NovelToon NovelToon
Penghujung Cinta

Penghujung Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:220.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Akhwat Uyee

"Cinta kerap datang tanpa memberi aba-aba pada otak agar mengerti. Terkadang ia hadir menyelinap ke dalam hati dan menetap. Tanpa di sadari cinta telah bersemayam di dalam lubuk hati."-- Fakhri

"Terkadang cinta datang namun harus pergi. Dan terkadang kita yang harus pergi meninggalkannya."-- Tania



Penghujung cinta dari setiap insan memiliki jalan yang berbeda untuk sampai ke titik sebuah penyatuan cinta.

Dan tak ada satu insan pun yang tahu bagaimanakah akhir dari penghujung cintanya? Mendapatkan atau malah harus meninggalkannya.

Lalu bagaimana dengan cinta Tania? Apakah ia dapat menemui akhir dari cintanya. Bagaimana kisahnya? Pantengin aja cerita ini.


*Selamat membaca dan jangan lupa like, komen yang bijak untuk perbaikan author sendiri dan vote ya teman-teman!*
Terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Akhwat Uyee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27# Holiday

Mereka berdua menaiki mobil dan langsung menuju kerumah neneknya.

Setiba di halaman rumah neneknya, Tania turun terlebih dahulu, untuk memberikan surprise pada neneknya. Sedangkan Mario memarkirkan mobil ke garasi.

Rumah neneknya terlihat sederhana, desain rumahnya memilih menggunakan kayu sebagai dindingnya, dan plafon atasnya juga menggunakan kayu, dengan lantai keramik berwarna putih.

Tok.. tok.. tok.. "Assalamualaikumu." Tania mengetuk pintu rumah neneknya.

"Wa'alaikumussalam." sosok wanita tua berkacamata muncul dibalik pintu mengenakan daster berlengan panjang berwarna abu-abu dan jilbab sorong berwarna hitam.

"Mau cari siapa?" tanya nenek sedikit bingung.

"Assalamualaikum, nenek!" Mario muncul di belakang Tania.

"Oh cucuku datang." nenek langsung memeluk Mario dengan wajah yang berseri-seri.

"Kamu membawa siapa?" tanya nenek penasaran.

"Em... Ini..."

"Ah, nenek tahu. Pasti ini calon kamu kan?" Nenek membelai pucuk kepala Tania, "Kamu pintar memilih calon, dia cantik, manis, dan nenek sangat gemas dengan pipinya yang sedikit tembam. Ini mengingatkan pada Tania kecil yang dulu nakal tapi selalu bikin gemas dengan tingkahnya." ucap nenek menerawang jauh. Dan Tania menahan tawanya karena dia di sebut sebagai anak kecil yang nakal. Tania memang hanya beberapa kali kemari, itupun saat Tania masih kecil. Dan Tania saat kecil memang anak yang cukup nakal jika bermain ke rumah neneknya.

"Aku memang Tania nek." ucap Tania dengan senyumnya.

"Lho kamu Tania? Adik Mario kan?" nenek langsung memeluk tubuh Tania, "Nenek sangat rindu dengan kamu. Kenapa kamu nggak pernah main kesini? Kamu nggak rindu sama nenek." tanya nenek yang sedikit sedih.

"Mama gak pernah ajak Tania kesini semenjak Mama bercerai dengan Papa." jawab Tania menunduk karena menahan air matanya.

"Nek, ngobrolnya di dalem aja, kasian Tania capek." sela Mario karena yang menangkap sikap Tania yang sepertinya kembali bersedih teringat akan orang tuanya. Bukan Mario tak sedih saat mengingat masa lalunya, namun karena Mario lebih banyak bersama neneknya jadi dia tidak merasakan sesedih Tania, bahkan mungkin luka yang dirasakan Tania lebih dalam dan perih.

Mereka bertigapun masuk ke dalam rumah. Nenek yang kini tinggal sendirian karena kakek telah meninggal dua tahun yang lalu. Dan untuk kehidupan sehari-hari, kedua anaknya selalu memberikan uang tiap bulan padanya. Jadi nenek tidak perlu takut kekurangan. Namun nenek sering berkebun di pekarangannya sendiri untuk sekedar menanam jagung atau jenis sayur-sayuran. Orang yang sudah lanjut memang sering bosan kalau hanya duduk terus, mereka akan mencari kegiatan untuk menghilangkan kebosanan. Dan hal itulah yang membuat nenek memilih berkebun di pekarangan rumahnya yang cukup luas.

