NovelToon NovelToon
My Brother'S Friend Is My Partner

My Brother'S Friend Is My Partner

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:27.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Noah Arrayan

Area 21+
Anak di bawah umur dilarang mendekat.

Tentang Bianca yang memendam perasaan cinta terhadap Alexander Valentino sahabat kakaknya. Ia rela dijadikan partner di atas ranjang bagi pria itu meski ia tau hati Alex begitu kuat berpaut pada kekasih yang sangat dicintainya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noah Arrayan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27

"Kenapa nggak dimakan bi" tegur Alex yang jengah melihat sejak tadi Bianca hanya mengaduk-aduk makanan nya. Bianca mengangkat wajahnya, menatap sekilas pada Alex lalu kembali menunduk melihat makanan di piring nya. Jantung pria itu berdetak saat melihat tatapan sedih dari gadis yang seringkali memenuhi fikiran dan merebut fokus nya selama 2 bulan ini.

"Kamu nggak suka sama makanan nya bi?" Tanya Andre. Dan Alex rasanya ingin membalikkan meja makan ini saat melihat Bianca mengangguk pada Andre. Ia kesal Bianca merespon pria itu sementara tadi gadis itu mengabaikan nya.

"Kamu mau makan apa memang nya?" Lanjut Andre. Alex sudah mengepalkan tangan nya, menyalurkan emosi yang merambati tubuh nya lewat genggaman tangan hingga buku jarinya memutih.

"Mie instan kuah kayaknya enak" ucap gadis itu berbinar, air liur nya bahkan hampir bercucuran membayangkan mie instan kuah dengan toping telur serta irisan cabe rawit. Andre terkekeh sementara Bella, Brian dan Salsa tampak cuek, mereka sibuk dengan makanan di piring mereka.

Andre beranjak lalu mengulurkan tangan nya pada Bianca. Gadis itu mendongak tak mengerti.

"Ayo kita masak" Andre tersenyum lebar, sumpah demi apapun Alex begitu ingin mencincang tubuh Andre saat ini juga.

"Benarkah? hayuk" Bianca menerima uluran tangan Andre dengan riang.

"Ya ampun bi segitunya, cuma masak mie instan aja kayak menang lotre 1 milyar senang nya" Celetuk Bella, ia seringkali dibuat bingung dengan tingkah Bianca akhir-akhir ini. Mood nya begitu mudah berubah, kadang menangis atau begitu gembira untuk hal-hal sepele.

"Momen masak bareng nya Bell yang bikin seneng" timpal Brian, ia mengira sepertinya sang adik menaruh hati pada Andre. Ia tak sadar bahwa ucapan nya seolah menuangkan bensin pada api yang menyala pada diri Alex.

"Iya ya, aku juga pasti akan sebahagia itu bahkan hanya sekedar mengambilkan tusuk gigi untuk mu, melewati setiap momen dengan orang yang kita cintai itu memang luar biasa ya" Dan yah Brian merutuki kebodohan nya yang seringkali terjebak ucapan Bella.

"Memangnya Bianca dan pria itu berpacaran?" Salsa yang sudah selesai dengan makan nya membuka suara.

"Tidak, Bianca tidak menyukai pria itu" Jawab Alex cepat, respon aneh Alex tersebut membuat mata ketiganya menatap penuh tanya pada pria itu.

"Bianca pernah bilang dia tidak menyukai Andre, tapi pria itu terus mengejar nya" Jelas Alex yang mendapat anggukan tanda mengerti dari mereka.

"Tapi melihat ketulusan Andre, gue yakin adik gue pasti luluh. Lagian kayaknya Andre baik, aku kira mereka pasangan yang cocok"

"Tidak!" tolak Alex keras. lagi-lagi respon berlebihan pria itu mengundang kebingungan.

"Maksud gue, jangan cepat menyimpulkan. Kita belum tau apakah Andre memang pria yang baik atau tidak untuk Bian" Alex menghembuskan nafasnya dengan kasar.

"Kamu kenapa babe? kamu cemburu?" Cecar Salsa yang menangkap ada yang aneh pada kekasihnya.

"Cemburu? kamu tu yah suka ngasal. Aku uda anggap Bian tu kayak adik aku sendiri" Dan tepat saat Alex mengucapkan kalimat terakhir nya Andre dan Bianca datang dengan semangkuk mie instan yang terlihat mengepulkan asap.

Alex menatap cepat pada Bianca yang terlihat biasa saja, padahal Alex sangat yakin Bianca mendengar ucapan nya.

'Menganggap adik? apakah ada pria yang terus meniduri wanita yang sudah ia anggap sebagai adiknya?' Batin Bianca sinis. Tentu saja ia merasa sedih atas ucapan Alex, tapi lagi-lagi ia tidak berdaya karena ia tau betul posisi nya yang hanya sebatas teman tidur bagi pria itu. Rasanya dianggap adik jauh lebih terhormat ketimbang ia terang-terangan menganggap nya j*l*ng. Lagipula ia tidak mau terlalu memikirkan nya, ia tidak mau kehilangan naf*u makan mengingat tubuhnya sudah sangat lemas sekarang.

"Habisin ya" Andre mengusap rambut Bianca saat melihat gadis itu begitu bersemangat menyantap mie instan nya. Bianca mengangguk sambil tersenyum dengan bibir yang tertutup rapat serta pipi yang mengembung.

Tentu saja Alex begitu muak melihat pemandangan itu. "Babe, kita ngadem di depan yuk" Salsa memegang lengan Alex manja. Dengan terpaksa Alex mengangguk, meski ia tidak rela meninggalkan Andre dan Bianca di sana tanpa pengawasan darinya.

