NovelToon NovelToon
MARINAKU

MARINAKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Tamat
Popularitas:166.5k
Nilai: 5
Nama Author: suharni

Novel ini merupakan kelanjutan cerita dari Novel Wanita Lucu Itu Istriku.

Marina merupakan gadis cantik, berambut ikal panjang, dan lemah lembut. Parasnya yang cantik membuat banyak kaum Adam menaruh hati padanya, tak terkecuali sahabatnya sendiri, yakni Daren. Pria blasteran Indo-Jerman itu sudah lama menyukai Marina. Namun, wanita itu tak peka terhadap cinta. Karena minimnya pengalaman dalam dunia percintaan.

Marina terkenal cukup pendiam, dia hanya bereaksi keras bila bertemu pria yang bernama Aljav. Pria itu selalu saja mengejeknya sebagai titisan body losion. Keduanya adalah anak dari dua pasang sahabat, yakni Alea dan Dina.

Sejak kecil hubungan mereka tak pernah akur. Namun, di tengah hubungan yang buruk itu, kedua orang tua Aljav justru menjodohkan Marina dan Aljav, meski tahu Marina sangat membenci pria tersebut. Sejujurnya ada alasan lain di balik perjodohan konyol itu. Apakah alasannya? dan bagaimanakah cara Aljav dan Marina mempertahankan rumah tangga mereka yang sering di warnai kesalahpahaman?

Saksikan kisahnya berikut ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon suharni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode. 26. Tidur.

Puas menikmati makan malam berdua selayaknya suami istri, Aljav kembali ke kamarnya. Sedangkan Marina membersihkan peralatan dapur. Tanpa mereka sadari, makan malam itu justru mempererat hubungan mereka. Aljav mulai ketagihan dengan masakan Marina yang rasanya sangat menggugah selera, dan Marina yang mau makan jika Aljav ikut makan bersamanya.

Kebiasaan baru itu sukses mendekatkan mereka. Namun, keduanya masih belum menyadari perasaan masing-masing, atau mungkin Aljav terlalu gengsi untuk mengakui perasaannya.

Aljav tak pernah mengapresiasi Marina dengan ucapan terimakasih, karena masakan wanita itu sangat enak. Akan tetapi, hatinya selalu berdecak kagum akan kepandaian Marina dalam memasak. Mungkinkah pria itu tak salah menikahi seorang wanita?

Marina terlahir dari keluarga terpandang. Biasanya gaya hidup orang kaya terbilang glamor dan berfoya-foya, tapi tidak dengan wanita yang satu ini. Dia justru lebih suka menghabiskan waktu di rumah, belajar Sastra, dan belajar masak. Salah satu bakat terpendam Marina adalah menjadi koki. Namun, Ayah menolak bakat itu. Marina yang tak suka membantah, pun tak menolak ucapan Ayahnya.

"Dimana kamarku?" tanya Marina yang sudah berada di dalam kamar bersama Aljav.

Aljav membuka matanya yang sudah tertutup sejak lima belas menit yang lalu.

"Tentu saja disini," jawab Aljav datar.

"Tapi ini kamarmu, bukan kamarku," tandas Marina.

Aljav bangun dan duduk di tempat tidur. Sungguh pria itu sangat lelah sekali, hingga ingin rasanya menutup mata dan masuk ke alam mimpi. Pesta pernikahan yang memakan durasi berjam-jam tadi membuat rasa kantuk itu menyerang dirinya sejak senja hari.

"Apakah kamu adalah orang lain?" tanya Aljav datar namun penuh penekan.

"Tentu saja aku orang lain. Aku kan bukan saudaramu," jawab Marina polos, seakan melupakan statusnya sebagai istri Aljav.

Aljav mengembuskan nafas berat. Benarkah wanita ini mengalami amnesia dini? terlalu cepat rasanya untuk melupakan peristiwa tadi pagi hingga senja hari. Bukankah sekarang mereka sepasang suami istri?

"Kamu istriku Marina, dan aku adalah suamimu! apakah kau lupa tadi pagi aku baru saja menikahi dirimu? dasar bo**h," balas Aljav kemudian setelah beberapa saat diam. Sungguh Aljav sangat tidak suka harus mengingatkan Marina akan peristiwa ijab qobul tadi pagi. Terlebih lagi dia harus menyebut wanita itu sebagai istrinya.

Seketika Marina mengingat kejadian tadi pagi, bahwa Aljav mengikrarkan janji suci pernikahan di hadapan penghulu dan para saksi.

