NovelToon NovelToon
I'M Not Gay

I'M Not Gay

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Bad Boy / Tamat
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Alia Chans

Sejak lahir, Varren Kaelor tidak pernah diberi kesempatan untuk memilih jalan hidupnya sendiri.

Di balik wajah tampan yang dikagumi banyak orang, tersembunyi sebuah rahasia yang bahkan tidak boleh ia akui pada dirinya sendiri. Setiap langkah, setiap senyum, bahkan setiap hubungan yang ia jalani hanyalah bagian dari sandiwara yang dipaksakan oleh seseorang.

Ketika harus memasuki sekolah paling bergengsi di negeri itu, Varren yakin ia hanya perlu bertahan seperti biasanya.

Namun, semuanya berubah saat seseorang mulai menembus tembok yang selama ini ia bangun.

Semakin dekat orang itu, semakin sulit Varren membedakan mana kebohongan yang harus dipertahankan, dan mana perasaan yang tidak seharusnya pernah tumbuh.

Lalu... apa yang sebenarnya disembunyikan oleh keluarga Kaelor?


"Aku tidak takut jika dunia membenciku. Aku hanya takut... saat dunia mengetahui siapa diriku sebenarnya." — Varren

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alia Chans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Misi Ke 2

"Lebih gede dari punya loe sih..!" ujar Varren mengedipkan mata.

"ASU..!!" ujar Hiro yang paham ucapan Varren. Varren terbahak mendengarnya.

Bugh.

Varren melirik berkas yang diberi oleh Alvino, menaikkan satu alisnya dan mengambilnya tenang.

Menatap dingin berkas-berkas yang ia baca selama satu menit. "Gue nggak mau ambil misi bunuh orang." ujar Varren melemparkan lagi berkas itu.

Alvino mengernyitkan dahinya. "Kenapa?" tanyanya heran pada Varren.

"Iya gue nggak mau aja. Kasih gue misi lain." jelas Varren tegas.

Alvino mengangguk pelan. "Ren, kalo semisal loe mau jadi baik, loe nggak usah masuk kelompok ini. Yang namanya kelompok hitam pasti membunuh. Bahkan sekalipun loe ngambil misi penyeludupan atau yang lain, loe bakal tetap membunuh." jelas Alvino pelan pada Varren. "Pada saat loe harus menyelamatkan diri atau loe tertangkap, itu nyata. Dan di saat itulah loe harus bertahan dengan membunuh. Kalo mau jahat jangan tanggung. Membunuh atau dibunuh, itu pasti...!" lanjutnya pelan.

Varren menatapnya dengan dingin. Mengangguk pelan dan berdehem. Benar juga, bahkan misi itu lebih berbahaya sebenarnya.

"Ini kapan harus dijalankan?" tanya Varren menunjuk berkas tadi.

"Malam ini, dia ada di club. Loe bisa ke sana nanti." ujar Alvino tersenyum miring.

---

Usai dari percakapan tadi, Varren, Haikal dan Hiro segera ke arah club yang diberi tahu oleh Alvino. Bukan tidak mau menolak atau menurut, tapi Varren hanya ingin supaya Alvino merasa dirinya penurut dan mudah dibodohi dengan ucapan-ucapannya. Varren akan membuatnya sama sekali tidak ada cela, merasa Varren sebagai musuh atau lawannya.

"Loe bagian IT dan juga CCTV. Buat supaya CCTV hari ini nggak ada yang hidup satupun." ujar Haikal pada Hiro.

Haikal mengangguk melirik Varren. "Btw loe cantik banget pake rambut panjang kayak cewek Ren." gumam Haikal meringis.

"Bacot." ujar Varren mendelik.

Haikal terkekeh mendengarnya. Bagaimana tidak? Varren menggunakan dress merah menggoda yang sebatas paha, dada yang besar dan berisi—silikon kulit. Menggunakan make-up artis yang membuat wajahnya tebal dengan bedak menutupi wajah aslinya, mata seksi, tubuh berisi, putih mulus, rambut bob yang super modeling. Semakin membuat dirinya yang dasarnya cantik semakin cantik dan luar biasa.

Sama sekali tidak terlihat jika itu Varren.

"Dan buat Hiro, lihat situasi. Kalo ngerasa bahaya, loe bisa hidupkan penanda oke." ujar Varren. Hiro mengangguk pelan.

"Halloo manis.."

Varren menoleh mengerikkan pelan menatap siapa yang datang. Lelaki buncit dengan segelas wine di tangannya.

