NovelToon NovelToon
Isekai Slime? Reinkarnasi Ke Dunia Lain

Isekai Slime? Reinkarnasi Ke Dunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Harem / Fantasi Isekai / Romantis / Reinkarnasi / Action
Popularitas:135k
Nilai: 5
Nama Author: Chizella

Genre : Fantasi, Fantasi-Isekai, Action, Harem, Romance, Adventure, Reinkarnasi, Isekai, Magic, Demon, Royal.

[On Going]

- Bagian 1 — Kerajaan & Lise - End [27]

- Bagian 2 — Nasib Buruk - End [11]

- Bagian 3 — Medan Perang Kuno - End [22]

- Bagian 4 — Sion and its Destruction - ???

- Sinopsis -

Setelah bertahun-tahun dibully oleh orang-orang kaya, Sion akhirnya mencapai batas kesabarannya. Dengan amarah yang telah lama dipendam, ia meluapkan segala emosinya tanpa peduli pada konsekuensinya.

Namun, kepuasan itu hanya sesaat. Pada akhirnya, Sion memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri—tanpa penyesalan sedikit pun.

Tapi tak seperti kebanyakan orang, kematiannya bukanlah akhir. Ia terdampar di dunia lain.

Akankah Sion berjuang untuk mencapai puncak? Tetap menjadi korban? Atau justru berbalik menjadi sosok yang menindas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chizella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 : Apa??

[Vena PoV]

Serius?

Ini diluar dugaanku, Leon Valencia... Dia menang!

Padahal aura mana darinya sama sekali tidak terasa, tapi ketika bertarung benar-benar terlihat berbeda. Ia masih berdiri di arena, menatap tubuh Kizumi yang tergeletak di tanah.

Rambut putihnya mulai memudar, digantikan dengan warna hitam gelap setelah antingnya pecah. Itu artefak?

Setelah melihatnya lagi... Aku mengenalnya! Kalau tidak salah dia adalah orang yang mengikuti ujian di guild waktu itu, kan. Bersama dengan gadis berambut biru itu.

Ahh... Tunggu. Jadi begitu, wajar saja dia tidak pernah berniat kalah. Apa dia melakukannya demi gadis itu?

Pria itu menutupi wajahnya, terlihat ia tidak nyaman dengan tatapan orang-orang disekitarnya. Beberapa saat setelahnya gadis dengan rambut hitam mendatanginya dan memberikan sebuah anting. Benar saja, rambutnya kembali menjadi putih.

Benar-benar artefak.

Acara selesai, semua orang telah bubar. Mereka benar-benar terus membicarakan tentang pertarungan ini. Wajar saja, seseorang yang begitu kuat malah dikalahkan oleh seseorang yang bahkan mana-nya tidak terasa.

Setelah kuingat-ingat dia menyebut suatu kata pada akhir pertarungan sebelum membuat Kizumi terjatuh. "Kalau salah kuingat... Noriutsuru?"

Dia juga pernah menggunakan kekuatan itu padaku, aku mengingatnya jelas. Saat dimana aku tiba-tiba ditelan kegelapan, sadar-sadar aku sudah dikalahkan olehnya.

Sebenarnya apa yang terjadi? Aku harus menanyakannya nanti.

Dan juga, dia benar-benar meningkat sejauh itu, seorang yang dulu hanya amatiran dalam menggunakan pedang. Sekarang dia sudah menjadi sehebat itu, sihirnya juga meningkat. Tapi, mana miliknya masih tidak terasa, itulah yang membuat orang sering salah paham dan menganggapnya lemah.

Singkirkan sejenak tentang itu.

Setelah pria itu dibawa ke kereta kuda untuk pulang, aku juga mengikutinya. Dia terlihat tidak sehat, wajahnya berkeringat seakan baru saja berlari di gurun yang panas.

Bukan hanya itu tangannya juga terlihat agak memerah, apa itu karena Rune yang ada di tangannya sebelumnya? Aku masih belum begitu mengerti Rune macam apa itu.

Tapi satu hal yang pasti. Orang ini akan mempengaruhi kerajaan, cepat atau lambat.

Alasan perjalanan dilakukan lebih awal adalah untuk memastikan keamanan tiga orang perwakilan, akan berbahaya bagi mereka tinggal di kerajaan itu. Karena sudah menang, ada kemungkinan seseorang tidak menerima itu.

Perjalanan berlangsung cukup lama, selama itu kami tidak mengobrol sama sekali. Hanya gadis dengan rambut hitam itu yang sesekali berbicara. Namun pada akhirnya dia membuka pembicaraan.

