NovelToon NovelToon
PEMBALASAN GADIS DARI ZAMAN KUNO

PEMBALASAN GADIS DARI ZAMAN KUNO

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Reinkarnasi / Balas Dendam / Balas dendam. / Perubahan Hidup / OMG, protagonis ini sangat kuat!!! / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Tamat
Popularitas:482k
Nilai: 4.7
Nama Author: saadahrafael

Seorang Gadis cantik bernama Nona Chin tak sengaja masuk kedalam sebuah novel yang di bacanya, sebuah Novel pemberian dari seorang kakek tua di hutan.

Nona yang mengetahui dirinya bertransmigrasi ke dalam Novel yang di baca nya, akhirnya berencana untuk merubah Gadis Culun dan penakut itu menjadi Gadis pemberani layak nya dirinya.

Dimalam pertama dirinya masuk kedalam Novel, dirinya pun mengalami kejadian yang sama persis di dalam cerita novel itu. Kejadian dimana anak buah Dona membakar kontrakan nya hingga membunuh tubuh yang yang di tempatinya.

Namun karena Rena tahu jalan cerita Novel dan siapa musuh musuh nya, akhirnya nona Chin berencana untuk membalas dendam kepada orang orang yang telah membuatnya menderita. Yaitu membalas dendam terhadap Robert dan Dona, orang yang telah membuat ibunya mati sehingga dirinya terlantar tanpa keluarga.

Namun pembalasan dendam terhadap Robert dan Dona, malah membawa dirinya bertemu dengan kelompok Organisasi Misterius yang membantai keluarga ibu nya.

Apakah Rena/Nona Chin bisa membalaskan dendam itu, atau malah sebaliknya dia yang mati di tangan mereka.

Ikuti jalan ceritanya……

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saadahrafael, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26. (BUKTI)

Di dalam kamar. Dona menghampiri suami yang sedang duduk sofa. "Pa," panggil Dona mendekat.

"Duduklah," perintah Joni agar Dona duduk di samping nya. Perlahan Dona mendekat dan duduk.

"Apakah seperti ini sikap mu jika aku tidak ada?" tanya Joni menatap istrinya.

"Bukan seperti itu Pa, Mama melakukan itu ada alasan nya. Mama ingin mendisplinkan pelayan agar tidak seenaknya sendiri. Mama tidak ingin mereka ngelunjak nantinya, waktu bekerja malah keluar rumah," jelas Dona memegang tangan Joni meminta pengertian bahwa yang dia lakukan tadi adalah benar.

"Tapi tidak dengan cara seperti itu. Mama kan bisa menegurnya dengan nasehat, tidak harus dengan cara main tangan? Papa tidak suka itu, karena Papa tidak ingin nama keluarga tercoreng hanya karena suka menganiaya Pelayan," Ucap Joni menegur. Dan Dona hanya bisa mengangguk diam, tanpa menjawab.

"Sialan! Awas saja kau. Karena si buruk rupa aku harus kena marah suami ku. Lihatlah apa yang akan ku lakukan pada mu," Batin Dona sangat kesal, karena menurutnya semua gara gara Rena.

.

.

Beberapa hari kemudian.

Saat ini Rena sedang berada di kamar Dona, mencari sesuatu yang mungkin ada untuk petunjuk kejahatan yang di lakukan Dona selama ini.

Menggeledah seluruh sudut ruangan, mencari sesuatu itu. "Ku harap ada," gumam Rena terus menggeledah.

Cukup lama berada di kamar itu dengan hati was was, tangan Rena pun menyentuh sesuatu yang ada di belakang lemari. Sebuah laci kecil buatan khusus.

"Apa ini?" Gumam nya sambil tangan nya menarik laci itu. Diambilnya sesuatu yang ada di dalam laci, Rena yang melihat tersenyum menyeringai. "Dapat."

Setelah menemukan sesuatu dia keluar sambil melihat sekeliling, semoga tidak ada ya g mencurigai nya.

Saat sampai di kamar, Rena membuka apa yang di temukan nya. Sebuah bukti transaksi kepada orang yang telah membunuh Ibu nya.

"Aku harus mencari tahu siapa penerima transaksi ini. Tapi aku harus mencarinya dimana? Aku sama sekali tidak mengetahui orang orang di Negara ini," Gumam Rena berfikir.

Lama berfikir akhirnya dia teringat Ayahnya. Joni pasti hapal orang orang di Negara itu atau pun luar Negara jika orang itu memiliki status tinggi. "Aku harus menemui Ayah," ucap nya.

Rena mengambil Handphone nya menghubungi Ayah nya. "Yah," panggil Rena

"Ada apa?" Tanya Joni yang berada di kantor.

"Apakah Ayah ada di kantor?" tanya Rena

"Ya, Ayah ada di kantor. Memang nya ada apa?" tanya Joni

"Aku ingin bertemu, ingin bertanya sesuatu kepada Ayah," jawab Rena.

"Datang lah kekantor, jika di rumah Ayah tidak yakin bisa menemui mu," ucap Joni memerintah dan di setujui oleh Rena.

