NovelToon NovelToon
Bodyguard Tampanku

Bodyguard Tampanku

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 5
Nama Author: Ati Nurhayati

"Kau tahu, kau tak pantas untuk menjadi bodyguard ku tapi kau lebih pantas menjadi kekasih kecilku." Ucap Riana Saraswati Candra.

"Nona muda, tolong jangan katakan itu lagi." Ucap Jeremi.

Bagaimana rasanya jika seorang pria tampan menjadi bodyguard seorang wanita yang genit dan centilnya minta ampun, akankah dia tahan dengan godaan dari majikannya itu atau malah sebaliknya.

Penasaran, langsung di baca yah
👇👇👇👇👇

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ati Nurhayati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari yang indah

Matahari yang muncul dari arah timur, sekarang sudah mulai terbenam di arah barat. Akhirnya mereka memutuskan untuk mengakhiri hari ini.

"Mari kita pergi Nona, hari sudah mulai gelap. Dan kebetulan saya sudah lapar karena tadi siang kita tidak makan." Ucap Jeremi sambil beranjak pergi.

"Tunggu." Ucap Riana sambil memegang tangan Jeremi.

Sambil berbalik. "Ada apa Nona?" Tanya Jeremi.

Sambil tersenyum. "Terima kasih untuk hari ini. Dan aku ingin setelah hari ini, kita bisa menjalin hubungan lebih." Ucap Riana sambil menatap wajah Jeremi.

Jeremi mencoba mengalihkan pembicaraan, tapi Riana tetap kekeh meminta jawaban.

"Nona, anda masih muda. Dan cinta anda hanyalah cinta monyet." Ucap Jeremi sambil tersenyum kecil.

"Terserah kamu mau bilang apapun terhadap diriku. Tapi satu hal yang pasti adalah sekarang ataupun nanti kamu akan menjadi suamiku." Ucap Riana sambil tersenyum dan meninggalkan Jeremi.

Jeremi hanya terdiam, dan melihat Riana yang tengah berjalan membelakanginya. "Mungkinkah itu semua akan terjadi." Tanya Jeremi kepada dirinya sendiri.

Akhirnya Jeremi mengikuti langkah Riana dengan menjauhinya. Riana menghentikan langkahnya dan melihat kearah belakang.

"Ayo cepat, kenapa kamu lemot banget?" Teriak Riana sambil tersenyum.

Jeremi tidak menanggapi ucapannya, dia semakin memperlambat langkahnya. Riana yang nampak kesal melihatnya, langsung berlari menghampirinya.

Sambil memegang tangannya. "Ayo, kenapa sih kamu lambat sekali?" Tanya Riana.

"Tolong lepaskan tangan anda Nona." Ucap Jeremi sambil berusaha melepaskan tangan Riana.

Sambil mempererat pelukan di tangan Jeremi. "Aku tidak akan melepaskan tangan calon suamiku." Ucap Riana sambil tersenyum melihat wajah Jeremi.

"Apa maksud anda." Ucap Jeremi dengan nada terkejut.

"Emmm, kamu tau saat aku di culik." Ucap Riana sambil berjalan kecil tanpa melepaskan tangan Jeremi.

"Iya." Ucap Jeremi sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.

"Nah, disaat itu aku telah berjanji." Ucap Riana.

"Janji apa?" Tanya Jeremi.

"Aku telah berjanji untuk merubah sifat dan kelakuanku dan..." Ucap Riana terhenti.

"Dan apa?" Tanya Jeremi dengan rasa penasaran.

Sambil berlari kecil. "Dan pokoknya ada deh. Yang penting aku sudah memberi tahu kamu, kalau kamu hanya akan menjadi milikku." Teriak Riana sambil meninggalkan Jeremi.

Jeremi tak menanggapi ucapan Riana, dia mempercepat langkahnya untuk menyusul Riana.

20 menit kemudian...

Akhirnya mereka sampai di depan pintu kamar dan mereka langsung memutuskan untuk mandi.

"Biar saya dulu yang mandi." Ucap Jeremi sambil mengambil handuk.

"Enak saja, pokoknya aku dulu." Ucap Riana sambil mencoba menahan Jeremi.

"Tapi Nona, saya benar-benar gerah banget dan saya paling tidak suka dengan kondisi seperti ini." Ucap Jeremi sambil berusaha berjalan.

Sambil menarik tangan Jeremi. "Pokoknya suka atau tidak, aku dulu." Ucap Riana sambil masuk ke kamar mandi.

Jeremi akhirnya mengalah, dia hanya duduk santai di sofa sambil menunggu Riana.

Di kamar mandi...

Nampak Riana tengah tersenyum sendiri, karena dia mengingat hari ini yang begitu indah. "Aku tidak akan pernah melupakan hari ini." Gumam Riana sambil menghela nafasnya.

Riana melangsungkan acara mandinya. Dia membuka seluruh pakaiannya dan membersihkan seluruh tubuhnya. Setelah di rasanya cukup, Riana langsung menggunakan handuk. "Oh iya, bukannya di luar ada Jeremi." Gumam Riana.

Sambil membuka pintu dan mengintip. "Hey, kamu keluar dulu." Teriak Riana.

"Sudahlah Nona, saya tidak akan mengintip anda." Ucap Jeremi.

"Pokoknya aku pengen, kamu keluar dulu." Ucap Riana.

Akhirnya Jeremi menurutinya. Dia meninggalkan kamar dengan Langkah lesu.

Setelah dilihatnya aman, Riana segera keluar dari kamar mandi dan segera menggunakan pakaian. "Sudah." Teriak Riana.

1
Vero Octav
Luar biasa
Budiman Chandra
lanjut
Yani Cuhayanih
Mungkin nanti setelah 30thn jd cinta kingkong...
Tara
Omg.. Kalo aku punya bodyguard tampan nan s3xy pasti kujadikan pacar dulu🤭😉😅
Dian Vivo
bagaimana cara nge like nya🤔🤔?
Ngardi
emang 20 tahunan lalu udah bs kirim2 video via whatsapp or yg lain nya ya thor ?
jgn marah ya thor !
cm ksh masukan doang. 😁
Ngardi
masa iya sih, sdh kenal lama n blm lama ktmuan di pesta, masa bs gak ngenalin fisik atau baju yg di pakai thor?
Dyah Hermawaty
nyesegggg😭😭😭😭😭
Glenn Sohilait
oke 🔥🔥🔥
Stephanie Sitinursiati
hhty thorrr❤❤❤❤❤❤❤❤ 👏👏👏
Jhon Bimolii
lanjut thor
Hayati Nufus
lama2 ko malas bacanya
Hayati Nufus
masa pak hardi langsung jahat begitu
Hayati Nufus
lagian aneh jelas2 udah ketemu keluarganya malah balik ke Sentot yg udh pasti kejam jadi jijij
Muhamad Arsyad: hanya cukup mbaca sampai disini... Ceritanya aneh bin ajaib.... knpa Sarsh harus kembali kerumah pak Sentot... gak masuk akal
total 1 replies
Hayati Nufus
sayang amat adiknya jadi jalang dan genit
Hayati Nufus
riana mgkn tadinya terlalu sombobg mulutnya sering menghina makanya banyak yg ga suka
Boman Asra Rodja
cerita bodyguard jadi cerita dokter hehehe
Boman Asra Rodja
bela diri cap singkong
Boman Asra Rodja
sentot udah ditangkap polisi kok skrg ada dirumah sih? mohon penjelasan
KampretGG
Ceritanya Gk masuk di akal Tba² si cwek mau aja Di suruh minum
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!