NovelToon NovelToon
Sarjana Terakhir

Sarjana Terakhir

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Spiritual / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:29.2k
Nilai: 5
Nama Author: Andi Budiman

Siang ini udara panas berembus terasa membakar di ruas jalan depan gerbang Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Matahari meninggi mendekati kulminasi. Suara gaduh di sekeliling menderu. Pekikan bersahut-sahutan, riuh gemuruh. Derap langkah, dentuman marching band dan melodi-melodi bersahutan diiringi nyanyian-nyanyian semarak berpadu dengan suara mesin-mesin kendaraan.

Rudi salah satu laki-laki yang sudah tercatat sebagai mahasiswa Unsil selama hampir 7 tahun hadir tak jauh dari parade wisuda. Ia mengusap peluh dalam sebuah mobil. Cucuran keringat membasahi wajah pria berkaca mata berambut gondrong terikat ke belakang itu. Sudah setengah jam ia di tengah hiruk pikuk. Namun tidak seperti mahasiswa lain. Pria umur 28 tahun itu bukan salah satu wisudawan, tetapi di sana ia hanya seorang sopir angkot yang terjebak beberapa meter di belakang parade.

Rudi adalah sopir angkot. Mahasiswa yang bekerja sebagai sopir angkot....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andi Budiman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Rencana Kuliah Lapangan

Sesuai kesepakatan antara mahasiswa dan dosen taksonomi beberapa hari ke belakang, pekan depan akan digelar kuliah lapangan ke hutan lindung Kampung Adat Kuta di wilayah Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis.

Kesepakatan yang menggembirakan. Hampir semua mahasiswa penasaran ingin pergi berkunjung. Sebagian besar mengaku belum pernah ke sana. Sementara sebagian kecil sudah pernah, termasuk Rudi. Rudi yang diketahui para mahasiswa berasal dari Kecamatan Tambaksari diusulkan supaya melaksanakan survey.

Bersama Aditia, Rudi pun berangkat menemui ketua adat Kampung Kuta memberitahukan maksud rombongan akan berkunjung. Sang Ketua Adat menerima baik dan menjelaskan beberapa aturan adat yang harus dipatuhi bagi pengunjung. Rudi dan Aditia mendengarkan pesan-pesan itu dengan seksama. Tak lupa mereka pun menanyakan fasilitas tempat dan jamuan makan bagi rombongan mereka.

Untuk dapat sampai di Kampung Adat Kuta ada dua jalur jalan yang dapat dilalui, yakni jalur timur melalui Kota Banjar dan jalur barat melalui Kecamatan Rancah. Saat itu jalur timur ada dalam rencana jangka panjang perbaikan jalan. Maka diputuskan untuk perjalanan nanti menempuh jalur barat. Jalur barat merupakan jalur yang tak hanya melintas ke Kecamatan Rancah, tetapi melintas ke kampung Rudi. Namanya kampung Samarang.

Setelah memperoleh kesimpulan Rudi dan Aditia kembali dan memberitahukan hasil survey kepada seluruh anggota perwakilan mahasiswa pendidikan biologi tingkat tiga.

Tim lain melapor bahwa empat buah bus sebagai alat transportasi sudah dipesan sesuai jadwal pemberangkatan. Masing-masing ialah bus untuk kelas A, B, C, dan D. Tetapi bus hanya bisa melakukan perjalanan hingga Kampung Samarang. Diparkir di sebuah tanah lapang milik penduduk setempat. Untuk melanjutkan perjalanan Rudi dan Aditia sudah memesan beberapa mobil pickup sebagai angkutan lanjutan menuju lokasi.

Hari ini kelas C sangat antusias. Ada lima perwakilan mahasiswa di kelas itu, yakni Rudi, Intan, Evita, Julia dan Aditia. Mereka bersemangat akan melaporkan hasil kerja mereka kepada Bu Diana pada jam kuliah taksonomi.

Beberapa menit lagi kelas taksonomi dimulai. Mahasiswa kelas C sudah berkumpul di ruang kuliah menunggu dosen.

“Gimana A Rudi perjalanan kuliah lapangan nanti?” tanya Mira. Mahasiswa yang lain nimbrung.

