Berawal dari fitnah yang di tuduh kan kepada Beequeen, seorang gadis yang dulu nya ceria mudah senyum dan ramah menjadi gadis yang dingin datar dan cuek.
Dia di usir dari rumah nya sendiri karna fitnah yang dilakukan saudara angkat nya tersebut.
Akan kah Beequeen balas dendam kepada mereka. ??
Ikuti kisah selanjutnya. !!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon V Addeline, isi konten hanya pandangan pribadi pembuatnya dan tidak mewakili NovelToon sendiri.
.
.
.
Happy reading
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nour Addeline, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 24
1 Tahun Kemudian
Bee telah melancarkan balas dendam nya hanya dengan membuat perusahaan keluarga Samuel tertekan untuk menjual saham nya, dan akhirnya Samuel menjual saham 45 % ke purusahaan B'Q COMPANY dan 25 % ke AL COMPANY jadi saham yang dimiliki Bee adalah 70 % lumayan untuk menjatuhkan keluarga Samuel Malik Abraham itu.
Perusahaan B'Q Company
"presdir kita telah berhasil membeli saham dari perusakan Samuel sebesar 70 %" ucap violla sebagai tangan kanan di kantor itu
"bagus, kalian melaksanakan tugas dengan baik" ucap bee
"baiklah kalo begitu saya permisi dulu" ucap violla
"hmm" jawab Bee handa berdehem
Saat Bee mengerjakan berkas berkas tiba tiba ponsel nya berbunyi menandakan ada telpon masuk.
"halo presdir" ucap perempuan di seberang sana
"ada apa" jawab bee
"ada seorang penghianat disini apa anda sendiri yang akan menanganinya" tanya perempuan di seberang sana yang tak lain viona
"bawa dia ke markas" ucap Bee dingin
"baik presdir" ucap viona
(ternyata ada yang sedang bermain main dengan ku, lihat saja akan aku hancurkan keluarga mu penghianat) ucap Bee dengan senyum defil nyaembuat ruangan seketika berhawa dingin.
Skip markas
Braaakk
"di mana dia" ucap Bee tegas
"di.. dia ruang bawah tanah Queen" ucap salah satu anggota di sana
Tanpa bertanya lagi Bee melanjutkan jalan nya menuju ruang bawah tanah tersebut
Braaaakk
Bee menendang pintu ruangan tersebut dengan sangat keras membuat mereka yang ada di dalam merasa terkejut.
"selamat datang Queen" ucap anggota yang ada di ruangan tersebut
"yoga di mana penghianat itu" ucap bee dingin
"ada di dalam Queen" ucap yoga
"baiklah aku akan bermain main dengan nya sepertinya seru" ucap Bee dengan senyum defil nya membuat mereka semua bergidik ngeri
"siapa yang menyuruh mu untuk menghianatiku" ucap Bee pada penghianat itu tak lain adalah karyawan di bagian keuangan nya bernama kaka.
"kamu siapa" tanya kaka
"saya adalah leader mafia The Black Diamond juga pemilik perusahaan AL COMPANY" ucap Bee dingin dengan nada tegas membuat nyali kaka menciut.
"ap.. apa mau mu" tanya kaka terbata bata
"sudah jelas, aku ingin kau mati hhaaaa" ucap Bee tertawa membuat ruangan itu semakin mencengkam
"to... tolong ma.. maafkan aku" ucap nya memohon
"sudah terlambat sekarang aku akan bermain main dengan tubuh mu" ucap Bee dingi
Sreeeettt
Aarrggghhh
Bee menyayat kulit kaka dengan lihai dan mengukir nya dengan tulisan penghianat
"he.. hentikan ku mo.. mohon" ucap kaka memohon tapi tak ada respon dari bee
Bee melancarkan aksinya dengan memotong jari jari tangan dan kaki kaka membuat kaka menjerit kesakitan namun yang di dengar Bee adalah jetitan tertawa. Bee juga mengukir punggung kaka dengan tulisan TBD, mencongkel sebelah mata nya dan memotong satu lengan nya.
"ku mo... mohon ma... maafkan a.. aku" ucap kaka terbatas bata, muka nya yang pucat karna darah mengalir deras dari luka di sekujur tubuh nya.
"tidak ada kata maaf di kamus ku" ucap Bee dingin
"bu... bnuh saja a.. aku se... sekarang" ucap kaka dengan nada tinggi
"oh jadi masih ada tenaga kau rupanya" ucap Bee datar
Buuukkhhh
Sreeettt
Bblluusss
Dor
Dor
Dor
Bee menendang, menebas kepala kaka dan menembak nya tiga kali.
"yoga kau urus mayat itu dan bersihkan semua nya" ucap Bee tegas
"baik Queen"
"jangan lupa beri sedikit dagingnya untuk kedua hewan kesayangan ku"
"baik Queen"
Kemudian Bee keluar dari ruangan itu dan melajukan kendaraan nya untuk pulang ke mansion.
"Bee dari mana saja kamu, abang khawatir tau gak" ucap tmray saat melihat alana di depan pintu
"ada sedikit masalah tadi bang di kantor" ucap bee
"tunggu dulu kenapa baju mu penuh dengan darah" ucap ray curiga
"hehee tadi Bee sedang bermain main kok bang"
"kenapa kau tidak mengajak abang mu ini".
"aduuhh Bee lupa bang soal nya Bee seneng banget karna udah lama gak main main itu"
"yasudah kamu ke kamar bersih bersih bau amis tau gak"
"iya bang"
kpn lanjutkan cerita ini?