NovelToon NovelToon
Jangan Pergi Dariku

Jangan Pergi Dariku

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Balas Dendam / CEO
Popularitas:167
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Sebuah kisah menarik....☺☺👍👍

Rajab Ambarawa tidak bisa melupakan masa lalu yang ia cintai yaitu Sofia yang sudah tiada meninggalkan nya. dua tahun berlalu kehidupan Rajab harus berjalan lanjut yaitu menikah dengan Luna seorang model terkenal di kotanya. Keinginan Oma yang harus Rajab turuti.
Kemudian sang adik Sofia kembali ke keluarga nya dimana dirinya akan membalas kan dendam kematian kakaknya yang sudah tiada. tindakan Vendra mendekati Luna Calon istri Rajab untuk mencari tahu kebenaran yang ada untuk minta keadilan.
Pertemuan mereka akan memulai hal menarik saling selisih antara saudara dan pertemanan saling salah paham terutama pada Vendra, Elisa dan Kasih tiga wanita memiliki sifat Antagonis merebutkan keinginan dari Rajab dan Luna...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21 BERDETAK KENCANG!!

  Pagi nya, terlihat Luna berlahan membuka mata sambil menyentuh kepalanya yang pusing, ia bangun melihat sekeliling kamar.

"ini di mana? ". Luna berkata dengan bingung. ia memperhatikan dengan baik setiap sudut kamar. seketika Luna terkejut bahwa dirinya tidak di kamar melainkan di kamar hotel. ia langsung melihat tubuh nya di balik selimut.

" haah! hufft ". Ekpresi lega di wajah Luna ternyata tidak di apain masih aman tidak ada yang lecet atau sakit di tubuh nya hanya terasa pusing dan lemas. di bagian bawah sensitif nya juga merasa aman tidak ada kerasa yang aneh. Luna turun dari atas ranjang kasur, melangkah jalan.

   Kemudian Luna berjalan pelan melihat sekeliling. ia melihat sebuah kaki di atas sofa, dirinya penasaran siapa yang menolong dirinya semalam. ia melangkah pelan mendekat saat terlihat yang ternyata Rajab menolong dirinya. terlihat Rajab tertidur lelap di atas kursi sofa dengan posisi terbaring kedua tangan melipat di bawah dadanya itu. Pikiran Luna mungkin dia kedinginan semalam.. Kemudian Tidak lama Luna membawakan sebuah selimut untuk Rajab lalu amparkan ketubuh Rajab saat merapikan dekat leher____

"hah! ". Sebuah tangan Rajab sigap menangkap membuat Luna terkejut. Rajab pun terbangun memperbaiki duduk nya dengan benar.

" jam berapa? ". Tanya Rajab mengusap matanya yang perih

" kayaknya jam 7 pagi". jawab Luna memperhatikan Rajab. "ya sudah aku mau mandi dulu". Luna melangkah namun tiba-tiba___

" Aaa argghhh!! ".

Bruk

   Sigap Rajab menangkap tubuh Luna yang hampir jatuh karena tersenggol oleh kaki Rajab menghalangi langkahnya. Kini posisi Luna duduk di atas paha Rajab di pangkuan nya saling bertatap mata satu sama lain. kedua tangan Rajab pegang perut Luna yang ramping. kedua tangan Luna menyentuh bahu Rajab yang lebar keras . wajah mereka begitu dekat suara detak jantung bergedup kencang di rasakan Luna.

   ekpresi Rajab hanya datar tidak merasakan sesuatu hanya kosong di tatapan oleh Luna.

"e... ". Luna langsung bangkit bertindak gugup dan menjadi pemalu. " saya permisi. maaf! ". Ucap Luna pamit melangkah jalan pergi dengan menundukkan kepala nya yang malu.

   Rajab yang hanya ekpresi polos nya memperhatikan Luna terdiam duduk.

   Di kamar Luna langsung masuk kedalam kamar tutup pintu dengan cepat berbalik menempelkan tubuh punggung nya. kemudian tangan kanan berlahan menyentuh dadanya di bagian hatinya. ia merasa kan detak jantung dengan cepat. mungkin Luna sudah ada rasa terhadap Rajab. hanya saja Luna masih belum yakin dengan perasaan nya itu.

****

   Rajab mengantarkan Luna ke rumah nya. sekarang mereka di dalam mobil terdiam depan rumah.

"terimakasih sudah menolong ku dan makasih sudah mengantarkan ku pulang". Ucap Luna melihat wajah Rajab

" iya! Sama-sama ". Balasannya yang hanya melihat kedepan.

   Luna berbalik ke samping buka pintu mobil lalu keluar dari dalam mobil. setelah Luna keluar dari dalamnya. Rajab memutar setir berjalan pergi meninggalkan Luna. Luna yang sedang berdiri terdiam melihat Rajab pergi bersama mobilnya itu.

   Luna melangkah di ruang tamu dengan keadaan yang masih pusing kepala dari efek minuman alkohol semalam.

