Deskripsi:
Bagaimana jadinya jika seorang Bad girl dan sang musuh bebuyutan yaitu si Ketos es balok, di persatuan oleh ikatan pernikahan akibat perjodohan yang sudah direncanakan oleh kedua orang tua mereka.
KENZIE CALVIONA HARRIS
Cowok yang terkenal akan kedinginannya dan ketegasannya dalam mengatur juga menghukum orang yang melanggar aturan sekolah.......
KIARA PERMATA NUGRAHA
Gadis cantik yang hobinya buat ulah, pecicilan,suka balap motor liar, dan yang pasti gak pernah ada kapok ya bolak balik masuk BK sampai dapat surat peringatan dari kantor.......
Bagaimana kah kisah kelanjutan mereka. Apa pernikahannya akan berakhir bahagia hingga akhir dan saling mencintai satu sama lain. Atau akan berakhir di tengah jalan??
biar gak penasaran, yuk baca ceritanya!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayang Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 24
Usai membeli gelang, Ara kemudian pergi menyusul sahabatnya yang kini sedang berada di toko sepatu.
"Ya ampun Ra,lo abis dari mana sih, lama banget?"
"Iya liat kita aja udah beli banyak barang."
ketika Ara baru sampai dia langsung diinterogasi sama teman-temannya.
"Ish, perasaan gue pergi cuma 30 menit. Itu mah kaliannya aja belanjanya liat ini langsung suka liat itu langsung suka." ucap Ara mengerlingkan matanya.
"Akh.. udahlah lagian Ara udah disini jadi ayo kita lanjutin aja." Shakira menengahi.
Saat mereka memilih-milih Elly bertanya pada Ara. "Ra,lo abis dari mana?" tanya Elly sambil melihat sepatu yang ada ditangannya.
"Gue habis beli gelang couple. yang punya gue sengaja dipasang GPS." jawab Ara. Elly yang mendengarnya menoleh pada Ara. "Buat apa lo pasang GPS di gelang lo?" tanya Elly lagi mengangkat alisnya.
"Ya gak buat apa-apa. Cuma iseng aja." jawab Ara sekenanya tak ingin mengatakan alasan sebenarnya. Elly yang mengerti itu memilih untuk tidak bertanya lagi.
Setelah mendapatkan sepatu yang mereka suka, mereka pun keluar dari toko itu dan saat mereka berjalan beriringan.
Tanpa sengaja Ara melihat Ken dengan Elsa dari kejauhan, tengah berkeliling di mall yang sama dengannya.
Ara menghentikan langkahnya menatap Ken yang berjalan berdua dengan Elsa. Saat Ara melihat itu iris matanya memperlihatkan segurat kekecewaan,bahkan hatinya terasa sangat sesak.
"Ra, kenapa?" tanya Nabil menepuk pundak Ara, sambil melihat kearah yang dilihat Ara.
Dan betapa terkejutnya dia saat melihat Ken tengah berjalan dengan Elsa bahkan dia menjinjing sebuah paper bag.
Nabil dengan emosi langsung menarik Ara pergi menjauh. Sedangkan yang lainnya tengah bingung dengan sikap Nabil yang tiba-tiba menarik Ara pergi dengan terlihat emosi.
"Na,lo mau bawa gue kemana?" tanya Ara yang sedang ditarik oleh Nabil.
"Udah diem aja." Dan mereka pun sampai di sebuah cafe dalam mall.
"Na, lo mau traktir kita?" ucap Naya dengan berbinar.
"Enggak, gue mau nenangin hati si Ara." ucap Nabilla masih emosi.
"Emang ada apa?" tanya Shakira duduk di samping Ara diikuti Elly juga Naya.
"Emang kalian gak liat apa tadi?" ketus Nabil.
"Enggak,emang liat apa?" ucap ketiganya kompak.
"Ishh kalian tuh ya. Tadi itu gue sama Ara liat si Ken lagi belanja bareng sama si ulet bulu."
"Hah? ulet bulu?.. siapa?" ucap Shakira,Naya dan Elly berbarengan lagi saling pandang.
"Ish.. itu si Elsa."
"What!!" kaget mereka sedikit meninggikan volume suara mereka. Dan tanpa mereka sadari Ara sudah tidak ada bersama mereka.
"Ara kenapa lo diem aja. Lo gak cemburu apa liat laki lo jalan sama cewek lain." ucap Naya dan yang lainnya melihat kearah tempat duduk Ara.
"Eh! Si Ara mana?" ucap mereka saling bertanya.