"Oh tidak, mengapa aku bisa berkata seperti itu. Aku kan memang istrinya, tapi bukan itu maksud dari pertanyaanku," batin Marina.

"Iya aku tahu kita sudah menikah, tapi bukankah hubungan kita tak sebaik itu? jadi untuk apa kita tidur bersama? bukankah kita tak saling mencintai?" tandas Marina tak mau kalah.

"Apakah suami istri tidur bersama harus tunggu cinta itu ada dulu?"

Deg,

Benarkah mereka akan tidur bersama dalam satu ranjang? tidakkah pria itu akan menyentuh tubuhnya jika tengah malam tiba? pria tak ada yang bisa di percaya. Pikir Marina.

"Baiklah kalau begitu, aku mencintaimu, dan bisakah kamu tidur disini sekarang? aku terlalu lelah untuk meladeni pertanyaan konyolmu itu body losion! aku menikahi seorang wanita untuk di jadikan istri, bukan koki yang setiap hari memberiku makan, lalu tidur terpisah!" lanjut Aljav kemudian setengah kesal seraya kembali baring dan membelakangi Marina.

Sungguh Aljav sangat kesal pada sikap Marina yang seolah membuat jarak di antara mereka. Akan tetapi, bukankah memang seharusnya begitu? hubungan mereka tak pernah akur. Lalu mengapa Aljav bersikap seolah mereka pasangan suami istri yang harmonis?

"Mengapa dia marah? bukankah dia sendiri yang tak suka padaku? dasar pria aneh!" gumam Marina.

Wanita itu pun akhirnya tidur di tempat yang sama dengan Aljav. Mereka tidur saling membelakangi. Di tengah tempat tidur, Marina meletakkan bantal guling sebagai batas dari hubungan mereka. Tak ada kontak fisik. Bahkan jika perlu, nafas mereka tak perlu saling bersahutan menandakan kedekatan di antara keduanya.

Pagi menjelang, burung gereja bersiul ria di balkon kamar. Burung itu seolah berjemur di bawah sinar mentari. Matanya melirik kanan dan kiri, seakan sedang menunggu pasangan. Tak lama seekor burung gereja lainnya datang seperti tamu yang di tunggu-tunggu. Dua Burung itu saling bersiul ria seperti sedang bercerita tentang hidup bebas mereka. Sepasang burung gereja tersebut semakin menguatkan suaranya seakan cerita mereka terdengar sangat seru, hingga suara burung itu membangunkan dua manusia yang masih tertidur pulas dengan posisi berjauhan. Namun, kaki mereka saling bersentuhan.

Kaki sang wanita berada di atas paha sang pria. Sementara tangan mereka saling bertautan. Keduanya tak menyadari posisi nyaman itu, hingga suara burung jantan mengeraskan suaranya seolah menertawakan posisi mereka.

Merasa terganggu dengan suara yang cukup berisik itu, pasangan tersebut bangun secara bersamaan. Marina melihat posisi kakinya yang sudah di atas paha Aljav, sementara tangannya menaut ke jari pria itu. Membuat wanita cantik itu bangun dengan gelagapan. Dia berteriak histeris seperti seseorang yang sedang di sakiti.

"Aaakk--"

Suara teriakan Marina menerbangkan dua burung gereja tadi. Mungkin hewan itu merasa terkejut akan suara Marina yang terdengar cukup kencang, hingga merasa di usir.

"Mengapa kamu berteriak seperti orang kesetanan?" gerutu Aljav. Teriakan Marina sangat menyakiti kuping Aljav.

"Mengapa kamu menyentuhku?" tanya Marina penuh kekesalan.

Aljav tersenyum mengejek hampir tak terlihat.

"Apa kamu tidak bisa melihat kaki siapa yang berada di atas? dan tangan siapa yang memegang erat ini?" balas Aljav penuh penekanan.

Marina menjadi malu. Seketika rona wajah wanita itu menjadi jingga.

"Ehem, aku mau masak," balas Marina seakan mengalihkan pembicaraan. Namun, sejujurnya dia tak memiliki jawaban atas kekhilafan yang di perbuatnya.

Sementara Aljav melihat punggung Marina hingga hilang dari balik pintu kamar. Dia tersenyum tipis sembari menggelengkan kepala.

**

Di dapur, Marina mengutuk dirinya yang lalai dalam menjaga jarak dengan Aljav. Padahal dia sendiri yang menciptakan jarak itu. Bahkan Aljav tak membuatnya menjadi orang asing semenjak menikah.

