Tak pernah ku sangka kisah cintaku akan serumit ini. Impianku menikah dengan pria mapan serta pria yang sudah dewasa pupus seketika. Andaikan malam itu aku tidak berteduh di sebuah rumah kosong bersama murid ku, mungkin pernikahan konyol ini tidak akan pernah terjadi.
Kezra seorang guru di salah satu SMA favorit terpaksa harus menikah dengan muridnya hanya karena kesalahpahaman yang terjadi. Ia harus menjalani pernikahan yang tak pernah di harapkan sepanjang hidupnya. Hidup bersama murid super menyebalkan yang selalu membuatnya kesal dan segala sifat jahil yang di tunjukkan.
Akankah cinta hadir di antara guru dan murid yang di satukan tanpa sengaja dalam sebuah ikatan pernikahan?
Bagaimana Kezra menjalani hari-harinya bersama suami berondong yang menikahinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Republik Septy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bolos
"Woi pria gila!" teriak pengguna jalan yang lain. Hal itu membuat Keanu mengurungkan niatnya untuk menghampiri mobil yang berjarak beberapa senti meter di hadapannya.
Bunyi klakson terdengar bersahutan, membuat Keanu harus menekan dalam-dalam amarah yang seolah akan meledak. Ia kembali menghampiri motornya dan meminta maaf.
"Maaf pak," ujarnya seraya bersikap hormat.
"Lampu udah ijo masih aja mau keluyuran. Emang jalan ini punya Bapak kamu, apa?" hardik seorang pria bersepeda motor matic yang berada tepat di belakangnya.
Keanu tak menghiraukan ocehan dan teriakan para pengguna jalan itu, ia segera menyalakan motornya untuk mengejar sebuah mobil bewarna hitam yang telah melesat jauh meninggalkan dirinya.
"Ah gara-gara lampu hijau nih, jadi ketinggalan jejak kan. Gagal gue ngasih pelajaran ke brengsek itu!" gerutunya tanpa menghentikan laju motornya. Bola matanya liat mencari keberadaan mobil yang ia yakini adalah Lukas, kekasih Kezra.
"Kalau dia sekarang lagi sama cewek lain, lalu Bu Kezra sama siapa?" Memikirkan hal itu membuatnya menepi. Ia segera mengambil ponselnya yang ada di dalam ransel miliknya. Tanpa menunggu lama, ia segera menghubungi Kezra. Dalam panggilan ke tiga Kezra baru mengangkat telepon.
"Halo, Keanu. Ada apa?" terdengar suara sahutan dari seberang telepon.
"Ibu lagi dimana?" tanya Keanu khawatir.
"Udah di jalan, nih. Kenapa?"
Keanu menarik napas lega.
"Nggak apa-apa, cuma mau nelpon Ibu aja."
"Dih, nggak jelas. Udah ah, matiin aja. Lagian kamu pasti belum sampai ke sekolah kan?"
"Belum, Bu. Saya hanya ingin memastikan bahwa Ibu baik-baik aja."
"Halah modus. Udah ah matiin!"
Tuuut ....
Sambungan telepon terputus.
"Duh resiko punya istri galak." ujarnya seraya menggelengkan kepala.
"Ngomong-ngomong mimpi apa ya gue, usia segini udah punya istri. Wah emang gue itu pemecah rekor," Keanu hanya terkikik geli sendiri. Kini ia bisa melanjutkan perjalannya yang tertunda.
-
-
-
Kezra mengedarkan pandangannya ke seluruh kelas, tapi ia tidak bisa menemukan Keanu di manapun. Ia mengerutkan dahinya dalam, segala pikiran buruk menguasai kepalanya. Hingga ia tidak tahan lagi untuk bertanya pada teman sekelas Keanu.
"Keanu mana? Kenapa dia tidak ada di dalam kelas?"
Semua murid hanya bisik-bisik hingga Dion, teman dekat Keanu mengatakan alasannya pada Kezra.
"Keanu libur kayaknya Bu. Soalnya dari tadi nggak keliatan di Sekolah."
"Apa? libur? Bukannya tadi Keanu jelas - jelas pergi duluan. Bahkan bocah tengil itu tidak sempat untuk sarapan."
"Lah, Ibu tahu dari mana kalau Keanu udah pergi duluan di banding Ibu?" tanya Keysa, murid yang cukup cantik di kelas itu.
Menyadari bahwa ia telah salah bicara, Kezra segera memutar otak mencari alasan agar para muridnya tidak tahu jika mereka sudah resmi menikah dan tinggal di bawah atap yang sama.
"A-anu, ta-tadi Keanu duluan. Dia melewati taksi yang saya pesan. Ya, begitu." ujarnya mencari alasan.
"Tapi kenapa Ibu berbicara seolah kalian tinggal satu rumah? Sampai - sampai Ibu tahu kalau Keanu tidak sempat sarapan?" tanya Dion penuh rasa curiga.
"Ya, saya hanya menebak saja. Kalau orang buru-buru, pasti akan lupa untuk sarapan."
"Iya, ya. Benar juga." sahut para murid yang lain.
"Lalu, kemana bocah tengil itu pergi? Kenapa ia belum sampai ke sekolah?"
Rasa khawatir dan takut menyeruak menguasai seluruh penjuru hati Kezra. Ia takut jika terjadi sesuatu pada Keanu.
"Jangan-jangan Keanu balapan?" celetuk Rizki seraya menyikut lengan Dion dan masih terdengar oleh Kezra.
"Wah bisa jadi tuh. Bukannya kemarin Jerry nantangin Keanu?"
"Iya, bener banget Lo. Jangan-jangan Keanu.
"Apa? Balapan? Berarti Keanu bolos dong."
Kedua sahabat karib Keanu itu hanya bisa menunduk.
"Kenapa sih, Keanu hanya mencari masalah saja." kata Rizki.
"Nanti setelah pelajaran selesai,kalian antar saya ke sana. Ini tidak bisa di biarkan begitu saja. Bisa-bisa menjadi kebiasaan untuk bolos dan mengabaikan pelajaran."
"Ba-baik Bu." jawab Rizki dan Dion berbarengan.
"Awas aja kamu, Keanu. Habis kamu nanti?" ujar Kezra seraya mengambil buku yang ia bawa. Ia siap untuk memberikan materi bagi para muridnya.
ending nya terlalu buru buru... Mungkin 1 sampai 3 episode lagi baru d bilang the end...
maaf Thor ini cuman masukan dri aku loh.. Tapi jujur Cerita nya Menarik banget . maksh y Thor
Kezra ini seorang guru. digambarkan pribadinya baik. wanita baik2.
seharusnya dia bs bersikap seperti seusianya. apalagi dia guru
walaupun dia dinikahkan terpaksa, ttp aja dia udh bersuami. pergi maen pergi aja sampe dicariin suami ampe segitunya.
ini karakternya guru dewasa apaa abage labil ga jelas?
malam pertama pun ada kalee nanya ke anak umur 18th .. sakit ga? 😂😂
srius
dia dewasa. Keanu 18th.
tapi malah dibuat kek sebaya bahkan yg 18th lbh masuk karakternya dibanding seorang guru ini *tepukjidat