NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Dark Witch

Reinkarnasi Dark Witch

Status: tamat
Genre:Misteri / Supernatural / Fantasi Wanita / Fantasi / Mata Batin / Tamat
Popularitas:743k
Nilai: 4.9
Nama Author: Priskilawi

#DILARANG KERAS PLAGIAT CERITA INI#

Patricia Jessica Donovan selalu mengalami kejadian-kejadian mistis: tanpa sadar menghentikan hujan, mengutuk orang dan kutukannya benar terjadi, berkomunikasi dengan arwah, mengalami dejavu, meramal, bahkan bisa merasakan dengan tepat kapan seseorang akan "berangkat".

Sebastian Adrianus Verhoeven adalah sahabat baik Patricia dan hanya kepada Sebastian, Patricia bisa terbuka dan bercerita tentang semua kejadian termasuk kejadian di luar nalar.


Apakah Patricia akan mengetahui siapa dirinya yang sebenarnya?

Apakah semua kejadian tersebut benar bakat alami atau berhubungan dengan kehidupan Patricia di masa lalu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Priskilawi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 25 : Tiba Di Belanda

Abraham Gilbert Morritz POV

Akhirnya pesawat kami telah mendarat dengan selamat di bandara Schiphol.

Perjalanan kami memakan waktu kurang lebih 13 jam dari Vancouver, Kanada ke Amsterdam, Belanda.

Aku melirik jamku. Sudah hampir jam 10:00 malam.

Aku harus menemani istriku untuk diperiksa oleh imigrasi.

Setelah urusan imigrasi lancar, aku pun mengambil bagasi kami.

Kami kini tengah berjalan ke arah ruang tunggu di bandara Schiphol.

Aku hendak menelpon paman Charles namun tak lama kemudian ponselku berdering dan bergetar, pertanda ada panggilan telpon masuk.

Aku melihat tulisannya:

Charles Darwin Watson

📞 Aku: Hallo oom Charles?

*Halo paman Charles?*

📞 Paman: Hallo mijn nichtje Abraham

*Halo keponakan ku Abraham *

📞 Aku: Patricia en ik kwamen aan op Schiphol, oom. Waar is oom Charles?

*Patricia dan saya tiba di Schiphol, paman. Paman Charles dimana?*

📞 Paman: Oom en tante zitten in de wachtkamer op Schiphol, waar ben je Abraham?

*Paman dan bibi ada di ruang tunggu di Schiphol, kamu dimana Abraham?*

Aku mengedarkan mataku ke sekeliling sampai aku bisa melihat ke arah paman Charles dan aku melambaikan tanganku dari jauh ke paman

📞 Aku: Kunt oom mij zien? Ik zwaaide naar oom

*Bisakah paman melihat saya? Saya melambai pada Paman*

Paman Charles melihatku melambaikan tangan lalu mereka menghampiriku dan Patricia.

Paman: "Hallo Abraham, we hebben je lang niet gezien. Wauw, nu heb je een mooie vrouw."

*Hai Abraham, kami sudah lama tidak bertemu denganmu. Wow, sekarang kamu punya istri yang cantik.*

Paman Charles menggoda kami. Sebenarnya paman menggodaku karena dia melihat Patricia yang cantik sehingga karena itulah yang membuatku tak tahan untuk segera menikahinya.

Padahal kenyataannya, Patricia adalah cinta pertamaku. Tentang aku yang ingin menikahinya bukan hanya karena kecantikannya, namun aku tak rela Sebastian menjadi suaminya karena Patricia adalah milikku.

Patricia dan aku tertawa mendengar perkataan paman, begitu pula dengan bibi Elisa.

Aku: "Oom en tante, dit is mijn vrouw Patricia."

*Paman dan bibi, ini istriku, Patricia."

Kataku sambil memperkenalkan Patricia.

Patricia: "Hallo oom en Tante.Mijn naam is Patricia."

*Halo om dan tante. Nama saya Patricia.*

Patricia menjabat tangan Om dan tanteku sambil tersenyum ramah.

Aku merasa aneh, sejak kapan Patricia bisa berbicara dalam bahasa Belanda?

