamanya jgn sampai kamu menyesal kemudian hari, dan bisa dipastikan lita akan segera diceraikan oleh nathan jgn anggap kamu pergi lita jd nyonya Nathan kamu bodoh vina
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!