Rudi yang saat itu menjabat sebagai ketua perwakilan mahasiswa tingkat tiga sekaligus ketua perwakilan mahasiswa kelas C dalam pelaksanaan kegiatan kuliah lapangan taksonomi menjelaskan :

“Alhamdulillah kemarin sudah survey. Bus untuk masing-masing kelas juga sudah siap berikut beberapa mobil pickup untuk perjalanan lanjutan karena medan jalan selanjutnya menuju lokasi tidak dapat dilalui bus. Namun meskipun begitu insyaAllah semua lancar.

Nah, karena kita tidak bisa kapan saja masuk ke hutan lindung, maka setelah berkonsultasi dengan ketua adat di sana diputuskan bahwa kita akan berangkat hari Jum’at pekan depan jam 5 pagi. Harap semuanya nanti berkumpul di depan gerbang utama universitas. Kalau tidak ada halangan insyaAllah sekitar jam tujuh pagi kita sudah tiba di lokasi.”

Intan duduk di samping Rudi mendengarkan dengan seksama. Gadis itu tampak anteng mendengarkan Rudi bicara.

“InsyaAllah kegiatan di sana akan diawali pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sholawat, sambutan dari ketua adat, terus acara inti kuliah lapangan dibimbing langsung oleh Bu Diana. Habis itu siangnya istirahat sholat. Khusus laki-laki sholat Jum’at nanti di mesjid Kampung Kuta, terus makan dengan menu sesuai pesanan, nanti disiapkan pihak kampung.

Selesai acara makan ada acara diskusi kuliah dan diskusi adat di balai pertemuan. Sorenya acara penutupan kuliah lapangan oleh dosen pengampu, kemudian ditutup dengan do’a. Habis itu sholat ashar lalu pulang. Nah, sebelum dilanjut, ada yang ditanyakan?”

Semua diam, tak tahu karena anteng memperhatikan Rudi dan Intan atau memang sudah mengerti.

“Ada yang ditanyakan? Kok malah pada bengooong?” tanya Intan.

Merasa tak ada respon Intan melanjutkan ke pembahasan aturan-aturan adat yang harus dipenuhi. Di antaranya supaya tidak berpakaian warna hitam, tidak mengenakan perhiasan dan alas kaki ketika masuk ke area hutan lindung, dan sejumlah aturan adat lain yang berlaku bagi pengunjung terutama saat masuk hutan.

“Nggak apa-apa tidak pakai alas kaki?” tanya Resti.

“InsyaAllah aman kok, setiap pengunjung sudah biasa tidak pakai alas kaki, lagi pula sudah disteril, nggak ada duri atau apa. Selama kita berhati-hati insyaAllah aman!” jawab Intan. “Iya kan Bang?” tanya Intan meminta persetujuan.

“Betul Deeek, insyaAllah aman!” jawab Rudi.

“Adududuuuh…”, Mira memegang kepalanya.

“Kenapa kamu Mir?” tanya Resti.

“Pusing lihat A Rudi sama Intan.” jawab Mira. “Mesra banget sih kalian, kompak lagi…” sambungnya.

Mahasiswa yang lain cekikikan melihat tingkah Mira.

“Mereka yang mesra, kok kamu yang pusing sih Mir?” protes Julia.

“Tapi Mira bener kok! Serasi, mesra, kompak, hhhhh…” sambung yang lain. Semua riuh membenarkan.

“Loh, kok malah itu yang diperhatiin?” protes Julia.

“Tapi penjelasan tadi kalian ngerti kan?” tanya Evita.

“Mengertiii…!!!” jawab semuanya.

“Kelas C emang keren!” imbuh Evita.

“Ya ampuuun… nggak ngerti deh!” kata Julia.

Berkas laporan diserahkan kepada Aditia untuk diberikan kepada Bu Diana. Tak diragukan lagi, setiap wajah di kelas taksonomi pagi ini semuanya menunjukkan jiwa antusias dan semangat. Tetapi raut semangat itu berubah menjadi wajah kaget campur heran, ketika dosen yang muncul bukan Bu Diana melainkan Edgar.

