NovelToon NovelToon
Possessive Love

Possessive Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:5.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Pena Batik

Kehidupan seorang gadis remaja bernama Aretha Chairani Grissham yang terbilang nyaris sempurna aitu sering kali membuat ketiga sahabatnya selalu merasa iri terhadapnya. Dikelilingi orang-orang yang sangat menyayanginya membuat hidup Aretha memiliki kebahagiaan tersendiri sehingga menjadikannya tumbuh sebagai pribadi yang periang.

Kehadiran Richard Calder yang berstatus sebagai kekasihnya, mengubah hidup Aretha menjadi lebih sempurna dibandingkan sebelumnya. Selain memiliki paras yang tampan, Richard juga sosok yang sangat menyayangi Aretha, bahkan melebihi dirinya sendiri. pasangan yang kerap kali menunjukkan kemesraan di hadapan sahabatnya membuat Aretha dan Richard di juluki sebagai Perfect Couple oleh ketiga sahabat Aretha. Namun sangat di sayangkan setelah dua tahun mereka menjalani hubungan, dengan terpaksa hubungan mereka harus kandas di tengah jalan karena sesuatu hal.

Suatu ketika, Aretha dipertemukan secara tidak sengaja dengan David yang memaksa Aretha untuk menjadi kekasihnya bahkan tunangannya sehingga membuat Aretha terpaksa menerima keinginannya karena sesuatu hal. Pria yang akarab di sapa Dave itu adalah sosok yang memiliki pribadi yang dingin dan tidak mudah jatuh cinta. Namun, entah kenapa kehadiran Aretha justru membuat Dave sangat ingin memilikinya.

Pertemuannya dengan David membuat hidup Aretha seakan jungkir balik. Di saat Richard tidak pernah membatasi kehidupannya dan selalu memperlakukannya dengan lembut, justru David malah sebaliknya. Karena keinginan memiliki Aretha yang berlebihan, membuat David selalu bersikap posesif dan sangat membatasi kehidupan Aretha, bahkan sikapnya yang keras dan tegas membuat Aretha seakan terlihat bodoh di hadapannya.

Akankah Aretha bertahan dengan David?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena Batik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dinner

"Kamu sudah siap, Sayang?" tanya Carmila, ketika menyadari kemunculan putrinya di ruang keluarga.

Aretha terlihat sudah rapi dengan dress berwarna biru langit yang ia kenakan malam itu. Sementara, rambut lurus sebahunya ia biarkan tergerai indah, ala khasnya. Penampilan gadis itu cukup sederhana. Namun, tetap terkesan elegan.

Pun dengan Carmila dan Anton yang nampaknya sudah rapi dan siap berangkat ke acara dinner bersama rekan bisnis Anton. Bahkan, mereka telah menunggu putrinya cukup lama di ruangan tersebut.

"Sudah, Mi," jawab Aretha dengan nada sedikit malas. Ia tampak memberengut.

Jika bukan karena kedua orangtuanya yang memaksa, ia tidak akan ikut dalam acara itu. Mengingat acara tersebut adalah ada hubungannya dengan bisnis sehingga ia berpikir bahwa akan merasa jenuh di sana.

"Lho, kok kayak yang malas begitu, Nak?" protes Anton. "Jangan begitulah ... tidak enak dilihatnya!" pintanya kemudian.

Gadis itu menghela napas, lalu mengembuskannya perlahan. "Iya, Pi," jawabnya seraya menarik kedua sudut bibirnya, membentuk senyum.

"Nah ... begitu dong!" seru Anton seraya tersenyum senang.

"Kamu tidak perlu khawatir, di sana 'kan ada mami, jadi kamu tidak akan jenuh, Sayang," timpal Carmila seolah mengetahui apa yang ada dalam pikiran putrinya.

"Iya, Mi," jawab Aretha singkat.

Mereka segera berangkat menuju sebuah restoran mewah ala eropa, sebagai tempat yang telah disepakati oleh kedua belah pihak untuk acara dinner tersebut.