"Kita juga yuk bang" Ajak Bella pada Brian yang juga sudah menyelesaikan makanan nya. Brian akan menolak namun Bella langsung menarik tangan nya.

"Berikan kesempatan untuk mereka berdua" bisik Bella, dan awalnya Brian menurut saja namun sesaat kemudian pria itu menghentikan langkahnya.

"Hei apa-apaan ini, benar kata Alex aku tidak bisa mempercayai Andre begitu saja" Ucap Brian saat ia tersadar atas kepatuhan nya pada Bella. Ia akan berbalik ke meja makan namun lagi-lagi Bella mencekal dan menarik tangan Brian. Dan pria itu tak bisa apa-apa selain menuruti permintaan gadis cerewet itu.

Sementara itu Andre tersenyum menatap Bianca yang sedang menghabiskan mie instan yang ia masak.

"Enak ya bi?"

Bianca mengangguk, ekspresinya begitu lucu dan menggemaskan.

"Pelan-pelan, kakak nggak akan minta kok" Ucap Andre lagi saat melihat Bianca makan dengan cepat.

"Ini mie instan terenak yang pernah Bian makan" ucap Bianca yang membuat Andre terkekeh. Mangkuk di hadapan Bianca sudah kosong tak bersisah.

"Kamu bisa gombal juga ternyata bi"

"Tapi serius kok emang enak banget" Timpal Bian lagi sambil mengacungkan 2 jarinya.

"Syukurlah kalo gitu" Andre mengulum senyum. Ini momen paling membahagiakan bagi Andre, ia sudah mengejar Bianca cukup lama, namun baru sekarang Bianca mulai merespon nya dan sepertinya membuka celah untuk Andre masuk lebih dalam. Meski Andre menyadari belum ada sorot cinta di mata gadis pujaan nya itu.

"Bi, menurut kamu sampai kapan seseorang itu harus berjuang untuk mendapatkan orang yang ia cintai?" Tanya Andre tiba-tiba. Bianca terlihat berfikir, ia juga tidak tahu karena pertanyaan itu juga tengah mengusiknya.

"Sampai batas kesanggupan nya mungkin" jawab Bianca akhirnya.

"Sampai merasa benar-benar lelah dan jika seseorang itu tetap saja tak memberikan hatinya untukmu dengan semua usaha maksimal yang telah kamu lakukan maka berhentilah" lanjut Bianca seolah tengah mendoktrin dirinya sendiri.

Andre tersenyum dan mengangguk.

"Saat kamu meminta kakak untuk memperjuangkan kamu apa itu serius? kalau pada akhirnya kakak menyerah apa kamu akan kecewa dan menganggap kakak pengecut?"

Bianca terkesiap. Ia tak menyangka kali ini Andre benar-benar gamblang mengungkapkan perasaan nya.

"Kapan Bian meminta kakak memperjuangkan Bian?" Tanya Bianca pura-pura tidak tau.

"Jangan berpura-pura bi, kamu tau betul siapa yang kakak maksud saat kamu selesai bernyanyi pada saat camping waktu itu." Bianca terlihat salah tingkah karena nya

"Bian tidak akan kecewa, karena semua orang memiliki kapasitas kesabaran yang terbatas. Bian nggak akan maksain kalo kakak sudah berada pada batas lelah. Hem apa kakak sudah menyerah sekarang?"

🍁🍁🍁🍁

1
Nindya Sukma
menarik
kis kis kisra 😘😘
kok Chaca sih thor
Dewi Ambarwati
pasti si Alex sebenarnya suka tuh SM bian
Macrina Catharina
Semakin mantap, Semangat Bella, Brian juga pasti bisa bijak dlm memahahami masalah kamu..ada Bian kan bijaklah lah..
Macrina Catharina
Thor.. dadaku sesak sihhh .
Macrina Catharina
Semoga Bella bisa curhat, Bian. lanjut ..
Macrina Catharina
Semoga Bianca yg melihat sikap Bella yg ga biasa bisa berbagi cerita.
Macrina Catharina
Semoga Brien tdk menyerah dgn cintanya. Buat sikap Bella utk terbuka. pd Brian Thone,
Macrina Catharina
Wajar Bella berubah... disaat sblmnya, semoga bisa berbagi cerita dgn Brane.
Macrina Catharina
Hati seorang ibu.. .. 😮‍💨gimana coba gimana reaksi.. lanjut Thore..
Macrina Catharina
Keren Thore.. semoga sikap Bella semakin berkarakter... dn ada cela utk membalas si om brengse+..
Macrina Catharina
Lebih seru lanjutin cerita Braen Bella.. . soalnya Gaya Alex terlalu lbikin bete. istri lagi hmdun di embat teruss
Macrina Catharina
Ga Rela Thore si lelaki becat bebas begitu aja.
Macrina Catharina
Ga gimana! badan sdh di buat penuh bercak. dasar lelaki biadap semoga Bella bertindak bongkar kebiadapan si ombejat.
Macrina Catharina
Bagus Bella pertahankan sikapmu.
Macrina Catharina
Slamat ha ha ... keren Thor yg awalnya baca bete. tp penasaran .ahir yg berachir bahagia. lanjut mau tau akhirnya cerita Bella dn si pria dingin. 🙏
Macrina Catharina
🙏
Macrina Catharina
Hemmm sukurin, kena bogem papanya... kagetlah karena papa dan m aa ma mu, marah Anaknya sdh nyosor duluan sblm resmi.
Macrina Catharina
Brain benar, sakit rasanya teman yg begitu dia percaya, ternyata adik malah di embat. wajar kl Brain temannya sendiri, adiknya sampai hamil.
Macrina Catharina
kata" orng g bermoral, bian to+l alias bodok. dibentak malh diam...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!