Tania duduk di kursi rotan dekat televisi yang sedang ia tonton, mata Tania memang memandang televisi. Namun tidak dengan pikirannya. Itu terlihat saat nenek di sampingnya, dan Tania tak menyadarinya.

Tiba-tiba nenek memeluk Tania. Tania sedikit terkejut.

"Mario banyak cerita tentang kamu, dan nenek tahu perasaan kamu." ucap nenek pelan dan membuat Tania mulai terisak kembali. "Kamu jangan bersedih ya, ada nenek disini."

"Kenapa orang tua Tania tidak bisa kalau tidak bertengkar, Nek? Kenapa mereka harus sering melakukan itu? Kenapa mereka tidak bisa akrab seperti orang tua teman-teman Tania yang lain." Tania menangis sesenggukan di pelukan neneknya.

"Kamu tahu, terkadang orang dewasa punya masalah yang tidak bisa di jelaskan kepada anaknya. Dan terkdang mereka memiliki sifat egois yang sama-sama tidak mau mengalah." nenek melepas pelukannya dan menatap Tania, "Nenek mewakili orang tua kamu, nenek minta maaf, gara-gara mereka kamu menjadi menderita seperti ini."

"Kamu harus kuat Tania, kan ada aku. Kalau ada apa-apa, kamu harus mau bercerita denganku. Aku siap kok membantumu." ucap Mario yang tiba-tiba muncul di samping Tania.

"Terimakasih banyak untuk Nenek dan Kakak. Kalian sudah mau peduli denganku." Tania memaksa senyumnya.

Mereka bertiga pun berpelukan. Tania merasa lebih baik dan merasakan sebuah kenyamanan di rumah ini. Mungkin karena neneknya sangat peduli padanya dan Tania juga sangat jarang bisa menikmati kebersamaan saat bersama Mamanya yang sibuk.

Sore telah tiba, dan Tania sedang asik duduk di bawah pohon yang rindang untuk menikmati angin sepoi-sepoi.

"Tania, mandilah sudah sore!" ucap neneknya dari jendela rumah.

Tania menepuk jidatnya, dia tidak membawa baju. Bahkan ia tak sempat pulang. Dia benar-benar ingin menghilang dari rumahnya hingga tidak ada yang tahu keberadaannya. Pak Korim yang menelpon berkali-kali pun tidak di hiraukan Tania.

Nenek menangkap raut wajah kebingungan dari Tania, "Tenang, nenek masih menyimpan baju tante kamu waktu dia seumuran kamu, kamu bisa memakainya."

Mendengar hal itu, Tania pun bergegas masuk kedalam rumah untuk mandi.

Tania, Nenek dan Mario sedang makan malam di meja makan, tiba-tiba ponsel Tania bergetar. Tania melihat no dari Mamanya yang memanggil. Namun Tania tak menghiraukannya. Tania asik memakan sayur lodeh buatan neneknya.

"Siapa yang menelpon?" tanya nenek di sela-sela Tania sedang mengunyah makanannya.

"Mama." jawab Tania pendek.

"Angkat saja, kasian Mama kamu pasti kamu nyariin kamu!" pinta neneknya dengan lembut.

"Males!" jawab Tania cuek.

Mario yang melihat Tania seperti itu langsung angkat bicara, "Kamu angkat telpon dari Mama atau aku akan yang bilang sama Mama." ucap Mario tegas.

Tania menghela nafasnya, "Iya Tania angkat." Tania berdiri dari meja makan dan meninggalkan nenek dengan Mario.

"Maafkan sikap Tania ya, Nek! Dia jadi seperti ini setelah melihat orang tuanya ribut beberapa lama ini." Mario memegang tangan neneknya.

"Nggak papa kok, biarkan dia disini selama liburan. Dan bilang sama Papamu jangan kesini. Itu akan membuat luka Tania tak kunjung sembuh. Kita harus membuat Tania menjadi bahagia dan jangan sampai dia bersedih lagi. Kamu jagain dia dan pantau terus dia ya!" ucap nenek.

"Siap, Nek." Mario memberi hormat pada neneknya seperti hormat pada bendera.

***

"Kamu kenapa belum pulang sayang? Mama mengkhawatirkanmu!" terlihat sedikit sedih ucapan Mamanya.