Perjalanan mereka sedikit terhambat karena adanya kemacetan. Namun, tak berlangsung lama. Akhirnya, mereka sampai di tempat tujuan, meski terlambat lima menit.

Anton tampak menggiring istri dan putrinya menuju salah satu meja yang sebelumnya telah diinformasikan oleh rekan bisnisnya itu.

Tampak sepasang laki-laki dan perempuan paruh baya yang tengah duduk bersebelahan. Pasangan itu duduk dengan posisi memunggungi mereka. Anton terus menghampiri meja itu hingga jarak mereka semakin mendekat.

"Selamat malam, Pak Kris," sapa Anton, setelah ia berdiri tepat di belakang laki-laki yang dimaksud.

Keduanya tampak menoleh ke belakang, sontak membuat Aretha sedikit terlonjak saat menyadari siapa orang itu. Ya, Kristianto Wijaya. Ayah kandung dari David Wijaya yang tak lain adalah atasannya gadis itu.

Kris terlihat hadir dengan seorang perempuan yang usianya terpaut sekitar tiga tahun. Sepertinya perempuan itu adalah istrinya. Ia tampak tersenyum kepada keluarga Grissham, kemudian saling menyapa dan bertanya kabar dengan Carmila terlebih dahulu.

Kris tersenyum senang. "Selamat malam, Pak Anton," sapanya seraya mengangkat tubuhnya dari kursi itu, lalu mereka berjabat tangan. Setelah itu, Kris menyapa Carmila yang kala itu tengah berbincang dengan perempuan di sampingnya.

"Nak Aretha?" ucap Kris seraya menatap Aretha.

Gadis itu tersenyum ramah layaknya kepada seorang atasan. "Selamat malam, Pak," sapanya lirih. "Bagaimana kabar Bapak? Sudah lama sekali tidak berjumpa," imbuhnya.

"Kabar baik, Nak," jawab Kris singkat.

Aretha mengalihkan perhatiannya kepada perempuan paruh baya yang tengah berdiri di samping Kris. Ia menatapnya sejenak, kemudian menyapa perempuan itu.

"Selamat malam, Bu," sapanya ragu.

Perempuan itu tersenyum. "Panggil tante saja!" titahnya.

"Baik, Tante," jawab Aretha.

"Jadi ini putri Jeng Mila?" tanya istri Kris seraya menoleh ke arah Aretha. "Waah ... cantik sekali," pujinya, sontak membuat Aretha seketika menundukkan kepala.

"Terima kasih, Tante," lirih gadis itu.

"Iya, Jeng ... kenalin, ini Aretha putri semata wayang saya," jelas Carmila. "Sayang, kenalin Tante Maria, istri dari Pak Kris," imbuhnya seraya menoleh ke arah gadis itu.

Setelah mereka selesai bertegur sapa, Kris tampak mempersilakan keluarga Grissham untuk duduk di kursi yang telah disediakan. Terdapat empat kursi yang masih kosong di sana. Aretha duduk di samping Carmila dengan menghadapi salah satu kursi kosong yang berada di samping Maria.

Dalam hati, gadis itu terus menggerutu. Jika saja ia tahu bahwa orang yang telah mengundang keluarganya untuk dinner malam itu, mungkin ia tidak akan ikut ke acara tersebut, sekali pun ayahnya memaksa. Namun, Apa yang bisa ia perbuat setelah semuanya terjadi?

Gadis itu mencoba bersikap sebiasa mungkin, meski sebenarnya merasa canggung. Untung saja hanya Kris dan istrinya yang hadir, tidak dengan David. Kalau saja David berada di sana, mungkin gadis itu akan merasa lebih canggung lagi.

Sejujurnya ia masih merasa malu jika harus bertemu dengan David. Mengingat kejadian hari sebelumnya yang membuat pamor gadis itu seketika menurun karena kecerobohannya sendiri.

