NovelToon NovelToon
Xu Yiran

Xu Yiran

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Kelahiran kembali menjadi kuat / Dunia Lain / Spiritual / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:60k
Nilai: 4.8
Nama Author: YanYan.

Xu Yiran, seorang pemuda lumpuh di bumi yang hanya bisa bermimpi menjadi petarung MMA, mendapati hidupnya berakhir tragis dalam sebuah kecelakaan. Namun, takdir membawanya terlahir kembali di dunia brutal di mana kekuatan adalah segalanya. Ia terbangun di tubuh pemuda lain bernama Xu Yiran, satu-satunya yang tersisa dari pembantaian desanya oleh Sekte Seribu Bunga. Dipenuhi dendam dan tekad baja, Xu Yiran memanfaatkan pengetahuan seni bela diri modernnya untuk menciptakan gaya bertarung unik dalam kultivasi. Dengan setiap langkah, ia mendekati balas dendam dan memulai perjalanan menjadi penguasa dunia yang tak tertandingi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YanYan., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menuju Tempat Tersembunyi

Xu Yiran berjalan dengan santai di jalan setapak menuju pegunungan, ditemani Fangzhao yang kini berwujud serigala kecil seukuran anjing biasa. Bulu peraknya masih memancarkan kemilau, meski ia terlihat jauh lebih tidak mengancam dibanding sebelumnya. Namun, Fangzhao tidak kehilangan kebiasaannya untuk terus berbicara, seolah mulut kecilnya tak pernah kehabisan kata-kata.

“Tuanku,” Fangzhao memulai lagi, melompat-lompat di samping Xu Yiran, “Aku benar-benar ingin tahu! Bagaimana bisa tuan memiliki tubuh sekuat itu?, Tuan ini makan apa, sih?”

Xu Yiran memijat pelipisnya, mencoba mengabaikan ocehan serigala kecil itu. “Aku makan biasa saja, Fangzhao. Yang kubutuhkan hanya latihan, tekad, dan sedikit keberuntungan.”

“Sedikit keberuntungan?!” Fangzhao mendengus, telinganya bergerak-gerak. “Itu tidak masuk akal! Tuan pasti punya rahasia besar! Mungkin… darah ilahi?”

Xu Yiran menghentikan langkahnya, menatap Fangzhao dengan tatapan datar. “Fangzhao, kalau kau terus bertanya hal yang sama, aku akan mengikatmu ke pohon dan meninggalkanmu di sini.”

Fangzhao langsung mundur dua langkah, menggoyangkan ekornya dengan canggung. “Ah, tidak perlu begitu, Tuanku. Aku hanya penasaran, itu saja.”

Saat mereka melanjutkan perjalanan, suasana di hutan mulai berubah. Pohon-pohon semakin rapat, dan udara terasa lebih dingin. Fangzhao, yang biasanya sombong, kini tampak lebih tenang. Namun, setelah beberapa saat, dia kembali membuka mulut.

“Tuanku, apa kita sedang mencari tempat tertentu?” tanyanya.

Xu Yiran meliriknya sambil terus berjalan. “Bukankah kau yang bilang tahu tempat bagus untuk kultivasi? Jangan bilang kau hanya asal bicara.”

“Tentu saja tidak! Aku tahu tempat yang sempurna! Ada sebuah gua di dekat air terjun besar di ujung pegunungan ini. Energi spiritual di sana sangat pekat, dan cocok untuk menerobos ranah penguasa jiwa!” Fangzhao menjelaskan dengan bangga.

“Bagus.” Xu Yiran mengangguk, lalu berhenti sejenak dan menatap Fangzhao dari atas hingga bawah. “Tapi, ada satu masalah. Semua binatang roh di sekitar sini terus menghindar sejak kita berjalan. Itu karena auramu terlalu mencolok.”

Fangzhao memiringkan kepalanya, kebingungan. “Tapi, itu kan bukan salahku. Ini aura alami seorang Penguasa Kehidupan seperti aku. Mereka yang takut, itu urusan mereka, bukan?”