"Luna! ". Sahut Johan melangkah mendekat

" Ayah! ". Jawabnya

" semalam kamu kemana? kenapa tidak pulang ke rumah, ayah khawatir ". Tanya Johan pada anak pertama nya yang baru saja datang.

    Luna langsung kaku. matanya sempat melirik ke samping, seperti mencari jalan keluar dari pertanyaan itu.

" Tinggal di rumah Jihan". jawabnya cepat sembari tersenyum membunyikan kebohongannya

"ohh! lain kali hubungi ayah terlebih dulu, kalau ingin main sama teman. jangan seperti ini bikin ayah khawatir". Ujar Johan

" hem.! maaf ayah. bikin ayah khawatir padaku. lain kali aku tidak mengulangi lagi". Ucap Luna melangkah memeluk tubuh sang ayah yang selalu menghawatirkan dirinya.

"iya". Johan menyentuh tubuh punggung sang anak dengan lembut. kini mereka berdua saling peluk hangat di pagi hari yang cerah.

   Rajab sampai rumah nya melangkah jalan memasuki rumah. di dalam rumah Rajab berjalan ruang tamu. ia melihat sang ibu lagi duduk di sofa sambil melihat majalah.

"aku pulang! ". Sahut Rajab melangkah mendekat pada Ibu nya.

" Rajab! semalam kemana? ". tanya Wilda pada anak laki-laki yang baru datang. tidak biasanya tidak pulang ini belum pernah terjadi pada anak laki-laki nya sendiri

    Rajab duduk di samping ibunya

" aku menginap di hotel ". jawabnya

" tumben! oh!! iya Rajab. Oma maunya menikah langsung tidak ingin ada pertunangan gimana!? ". tanya wilda

" aku cuman ikut saja maunya gimana. kalau memang ingin pernikahan ya sudah akan di lakukan. tapi gimana dengan Luna! ? ". kata Rajab

" ok! kamu tanyakan sendiri pada Luna. Rajab bisakah kamu melakukan tindakan yang benar. yaitu berjuang dengan masa depan yang baru". Ucap wilda yang berharap pada anak nya agar memperjuangkan hidup nya.

   Rajab terdiam sejenak berfikir melirik ke arah lain..

"iya! bu".

***

    Di dalam kamar Rajab melepaskan kancing baju kemeja putih di tubuh nya. setelah semua ia lepas baju di tubuh nya di lepaskan. tampang tubuh kekar terpang-pang jelas telanjang polos kulit coklat berotot di perut yang berbentuk roti sobek itu.

   Rajab melangkah ke lemari baju sorot ke kiri buka lemari bajunya. terlihat baju kemeja putih sangat banyak seisi lemari. ia mengambil baju kemeja putih terus pakai ke tubuh nya setelah itu tutup kembali pintu lemari dengan rapat. dirinya berbalik melangkah sembari kancing baju kemeja satu persatu. Merapikan baju melihat dirinya sendiri di sebuah kaca cermin, tampaknya Rajab akan berkunjung rumah Luna lagi membahas persoalan pernikahan nya.

   Kemudian Rajab melangkah turun dari anak tangga tampaknya Rajab sudah rapi dan keren mengenakan baju kemeja putih polos kancing di atas dada nya tidak ia kancing membiarkan terbuka agar terlihat dada gagahnya terlihat.

"ibu!! aku berangkat sekarang! ". Pamit Rajab melangkah mendekat. wilda masih terduduk diam di sofa sembari melihat majalanya

" iya! Hati-hati ". Jawab nya.

   Rajab pun melangkah jalan pergi meninggalkan ibunya.

   Kemudian Rajab masuk kedalam mobil langsung jalan pergi meninggalkan rumah besar nya.

*****

    Luna di dalam kamar terlihat terbaring terlentang di atas ranjang kasur seperti memikirkan sesuatu. Ia membayangkan wajah Rajab waktu di hotel tadi. detak jantung nya mulai berdetak kencang. ia menyentuh bagian dadanya dengan tangan kanannya.

(suara hati) "dari sejak kapan aku merasakan seperti ini! ". Luna merasa sudah sejak lama tapi hanya baru sekarang ia menyadari nya. Luna berbalik meringkuk memikirkan Rajab.

Tok

Tok

Tok

" non Luna! ". Sahut di balik pintu memanggil dirinya

   Luna pun terbangun duduk

" iya! ". Jawabnya

" ada tamu ingin bertemu dengan nona! ". Ucap seorang pelayan rumah

" siapa? ". tanya Luna yang masih terdiam duduk di atas ranjang kasur.

" Tuan Rajab. non! ". jawabnya

   seketika Luna bergegas melangkah pintu ia tarik buka pintu

" siapa bi!? ". Tanya lagi Luna dengan nada pelan

" Tuan Rajab non! sedang menunggu non di bawah ". jawabnya

" ok! ". Luna tidak menyangka___Rajab datang lagi kerumah____ tidak tahu untuk apa__ bertemu dengan nya. Luna melangkah jalan turun dari atas lantai. langkah kaki turun menampakkan anak tangga.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!