Dan Ara datang dari belakang mereka sambil memegang sebuah nampan juga diikuti oleh pelayan cafe di sana yang juga membawa sebuah nampan.
"Nih, hari ini gue yang traktir."
"Makasih ya mas." ucap Ara tersenyum pada mas-mas waiters yang membantunya membawa pesanannya. Mas itu hanya mengangguk sambil tersenyum dan berlalu.
"Ra, lo gak sedih atau cemburu gitu. Setelah lo liat Ken jalan sama cewek lain?" heran teman-temannya melihat Ara yang kini sudah mulai memakan makanannya.
"Hmm.. cemburu? Enggak tuh 'b' aja, lagian gue bukan tipe cewek pecemburu. tapi gue cuma sedikit kecewa sama dia." ucap Ara menunjukkan kekecewaan dimatanya.
"Haih.. elo ini"desah mereka menghela nafas melihat Ara dengan prihatin.
"Jangan kasih gue tatapan kasihan kayak gitu. Gue gak suka!" dingin Ara pada teman-temannya untuk pertama kalinya.
Mereka yang mendengar itu tertegun. Apa dia benar-benar Ara yang mereka kenal, kenapa Ara bisa berucap begitu dingin pada mereka. Bahkan ucapnya lebih dingin dari Alaska, Ken juga Calvin Abang Shakira.
Sedangkan Ara, dia bersikap biasa saja seperti sebelum-sebelumnya.
**
"Bisa gak lo jauhan dikit!?" jengkel Ken ketika Elsa berjalan begitu dekat dengannya.
"Kalau aku jalannya jauhan,nanti kamu ninggalin aku lagi." ucap Elsa mendongkak melihat wajah Ken yang masih sama tanpa ekspresi.
Sebenarnya Ken sangat tidak ingin pergi ke mall ini berdua dengan Elsa. Karena tadinya Ken akan pergi dengan Alvin tapi Elsa bilang pada Alvin kalau Ken akan pergi bersamanya ke pusat perbelanjaan.
"Gue gak bisa anterin lo balik kesekolah. Ini bahan² yang diperluin anak-anak. Gue ada urusan lebih penting." ucap Ken acuh memberikan paper bag ditangannya, lalu pergi meninggalkan Elsa yang kini mendengkus kesal.
"Ck. kalau gue tau, bakal ditinggalin sama Ken. Mending tadi gue tetep disekolah bantuin yang lain." sebalnya menendang-nendang udara.
**
Calvin baru saja pulang dari kampusnya. Dia merebahkan tubuhnya di kasur sebentar sebelum pergi membersihkan badannya.
Calvin tersenyum, ketika waktu diperjalanan pulangnya tadi dia berpas-passan dengan Ara. Bahkan dia mengantarnya sampai ke bawah apartemennya.
"Akh.. udahlah jangan mikirin dia mulu,nanti gw bakalan susah tidur dan gak bakalan mandi²" ucapnya lalu beranjak ke kamar mandi.
**
Ken pulang saat waktu jam makan malam. Dan saat ken memasuki kamar apartemennya dia mendengar suara berisik dari arah dapur.
*Klontang!
Suara wajan yang jatuh. Ken yang mendengar itu langsung bergegas pergi ke dapur dan melihat Ara yang mengambil wajan yang jatuh.
"Hah~yank kamu gakpapa?" tanya Ken menghampiri Ara yang sama sekali tidak melihatnya.
"Enggak." jawab Ara singkat lalu memanaskan wajan dengan sedikit menambahkannya minyak untuk menumis bumbu.
"Kamu mau masak apa?" tanya Ken lagi memeluk Ara dari belakang namun langsung dilepas oleh Ara.
"Jangan ganggu gw! gw lagi masak. mending lo pergi mandi!" suruh Ara mengaduk masakannya dan menambahkan bumbu penyedap rasa.
Ken yang mendengar Ara menggunakan kata Lo-gue lagi terkejut, dan memutar badan Ara agar menghadap kepadanya. Ken menatap tajam Ara.
"Tadi kamu ganti kata apa?!" kata Ken memenggang pundak Ara sedikit keras.
"Ssht... Lepas!" ucap Ara berusaha melepas cengkraman tangan Ken di pundaknya.
Ken lalu sadar dengan apa yang dilakukannya dan melonggarkan cengkramannya.
"Maaf." hanya kata itu yang Ken ucapkan dan Ara hanya mengangguk sambil memutar badannya membelakangi Ken untuk mengangkat masakannya yang sudah matang.
"Aku pergi mandi dulu." pamit Ken berlalu.