Tante: "Wauw, hoe mooi is je vrouw Abraham. Geen wonder dat je niet kunt wachten om te trouwen."

*Wow, betapa cantiknya istrimu, Abraham. Tidak heran kamu tidak sabar untuk menikah*

Tanteku, Elisa Grey, kini kembali menggoda ku karena tanteku memperhatikan Patricia yang memang cantik. Patricia memilki rambut blonde panjang, manik coklat muda dan sekarang dia memakai riasan make up tipis sehingga kecantikannya semakin memancar.

Kami semua tertawa. Paman dan bibiku selalu ramah dan mereka memang senang menggodaku terutama kami yang sekarang adalah pengantin baru.

Paman: " Laten we naar de auto gaan met oom en tante, Abraham en Patricia. We brengen jullie twee naar ons huis.

*Ayo pergi ke mobil bersama Paman dan Bibi, Abraham dan Patricia. Kami akan membawa kalian berdua ke rumah kami.*

Aku dan Patricia tersenyum.

Patricia: "Ja, oom. Het is voor het eerst dat Patricia met Abraham naar Nederland gaat. Bedankt voor het vriendelijke welkom van oom en tante."

*Ya, paman Ini adalah pertama kalinya Patricia pergi ke Belanda bersama Abraham. Terima kasih atas sambutan ramah dari paman dan bibi*

Paman dan bibiku tersenyum. Kami memasukkan semua koper di bagasi mobil dan bergegas masuk ke mobil.

Aku duduk di kursi tengah dan duduk di sebelah Patricia.

Bibi Elisa duduk di depan bersama paman Charles yang mengemudikan mobil.

Aku merasakan Patricia agak aneh sejak sampai di Belanda. Tatapan matanya berbeda. Seperti aku sudah sangat lama mengenalnya.

"Kamu bisa berbahasa Belanda rupanya, wifey. " Kataku pada istriku dengan nada rendah.

"Oya? Masa sih, hubby?" Tanyanya bingung.

Kini sinar matanya kembali seperti biasa. Wajahnya kembali normal.

Apakah Patricia memiliki double personality? Aku terus menyelidikinya dalam diam.

Sejak awal ketika sampai di Belanda, Patricia tidak cerewet bahkan sangat tenang.

Patricia bahkan menjawab pertanyaan paman Charles menggunakan bahasa Belanda, padahal aku dan orang tuaku tidak pernah mengajarkan pada Patricia bahasa Belanda.

Apakah dia kursus atau diajarkan oleh Sebastian? Bisa jadi dia pernah diajarkan oleh Sebastian, gumamku dalam hati.

Apakah kesadaran Patricia di masa lalu saat dia jadi dark witch mulai bangkit? Tanyaku penasaran dalam hati.

Aku sengaja mendiamkan Patricia. Aku tidak marah tapi aku sengaja melakukannya untuk memperhatikan gerak-geriknya.

Mobil terus melaju dengan kecepatan sedang. Di Belanda lebih banyak orang menggunakan sepeda namun tak sedikit yang memiliki mobil bila ingin bepergian jauh.

"Patricia, apakah kamu menyukai macaroni schotel?" Tanya bibi Elisa dengan bahasa Inggris.

Patricia tertegun. Setahuku istriku suka makan-makanan western.

"Saya suka macaroni schotel, bibi." Jawab Patricia manis.

"Ah, bagus. Bibi ada membuat macaroni schotel. Tentu ada makanan yang lainnya. Nanti kita makan di rumah, ya." Kata bibi Elisa bersemangat.

"Baik, bibi. Dengan senang hati. Iya kan, schatz?" Tanya Patricia padaku dan menggenggam tanganku.

"Tentu, wifey" jawabku sambil tersenyum dan mengeratkan genggaman tanganku di jarinya.

Sejujurnya aku agak kaget. Karena Patricia bahkan mengetahui panggilan sayang dalam bahasa Jerman schatz.

Sepanjang jalan bibi dan paman mengobrol dengan Patricia. Aku hanya menimpali sesekali. Bukan aku tak semangat atau tak suka, namun aku masih terus mengawasi istriku ini.

