NovelToon NovelToon
Pengkhianatan Cinta

Pengkhianatan Cinta

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cerai / Angst / Romansa / Tamat
Popularitas:262.6k
Nilai: 4.3
Nama Author: Arion Alfattah

Seorang suami akan diuji ketika sedang dalam masa puncak tertinggi. Sedangkan seorang wanita akan diuji ketika suaminya sedang tidak punya apa-apa.

Pengkhianatan Cinta terjadi ketika ujian dalam rumahtangga hadir menghampiri. Lalu, apa yang akan terjadi ketika dua rumahtangga diujung tanduk?

Follow IG : @ai.sah562

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arion Alfattah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26

Seorang wanita berumur tengah duduk tersenyum dan menunjukkan rasa terimakasihnya kepada seorang wanita muda yang selalu menemaninya selama di rumah.

"Tante berterima kasih kepada kamu karena sudah bersedia menemani Tante di sini. Makasih juga sudah mau membantu Tante dalam segala hal. Tante juga berterima kasih sudah mau mengurus Tante yang pernah sakit."

Wanita bernama THANIA itu tersenyum ramah. "Sama-sama, Tante. Dengan senang hati aku pasti akan membantu dan juga sudah kewajiban aku mengurus Tante selama Azzam tidak ada."

"Kalau bukan karena bantuan kamu beberapa bulan ini, mungkin Tante sudah meninggal." Wanita berumur dengan balutan gamis dan hijab itu merasa nyaman berada di dekat Thania, wanita yang mau merawatnya di kala sakit.

"Jangan bicara seperti itu, sakit, maut, kaya, dan miskin adalah kehendak Allah. Aku hanya perantara saja untuk menemani Tante di sini." Kedua wanita berbeda usia itu nampak akrab dan saling bertukar kata. Sampai salam dari seseorang mengalihkan pembicaraan mereka.

"Assalamualaikum."

"Waalaikumsalam." Wanita bernama Fatimah itu menengok ke arah pintu masuk, pun dengan Thania yang juga ikut menoleh.

Fatimah mematung tidak percaya dengan apa yang ia lihat. Putranya, putra yang setelah lama pergi datang kembali dengan keadaan yang berbeda. Fatimah memperhatikan dia dari atas hingga wajah, "A-azzam!"

Fatimah pun berdiri menghampiri ingin memastikan lagi apa ini nyata atau tidak. Dia mendekati Azzam dengan mata berkaca-kaca.

"Ya Allah, Azzam. I-ini kamu?" Azzam mengangguk dan ia segera menggapai tangan mamanya menangis penuh penyesalan.

"Mah, maafkan Azzam sudah jadi anak durhaka. Azzam menyesal tidak mendengarkan Mama dan tidak nurut kata mama, Azzam mohon ampun, Mah." Pria itu terisak penuh penyesalan.

Fatimah berjongkok dan segera memeluk putranya. Tidak ada kata benci ataupun marah tersimpan dalam lubuk hatinya. Kalau kecewa memang ada, tapi bagi seorang ibu kembalinya sang putra merupakan kebahagiaan yang ia inginkan. Ini adalah keinginan Fatimah, doa Fatimah, dan permintaan Fatimah kepada sang pencipta untuk dikembalikan putranya dan di tunjukkan jalan kebenaran.

"Mama juga minta maaf, Azzam. Mama juga salah. Jangan pergi lagi, Nak. Mama tidak bisa kehilangan kamu. Mama sakit." Fatimah menangis haru bisa di pertemukan dengan putranya.

Sedangkan Thania memperhatikan Azzam. "Jadi ini yang namanya Azzam, tampan juga. Jadi dia yang akan di jodohkan dengan aku." Thani tersenyum menunduk setelah melihat Azzam.

Fatimah melepaskan pelukannya, matanya beralih melihat balita yang ada di pangkuan Azzam sedari tadi diam tanpa suara.

"Ini?" tanya Fatimah penasaran.

"Dia Azriel, putra Azzam."

"Putra? Dia cucu mama dari wanita itu?" Azzam mengangguk, tapi ia takut putranya todak di terima karena lahir dari wanita yang tidak diharapkan oleh mamanya.

"Putra? Jadi dia sudah menikah?" batin Thania terkejut.

Fatimah mengusap lembut pipi Azriel yang begitu mirip Azzam. Semuanya mirip Azzam, tidak ada yang mirip dengan Ghina.

