Kisah seorang gadis yang terpaksa menikah karena memenuhi keinginan terakhir dari orang tuanya dengan seorang pemuda yang tidak dia kenal dan tidak dia sukai ya.
Seorang CEO terpaksa menikah dengan seorang gadis SMA karena paksaan dari orang tuanya yang mempunyai hutang balas budi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuan Pratama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 27
Panji kini sudah sampai di depan kediaman Ema . Para pelayan yang mengetahui kalau Ema datang pun langsung menghampiri Ema.
Panji meminta tolong ke pada Bi Ratih untuk membawa barang barang Ema , sedangkan Panji menggendong Ema kembali untuk membawanya ke dalam kamarnya.
Panji menggendong Ema dengan masih menggunakan selimut yang tadi di berikan oleh Panji sehingga Panji tidak menyentuh Ema secara langsung .
"Bi saya pamit pulang dulu , tolong jaga Nona Ema ya Bi dan gantikan pakaiannya ."Ucap Panji pada Bi Ratih .
"Iya , Tuan Panji tenang saja ."Jawab Bi Ratih .
"Baiklah kalau begitu saya permisi dulu ."Pamit Panji yang kemudian pergi .
Setelah Panji pergi Bi Ratih pun masuk kedalam kamar Ema untuk mengganti pakaian Ema .
"Nona Ema pasti kecapean mengurus perusahaan sebesar itu , apa lagi Nona Ema pun harus sekolah dan mengerjakan tugas tugas sekolahnya ."Ucap Bi Ratih yang tengah mengganti pakaian Ema .
Setelah selesai Bi Ratih pun langsung pergi keluar dari kamar Ema untuk kembali ke kamarnya karena malam sudah sangat larut .
Keesokan harinya saat Ema terbangun dari tidurnya , Ema merasa bingung kenapa dirinya bisa ada di dalam kamarnya sendiri . Karena seingatnya Ema tertidur di dalam ruangannya .
"Kenapa aku bisa di kamar ku ? Baju ku juga siapa yang menggantikan nya ?."Ucap Ema pada dirinya sendiri . "Seingat ku , aku tertidur di kantor deh ."Sambung Ema.
Karena merasa harus Ema pun bangkit dari tempat tidurnya lalu turun ke dapur untuk mengambil air minum karena air minum di dalam kamarnya habis .
"Nona Ema sudah bangun ?."Tanya Een saat melihat Ema tengah mengambil air minum di dapur . Een adalah salah satu pelayan di rumah Ema .
"Eh Bi Een ,iya dong Bi aku udah bangun kalau belum bangun mana mungkin aku ada di sini . "Jawab Ema .
"Oh iya Bi , Bi Een tahu gak kenapa Ema bisa tidur di kamar ?."Sambung Ema yang bertanya pada Bi Een .
"Tidur ya memang di kamar lah Nona ." Jawab Bi Een .
"Iya aku tahu kalau tidur ya memang di kamar , tapi maksud aku kenapa aku bisa tidur di kamar tadi malam , karena seingat aku , aku ketiduran di kantor ."Jelas Ema.
"Nona Ema semalam di antara oleh Tuan Panji ke sini dan Tuan Panji juga yang menggendong Nona sampai ke kamar menggunakan selimut ."Saut Bi Ratih yang baru saja datang .
"Oh pantas saja . Tapi Bi maksudnya gendong pake selimut itu gimana ?."Tanya Ema pada Bi Ratih .
"Maksudnya Tuan Panji membungkus badan Nona Ema menggunakan selimut , baru Tuan Panji menggendong Nona Ema ."Jawab Bi Ratih.
"Oh aku mengerti Bi , pasti karena Pak Panji tidak ingin menyentuh ku kan ."Ucap Ema .
"Benar Nona , Tuan Panji itu sangat menyayangi Nona seperti anaknya sendiri , karena memang saat Nona Ema kecil Tuan Panji sudah mengikuti Tuan Danu dan alhasil Tuan Panji pun sering bermain dan menjaga Nona Ema ."Jelas Bi Ratih.
"Oh pantas saja Pak Panji itu selalu bersikap baik dan lembut pada ku ya Bi ."Ucap Ema .
"Iya Nona ."Jawab Bi Ratih .
"Ayo Nona mau sarapan dulu atau bersiap dulu , hari ini Nona akan berangkat sekolah kan ."Ucap Bi Ratih .