"Hei, Nona Vena," panggilnya yang masih melihat ke luar jendela.

"Ada apa Leon?"

"Aku tidak tahu apa, tapi aku merasakan hal yang tidak enak." Ia diam sejenak sebelum melanjutkan, "Saat hal itu terjadi, cobalah untuk tidak terlibat."

Aku hanya membeku, tidak tau apa yang ia bicarakan. Dan pada akhirnya sampai kami kembali dia tidak pernah berbicara padaku lagi.

Aku turun dari kereta kuda, menghirup udara segar, pemandangan terlihat indah, rumput-rumputan hijau memenuhi sekeliling yang disertai dengan bunga-bunga. Tempat ini adalah halaman depan kerajaan.

Kami dibawa kemari untuk melapor pada raja. Dan juga untuk memberikan hadiah pada masing-masing pemenang, Trisstan tidak dihitung karena kalah. Dengan kata lain hanya pria itu dan Pahlawan yang akan mendapatkan hadiah pemenang.

Aku menantikan apa yang akan diminta pria itu, kalau Pahlawan kurasa aku sudah bisa menebaknya.

1
Protocetus
kapan up
Kasma Wati
/Hunger//Hunger//Hunger//Hunger/
Kasma Wati
🤣🤣🤣👍👍👍
studibivalvia
kupikir sion ini cewe ternyata cowo?
Cecilia: cowo wkwk
total 1 replies
studibivalvia
kakak gausah mampir di karyaku ya soalnya aku di sini bertindak sebagai reader, pure reader jadi aku sama sekali ga berharap buat dibaca karyanya hehe, ini murni mau aku baca karena gaada yg bisa aku lakuin selain baca punya kakak 😖 kan kakak udah bantu aku kemarin jadi maaf ya kak cuma ini yg bisa aku kasih 🙏🏻 next nya mungkin aku cicil baca ya kak … sekali lagi terima kasih untuk yg kemarin
studibivalvia
alurnya cepat dan ringan, ini aku bayanginnya kayak anime cowok yg terdampar ke dunia lain sebagai pahlawan tapi skill dia cuma bisa belanja online 😭 aku lupa judulnya tapi feel -nya terasa kurang lebih kayak gitu 👍🏻 pembukaannya menarik dan ringan dengan alur yg cepat … sedikit membuat penasaran karena secara tak langsung sion punya skill di dunia itu, aku ga pernah baca novel adventure tapi pembawaannya mudah untuk dibayangkan 👍🏻
ᥫ᭡나우나
kepanjangan nih paragraf
ᥫ᭡나우나
langganan banget nih nama aku lihat" 😭
Chiyaa
next post min ☺️
Cecilia: hooh, 2k perbab kok, jdi agak lama
total 1 replies
🌸⃝𝙒𝙤𝙤𝙣𝙖​᭄ও࿐
apakah musuhnya sama?? 🤔🥱
🌸⃝𝙒𝙤𝙤𝙣𝙖​᭄ও࿐
ish ish ish, parah banget /Sweat/
The Provokator
Mengecewakan, build up karakter Matsuri kurang banget, gak ada sama sekali malah. Klimaks untuk bagian ending arc 2 jadi gak kerasa, klo ini bukan bagian dari arc 2 (cuma chapter biasa) masih bisa ditolerir
The Provokator
Bom nya satu aja cvk
The Provokator
pertanyaannya, apa kota kematian ada di tempat yang sama? gimana mungkin dia pergi ke sana diam-diam, pagi-pagi klo ada di kota lain
Cecilia: agak jauh, tapi jalannya ada gtu. jdi abis di kasi tau jalannya, langsung lurus ae ngikutin
total 1 replies
The Provokator
Ada bantalan dadanya cvk
The Provokator
Holy shiet motherfucckerrs
The Provokator
bisa juga lewat eksposisi dikit soal perilaku MC yang kadang agak nyeleneh
The Provokator
terlalu banyak dialognya, kau bisa sisipin satu atau dua narasi biar bosenin, atau mininal kasih dialog aksi
The Provokator
3rd PoV, bagus sih untuk eksposisi, tapi usahakan tetap jaga fakta klo Sion gak tahu, karena sedari awal dia emang gak tau, kecuali nanti dikasih tau
The Provokator
Oeee itu gadis kecil cvk, kasih satu clue kalo dia masih manusia, masih ounya perasaan
Cecilia: nah kan/Sweat/
total 11 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!