Edgar masuk ke dalam kelas, memberitahukan bahwa telah terjadi pertukaran dosen khususnya untuk mata kuliah taksonomi dan anfis tubuh manusia. Maka sejak hari itu mata kuliah taksonomi menjadi tanggung jawabnya termasuk pelaksanaan kuliah lapangan ke Kampung Adat Kuta. Edgar menanyakan hasil survey berikut persiapan lain, dan pria itu setuju.

Kuliah pun hari itu dilaksanakan hingga selesai. Tentang kuliah lapangan ia memperingatkan semua mahasiswa supaya ikut. Jika tidak, akan dinyatakan tidak lulus mata kuliah taksonomi. Maka, ia berharap supaya semua mahasiswa benar-benar serius dan siap mengikuti pelaksanaan kuliah lapangan tersebut.

Selesai kuliah Edgar sempat mengajak Intan bicara dekat meja dosen mengenai rencana pemberangkatan kuliah lapangan. Edgar menawarkan fasilitas transportasi istimewa pada Intan. Pria itu mengajak Intan naik mobil mewahnya. Sementara biarlah mahasiswa lain naik bus dan pickup.

Dengan berbagai dalih Edgar berusaha membujuk Intan supaya mau pergi bersamanya, tetapi Intan menolak dengan halus. Gadis itu beralasan bahwa tak enak hati pada teman-teman yang lain apabila ia mendapat perlakuan istimewa. Ia berkata demikian hati-hati karena walau bagaimana pun Edgar adalah dosennya di semester lima tersebut.

Rudi melihat kejadian itu. Ia diam saja menahan diri meski hatinya tak nyaman. Ia sadar akan posisinya. Meski dulu Edgar adalah teman sekelas kini ia adalah seorang dosen di kelas taksonomi. Apa pun tindakan Edgar sangat mungkin akan berpengaruh pada perjalanan akademisnya. Ia harus hati-hati. Selain itu ia percaya pada Intan. Intan mampu menempatkan diri dengan baik.

Setelah itu Intan mohon diri dan menghampiri Rudi. Edgar melihatnya. Edgar mendengus kesal. Ia keluar dari dalam kelas dengan tatapan dongkol. Tetapi pria itu selalu punya rencana. Rencana-rencana yang mengejutkan. Ia selalu percaya bahwa setiap keinginannya pasti terwujud bagaimana pun caranya. Termasuk mengusahakan penukaran dosen ini. Ia bisa melakukannya. Maka ia pun percaya bisa melakukan hal lain selain ini. Asal ada uang dan pengaruh, tak ada yang tidak mungkin.

1
Andi Budiman
Top
🎧✏📖: saya mampir 😁
total 1 replies
IR WANTO
kok di buat jdi tolol katanya cerdas..naifff
Andi Budiman: yang baca terlalu... tol...
total 1 replies
Samsul Rijal
Luar biasa
Andi Budiman: Terimakasih
total 1 replies
Sera
kalau sudah jodoh pasti akan bertemu lagi
Sera
ayo sadar intan. abang sudah datang
Sera
semangat author
Sera
jadi inget angkot yang bersliweran
Sera
sampai di panggil fakultas karna kelamaan cuti ini
Was pray
demam panggung di rudi, jadi ngeblank...hilang semua ilmu kepalanya. sepintar apapun kalau kena mental duluan maka akan jadi orang bodoh rajanya bodoh termasuk si rudi itu pad sidang skripsi,
Fatkhur Kevin
lanjut thor. crazy up thor
Fatkhur Kevin
langkah awal kemenangan BR
Fatkhur Kevin
takdir yg tk pernah diduga
Was pray
takdir telah menyatukan intan dan rudi sejauh apapun tetap akan bersatu
Fatkhur Kevin
hei kpn kamu sadar intan
Fatkhur Kevin
intan seperti putri tidur
Was pray
takdir berjodoh intan dan rudi, skenario Allah itu. terbaik bagi manusia
Fatkhur Kevin
sangat mengharukan
Fatkhur Kevin
lanjut besokx🤣🤣🤣
Was pray
semoga saja prof. Pardiman saidi mau menyelidiki penyebab rudi du DO tiba-tiba dan mau membantu agar rudi bisa meraih gelarnya
Fatkhur Kevin
berjuang dapatkan intan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!