NovelToon NovelToon
Falling

Falling

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintamanis / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:11.2k
Nilai: 5
Nama Author: ariista

Damar Priambodo Wibisono, 32 tahun lelaki tampan berlesung pipi, CEO dingin sebuah perusahaan multinasional harus berhadapan dengan wanita masa lalunya yang selalu menganggu aktifitas sehari-harinya.

Diandra Paramitha Maheswari Sadewa, 28 tahun, gadis cantik berlesung pipi, seorang manager marketing sebuah perusahaan automotif dan juga seorang penulis novel menjalani hari-hari hidupnya jauh dari keluarganya.

Pertemuan antara Damar dan Diandra yang tidak di sengaja membuat keduanya jadi sama-sama saling terpesona tanpa keduanya sadari pertemuan-pertemuan selanjutnya merupakan takdir yang membuat keduanya semakin dekat dan saling memikirkan satu dengan yang lainnya, tanpa pernah ada yang memulai untuk melanjutkan ke hubungan dengan status seperti layaknya pasangan pria dan wanita inginkan.

Bagaimanakah kisah perjalanan falling in love keduanya, konflik apakah yang akan mereka lalui nantinya, yuk ikuti kisah baru karyaku yang selalu saja bikin geregetan dengan ke-uwuan dua sejoli.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tantrumnya Kayla

Sore hari yang redup awan tampak menggantung di langit yang sendu. Sama seperti wajah seorang gadis yang tidak tersenyum sedari siang saat tiba-tiba saja dirinya di berhentikan secara mendadak oleh sepupunya.

"Bryan sialan, awas saja Kau! Ini semua pasti gara-gara Diandra. Aku tidak terima diperlakukan seperti ini!" Kayla melempar botol parfum mahalnya ke cermin riasnya.

Prank!

Kaca pecah berantakan. Kamar Kayla tampak seperti kapal pecah.

Mama Erika yang mendengar suara pecahan kaca saat melewati kamar putri kesayangannya langsung membuka pintu kamar Kayla. Mata Mama Erika langsung membola.

"Kayla, apa-an ini ada apa dengan dirimu?" mama Kayla mendekati Kayla yang sedang duduk di kursi meja riasnya. Lantai kamar Kayla berantakan dengan pecahan botol parfum dan alat alat makeup-nya yang berpindah dari meja rias ke lantai marmer putih.

Kayla tidak mendengar pekikan suara mamanya. Kayla masih saja melempari barang-barang yang ada di depannya.

"Kayla, sadar, Kay kenapa kamu jadi seperti ini? Ada apa dengan dirimu?" bentak mama Erika yang baru pertama kali ini melihat putrinya tantrum seperti anak kecil.

Kayla masih saja melempari barang-barangnya. Mama Erika akhirnya memeluk putrinya dengan erat.

"Sadar Kayla, apa yang terjadi kenapa kamu marah-marah tak tentu arah seperti ini,"

Kayla tampak termenung, wajahnya tampak kesal dan memerah, emosinya masih belum mereda.

"Bryan Ma, tidak mau lagi memperkerjakan Kayla sebagai sekretarisnya, Bryan sudah memecat Kayla Ma, hiks.. hiks.." airmata Kayla menetes di pipinya.

Perlahan Mama Erika mengusap airmata yang ada di pipi putrinya.

"Kenapa Bryan memecat kamu, Kay? Apa kamu membuat kesalahan di kantor?" tanya Mama Erika lembut.

Kayla menggelengkan kepalanya.

"Bryan memecat Kayla, katanya gara-gara Kay kerjasamanya dengan perusahaan Sadewa Grup batal Ma,"

"Apa? Batal? Kenapa bisa batal Kay? Apa yang sudah kamu lakukan?" tanya Mama Erika yang kaget mendengar keterangan dari Kayla.

Kayla diam saja dia tidak mau bercerita ke mamanya tentang dirinya yang sudah menyerang Diandra di restoran.

"Pasti ada hal yang terjadi kenapa sampai mereka membatalkan kerjasamanya, apa papa sudah tahu hal ini Kay?"

Kayla menggelengkan kepalanya.

"Gawat kalau sampai mereka membatalkan kerjasamanya Kay, kamu taukan kenapa kita pulang kembali ke tanah air?"

Kayla sudah tidak bersemangat lagi untuk membahas yang sudah terjadi. Di hatinya masih ada rasa kesal ke sahabatnya yang sudah merebut Damar lelaki yang di cintainya.

Kayla tidak akan menyerah begitu saja, baginya Damar harus bisa menjadi miliknya bukan Diandra atau wanita manapun.

"Kayla mau keluar Ma," Kayla beranjak dari duduknya. Mama Erika menghela napasnya.

"Kamu mau kemana? Jangan melakukan hal-hal yang membuat mama dan papa semakin susah Kay,"

Kayla tidak menjawabnya dirinya masih merasa kesal dan melangkah masuk ke kamar mandi.