"Oh iya aku lupa kalau hari ini kan aku semester ."Ucap Ema . "Aku sarapan saja dulu deh lagian tanggung juga aku sudah ada di bawah , ayo Bi makan bersama ."Sambung Ema.
"Nona Ema saja duluan ya ."Ucap Bi Ratih .
"Baiklah ."Jawab Ema .
Ema pun akhirnya sarapan sambil melihat email yang masuk . Setelah selesai sarapan Ema pun langsung pergi ke kamarnya untuk mandi dan bersiap pergi ke sekolah .
Setelah tiga puluh menit Ema pun sudah siap . Ema langsung pergi ke sekolah menggunakan mobilnya . Setelah dua puluh menit Ema pun sampai di sekolah , Ema pun langsung pergi ke kelasnya karena sebentar lagi bel masuk akan berbunyi .
"Selamat pagi ."Sapa Ema saat memasuki kelasnya .
"Selamat pagi , ah Ema akhirnya kamu datang juga . Aku pikir kamu tidak akan datang ."Ucap Sifa .
"Kamu kangen ya sama aku ?."Tanya Ema .
"Tentu saja aku kangen sama kamu Ema , kamu sih ngurusin Fikri terus ."Saut Sifa.
"Iya deh maaf maaf , aku janji nanti pas semester sudah berakhir aku bakal traktir kalian makan sepuasnya ."Ucap Ema sambil tersenyum .
"Beneran ya awas aja kalau bohong ."Ucap Sifa.
"Tapi kita makan di mana ?."Tanya Alda .
"Yaelah udah nanya makan di mana aja , semester aja belum di mulai ."Ucap Manda .
"Ya gak papa dong , biar semangat gitu kita mikirnya ."Ucap Alda .
"Huuu dasar tukang makan ."Ucap Sifa .
"kamu juga sama tukang makan tukang minta gratisan ."Ucap Alda pada Sifa .
"Hai udah dong kok kalian jadi ribut sih , mending sekarang kalian belajar lagi sebelum bel masuk berbunyi ."Ucap Ema .
"Bener tuh kata Ema , jangan sampe ya kalian minta contekan sama aku dan Ema ."Saut Manda .
"Ihh pelit banget sih kamu Manda ."Ucap Sifa dan Alda .
"Suka suka aku dong ."Ucap Manda .
Tak lama bel pun berbunyi dan Guru pun masuk kedalam kelas untuk memulai ulangan , sebelum itu para murid harus menaruh tasnya di depan kelas .
Setelah menaruh tas di depan kelas para murid pun langsung duduk di tempat duduk masih masing.
Ulangan pun langsung di mulai , semuanya mengerjakan soal mereka dengan sangat tenang dan pastinya teliti karena ini adalah ulangan yang akan menentukan apakah mereka lulus atau tidak .
🌹
Waktu pun cepat berlalu dan semester pun kini telah usai , semua pelajar merasa lega karena sudah menyelesaikan ujian mereka yang terakhir .
"Aaahhh akhirnya lega juga ."Ucap Alda .
"Iya nih , aku udah tenang banget saat ujian ini telah berakhir ."Saut Sifa .
"Oh iya , Ema jadikan kita makan makannya ."Sambung Sifa .
"Iya jadi , emang mau kapan ?."Jawab Ema yang bertanya kembali pada Sifa .
"Kalau aku sih sekarang juga boleh tapi gak tahu deh yang lainnya ."Jawab Sifa .
"Aku juga bisa ."Ucap Alda .
"Boleh ."Saut Manda .
"Ok bagus kalau begitu , yuk kita jalan sekarang saja ."Ucap Sifa .
"Ok , yuk ."Ucap Ema .
Mereka pun akhirnya langsung pergi ke salah satu mall untuk makan dan berbelanja bersama .
Tiga puluh menit sudah dan akhirnya mereka pun sampai di mall , mereka pun masuk bersama dan mereka pun langsung menuju restoran kesukaan mereka .
Mereka duduk di meja paling pojok lalu memesan makanan karena mereka sudah sangat lapar apa lagi setelah berpikir keras saat ujian tadi sehingga menguras tenaga mereka .
"Haduh lama banget sih makanannya ."Ucap Sifa .
"Tahu nih , mana aku udah laper banget lagi ."Saut Alda .
"Sabar dong baru juga pesan ."Ucap Manda .
Sedangkan kini Ema tengah membaca pesan yang baru masuk yang ternyata dari Fikri.