NovelToon NovelToon
Mimpi Seorang Hasna

Mimpi Seorang Hasna

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam / Chicklit
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ade Diah

Mimpi seorang Hasna adalah sembuh dari penyakit yang dia derita dan karena mimpinya itu membutuhkan banyak uang, Hasna pun pergi ke ibu kota untuk mencari uang disana, walau izin dari sang ayah tidak dia dapatkan.

Mungkin karena berangkat tanpa izin dari sang ayah, Hasna yang berada diibukota telah salah memilih kawan, dan berakhir dengan dia yang malu untuk pulang walau hanya bertemu keluarga apalagi sang Ayah yang dulu bersikeras melarangnya pergi.

Dan Kini Dunia Hasna semakin rumit manakala seseorang yang dia sukai hadir kembali dihidupnya, yang sudah tidak berharap akan mendapatkan pasangan, karena kesalahannya dulu yang membuatnya merasa tidak pantas untuk siapapun terutama Burhans yang begitu baik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ade Diah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak ada

Burhans yang yang sudah mendapatkan titik terang langsung menghubungi teman sesama dokternya, yang kebetulan keluarganya mempunyai pesawat jet.

Namun sayang saat Burhan menghubungi temannya itu, sang teman mengatakan jika pesawatnya sedang dipakai dan dengan otomatis Burhan harus memutar otaknya, mencari solusi agar bisa lebih dulu sampai di kota itu lebih dulu dari Hasna, dan setelah lama berpikir kini senyuman pun terlihat dibibir tipisnya yang tadi sempat mengkerucut, dan hal itu dilihat Pipi yang dari tadi mengikuti Burhan dan kebetulan saat itu Burhans, baru sampai diteras rumahnya.

Burhans yang sudah mendapatkan solusi langsung mencari nomor kontak sang teman, yang kebetulan tinggal dikota yang dikatakan Pipi dan setelah sambungan telponnya terhubung dia menyuruh temannya itu, untuk memeriksa apakah ada Hasna dibandara atau tidak, dan Burhan juga mengatakan jika pesawat yang kemungkinan membawa Hasna akan tiba dikota tersebut setengah jam lagi.

Jika ada yang bertanya kenapa Burhan seyakin itu, padahal Pipi hanya berkata mungkin? dan jawabannya adalah karena tadi sebelum menghubungi sahabat dokternya, Burhan sudah mengecek apakah ada penumpang pesawat yang bertujuan kekota tersebut atas nama Hasna atau tidak dan ternyata ada.

Pipi yang penasaran atas senyuman Burhan menghampiri Burhan sang majikan lalu dia berkata "Pak, bagai mana? apa Hasna sudah ditemukan?"

Dan Burhan langsung merespon "Belum, tapi mungkin sebentar lagi, karena Dia memang pergi kekota itu, jika dilihat dari lis penumpang yang berangkat pukul enam tadi pagi."

"Syukurlah kalau begitu, lalu setelah ditemukan rencana Pak Dokter apa?" kepo Pipi dan Pipi yang baru sadar jika yang sedang diajak bicara itu majikannya, langsung menepuk bibirnya karena telah lancang ingin tahu urusan majikannya, tapi sungguh Pipi ingin tahu nasib sang sahabat setelah ditemukan dan karena takut dimarahi Pipi pun langsung meminta maaf atas kelancangannya.

"Tidak apa Pi, saya mengerti sebagai teman Hasna, pasti kamu ingin tahu nasib Hasna akan seperti apa nantinya." dan Pipi pun mengangguk.

Burhan yang melihat anggukan Pipi langsung berkata "seperti rencana saya, saya akan menikahi dia, tapi mungkin waktunya yang akan dimajukan."

Pipi yang mengerti hanya mengangguk, walau didalam hati ada banyak pertanyaan, tapi dia lebih memilih diam, lantaran ingat pesan tante Maya jika Burhan tidak terlalu suka dengan orang yang banyak bicara.

Lama Burhan menunggu kabar tapi tak ada juga kabar yang dia dapat, padahal sudah satu jam lamanya dia menunggu, namun karena Burhans selalu berpikir positif, jadi sekarang dia sedang berpikir jika sang teman, akan memberikan kabar setelah selesai membuntuti Hasna.

Satu jam, dua jam dan kabar itu belum juga diterima, alhasil Burhan yang sudah kesal menunggu, kini memilih untuk menghubungi sang teman lebih dulu.

Sambungan telpon tersambung dan Burhan langsung bertanya tentang Hasna dan jawaban Sang teman sungguh diluar perkiraannya, karena sang teman berkata jika Dia tidak menemukan Hasna.

"Kamu yakin, dia tidak ada?" ucap Burhan tidak percaya karena dia yakin Hasna naik pesawat tersebut sesuai lis penumpang yang tertera.

" Yakin Hans, kau seperti tidak tahu aku saja, atau kau meragukan akeahloan ku dalam mencari seseorang?"

"Bukan begitu tapi, disana tertulis jika Hasna adalah penumpang dipesawat itu" jelas Burhans yang memberitahu alasan dia meragukan ucapan sang teman.

"Iya, aku mengerti, oh iya sebaiknya kamu cek cctv dibandara tempat dia akan naik pesawat, pasti disana ada rekaman yang menunjukan apakah Hasna jadi berangkat atau tidak, jika jadi berarti dia tadi melihat keberadaanku yang tentu saja dikenalinya, karena aku temannya juga, tapi jika tidak jadi berangkat, entah apa alasan dia membatalkan keberangkatannya itu." dan tanpa pikir panjang Burhan langsung pergi dari rumahnya menuju Bandara dengan motor lamanya dulu.

1
Emily
apakah Hans jodohnya hasna??
Emily
yang kuat hasna💪
Emily
tetap semangat hasna
Emily
mampir dulu
Emily
😪😪😪
Emily
hasna sakit apa ini
Ade Diah
Lumayan lah buat hiburan sendiri
Ade Diah
eh tapi kalau kaka sebagai pembaca kurang setuju dengan nama asli Hans yang Burhan nanti saya ganti
Ade Diah
Kan namanya memang Burhan cuman nama panggilannya Hans
Ade Diah
kan emang namanya Burhans tapi biasa di panggil Hans, berhubung pas nulis suka keceletot sama Hasna jadi pake nama Panjangnya aja
Rhisna
knp Jadi Burhan thor, bukannya Hans yg mau nikah sama Hasna
Ade Diah: iya kan Burhan itu nama panjang Hans, apa kakak kurang suka dengan nama Burhan?
total 1 replies
Ade Diah
Sepi komentar juga pembaca gara-gara ceritanya receh, tapi tak apa terus berjuang sampai editor berbicara hehehe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!