Beberapa saat kemudian Ara dan Ken kini tengah menyantap makanannya dengan hening. Setelah selesai Ara membereskan semuanya.
"Gue beli gelang buat lo, gue simpan itu di atas meja ruang kerja lo. Lo bisa liat dulu, kalau gak suka atau lo gak mau lo bisa simpan, atau gak buang aja ke tong sampah." ucap Ara sebelum pergi ke kamarnya.
Ken mendengar itu, tapi hanya diam,karena memikirkan kesalahan apa yang telah di perbuatnya sampai Ara marah dan mengubah kembali panggilannya dengan sebutan Lo-gue.
"Apa Ara tahu kalau gue pergi berdua sama Elsa ke mall? jadi dia salah paham dan cemburu?" batinnya menerka-nerka.
"Ya mungkin aja Ara tahu, jadi lebih baik gue jelasin ke dia supaya gak marah dan cemburu lagi." kata Ken beranjak pergi menyusul Ara.
Ketika ken sampai di kamarnya, Ken melihat Ara sedang bermain game di laptop miliknya. dan Ken pun menghampiri Ara.
"Yank, kamu marah?" tanya Ken hati-hati.
"Gue gak marah atau pun cemburu, gue cuma kecewa sama lo yang bohong sama gue supaya bisa jalan sama Elsa." kata Ara yang tahu kalau Ken pasti akan membicarakan hal itu.
"Enggak! aku gak bohong sama kamu. Aku emang bener pergi ke kantor, tapi sebelum itu aku bantuin anak-anak OSIS yang lain buat persiapan nanti MOS kelas X dan kebetulan waktu itu ada kekurangan bahan jadi aku pergi ke mall untuk beli bahan yang kurang. Lagian tadinya aku mau pergi kesana bareng Alvin, tapi Elsa tiba-tiba datang dan bilang sama Alvin kalau dia yang bakal pergi sama aku. Dan setelah selesai beli bahan-bahan yang kurang itu aku langsung pergi ke kantor tanpa mengantar Elsa balik ke sekolah." Jujur Ken menjelaskan panjang × lebar × tinggi sambil berlutut memenggang tangan Ara.
"Buat apa lo jelasin panjang lebar begitu. Lagian gue kan udah bilang kalau gue itu bukan marah atau cemburu sama lo. Tapi gue cuma sedikit kecewa." kata Ara membelai wajah Ken lembut.
"Bener kamu gak marah. tapi kalau kamu kecewa bukannya itu lebih patal lagi." ucap Ken dengan wajah yang memelas takut Ara akan pergi meninggalkannya.
"Ya emang iya, tapi tenang aja kecewa gue gak parah² amat kok. Gue cuma kecewa karena lo bohong sama gue,itu aja." ucap Ara tersenyum manis.
"Apa! Yang bener aja. mana ada kayak gitu."
"Udahlah berisik, pergi sana. Oh iya gue lupa, beberapa hari ini mood gue lagi gak bagus karena PMS." ucap Ara sedikit mendorong Ken supaya menjauh dan Ara pun kembali fokus pada gamenya.
Sedangkan Ken dia benar-benar tak habis pikir dengan Ara, "jadi apa ini alasan kenapa dia manggil pake Lo-gue lagi." batin Ken berjalan kearah ranjang.
*Next…
berarti ini kasus yg agak jarang terjadi... dimana bukan si istri yg mual malah si suami..
mwahahahhahahabahhaha...
intinya kebalik .../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
kadang aku pengen orang (suami) bilang kek gitu sama aku..
mwahahahhahahabahhaha 😂😂😂
kecuali pas makan mie .. dan tenang pahalanya...
malah kebagian eps kek gini/Toasted/
pernikahannya akan kurang barokah..
/CoolGuy/
pulang dari rumah sakit/setelah siuman dari koma.., malah karaoke an../Sweat//Sweat/
klo di rumah ya.. selamatan gitu.. undang kiai suruh doakan..
atau paling ngk..ya.. sedekah..
.
ya... mungkin karena ini cuma novel..
hehehehe... jadi ceritanya.. karaoke an untuk selamatan../Smirk/
seperti tidur...., atau...yg lainnya..
apa orang koma...bisa bermimpi ..
apa tidak...?!/Doubt/
agak terkejut sihhh...
/Toasted//Toasted//Toasted/..
tapi aku tau klo ini salah ketik../Smirk//Smirk//Smirk/
kayak nama anak aku.../Smile/
yahh... walau aku belum punya anak sih../Proud/