Anton, seorang pemuda SMA yang tidak sengaja menemukan sebuah handphone jadul yang tergeletak di salah satu kursi bemo yang biasa dia tumpangi menuju ke sekolah.
Tanpa dia sengaja jik dia sudah mengaktifkan sistem Isekai yang membuatnya menjelajahi dan menjadi MC di setiap anime Isekai.
Bagaimana cara agar Anton bisa kembali ke dunianya? Apakah Anton menjadi betah dan ingin menjadi bagian dari dunia anime Isekai?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bam25, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SI : MKAS – 024
”A—apa maksudmu? Siapa sebenarnya yang ingin k—kau bawa?” tanya Anton yang rasa takut dan terkejutnya tercampur menjadi satu karena baru pertama kalinya, dirinya mendengarkan suara yang tidak berwujud.
”Kau ini, dasar, mengapa salah bawah?” tanya InuYasha yang kesal karena merasa jika suara tersebut tidak becus pada saat mengerjakan hal yang ditugaskan kepadanya.
”InuYasha, kok bisa kau tidak takut?” tanya Anton yang heran begitu mengetahui InuYasha tidak ada ketakutan sama sekali yang ditampilkan pada wajahnya padahal tanpa sepengetahuan Anton, jika InuYasha sudah ketakutan setengah mati karena juga pertama kalinya buatnya mendengar suara tidak berwujud.
“S—siapa yang kau bilang takut?” tanya InuYasha yang tidak ingin ketahuan jika dirinya sudah ketakutan setengah mati.
“Ya, itu perkiraanku saja,” ucap Anton yang sudah menduga jika InuYasha yang “palsu” merasa ketakutan.
“Apa kamu takut?” tanya InuYasha balik karena tidak terima jika dirinya diejek seperti itu oleh Anton.
“Tidak, aku tidak takut dan buat apa aku takut?” tanya Anton yang tidak merasa ketakutan karena tidak ada alasan yang perlu dia buat untuk merasa takut.
“B—begitu ya, haha… kau memang hebat,” puji InuYasha yang merasa kagum dengan keberanian Anton padahal dirinya merasa ketakutan.
Di saat bersamaan, suara tersebut kembali terdengar oleh keduanya.
“Siapa yang mengizinkan kalian bercengkraman? Dan, aku tidak ingin kalian berbicara,” ucapnya yang membuat InuYasha dan Anton tidak terima karena menurut mereka, suara tersebut tidak berhak melarang mereka.
“Siapa kamu!? Apa hakmu melarang kami?!” tanya Anton dengan nada marah sembari menggeram kepada suara yang tak berwujud.
”Haha… begitu ya, jadi tubuh dan jiwa kalian bertukar? Haha… benar-benar menarik sekali ya,” ucap suara tersebut yang merasa jika ada pertunjukan yang menarik menurutnya.
Sementara, InuYasha dan Anton yang mendengarnya, tidak terima dengan perkataan dari suara tersebut.
”Apa-apaan ini? Apa yang kau katakan?” tanya Anton yang tidak terima karena perkataan tersebut.
”Ya, aku telah mengatakan jika jiwa dan tubuh kalian saling bertukar satu sama lain,padahal aku tidak bermaksud seperti itu,” ucapnya membuat InuYasha dan Anton penasaran karena apa yang dipikirkan oleh dia.
”Kalau begitu, apa yang sebenarnya kau inginkan?” tanya Anton penasaran karena merasa firasatnya mengatakan jika itu adalah hal yang terburuk.
“Sebenarnya apa yang kau lakukan pada kami, kami jadi korban tahu,” ucap InuYasha yang juga tidak mengerti keinginan sistem yang tak kasatmata.
“Korban? Hmm… sebenarnya tidak seperti itu, dan aku ini sistem yang sangat kau dambakan, bukannya seperti itu, InuYasha? Tidak, jiwa Anton?” tanyanya dengan senyum yang tidak bisa dilihat oleh Anton dan InuYasha karena memang wujudnya tidak bisa keliatan.
“InuYasha, apa yang dikatakannya benar? Dan sebenarnya, apa yang kau rencanakan dengan InuYasha?” tanya Anton yang merasa jika InuYasha hendak menghianatinya.
“Tidak ada, aku tidak menjalankan bersama dengan jiwa Anton, karena pada dasarnya aku adalah sistem yang tercipta untuk memenuhi kebutuhan seseorang dan untuk saat ini, aku merasuki di dalam tubuhmu karena jiwa Anton menemukan perwujudanku,” jelasnya membuat InuYasha dan Anton tidak mengerti apa yang diucapkan oleh sistem tersebut.
Ya, untuk seorang InuYasha yang saat ini mendiami tubuh dan raga Anton bisa dimengerti karena dia adalah bangsa yang dikarunia kepintaran di bawah rata-rata dari manusia umumnya dan juga dia berada pada zaman kuno sehingga tidak mengerti kemajuan zaman. Sementara untuk seorang Anton yang sudah berada di perabadan yang di mana semua serba teknologi, tidak memahami perkataan tersebut sangat memalukan. Tetapi apa daya, Anton hanya seorang pemuda SMA yang sama sekali awam dengan teknologi canggih. Dia hanya pengguna yang rajin menggunakan teknologi yang mudah digunakan.