“Fangzhao,” Xu Yiran berkata dengan nada serius, “tekan auramu sekarang, atau aku akan menyuruhmu tinggal di luar gua saat aku kultivasi.”

Fangzhao menggigil mendengar ancaman itu. “A-aku mengerti! Baiklah, aku akan menekan auraku, tapi kau ini benar-benar manusia yang kejam, Tuanku.”

Saat Fangzhao akhirnya menekan auranya, suasana hutan berubah drastis. Angin mulai berhembus lembut, dan suara binatang roh yang sebelumnya hilang kini kembali terdengar di kejauhan.

“Bagus. Mungkin aku harus lebih sering menyuruhmu melakukan itu,” Xu Yiran berkata sambil tersenyum kecil.

Fangzhao mendengus, mengibaskan ekornya dengan kesal. “Aku ini Penguasa Kehidupan, bukan mainan, Tuanku.”

“Kalau begitu, buktikan dengan mengantarkanku ke tempat yang kau janjikan. Jangan hanya bicara besar.”

Fangzhao menundukkan kepala, matanya menyipit. “Baik, Tuanku. Tapi ingat, kalau nanti energi spiritual di sana luar biasa, aku juga ingin ikut kultivasi!”

Xu Yiran hanya tertawa kecil sambil melanjutkan perjalanan. Meski Fangzhao cukup menyebalkan, Xu Yiran merasa kehadirannya membuat perjalanan ini tidak terasa terlalu sunyi. Mereka kini semakin dekat dengan tujuan, tempat di mana Xu Yiran berencana untuk menerobos ke ranah berikutnya.

Fangzhao berlari kecil di depan Xu Yiran, ekornya yang berbulu halus bergoyang seiring langkahnya. “Kita sudah dekat, Tuanku! Kau akan menyukai tempat ini, aku jamin!” serunya penuh semangat.

Xu Yiran hanya mengangguk kecil, mengikuti serigala kecil itu menyusuri jalan setapak yang semakin menanjak. Udara mulai dipenuhi aroma embun, dan suara air terjun terdengar sayup-sayup di kejauhan. Semakin mereka mendekat, hutan yang lebat mulai berganti dengan bebatuan besar yang tertutupi lumut hijau.

Setelah berjalan sekitar setengah jam, mereka akhirnya tiba di sebuah tempat yang menakjubkan. Sebuah air terjun megah mengalir dari tebing tinggi, memecahkan cahaya matahari menjadi pelangi yang melintang indah di atas kolam jernih di bawahnya. Kabut tipis dari cipratan air terjun memenuhi udara, menciptakan suasana yang magis. Di sekitar kolam, tanaman berbunga dengan warna-warna cerah tumbuh subur, seolah melengkapi keindahan tempat itu.

Xu Yiran memandangi pemandangan itu sejenak, menghela napas panjang. “Fangzhao, kau benar. Tempat ini sempurna.”

Fangzhao mengangkat dagunya dengan bangga. “Tentu saja! Aku tidak akan membawamu ke tempat sembarangan, Tuanku.”

Xu Yiran mendekati kolam dan mencelupkan tangannya ke dalam air dingin yang terasa menenangkan. Energi spiritual di tempat ini memang luar biasa pekat, jauh lebih murni dibandingkan tempat mana pun yang pernah ia kunjungi sebelumnya. “Ini tempat yang cocok untuk menerobos ke ranah Penguasa Jiwa,” gumamnya.

“Bagaimana, Tuanku? Aku hebat, bukan?” Fangzhao melompat ke atas batu besar dan duduk dengan angkuh, memandangi Xu Yiran.

Xu Yiran tidak menjawab, hanya melirik Fangzhao dengan tatapan datar sebelum duduk bersila di tepi kolam. Ia memejamkan mata, mengatur napas, dan mulai menyerap energi spiritual di sekitarnya.