Rena akan meminta izin kepala Ibu Li untuk keluar sebentar, karena dia tidak ingin nanti ada masalah jika dia kembali. Karena dia tahu Dona pasti akan sangat marah saat tahu dirinya keluar dan kembali terlambat.

Rena mengambil tas nya, keluar dari kamar dan menemui Ibu Li untuk meminta izin. Setelah mendapatkan Izin, Rena keluar dari kediaman Yeong. Berdiri di depan rumah menunggu Taksi pesanannya.

Setelah Taksi itu datang, kini Taksi yang yang di tumpangi Rena melaju ke perusahaan BWYEONG

Beberapa menit perjalanan, dia pun sampai. Membayar, setelah itu masuk kedalam untuk menemui Ayah nya.

Pihak resepsionis pun tidak menghentikan Rena, karena ia tahu siapa gadis itu yang tak lain putri Bos mereka. Namun mereka harus menutup mulut dan tidak boleh mengatakan itu kepada siapa pun termasuk Dona dan Alisha.

Sesampainya di depan ruangan Joni, Rena masuk. Di dalam Joni sudah menunggu kedatangan putrinya yang selalu ia rindukan.

"Selamat datang sayang," Sambut Joni merentangkan tangan meminta Rena untuk memeluknya.

Rena pun langsung masuk kedalam pelukan Ayahnya. "Ayah merindukan mu," Ucap Joni mengelus surai panjang Rena.

"Rena juga," Jawab Rena setelah itu melepas pelukan nya.

"Ayo duduk. Ayah yakin pasti ada yang ingin kau bicarakan," Ucap Joni membawa Rena duduk di sampingnya.

"Ya, memang ada yang ingin ku tanyakan pada Ayah," Jawab Rena

"Apa?" Tanya Joni penasaran.

Rena mengambil sesuatu dalam tas nya, setelah itu menunjukkan kepada Joni bukti transaksi hasil penemuannya di dalam kamar Dona.

"Ini, aku ingin bertanya tentang ini," Rena menunjukkan bukti transaksi itu pada Joni. Joni mengambilnya dan melihatnya. "Apakah Ayah tahu siapa penerima nya?" tanya Rena.

Joni diam seperti berfikir, lalu menggeleng tanda dia tidak tahu. "Ayah tidak tahu, tapi nanti ayah coba cari tahu siapa orang itu," Jawab Joni.

"Baiklah. Jika Ayah sudah tahu hubungi Rena," ucap Rena

"Memang kenapa dengan orang ini? Apakah dia memiliki urusan dengan mu?" tanya Joni ingin tahu.

"Ya," Jawab Rena jujur, namun dia sama sekali tidak mengatakan ataupun menjelaskan lainnya.

"Apakah Ayah masih meminum obat pemberian Dona?" tanya Rena menatap Joni

"Tidak, ayah sudah tidak meminumnya semenjak kamu melarang," jawab Joni. "Memang kenapa kamu melarang ayah meminum nya, ayah sungguh penasaran?" tanya Joni

"Ada sesuatu yang tidak baik dalam minuman itu, aku tidak bisa mengatakan nya. Ayah hindari saja agar ayah selalu sehat," jelas Rena.

"Baiklah, ayah akan menurut," jawab Joni memeluk putri nya. Dia sungguh sangat rindu dengan putri nya yang tidak pernah dia rawat dari kecil. Hanya saat bertemu seperti ini dia bisa melepas kerinduannya bersama putri dari wanita yang dia cintai.

.

.

.

Selamat membaca.

Jangan lupa dukung dengan cara.

Like.

Komen.

Tap favorit

Beri hadiah dan Vote.

1
sahabat pena
Luar biasa
Maima Elfaam
Biasa
Maima Elfaam
Kecewa
Kadek Bella
smngt thoor,,, cerita nya bagus
Yhatiekitty Kosmetik
Luar biasa
Nur Lela
luar biasa
Sri Mulyaningsih
keren ❤️
Sri Mulyaningsih
seru banget 💪🏻👍🏻
Sri Mulyaningsih
🤭🤭🤭🤭🤭
Sri Mulyaningsih
Luar biasa
Sri Mulyaningsih
keren ceritanya, semangat 💪🏻
Leoni Rizqy
Luar biasa
katanya jago bela diri tapi nyatanya kok lemah,kenapa gk di tendang tuh si farel biar gk ganggu lagi
Rena yg keluar
🦶🦶👣👣👣👣👣
Karunia Disha
kurang suka sm sikap rena,,kayak gk tau bls budi sm orang yg sdh berjasa menolongnya
Sri Wahyuni
👍👍👍💪💪💪,,untuk Authornya
azka aldric Pratama
gabut ,bc ulang lg 😉😉😉
MakBarudakh
Reinkarnasi, mafia, entah kenapa Aq selalu suka dg jalan ceritamu thor..
Secara Mak pandainya hanya membaca, so dengan karyamu ini semua.. sangat-sangat menghibur Mak
Makasih atas karyanya y thor
Sukses dan sehat sellau buatmu thor..
Musliha yunos
best
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!