“Katakan dengan jelas dong, aku tidak mengerti,” keluh InuYasha yang diangguk oleh Anton.
“Aku juga tidak mengerti yang kau ucapkan,” ucap Anton membuat ruangan tersebut kembali hening.
Semenit kemudian, suara tersebut marah-marah tidak jelas karena akibat harus menjelaskan kepada dua mahkluk bodoh menurutnya.
“Mengapa kalian begitu bodoh sih?! Bahasa apalagi yang harus aku pakai?” ucapnya sembari marah membuat InuYasha dan Anton terkejut lalu marah karena dihina bodoh.
“Aku tidak bodoh! Kau saja menjelaskan sangat ribet, apa kau gak pandai menjelaskan orang lain?” tanya InuYasha yang tidak terima jika dirinya dihina padahal di angkatannya dia dikenal cukup pandai dan juga memenangkan beberapa perlombaan antar sekolah.
“Hei! Kau berani menculik, sekarang berani menghina ya?! Nyalimu sungguh besar sekali!” bentak Anton yang tidak terima dikatai bodoh oleh suara yang tidak bisa menampakkan diri padahal dirinya setiap hari diledek oleh Kaede dan Kikyo dengan sebutan “InuYasha bodoh dan idiot”.
“Astaga, baiklah, aku akan membuat kalian sepaham mungkin, meski harus menggunakan bahasa dasar selevel anak TK,” ucapnya sembari mencoba menurunkan level bahasanya.
“Sebenarnya, kalian tidak bisa bertukar tubuh, singkatnya begitu,” ucapnya membuat InuYasha dan Anton kebingungan dengan perkataan terakhir yang menurutnya berita yang mengejutkan bagi mereka berdua.
“Apa? Lalu? Mengapa bisa terjadi? Sebenarnya harus apa dan bagaimana?” tanya InuYasha dan Anton berbarengan sehingga menciptakan kebisingan yang membuat suara tersebut membentak mereka untuk diam.
”Kalian bisa tidak berhenti berteriak? Dasar anak muda, tidak ada sopan santunnya, setidaknya dengarkan penjelasanku hingga selesai,” ucapnya membuat InuYasha dan Anton terdiam karena perkataan tersebut.
“B—baiklah, kami minta maaf,” ucap Inuyasha yang mewakili dirinya dan Anton minta maaf karena mengetahui jika jiwa InuYasha yang saat ini di tubuhnya pasti sangat sulit untuk mengatakan maaf meski dia bersalah.
“Bagus jika kalian sadar akan kesalahan kalian, untuk lebih jelasnya maka sebenarnya waktu di dimensi ini mati, karena seharusnya hanya jiwa Anton saja berjelejah tetapi entah mengapa aku tidak menyangka jika jiwa InuYasha berhasil keluar dan tidak itu saja, dia menempati tubuh dan raga Anton,” ucapnya membuat kedua bocah malah makin tidak mengerti apa yang dia katakan.
“Astaga, makin ribet menjelaskan kepada kalian berdua, mending aku kasih misi untuk kalian berdua, sehingga aku bisa menjelaskan dengan kapasitas kalian,” putus suara tersebut karena sepertinya sudah lelah menjelaskan kepada kedua orang yang menurutnya paling bodoh sedunia.
“T—tunggu, apa kamu mau memberikan kami misi agar jika kami bisa menyelesaikannya maka kami bisa menanyakan apa pun yang kami mau?” tanya InuYasha yang membuat suara tersebut membalas percakapannya.
“Seperti begitu, ini lebih mudah sih karena kalian berdua tidak akan paham meski aku sudah menurunkan levelnya,” jelasnya.
“Kau ini! Dari tadi meremehkan kami!” teriak Anton yang tidak terima dari awal sudah dihinanya.
”Aku tidak meremehkanmu tetapi berbicara mengenai faktamu, daripada membuang waktu, aku akan mengembalikan kalian sesuai tubuh itu, untuk misinya nanti aku akan mengirimkan kepada kalian,” ucapnya yang langsung mengembalikan mereka sesuai dengan tubuh terakhir mereka pakai membuat InuYasha dan Anton tidak bisa bertanya kepadanya karena sudah dikirim ke dunianya lebih dahulu.
”Nah, sekarang sepi jadi enak dan beban manusia sudah berkurang,” gumamnya ketika mengetahui dua makhluk merusak mata dan moodnya menghilang.
Apa ini? Keliatannya menarik? Penasaran? Auhtor gantung dahulu. Gomenne ya, mina-san.
Note : selama Anton berpetualangan di dunia anime isekai, percakapan bahasa Jepang sama Author diganti langsung menggunakan bahasa Indonesia agar kalian tidak terlalu susah untuk memahami alur cerita yang sudah dibuat sama Auhtor