"Aku pasti pulang, Ma. Tapi tidak sekarang. Jika liburanku usai. Aku akan pulang kok. Tapi untuk saat ini Tania nggak ingin di ganggu dulu."

"Tapi..."

Jika Mama sayang Tania, tolong ngertiin Tania dan jangan paksa Tania. Jika Mama memaksa Tania pulang. Tania nggak mau pulang selamanya."

Tut. Tania mematikan telpon sepihak. Lalu kembali ke meja makan untuk menyelesaikan makan malamnya.

"Apa kata Mama kamu?" tanya nenek penasaran.

"Cuma nyuruh aku pulang, tapi nggak mau. Aku pulangnya kalau sudah selesai liburannya aja." ucap Tania menyuap nasinya yang mulai dingin.

"Besok ikut aku jalan-jalan yuk?" ajak Mario dengan antusias.

"Kemana?" tanya Tania yang tak kalah antusiasnya.

"Ke kebun strawberry, nggak luas sih. Tapi seru bisa manen buahnya langsung."

"Aku mau" ucap Tania dengan girang. Nenek hanya tersenyum melihat tingkah Tania yang lucu seperti ini.

1
anotherbyl
Suka... Beneran suka👍👍👍Asik ceritanya😁😁
anotherbyl: Sama sama
total 5 replies
anotherbyl
Iseng-iseng klik... dan kayaknya aku suka deh😁😁😁 Terus tulisannya juga rapi (sudah direvisi kata author nya)
anotherbyl: Sama-sama
Mangatsss slalu!!
total 2 replies
lily💫
terhura sampe kebawa perasaan😂
u͎y͎e͎e͎: wah. gak nyangka ada yg sampe terhura.. aku jadi tersandung. 😅
total 1 replies
lily💫
kenapa jdi sad ending kk 😭
jujur sih ni novel yg ke 2 aku baca yg jdi favorit ku jga
u͎y͎e͎e͎: makasih ya. gak papa sad ending sesekali.. hhe
total 1 replies
lily💫
baca dari eps satu hehe 😅 asik novel ny Thor oh y Thor boleh follback Kim gak?😃
u͎y͎e͎e͎: semoga suka ya sama ceritanya😊

oke udah di folback.
total 1 replies
lily💫
sudah di bomlike hehe 😅
jangan lupa dengerin audio ny ya soalnya aku yg dubiing 😊
maaf jika suara nya agak gak jelas

terimakasih
lily💫: iya kk hehe maaf kan suara ku ya kak yg GK jelas dan terlalu ke suara anak " kalo di blng Krn ni pertama x ny hehe 😅 oh ya boleh masuk ke grup ny GK hehe😅 mau nambah temen
total 2 replies
아메에라 림즈
Modus marketingnya boleh juga nih 🤣🤣
Anaz_saaaa
Squeelnya judulnya apa kak?
Anaz_saaaa: apk apa kak?
total 1 replies
Heni Setiowati
thor tambah extra part karena nsh gantung tu apa yg ditulis tania wktu di RS blm di jelasin
u͎y͎e͎e͎: mkasih kak udah mau ngepoin.. sabar ya kak, insyaa allah bakal ada extra part kalau ada yang minta😊😊😊
total 1 replies
🎯Pak Guru📝📶
like n komen

mampir ya....

PENDEKAR TAK PERNAH KALAH
Kim nafisa
ih aku jadi tertarik dehhh
u͎y͎e͎e͎: mksih kak
total 1 replies
Fuck Sugar
Akhirnya 😍😍 Kuy gulung tikar ke sebelah 😍😍
u͎y͎e͎e͎: dah lama kelar yang ini😅😅
total 2 replies
Rozh
Pagi Thor💖
semangat terus ya nulisnya 💪 semoga ide-ide nya selalu dapat🤗

Mampir juga ya di novelku "Suami Dadakan" makasih💖

Salam dari kisah danau hijau buatan kakek
Sugianti Bisri
suka♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
u͎y͎e͎e͎: keknya kita ketemu di lapak sebelah deh kak... hhe
total 1 replies
Desiree Van
Aku mampir lagi kak, yuk feedback.

Salam dari "Pacaran Setelah Menikah "Halal)"

Terima kasih. 🤗
Liska
Like❤❤❤
Sugianti Bisri
hadir
Yana Picisan
sudah❤
Yana Picisan
like yang tertinggal kak❤👍
Yana Picisan
Semangat kak❤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!