"Mau sama om?" tanyanya dengan mata yang mengedip satu.

Varren di sana bergidik ngeri. "Nggak om, saya udah dibooking." ujar Varren dengan genit membuatnya berwajah kecewa.

"Saya bayar tiga kali lipat untuk malam ini, asalkan kamu mau sama saya.." jelasnya lagi kepada Varren, sesekali melirik dada Varren yang sangat besar dan seksi. Tak tahu itu silikon kulit.

Varren mengangguk. "Artinya 3 M yah om?" tanyanya mendayu.

Mata pria itu melebar. "Kok 3M?" tanyanya agak shock.

Varren mengangguk. "Iya om, 3M. Soalnya yang booking saya 1M buat malam ini. Minat?" ia menyentuh lengan kekar pria tersebut sensual membuat pria itu gugup dan berdehem.

"Saya permisi dulu yah." ia segera menjauhi Varren gugup.

Varren mencebikkan bibirnya. "Miskin." gumamnya membuat Hiro dan Haikal terkekeh melihat tingkah Varren mengerjai orang lain.

"Loe sih cantik banget. Gue aja pangling." ujar Hiro.

Varren mengedipkan satu mata. "Makasih abang." ujarnya menyolet pipi Hiro membuat Hiro mengusap pipinya kasar karena geli.

Varren terkekeh melihat tingkah Hiro yang jijik. "Jijik-jijik dalam hati seneng loe gue sentuh-sentuh." ujar Varren pada Hiro mengejek pelan.

"Najis Ren. Suka cewek gue." ujar Hiro menolak kesal.

"Gue juga punya lubang tau Hir. Manja dan sempit." ujar Varren pada Hiro.

"Ren sumpah gue geli. Iwh." ujar Hiro bergumam mual.

Varren tertawa melihat tingkah Hiro yang jijik padanya. Bagaimana jika dirinya sebagai perempuan bilang begitu? Apakah Hiro akan jijik???

"Udah udah jangan debat lagi, kita jadi pandangan orang." bisik Haikal pada teman-temannya.

Mereka berdehem pelan melihat ke arah Haikal. "Varren tu godain gue mulu Hai." bisiknya kesal. Haikal menggeleng melihat mereka yang sibuk berdebat.

Haikal menatap sekeliling club yang berwarna-warni, dipenuhi suara DJ dan orang-orang yang sibuk bergoyang, ada penari di atas mimbar menggunakan pakaian tak senonoh. Tatapannya tertuju pada orang yang dituju.

"Tuh Ren. Itu target kita. Loe bisa lihat di angka jam menuju jam sembilan." ujarnya berbisik kepada Varren.

Varren mengangguk menatap pelan ke arah jam sembilan, dan paham. Tepat di mana dia juga melirik Varren dengan sensual. Varren bergidik melihatnya. "Njir. Muka dia udah horny sebelum gue goda." gumamnya pada Haikal dan Hiro.

Hiro dan Haikal terkekeh mendengarnya. "Lebih bagus, jadi loe nggak perlu sok-sokan buat godain dia." ujar Haikal.

"Ren. Dia ke sini Ren." ujar Hiro berbisik tenang kepada Varren.

Varren berdehem pelan membuat wajahnya senormal mungkin. "Halloo..." Varren melirik sasarannya dan tersenyum manja.

"Hallo mister.. ada yang bisa saya bantu?" tanya Varren dengan suara yang dilembutkan.

Tangan pria tua berusia 49 itu memberi jabatan tangan pada Varren. "Saya mau kenalan. Nama saya Hendra. Nama nona yang cantik ini siapa?" tanyanya pada Varren.

Varren mengangguk memegang tangan Hendra dan tersenyum. "Lolita om..." ujarnya dengan manja, sengaja ia mengelus bagian tengah dari tangan Hendra menggunakan telunjuknya menggoda.

Hendra membasahi bibir bawahnya dan tersenyum. "Mau minum Loli?" tanyanya pada Varren.

Varren mengangguk. "Boleh om. Ayoo." Varren segera merangkul lengan Hendra dengan gemulai, bahkan mengusap dada bidangnya sensual membuat Hendra mendesah dan segera menjauh membawa Varren ke tempat dirinya duduk awal tadi.

Haikal dan Hiro menatap Varren ngeri dan tidak percaya. "Yatuhan Varren." gumamnya menggeleng tak percaya.