Fangzhao, yang merasa diabaikan, menggerutu sendiri. “Hmph, manusia ini benar-benar membosankan. Aku ini Penguasa Kehidupan, tapi sekarang seperti pelayan yang tak dianggap.” Namun, ia tetap diam di tempatnya, mengawasi sekeliling dengan waspada.

Xu Yiran segera memasuki kondisi meditasi mendalam. Tubuhnya mulai dikelilingi oleh pusaran energi spiritual, mengalir deras ke dalam tubuhnya. Setiap serat otot, tulang, dan organnya diperkuat, seolah-olah tubuhnya tengah dibentuk ulang. Proses ini membutuhkan konsentrasi penuh, namun Xu Yiran melakukannya dengan tenang dan tanpa ragu.

Sementara itu, langit perlahan mulai berubah. Awan gelap muncul entah dari mana, berkumpul di atas tempat itu dengan kecepatan yang tidak wajar. Fangzhao, yang awalnya bersantai, segera menyadari perubahan tersebut.

“T-Tuanku… ini—”

Xu Yiran membuka matanya sedikit, melihat ke langit yang kini gelap dan penuh dengan kilatan petir. Ia tersenyum tipis. “Petir Kutukan Langit. Sepertinya aku benar-benar mendekati ranah Penguasa Jiwa.”

Fangzhao menelan ludah, sedikit gugup. “Ini bukan lelucon, Tuanku! Petir Kutukan Langit adalah ujian yang mematikan! Kau yakin bisa mengatasinya?”

Xu Yiran menutup matanya lagi, kali ini senyumannya lebih lebar. “Fangzhao, aku tidak punya pilihan selain melewatinya. Jika aku takut, maka aku tidak layak untuk menjadi seorang Penguasa Jiwa.”

Fangzhao menghela napas panjang, lalu bergumam, “Tuan yang gila. Kenapa aku harus dikontrak oleh manusia semacam ini…” Meski begitu, ia tetap bersiaga, siap membantu jika sesuatu yang buruk terjadi.

Kilatan petir pertama menghiasi langit, diiringi dengan suara gemuruh yang memekakkan telinga. Xu Yiran tetap duduk tegak, menanti petir pertama yang akan menjadi ujian awal dari tahapan penting dalam perjalanan kultivasinya.

1
Wiji Lestari
up..up..up
Wiji Lestari
bantai
Wiji Lestari
lanjopt
Wiji Lestari
Bagus thor
Wiji Lestari
mhamtap t hj ot
Wiji Lestari
bagus
Wiji Lestari
lanjoot
arumazam
sangat menarik
4wied
dendam yang ada dalam diri Xu Yiran terlalu besar, akankah dia bisa terlepas dari keadaan ini
4wied
wkwkwkwk, srigala bisa terpikat sama ajian pemikat sukma. ini srigala atau si Luman yang menyamar jadi srigala ??
4wied
baru kali ini ada binatang kontrak yang bawel....
4wied
hahahahahaha, srigala binatang yang tingkat kultivasi nya 2 x lebih tinggi dari Xi Yiran kayak anjing imut
4wied
mau komen, ternyata yang komen juga banyak dan bagus²......tinggal tunggu kelanjutan kisah ini sampai akhir
⚔️🅱️🅾️⚔️
crazy up thor ign berhenti
Megi Mariska
Ini ceritanya ttg apa sich ...???? Kok ga jelas.... Mi jadi pendekar terkuat atau mo jadi dagelan bareng serigala ...???? 😡😡😡😡
Megi Mariska
Ga menarik ... Ngapain juga pura2 lemah 🙄🙄🙄🙄
Rani Tasbun
penulisannya begitu bagus,tapi kok aneh pembacanya tidak seperti di novel sejenis yg lainnya ,banyak,pdhal novelnya kurang bagus ,bhasanya belepotan ..
LION QUEEN: yang mana yang belepotan?
total 2 replies
Agus Rahmat
narasi yang menggugah.certa yang hebat apa kah akan sampai akhir..... kita lihat
Mbah Haryo
walo vote cm mingguan like coment subrek follow...gass

lanjouts
Mbah Haryo
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!