Aku merasakan bahwa jiwa istriku seperti bukan jiwa wanita Amerika yang terlahir di Indonesia.

Aku mengetahui bahwa ibu mertuaku yaitu bibi Rosaline Van Osh adalah wanita Belanda. Apakah Patricia belajar bahasa Belanda dari bibi Rosaline? Pikirku. Sepertinya betul bahwa Patricia belajar dari bibi Rosaline.

Namun aku perhatikan sinar matanya, sangat berbeda. Apakah jiwa dark witch nya sudah muncul sebelum dilatih?

Aku pernah mendengar dia bercerita pada Sebastian bahwa dia pernah mengutuk temannya dan temannya betul-betul mengalami seperti apa yang dia ucapkan.

Ketika aku mendengar itu, aku langsung teringat Opa Nicolaas. Opa Nicolaas pernah mengalami hal yang sama dengan sahabatnya yaitu Fritz.

Akhirnya mobil berhenti di rumah warnah coklat dan dindingnya bercat putih. Rumah yang asri dan sangat hangat.

Paman: "Silahkan Abraham dan Patricia. Inilah rumah paman dan bibi. Anggap saja rumah sendiri."

Paman Charles memang ramah dan bersahabat pada kami. Dia dan bibi tersenyum pada kami.

Patricia: " Terimakasih paman dan bibi." Istriku tersenyum manis dan sopan.

Aku menurunkan koper-koper bawaan kami dan membawanya ke kamar yang telah di siapkan untuk kami.

Kami mengucapkan terimakasih kepada paman dan bibi, dan kami masuk ke kamar dan mengunci pintunya.

Setelah merapikan barang-barang di dalam koper kami, aku melihat istriku terlihat lelah.

"Lelah, hm?" Tanyaku di telinganya sambil kupeluk dia dari belakang.

"Iya, hubby. Perjalanannya lumayan lama dan membuat lelah. Tapi aku senang." Ucapnya sambil mengelus tanganku yang memeluknya.

"Kamu mau mandi, wifey?" Tanyaku.

Di kamar kami memang ada bathroom sehingga kami tak perlu keluar kamar untuk mandi.

"Iya, hubby. Aku ingin mandi. Sudah lelah. Badanku lengket." Jawab istriku.

"Ayo kita mandi bersama." Tawarku kepada Patricia.

Istriku mengangguk dan kami pun mandi bersama. Tak lama kami berendam berdua. Aku pijat pundak istriku.

Aku melihat dia memejamkan matanya. Wajahnya terlihat sangat mengantuk dan sepertinya kelelahan.

Aku membilas badan kami berdua dan aku membantu istriku berpakaian.

"Kamu tidak mau makan, wifey?" Tanyaku lembut karena aku melihatnya terbaring di ranjang.

"Ik heb slaap, mijn man." Jawab istriku dengan mata terpejam.

*Aku sudah mengantuk, suamiku*

Aku tersenyum maklum. Pasti dia sangat kelelahan, pikirku. Karena di awal perjalanan pesawat kami menggunakan West Jet kemudian transit lalu kami baru menggunakan pesawat KLM.

Aku keluar dari kamar dan melihat paman dan bibiku sudah duduk menunggu kami di dining room.

Paman: "Waar is Patricia?"

*Dimana Patricia?*

Aku: "Patricia slaapt, oom Charles. Hij is moe"

*Patricia sedang tidur, Paman Charles. Dia lelah*

Bibi: "Patricia is vast moe van een lange reis. laat hem slapen."

*Patricia pasti lelah dari perjalanan panjang. biarkan dia tidur."

Aku: "Dat klopt tante. Patricia was moe en na het baden sliep ze niet lang."

*Itu benar bibi. Patricia lelah dan tidak lama tidur setelah mandi*

Kami akhirnya makan dalam diam. Dentingan garpu dan sendok terdengar saat kami makan

Aku menghabiskan macaroni schotel nya karena bibi yang meminta.

