Ariani tak pernah menyaka pertemuannya secara tidak sengaja dengan Bram akan membawanya di kehidupan pernikahan. sementara Joan mantan tunangnya dan sahabat Bram masih mengejarnya. akankah Ariani mengetahui cinta Bram padanya, atau justru ia kembali pada jebakan cinta masalalunya Joan.
Hyuk sang asisten cerdas yang biasa dingin dengan wanita ternyata mulai tertarik dengan Keara. lika liku cinta Hyuk dan Keara terasa ketika Natasya masuk kedalam kisah cinta mereka. air mata dan tawa menghiasi kehidupan Keara dalam menunggu Hyuk kembali padanya. dan pada akhirnya cinta tuluslah yang memenangkan semua.
Selamat membaca...
Musim Kedua
Musim kedua Novel ini berjudul Jodoh Dari Remaja. Thor buat novelnya terpisah karena judulnya berbeda.
Musim Ketiga dari novel ini sengaja thor gabung dengan yang pertama karena judul sama yaitu Cinta Dalam Diam.
Sebelum membaca musim ketiga Thor sarankan membaca yang ke dua dulu yaitu Jodoh dari Remaja.
🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nur danovar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pulang ke Rumah
Ariani menata bajunya kedalam koper. ia tidak membawa semua pakaiannya. dalam lubuk hatinya ia masih percaya pada suaminya. tapi disisi lain sebagai wanita tak bisa di pungkiri ia merasa terhianati. ia sengaja tak mau diantar Bram pulang. sebagai gantinya ia setuju di temani oleh sang asisten serba guna Hyuk.
"Nona tuan memberikan fasilitas mobil dan katu kredit untuk anda",
"Bilang pada suamiku aku tidak mau apa-apa",
"Paling tidak anda bisa memilih salah satu nona", Ariani sedang malas berdebat dengan siapapun. ia cukup lelah. akhirnya Ariani memilih kartu kredit.
Hyuk membawakan koper Ariani memasukan ke bagasi mobil. ia membuka pintu mobil untuk Ariani. Ariani duduk dengan tenang di kursi belakang, sementara Hyuk mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang. ia melihat Ariani dari kaca di depannya. wajahnya begitu sedih.
apa kau sudah jatuh cinta nona?, apa kau tau tuan Bram juga sangat mencintai mu. kuharap kalian bisa bersama seterusnya. Hyuk
Hyuk membelokkan mobil kesebuah halaman rumah yang tidak terlalu luas. halamannya terlihat asri dan terawat. Hyuk membuka pintu mobil untuk Ariani mempersilahkan gadis itu turun. ia mengantar Ariani sampai ke depan pintu. rupanya keluarganya sudah menunggu. Hyuk memberi salam pada ayah dan ibu Cipto. orangtua Ariani. disana juga ada Wisnu adik lelaki Ariani yang menerima koper dari Hyuk. tak ada yang marah atau menghujat Bram. mereka memeluk Ariani selayaknya menyambut anak mereka yang lama tidak pulang ke rumah. ibu Cipto membuat hidangan dan mengajak Hyuk makan siang. tapi sayang Hyuk harus segera kembali. ia sedang mengemban tugas mencari bukti dari kelicikan Lisa. di perjalanan Hyuk berfikir keluarga nona nya sangat hangat dan ramah. meski sederhana tapi mereka baik dan tidak matre sepeti dugaan Bram sebelumnya.
baiklah nona akan ku pastikan kau dan tuan Bram krmbali bersama.
***
"Kau sudah meminta izin pada tuan Bram nak?", pak Cipto mengajak anak nya mengobrol.
"Sudah ayah, ia sedang sibuk bekerja jadi tidak bisa mengantar ku",
"Apa kau mencintainya?",
Ariani tersentak. ada rasa yang ia sendiri juga tidak paham. kalau ia memang tidak mencintai lelaki itu ia tidak mungkin merasa terluka seperti sekarang.
"Dengarkan kata hati mu Ariani. ayah dan ibu selalu berdoa yang terbaik untuk kalian",
begitu ayahnya meninggalkan kamarnya, Ariani terisak. ia sudah terbiasa dengan rutinitas bodoh bersama Bram. ia terbiasa dengan sikap seenaknya lelaki itu. Ariani tak bisa membayangkan apakah ia bisa berpisah dari Bram untuk waktu yang lama atau bahkan jika Bram meninggalkannya dan memilih Lisa.
***
Sore hari Joan datang berkunjung ke ruamah orangtua Ariani. orangtua Ariani menyambut kedatangan Joan. tapi mereka tau niat Joan tidaklah baik. pasti Joan ingin mendekati anak mereka lagi setelah dulu mencampakannya menjelang pertunangan.
Ariani keluar kamar menemui Joan di teras rumah.
"Aku sudah dengar tentang Bram dan Lisa", kata Joan berdiri menatap punggung Ariani. Ariani sedang merapikan tanaman di teras jadi ia tidak memandang ke arah Joan.
"Lalu?",
"Sebaiknya kau berpisah dengannya, lihatlah apa yang dia lakukan pada Lisa",
"Aku akan menunggu bukti apakah ia bersalah atau ini hanya rekayasa Lisa",
"Ar dia tidak pantas menerima kesempatan kedua dari mu",.
"Apa kau juga pantas?",
wajah Joan memerah. ia merasa malu teringat masalalunya ketika meninggalkan Ariani menjelang pertunangan mereka.
"Ini bukan urusan mu. jadi pulang lah. kau jangan menghabiskan waktu mu mengurusi mantan calon tunangan mu yang sedang bermasalah dengan suaminya",.
Joan berbalik pergi menuju mobilnya. sementara Ariani masuk kembali kedalam rumah.