"Bagaimana kuliah praktek kamu, Nak?" Pertantaan Krin tampaj membuyarkan lamunan Aretha.

Aretha terkesiap. "Mm ... it-itu, berjalan dengan lancar kok, Pak," jawabnya gugup.

Namun, sayang ... anak bapak sangat menyebalkan. Aretha melanjutkan ucapannya dalam hati.

"Syukurlah,"ujar Kris singkat. "David tidak berbuat macam-macam, kan?" tanyanya kemudian.

"Ti-tidak kok, Pak!" jawab Aretha dengan nada yang sedikit dipaksakan.

"Kalau David berbuat macam-macam, semisal mengganggumu, nanti bilang saja sama om dan tante ya, Nak! Biar nanti om dan tante marahi dia," timpal Maria.

"Hh? Eng-enggak kok, Tante," jawab Aretha tidak yakin.

Tentu saja karena gadis itu merasa bahwa selama ini David sering berbuat seenaknya. Bahkan, barulang kali pria itu menyita waktu istirahat makan siang gadis itu dan itu sama sekali tidak adil bagi Aretha sebagai karyawan yang butuh waktu istirahat.

"Ehem!" Terdengar seseorang berdehem di tengah-tengah perbincangan mereka, sontak membuat mereka tampak menoleh ke sumber suara.

Aretha tampak membelalakkan mata saat menyadari David yang berada di sana, dengan jarak yangsedikit jauh. Sepertinya ia baru saja muncul di tempat itu.

"Nak? Dari mana saja, kok baru datang?" tanya Maria.

David menghampiri meja itu, sebelum menjawab pertanyaan ibunya. Sementara, Aretha tampak memberengut karena kehadiran David di sana. Ia menatapnya hingga pria itu berdiri tepat di hadapannya, dimana terdapat kursi kosong di sana. Namun, terhalang oleh meja.

Pria itu memfokuskan pandangan kepada Anton dan Carmila, lalu tersenyum simpul kepada kedua pasangan tersebut.

"Malam Om, Tante," sapa David kepada Anton dan Carmila.

"Malam, Nak," Anton dan Carmila kembali menyapanya dengan kompak.

David menghadapkan tubuhnya kepada Aretha. Namun, secepat kilat gadis itu menundukkan kepala, merasa tidak ingin melihat wajah David.

David tersenyum. "Malam, Nona Aretha," sapanya, sontak membuat gadis itu mendongak dan terpaksa menyapanya kembali.

"Malam, Pak," lirihnya, lalu menunduk kembali.

"Ayo, Nak, duduk!" titah Maria seraya menarik kursi kosong yang berada di sampingnya.

Pria itu segera mendaratkan tubuhnya di kursi itu, lalu memfokuskan pandangannya kepada Aretha yang kala itu masih diam sembari menundukkan kepala.

"Kamu dari mana saja, Nak?" tanya Kris heran. Mungkin karena David datang terlambat sehingga membuat laki-laki paruh baya itu bertanya-tanya.

"Ada urusan dulu, Pa," jawab David seraya menoleh ke samping kiri, ke arah ayahnya. Kris hanya menanggapinya dengan menganggukkan kepala.

"Jadi, sejak kapan Papa dan Mama lebih membela orang lain daripada putranya sendiri?"

____________________________

TO BE CONTINUED ....

HAPPY READING!