Mama Erika menggelengkan kepala melihat kamar putrinya yang sangat berantakan, akhirnya mama Erika keluar kamar Kayla untuk memanggil maid membersihkan kamar Kayla.

Di dalam kamar mandi Kayla kembali bercermin menatap wajahnya yang masih merona merah meski samar. Dadanya masih bergemuruh. Kayla masih menyalahkan Diandra atas apa yang terjadi dengan dirinya.

Sialan kau Diandra, harusnya kau tidak mengambil Mas Damar dariku. Aku tidak akan membiarkan dirimu bahagia diatas penderitaanku. Kita lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan . Hahahaha..

Kayla tertawa terbahak-bahak sendiri di dalam kamar. Kayla merupakan gadis yang manja yang segala keinginannya harus terpenuhi. Kayla akan melakukan apapun agar dapat mencapai tujuannya. Baginya mendapatkan seorang Damar mutlak baginya tidak bisa di tawar-tawar.

Diandra selesai dari mandinya dan keluar dari kamar mandi dengan wajah yang segar dirinya akan menelpon orang suruhannya untuk memantau gerak gerik Diandra. Jika ada kesempatan dirinya sendiri yang akan mendatangi mantan sahabatnya itu dan akan melakukan hal yang tentu saja membuat dirinya tersenyum puas.

Baiklah Diandra perang sudah dimulai, jangan harap kamu akan mendapatkan cinta Mas Damar, jangan harap kamu akan bahagia Diandra, kita lihat saja.

***

Sementara itu di apartemen milik Diandra, Damar masih berada di sana. Damar tidak ingin meninggalkan Diandra seorang diri sejak peristiwa yang sudah menimpa tunangannya di restoran. Dirinya akan selalu ada di samping Diandra meski Diandra merasa baik-baik saja tanpa di temani oleh tunangannya tersebut.

Damar terus mendekati wanita cantik yang memang tidak banyak bicara ini.

Diandra sedang menyiapkan menu makan siang mereka. Rencananya setelah makan siang mereka akan pergi ke butik dan memesan cincin pernikahan mereka yang akan berlangsung dalam hitungan bulan.

Damar sebenarnya sudah mengajak Diandra untuk makan siang di luar tetapi Diandra menolaknya. Diandra lebih suka makan di apartemennya sendiri dan memakan menu pilihannya.

Damar tidak mau memaksa calon istrinya tersebut. Hari ini baru pertama kalinya Damar akan merasakan masakan Diandra.

Diandra sedang sibuk meracik masakan yang akan di buatnya. Menu yang akan di masaknya semur daging rolade sapi, capcay, dan telur dadar krispi.

Damar memperhatikan wanitanya yang sedang asyik di dapur dari meja bar yang tidak jauh posisinya dengan Diandra.

Damar berjalan mendekati Diandra yang tidak sadar jika Damar sudah berada di belakangnya.

"Kamu cantik," bisik Damar di telinga Diandra.

Diandra yang kaget menghentikan gerakan tangannya di atas meja yang sedang memotong wortel.

Damar menghidu aroma wangi tubuh calon istrinya. Damar ingin memeluk Diandra dari belakang tetapi dirinya menahan diri. Diandra pasti akan risih dan menghentikan kegiatan masaknya jika dirinya menggoda Diandra.

"Kak, coba duduk anteng saja seperti tadi di sana, kalau kakak terus nempel di belakang aku gimana aku mau bergerak kak, nanti gak selesai-selesai loh masaknya, apa Kaka gak lapar?"

"Kan tadi aku sudah tawarkan kita makan siang saja di luar, Sayang, tapi kamunya yang keukeuh mau tetap masak,"

Mendengar panggilan sayang dari laki-laki tampan yang ada di belakangnya ini, hati Diandra berdesir halus, wajahnya tampak merona merah begitu juga dengan cuping telinga.

Damar yang menyaksikan pemandangan didepannya gadisnya merona, menjadi tersenyum.

"Kamu merona, Sayang," bisik Damar lagi di telinga Diandra.

Diandra kaget, napas Damar terasa di telinganya membuat konsentrasinya kembali buyar.

"Kak, mending kakak duduk deh, please," pinta Diandra jantungnya semakin berdegup kencang saat Damar semakin menempel ke punggungnya.

"Kenapa, Sayang, apa kamu mau aku bantu masaknya," bisik Damar pelan.

"Kaak, please," akhirnya Diandra membalikkan tubuhnya. Wajah keduanya sangat dekat. Damar tidak membuang kesempatan emas di depannya.

Cup..

Diandra kaget.. bibirnya langsung terbuka dan itu membuat Damar semakin mendapatkan akses, tanpa buang waktu Damar langsung menarik tubuh Diandra dan mendaratkan bibirnya ke bibir calon istrinya.

