Ghea adhitama, anak dari pengusaha milyader yang rela menjadi ibu pengganti demi mendapatkan kembali kasih sayang kaka sambungnya dan juga demi memperbaiki kesalahan orang tuanya di masa lalu meskipun dengan akibat batalnya pernikahan'nya dengan sang kekasih.
namun usaha ghea hanyalah sia-sia karna sang kaka masih saja membencinya meskipun sudah bersedia menjadi ibu pengganti bagi anak-anaknya.
sapa sangka, di tengah perjalanan pernikahan kontrak ghea dan suami kakanya, justru membuat mereka saling jatuh cinta.
apakah ghea akan memperjuangkan cintanya ataukah ia akan melupakan cinta dan fokus kembali pada tujuan awalnya.
akan ku perbaiki kesalah pahaman orang tua kita.? ghea
aku akan selalu membenci mereka.! maya
Follow ig author ya
@aummyr15
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PutriAnira15, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 26
Kini mereka bertiga sedang diperjalanan menuju rumah sakit yang menjadi tempat tujuan mereka bertiga, di dalam mobil hanya ada keheningan tidak ada satupun yang bicara di antara mereka bertiga.
bryan yang sedang menyetir diam-diam mencuri pandang menatap ghea yang sedari tadi fokus menatap jalan yang di laluinya, maya yang sedari tadi fokus bermain ponsel tidak menyadari sikap bryan yang sepertinya mulai tertarik dengan ghea.
Sudah tiga kali bryan melirik ghea melalui center mirror meskipun hanya sekilas menatapnya tapi ada rasa yang berbeda.
bryan kembali menatap ghea tapi tatapannya kali ini sedikit berbeda, ia menatap cukup lama saat melihat senyuman terpancar di wajah ghea. entah apa yang membuatnya tersenyum tapi bryan yang melihat tak terasa senyumnya terukir.
Setelah lima belas menit menempuh perjalanan menuju rumah sakit, akhirnya mereka bertiga sampai di salah satu rumah sakit milik orang tua bryan.
" kalian berdua saja yang masuk, aku akan tunggu disini.! ucap bryan yang langsung mengambil ponsel di kantong celananya.
" tidak! Kau harus ikut, karna aku tidak bisa mengantar ghea melakukan pemeriksaan.! ucap maya yang sudah memegang handle pintu.
" kenapa? memangnya kamu mau kemana.!
" aku harus pergi, ini sangat penting.! Ucap maya yang kemudian membuka pintu mobilnya.
" kalo kau tidak bisa mengantar, aku akan melakukan pemeriksaan sendiri saja.! Ucap ghea dengan ketus. ghea kesal dengan sikap bryan yang acuh dan tidak mempedulikannya meskipun saat ini ia sedang mengandung anaknya.
bukan tidak peduli atapun khawatir tapi entah kenapa bryan bisa jadi gugup jika berdekatan dengan ghea apalagi setelah kejadian saat ia terus mencium ghea.
bryan memegang tangan ghea lalu menuntunnya berjalan menuju tempat periksa dokter kandungan.
ghea yang mendapatkan perlakuan bryan langsung menghempaskan tangan bryan.
" aku bisa berjalan sendiri, tidak usah mencari kesempatan.! Ketus ghea yang langsung melangkahkan kakinya menuju ruang periksa.
bryan menghela napas.
" apa kau tahu dimana dan di lantai berapa ruangan pemeriksaan kandungan.! Bryan berkata dengan suara yang sedikit tinggi agar ghea dapat mendengarnya.
langkah ghea terhenti saat mendengar ucapan bryan, ia mematung sejenak seraya berpikir, ini pertama kalinya ia memeriksakan kandungan di rumah sakit suaminya pasti ia akan kebingungan dengan ruang pemeriksaan kandungan.
" dasar wanita.! bryan memegang tangan ghea kemudian mulai berjalan menuntun ghea menuju ruang pemeriksaan.
bryan dan ghea yang sudah sampai di ruang pemeriksaan segera melakukan usg untuk memastikan keadaan cabang bayi.
" siang nona ghea, saya akan mulai pemeriksaan ya.! Sapa dokter penuh keramahan.
Ghea menanggapi sapaan dokter dengan senyuman.
Dokter kandungan tersebut mulai memeriksa keadaan kandungan ghea, raut wajah kebahagiaan terpancar di wajahnya sedangkan bryan menanti dengan rasa sedikit khawatir entah mengapa hatinya merasa cemas akan keadaan calon bayinya.
Setelah melakukan pemeriksaan, dokter pun menjelaskan pada ghea dan bryan mengenai posisi dan kesehatan janin di dalam kandungannya, dokter menjelaskan secara detail karna menurutnya sangat penting penjelasan secara detail kepada calon orang tua baru.
Dokter pun tidak lupa memberikan sedikit nasihat untuk menjaga makanan dan kesehatan fisik yang akan sangat berpengaruh pada keadaan janin dalam perutnya. mereka berdua mendengarkan semua penjelasan dan nasihat dokter tersebut dengan antusias.
ghea yang tidak ingin melakukan kesalahan, mengajukan beberapa pertanyaan seputar kehamilan pada dokter kandungannya pribadinya.
bryan-ghea nikmatilah bulan madumu meski ada dikit pemaksaan dari bryan😊😊😊