Aku harap ini adalah keputusan yang tepat untuk melupakan semua yang terjadi. Aku juga berharap Alexander bisa membahagiakanku. Aku ingin melupakan masa lalu dan si pria berwajah muram itu. Aku tidak ingin mengingat-ingatnya lagi. Namun, apakah semua akan berjalan sesuai kehendak hati?
Lanjutan Fall in Love with Lover
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gaharu Wood, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
I Do
Entah mengapa lidahku seakan berkeluh untuk mengatakan aku sayang kamu. Padahal hanya sebatas kata-kata untuk diucapkan. Tapi, aku tidak bisa mengatakannya jika tidak dengan hati. Dan saat menggunakan hati, itu berarti aku telah siap menerima apapun yang akan terjadi nanti. Sudah siapkah aku berkomitmen kembali?
Alexander masih menunggu. Sinar bening bola mata birunya seakan memintaku untuk segera mengatakannya. Bibirku pun bergerak seolah ingin bicara. Namun, suara itu seakan masih tertahan di tenggorokan.
"Aku mencintaimu, Lilia. Jadilah kekasihku. Sekarang dan selamanya." Dia menatapku serius.
"Dear ...." Aku tahu dia memancingku agar mengatakan hal yang sama.
"Kumohon jangan tolak cintaku. Jadilah kekasihku," katanya lagi.
Jantungku berpacu semakin cepat. Otakku seakan tidak dapat berpikir. Aku merasa hidup baruku akan segera dimulai bersamanya. Ini adalah sikap alami seorang pejantan di kala jatuh cinta kepada betinanya. Dan dia telah mengungkapkannya padaku.
"Terimalah cintaku, Lilia. Katakan jika kau juga menyayangiku, mencintaiku." Dia memegang kedua tanganku ini.
Aku menggelengkan kepala di hadapannya. Bukan karena menolak, melainkan merasa haru dengan ketulusan yang dia berikan padaku. Selama ini dia terus saja memintaku agar menjadi kekasihnya. Dia menepiskan rasa sakit saat aku masih bersikeras untuk bersama Jake. Tapi kini semuanya berbalik 180 derajat. Aku tidak bisa lagi menolak cintanya.
"Dear, aku ...,"
Lantas dengan segera kupeluk tubuhnya. Seerat yang kubisa sambil menghirup dalam-dalam aroma tubuhnya. Kucengkeram kuat belakang sweternya lalu mengatakan hal yang dia inginkan. Dengan tertatih aku pun mengatakannya.
"Aku menyayangimu, Dear. Aku ... mencintaimu ...."
Selancar mungkin aku mengatakannya, tapi ternyata kata-kata itu sedikit tersendat karena rasa haru di dada. Hingga kurasakan semburat senyum di pipinya. Alexander tersenyum saat mendengar kata-kata itu dariku. Dia lalu memberatkan kepalanya di kepalaku. Menghirup dalam-dalam aroma rambutku lalu membenamkan kepalanya di bahuku.
"Terima kasih, Lilia. Terima kasih telah mengatakannya. Aku mencintaimu. Aku amat menyayangimu. Jangan tinggalkan aku," pintanya seraya memelukku.
Aku mengangguk. Tak terasa tetes demi tetes air mata jatuh membasahi pipi ini. Sepertinya kehidupan baruku sudah dimulai bersamanya. Aku pun harus dapat menerima jika Alexander lah yang ada di hadapanku. Bukan Jake atau yang lainnya.
Semoga kisah kita abadi, Dear.
Lantas malam ini pun menjadi saksi pengakuanku yang tidak ingin kehilangannya. Harus kuakui jika aku menyayanginya. Entah bagaimana nantinya, kucoba saja untuk menjalaninya. Semoga semesta ikut merestuinya.
Beberapa menit kemudian...
Udara dingin memaksaku agar segera masuk ke dalam rumah. Tidak lagi berada di teras bersama Alexander. Dan kini kami sedang mengobrol di depan pintu kamar yang akan kuinapi. Malam yang semakin larut seolah menjadi saksi pembicaraan kami. Aku pun mengatakan padanya jika tidak mempunyai hubungan lagi dengan Jake. Meskipun dia mengirimiku pesan seperti itu.
"Kau yakin tidak akan kembali padanya?"
Alexander meminta kepastian dariku. Segelas susu hangat pun menemani pembicaraan kami.
"Ya." Aku mengangguk di sampingnya. "Sekarang aku punya kamu, Dear. Untuk apa masih memikirkan pria lain?" Aku berusaha meyakinkan jika aku ini miliknya.
Dia tersenyum lalu menarikku agar bersandar di bahunya. "Aku percaya padamu, Lilia." Dia kemudian memegang tanganku ini. "Sebisa mungkin aku akan menjagamu di setiap waktuku. Tetaplah di sisiku." Dia mengecup tanganku.
Aku tersenyum mendengarnya. Rasanya bahagia sekali. Inginku terus seperti ini.
kapan update
ditunggu yaaqq