Damar melumat bibir lembut tunangannya. Diandra yang kaget dan merasakan pertama kali bibirnya di sentuh dengan lumatan yang lembut seakan terhipnotis. Diandra membelalakkan matanya dan menepuk dada Damar meminta Damar menghentikan ciumannya. Wajah Diandra sudah memerah.

Damar yang belum ingin melepaskan ciuman dibibirnya, masih menikmati rasa manis bibir calon istrinya.

Drt.. drt.. drt.. ponsel Damar yang berada di atas meja bar berbunyi.

"Mmpu..mphh.." Diandra akhirnya menggigit bibir Damar, Damar kaget dan melepaskan ciumannya.

Wajah Diandra masih memerah.

"Ma.. maaf Kak, itu ponsel kakak berbunyi dari tadi, diangkat dulu kak,"

Damar menoleh ke ponselnya.

Sialan, siapa sih gangguin saja, batin Damar tajam tak suka di ganggu saat dirinya sedang bermesraan dengan calon istrinya. Damar berjalan mendekati meja bar dan meraih ponselnya.

Diandra merasa lega akhirnya lelaki tampan calon suaminya itu menjauh dari meja tempatnya memasak, Diandra melanjutkan kegiatan memasaknya meski jantungnya berdetak tidak normal akibat kelakuan calon suaminya. Sesekali wajahnya kembali memerah mengingat momen yang barusan terjadi dan hal itu tak luput dari perhatian Damar yang sedang menerima telpon dari maminya. Senyum sumringah terbit di bibir Damar yang sedikit terluka akibat gigitan calon istrinya itu.

1
ˢ⍣⃟ ₛ. ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ 𝐚𝐧𝐭𝐢𝐞
hehehe,mas Damar, kagak bisa ya lupain cewek tantiikkk yg di tiumm waktu itu 😊🫢
ˢ⍣⃟ ₛ. ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ 𝐚𝐧𝐭𝐢𝐞
yeilahhh mas Damar , belum selesai ya ternyata 😅
ˢ⍣⃟ ₛ. ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ 𝐚𝐧𝐭𝐢𝐞
hadir KA Arii 🥰🤗
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariista❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀: terimakasih kak antie hadirnya🙏🤗👍🏻🥰
total 1 replies
ˢ⍣⃟ ₛ. ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ 𝐚𝐧𝐭𝐢𝐞
wkwkwk 😅 lucu juga , ngga kenal main tiumm ajahhh damar nya KA Arii 🥰
🥳➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰Ayyana
dasar Diandra, bermuka ular🤬
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariista❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀
harus semngat kak ay🥰
🥳➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰Ayyana
mampir dulu ahh🤭🤭/Chuckle//Chuckle/
semangat onell /Determined//Determined/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Nah...nah...nah.... mulai deh...
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariista❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀: ulat nangka mam gak bs diem klo Clara.. caper trs ke Damar 😬
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Here come the trouble..... siapkan diri Damar
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariista❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀: Terimakasih mam msh lanjut bc.. mau aku lanjutin trs sampai selesai mam😊
total 1 replies
♉ᴶᴬnjiku ᴷᴬᴿena 𝐂𝐢𝐧ᵀᴬ
𝐦𝐚𝐦𝐩𝐢𝐫. 𝐚𝐤𝐮 𝐤𝐚𝐤 𝐀𝐫𝐢𝐬𝐭𝐚🙏
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariista❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀: terimakasih kak mesta🤗🥰
total 1 replies
Lisa
Aq mampir Kak
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariista❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀: terimakasih kak 🤗
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Clara salah pilih lawan... rasakan
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariista❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀: haha iya mam Clara terlalu pede 🤭
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Ulat bulu satu ini ikut-ikutan wae
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariista❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀: iya mam mau nempel trs dia mam/Facepalm/
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Well, saat drama queen datang pastinya akan ada drama
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Ya ampun kasihan si mas nya udah manggil Dinda bukannya dibalas panggilan kanda malah dipanggil bapak... nasibmu Mas 😂
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariista❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀: terimakasih mam udh mampir🤗🥰
total 1 replies
Wang Lee
Mampir thor
Wang Lee
Ceritanya bagus
❥␠⃝ ͭ🍁ˢ⍣⃟ₛ 𝐓𝐞𝐬𝐚🤎GD 😋🦄
mampir kesini Nelcan semangat buat karya terus dan terus 💪😘🤗
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariista❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀: terimakasih kak Tri🤗 🥰
total 1 replies
Sleep
tes meninggalkan jejak biar bisa pj
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariista❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀: terimakasih bng max pj nya🤗🙏👍👌
total 1 replies
🥳➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰𝐍𝐎𝐋
cieee yg sdg jatuh😁🏃🏃🏃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!