Bibi mengatakan akan menghidangkan kembali macaroni keesokan harinya karena Patricia belum sempat memakannya sehingga bibi Elisa ingin Patricia juga mencicipi rasanya.

Paman Charles dan bibi Elisa memiliki 3 anak. Semuanya laki-laki.

Anak pertama Aaron Dave Watson, usianya 37 tahun. Dia sudah menikah dengan seorang wanita Belanda, Pingkan Van Zenth. Kini mereka menetap di Swedia.

Anak kedua bernama Louise Mathias Watson, usianya 35 tahun. Dia bekerja di Bulgaria sebagai Manager IT di salah satu perusahaan IT ternama di sana dan akhirnya jadi tinggal menetap.

Anak ketiga bernama Hans Edmund Watson, usianya 30 tahun. Dia sedang kuliah Phd di Amerika, dan dia salah satu Asisten Profesor di kampusnya.

Anak-anak paman Charles sangat kompak padaku. Setelah mereka menikah bahkan bekerja, kami jadi jarang bertemu. Hanya sesekali kami melakukan panggilan telepon dan video call.

Sayang sekali mereka tak ada. Mereka bertiga memang sempat datang dan berkenalan dengan Patricia saat resepsi pernikahan kami.

Namun perkenalannya sangat singkat karena banyaknya tamu undangan. Papa mengundang semua rekan bisnisnya sehingga kami belum sempat mengobrol dengan keluarga yang hadir.

Setelah mengucapkan terimakasih kepada paman dan bibi, aku pun masuk ke kamar.

Aku melihat istriku sudah tertidur lelap. Dia memeluk guling dan terlihat sangat kelelahan.

Aku menggosok gigi. Setelah selesai menggosok gigi, aku membaringkan tubuhku di sebelah istriku dan ku kecup keningnya, "Selamat malam, wifey."

Ku peluk tubuhnya erat dan aku pun ikut tertidur.

🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤

Mohon tinggalkan jejak dengan like, komen dan vote yaaa supaya author semangat menulis novelnya☺️☺️

Terimakasih ♥️♥️♥️

1
Jhon Travolta
wah semakin GK jelas alurnya kan ..
Jhon Travolta
dan satu lagi kegiatan MC wanitanya..kalau GK tidur makan..itu aja alurnya diulang ulang..
Jhon Travolta
ini MC wanitanya apa gagu ya ..dijodohkan sama Sebastian mau..dan tiba jumpa sama Abraham dan dijodohkan menurut juga.. katanya punya kelebihan magiz ..mana kemampuan yg dimilikinya kog GK dipake malah jadi korban magiz trus..kan tolol tu namanya.
Jhon Travolta
HM malah PLIN plan ni mcnya ngawur GK jelas
Jhon Travolta
lemah..mcnya..hmm
Jhon Travolta
itu itu aja alurnya..kebanyakan makan...bosan atuh
Jhon Travolta
GK usah pake bahasa Inggrisnya lah kalo udah ada terjemahannya.. bikin alur ceritanya tak sedap dibaca.
Dahlia Anwar
tolol
Esi Ana
, 😍😍😍😍
MSyafiq Elsidroobi
makin seru nih ... semangat thor
MSyafiq Elsidroobi
awalnya q berpikir Abraham itu jahat ternyata orangnya baik dan benar2 setia
MSyafiq Elsidroobi
so bikin baper
Kartika Aytia
kok jadinya sama abraham sih.....
fatma
loveee bngt💗
Oh Dewi
Bagus thor jalan ceritanya. Sekalian aku juga mau rekomendasiin novel bagus banget guys judulnya (Siapa) Aku Tanpamu. Wajib pakek tanda kurung.
Sebagus itu guys
nyuns
othor sayang.. ini g lanjut.. aq baru mampir nehhhh.. pinisirin
Ida Biroekoe
penyihir bodoh..sebel aq
Priskila Wi
Terima kasih pembaca yang masih membaca cerita ini, kalian keren abis! 💖💖💖
Zaira Kritika
p
Uvie El Feyza
keren kak,, keinget film harry potter
Priskila Wi: Amin. Terima kasih, Kak.😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!