1
Strawberry🍓
cerita Richard udh di publish atau blm??
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
🤣🤣🤣🤣🤣
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
y kmu jg yg salah duluan jd jgn salahkan mantan kkshmu untk membuka HT am cwo lain
Rahmawaty❣️
Ah bhasanya trlalu formal kalian ini , anda saya..sngat mngganggu😂
Rahmawaty❣️
Km telat rich.. Kyanya si rere bakal di iket sma si david
Rahmawaty❣️
Eh mantan , apa kabar tan,,setan😂😂😂
Rahmawaty❣️
Mewek anji*😩😩😩😩😩😩😭😭😭😭😭
Rahmawaty❣️
Dsni udh mewek gw😩😩
Rhisna Rhisna
😭😭😭
Viky Vina
aku yakin tu ulah Alivia yg dendam kepada Davit
Soraya
pertama numpang duduk dl ya kak
Sulaiman Efendy
LBH BAIK PRUSAHAAN PAPI RERE DIGABUNG JDI SATU DGN PRUSAHAAN DAVE, JDI BIAR DAVE KLOLA, BIAR RERE JDI SEKRETARIS ATAU DUDUK MANIS SBG PMEGANG SAHAM
Sulaiman Efendy
MAKANYA DI ISLAM, WANITA NYA WAJIB BERHIJAB, TPI BUKAN HIJAB JILBOOBS, BRHIJAB TPI MNONJOLKN LEKUK2 TUBUH, TPI BERHIJAB SYAR'I, BIAR AURAT & LEKUK TUBUH TDK JDI TATAPN ATAUPUN KONSUMSI LAKI2,, SATU HELAI RAMBUT ANAK WANITA MU DN ISTRIMU DILIHAT LAKI2, SEMUA DOSANYA DITANGGUNG SUAMI DI NERAKA KELAK...
Sulaiman Efendy
UDH 7 THN USIA PERKAWINAN DAVE & RERE, APA RICHARD MSH JOMBLO, KLO MSH JOMBLO KYKNYA NIAT MMG TU INCAR ARUNA, ITU PASTI EFEK RERE NGIDAM MNTA DIELUS RICHARD, CMA GK MSUK AKAL AJA, 7 TH GK MO DRI ARETHA, KYK STOK WANITA UDH HABIS SAJA...
Sulaiman Efendy
MASA UDH 4 TH TU SI RICHARD BLM JUGA MO DRI RERE, TRUS MAU JDI PEDOFIL INCAR ANAK RERE BUAT JDI BININYA
Sulaiman Efendy
JODOH MMG SAPA YG TAU, CMA GK PANTAS AZA JIKA 20 TH KMUDIAN USIA ARUNA, MNIKAH DGN RICHARD YG USIANYA MNGKIN HMPIR 50 TH..PEDOFIL BANGET KLO KYK GITU
Sulaiman Efendy
ARETHA SIH NGEYEL, CBA DUDUK ATAU BOBOK MANIS DRUMAH, GK LO PNDARAHAN, GK SUAMI LO KCELAKAAN..
Sulaiman Efendy
YAA SALAH RERE, UDH DIBILANG JGN KMNA MANA, NGEYEL LAGI, GILIRAN DY BOLEH CMBURU MA DAVID, KYK CEMBURU MA DARA, PADAHAL DARA & DAVID TDK ADA HUBUNGN APA2.. SDGKN DY & RICHARD ADALH MNTAN, YG MNA RICHARD BLM BSA MO DARI RERE..
Sulaiman Efendy
NGIDAM YG NGADI2,, GK DIPENUHI JG GK APA2,, JGN TRLALU DI TURUTI, DN JGN TRLALU PRCAYA DGN MITOS ANAK JDI ILERAN,
TU RERE BKN MUHRIMNYA RICHARD, JDI MMG GK PANTAS ELUS PERUT ISTRI ORG... APALAGI RICHARD MNTAN RERE, OKELH RERE UDH GK PNY RASA LAGI, TPI BEDA DGN RICHARD, MLH BRDOSA KLO DAVID IKUTI KEINGINAN NGIDAM SI RERE YG NGADI2, KRN DAYYUTS SUAMI YG GK PNY RASA CEMBURU SAAT ISTRINYA DIPEGANG2 LAKI2 LAIN..
Sulaiman Efendy
PASTI MNTA SSUATU YG BIKIN DAVID MNOLAK, MAKANYA RERE NANGIS, CURIGA BRHUBUNGN DGN RICHARD...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!