"Ya Allah, dia cucu Mama. Sini sayang, ini Oma." Fatimah ingin mengambil Azriel, tapi Azriel enggan dan malah menelusup kan wajahnya ke dada Azzam.

"Maaf, Mah. Azriel sulit beradaptasi dengan orang baru," ucap Azzam bernada bersalah.

"Tidak apa-apa, mama mengerti." Lalu, Fatimah berdiri memperhatikan putranya. "Kenapa kamu jadi seperti ini, Azzam?"

"Azzam ..."

*****

Di sebuah pemakaman, Azzura berjongkok mengusap batu nisan bertuliskan nama kedua orangtuanya.

"Di bawah batu nisan ini ku telah sandarkan kasih sayang kalian yang begitu tulus. Maafkan Azzura yang gagal dalam membina ruamhtangga. Azzura tidak bisa bertahan dalam cinta penuh pengkhianatan. Azzura tidak sanggup, mah, pah. Maaf, Azzura tidak bisa menjalani pesan dari kalian yang dulu pernah bilang untuk menikah satu kali seumur hidup. Azzura tidak bisa." Wanita muda nan cantik itu masih menunduk kembali terisak kecil.

Hanya ini yang sering Azzura lakukan kala rasa sedih menghampiri. Dia sering banget mampir ke pemakaman untuk sekedar menenangkan diri.

Merasa lebih baik dan sudah lama berada di sana, Azzura beranjak pergi dari sana dam kembali ke taksi. Namun, langkahnya terhenti ketika seseorang kebetulan hendak keluar dari pemakaman dan kebetulan searah dengannya.

"Azzura, kamu disini?" tanya orang itu membuat Azzura menoleh ke belakang.

"Erik? Kamu?"

"Aku habis mampir ke pemakaman ibuku." Azzura mengangguk mengerti. Kebetulan pemakamannya tak jauh dari tempat orangtuanya Azzura.

"Mana Chiko? Kenapa sendirian?" pria bermata sipit bernama Erik itu celingukan mencari Chiko, temannya setongkrongan. Namun, mata Erik kembali tertuju pada Azzura dan memperhatikan Azzura dari atas hingga bawah.

Azzura tidak menyadari itu, ia menunduk kembali bersedih atas apa yang terjadi.

"Azzura, kok diam saja?"

"Aku dan Chiko sudah bercerai!" jawab Azzura berkata jujur pada teman mantan suaminya.

"Apa?! Bercerai?"

"Kabar yang sangat bagus," gumam Erik dalam hati dengan senyuman menyeringai.

*****

1
Dewi Dama
bagus..bangat..jln.cerita nya tamat dgn..memuaskan...baca nya tdk dilewat lewati....terimksih thoortt...
Dewi Dama
cerita nya bagus thoorrr...tapi banyak sslah ketik nya
Dewi Dama
Luar biasa
Seven8
-
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
di foto dong atau d vidio.. buat bukti
Akun Tiga
gak asik thor
Semar Bodronoyo
puaaaaaaaaaaaas
Tuti Daniati
suka sekali
guntur 1609
maaf thor hanya masukan.yg saya tahu kalau org yg sdh meninggal gak bisa mendoakan org yg masih hiduo. malah sebaliknya.maaf ya thor
guntur 1609
emang jodob gak akan kemana. ciko fan gina pasti nyesal tingkat dewà
guntur 1609
subhaballlah....azura memang pilihanmu tepat. akan ada kebsijan dan kebahagianbyg menantimu
guntur 1609
saya harap isi dari novel ni jangan dijadikan crmobohan. sy yakinercaya. kalau thor menyangkutkan agama salah satunya. hanya tk mempelajari bagaimana dalam me yikapi masalah dalam hidup. srmangat tor
guntur 1609
makasih thor nambah pengetahuan aku tentng 4 alkitab.
guntur 1609
rasain kau penghianat
guntur 1609
mungkin azzam anak dari oemilik wanita tua
guntur 1609
ciko dan gina bagai kacang lupa kulitnya. emang gak tahu diri
Fausta Vova
Halo kakak
Ceritanya sangat bagus, aku pasti bakal ngikutin terus lho. 🤩☺️

Kalau berkenan boleh yah kakak support juga karyaku dengan judul Sungguh Mencintainya 🙏😄
Alingga Nurcahyo
visual Azam jomplang banget...g masuk
zaber amie580
Biadab ih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!