Haikal menatap hal itu dingin, segera menjauh dari sana untuk melakukan tugasnya. Hiro kelimpungan hanya bisa mengikuti Varren dari jauh. Varren sendiri sudah duduk di atas pangkuan Hendra dan menggerayangi tubuh Hendra dengan tangan nakalnya. Tak segan memegang kemaluan Hendra dan meremasnya sensual dari balik celana berkali-kali.

"Akh sabar Loli.. kamu sangat ganas rupanya." ujar Hendra tak tahan saat Varren sengaja menggesekkan kemaluannya dengan kemaluan Hendra. Ia terlihat memejamkan mata dengan alat kelaminnya yang sudah dibangunkan oleh Varren.

Varren mendesah dengan keras dan berdehem pelan mengusap rahang Hendra. "Saya nggak tahan. Ayok om kita ke kamar." ujar Varren kepada Hendra tepat di telinga Hendra dan menggigit telinganya membuat Hendra melenguh.

Hendra gelap mata, matanya sudah dipenuhi kabut gairah menyentuh dada Varren. Varren mengeliat gelisah dan berdehem pelan, membusungkan tinggi dada silikon miliknya yang diremas.

Hendra di sana semakin menggesekkan kemaluannya ke kemaluan Varren. "Ohh Oo om." desah Varren.

"Iya babe.. Akh iya ayok..."

Hendra segera memapah Varren dan menggendongnya ke hotel bagian atas club, tepatnya di lantai dua dan tiga. Varren mendesah dan melirik Hendra dengan lirikan matanya yang beda dari yang tadi. Hendra sama sekali tidak tahu jika wajah Varren sudah berbeda dari sebelumnya.

Hiro menatap Varren yang begitu brutal membuat ia sendiri menggeleng tak tahan. Demi Tuhan, Varren bertingkah layaknya perempuan penggoda di film biru yang ia lihat. Ia saja melihat tergiur apalagi Hendra yang Varren goda.

"Varren sialan." gumamnya memanas. Telinganya bahkan memerah melihat Varren yang begitu brutal.

Hiro segera menjauh dari sana, mengikuti ke mana Hendra membawa Varren. Bahkan mereka satu lift menuju hotel yang disediakan di club tersebut.

Varren yang digendong oleh Hendra pun melirik Hiro, sengaja Varren menggesek kakinya dengan kemaluan Hendra yang sudah bangun sensual dan menggerayangi puting kecil dada milik Hendra membuat Hendra mendesah dan melengah bersandar di dinding lift, mendongak karena mendesah terasa semakin sesak bagian bawahnya.

Hiro melirik Varren menajam membuat Varren terkekeh. Apalagi melihat bagian celana milik Hiro juga sudah mengembang besar.

Bersambung...

1
🐲⃞⃟🅔ˣᵒⱮιƚα
ditunggu up nya
🐲⃞⃟🅔ˣᵒⱮιƚα
lanjutttt dong
🐲⃞⃟🅔ˣᵒⱮιƚα
lanjut kyknya gw suka alurnya ,penulisan juga rapi banget ga ada typo dan gw nyaman bacanya semangat ya ditunggu up nya
Alia Chans: makasih kk dah mampir, semoga suka terus ya🤭🤭☺
total 1 replies
Nelson Sihombing
Alvaro kehilangan contekan maksudnya🤭🤭
Nelson Sihombing
sylas nya jual mahal banget..
Nelson Sihombing
Varren bisa aja
Anime aikō-kā
p
Alia Chans: 🤔🤔🤔🤔🤔🤔.
total 3 replies
HIMBOYS
semangat
Alia Chans: Thank you kk/Smile//Smile/
total 1 replies
Nelson Sihombing
berarti dia gk cewek? atau gk cowok?
Alia Chans: Gak tau lupa gw🤭🤭
total 1 replies
Kak Umi
Jangan lupa baca cerita aku juga ya 🙏🙏😍😍
Kak Umi
Cerita asyik dan enak untuk dibaca
Kak Umi
Ikut baca ya😍😍
Alia Chans: makasih kk dah mampir. semoga suka ya😉
total 1 replies
𝑊𝑎𝑤𝑎ᵃᵈʳⁱᵃⁿ
menurut ku diam bukan cara penyelesaian trbaik
_r: kak baca novel ku juga dong, judul nya tower of souls
total 2 replies
Nemicca˃ 𖥦 ˂
seru banget sukak
Nemicca˃ 𖥦 ˂: hehe pasti lah
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!