"Aku pasti sudah gila! bagaimana bisa kakiku berada di atas paha pria itu? pasti tengah malam dia yang mengangkat kakiku untuk berada di atas pahanya. Dan tangan ini." Marina mengangkat tangannya yang sedang memegang pisau seakan memarahi organ tubuhnya itu.

"Tangan ini pasti dia juga yang sengaja kaitkan. Dasar pria menyebalkan!"

"Apakah kau baru saja mengutukku?"

Deg,

Itu suara Aljav, dan pria itu sudah berdiri di ambang pintu.

"Aku tidak sedang mengutukmu, aku sedang mengutuk diriku sendiri. Karena sudah bersentuhan denganmu," jawab Marina ketus tanpa melihat wajah Aljav. Dia terlalu malu untuk sekedar menatap mata perak pria tersebut.

"Apa kau pikir aku kotoran sampai kau tidak mau bersentuhan denganku?" tanya Aljav penuh penekanan.

"Aku tidak bilang begitu. Kamu sendiri yang menganggap dirimu kotoran," balas Marina datar, dan sukses membuat Aljav kesal. Kali ini Marina pemenangnya. Pria itu tak memiliki jawaban yang tepat untuk kalimat impulsif Marina.

"Masak yang benar, dan dalam waktu sepuluh menit harus sudah tersaji di atas meja. Kalau tidak kamu akan aku hukum!" tandas Aljav penuh penekanan. Kalimat sarkasme itu sukses memenangkan Marina dalam perdebatan. Kali ini Aljav lah sang the loser, dan Marina sang the winner.

"Mengapa dia marah? aku kan tidak mengatakan apa-apa tentangnya. Dia sendiri yang menyebut dirinya kotoran. Dasar pria aneh!" gumam Marina.

To be continued.

1
Dian Hapsari
ekhem ekhem
Oh Noonim ❤
good 👍
Oh Noonim ❤
bagus 👍
Oh Noonim ❤
lqnjut 👍
Oh Noonim ❤
next 👍
Lasma Tarida
kenafa gak ada yg komen yak....kasihan author...
Suri Hadassa: mau promo karyaku kakak "buka hati " kalau berkenan bisa singgah 🙏🙏
total 2 replies
Lasma Tarida
ceritanya bagus...walau awal ceritanya kebanyakan mgn tokoh utama... dan bukan inti ceritanya... tp setelah kesananya...pesan moralnya banyak....Tokohnya jg gak banyak...dan setiap permasalaham ada jalan keluarnya... Gak spt novel lainnya... permasalahan digantung...kaya hanger.... Kalau ini engga... TOP BGT deh....
Suharni Adhe: iya masih on going.😘😘
total 3 replies
Lasma Tarida
Kelamaan thor .... berbelit2.....
Lasma Tarida
😂😂😂 Marina body lotion... klo Citra hand body ya thorr.....lucu jalan ceritanya dan berbeda karakteristikny... jgn berbelit2 ya thorr....
Suharni Adhe: di jamin gak berbelit-belit kok. konfliknya juga gak panjang. selalu ada jalan penyelesaiannya. bisa bikin baper juga ceritanya. hehe. terimakasih ya say sudah mampir.😘
total 1 replies
Suri Hadassa
Buka Hati menancapkan 10 jempolnya ❤️❤️😍
semangat selalu Thor 💪💪

di tunggu feedbacknya 🙏😊😘
Siti Lestari
baper bnget bacanya
Suharni Adhe: hehe. terimakasih sudah mampir beb.😘😘
total 1 replies
Yeni Erlinawati
lanjut thor 💪 semangat

salam dari "My Bos CEO" yuk semua kepoin kuy 🤗
Yovita Babut
knp hrs kmbli lgi Sm Nourah,ktx tdk ad hbgn lbh antara mrk berdua knp skrg hrs ad ank?
Rahma CI MI
ya Allah kasih an marina😭😭😭😭😭😭
Qia Inara
masih nyimak....seruuu kyk nya...
Rahma CI MI
😭😭😭😭😭😭😭😭
Rahma CI MI
sedihhhhhh 😭😭😭😭😭
Suharni Adhe
haha. entahlah. terimakasih sudah mampir ya say. semoga terhibur.😘😘
lyla: koq bodoh yaaa??
total 1 replies
Rahma CI MI
marina nya kok kayak gak punya pendirian ya thour hhhhhhhhh
Delima Sukma Kartika putry Rany dewy yanti
😊😊😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!