NovelToon NovelToon
Cinta Salsabila

Cinta Salsabila

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Romansa-Percintaan bebas / Masalah Pertumbuhan / Tamat
Popularitas:52.2k
Nilai: 5
Nama Author: Yanti sihite

Salsabila Nugroho adalah putri dari Malik Nugroho dan Kirana. Saat ini Salsabila menduduki bangku kelas tiga SMA, Salsa yang sudah tumbuh dewasa terkenal dengan kenakalanNya bersama dengan sahabatnya Naura.

Saat Salsa melakukan kesalahan, sang wali kelas Salsa selalu memanggil orang tuanya. Tetapi Salsa tidak pernah mendatangkan orang tuannya melainkan ia akan menyewa seseorang teman dekatnya.

Hingga sesuatu hari kenakalan Salsa sampai ke telinga Malik. Apakah yang akan Malik lakukan menghadapai putri bungsunya itu?.

Yok kepoin cerita dari Cinta Salsabila...😊
dan jangan lupa like commet dan beritahu kepada teman-teman sekalian supaya novel ini banyak yang tau.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanti sihite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Mereka semua langsung tertawa, sedangkan Liam hanya menunjukkan senyum tipisnya. Kemudian mereka membawa Naya dan juga Liam kepada seorang teman yang sedang berulang tahun, "Gia" Panggil Tia melambaikan tangannya kepada sang sahabat. "Nay, naya sudah datang" Ucapnya.

Gia mengerutkan keningnya melihat kearah Naya yang terlihat sangat cantik malam hari ini, kemudian ia mendatangi mereka bersama dengan kekasihnya, "Naya?" Tanyanya.

"Iya, selamat ulang tahun ya Gia, sehat selalu dan panjang umur. Maaf aku sedikit terlambat".

"Wah.. Kamu makin cantik saja yah Nay. Terima kasih banyak sudah mau datang loh di hari yang spesial ku ini, aku pikir kalian semua tidak akan datang".

Naya tertawa kecil dan juga mereka, "Bagaimana bisa kami tidak akan datang kalau kamu mengundang kami. Dan ini kado kecil untuk mu, semoga kamu menyukainya".

"Mmmm.. Terima kasih Nay" Senyum Gia kepadanya hingga kedua matanya tertuju kepada Liam yang terlihat sedikit kurang nyaman, "Dia siapa Nay? kekasih mu?".

"Mmmm.. Dia kekasih ku. Ayo sayang perkenalkan diri mu kepada teman lama ku".

Liam segera memperkenalkan dirinya kepada Gia yang juga ikut memperkenalkan dirinya, "Pacar kamu tampan juga yah Nay. Aahh iya, 3 bulan ke depan kami berdua akan bertunangan, aku harap kamu dan kalian semua akan datang ke acara itu dan kamu boleh membawa kekasih mu ini lagi" Ucapnya melihat Liam.

"Iya".

"Ayo, kalian pasti belum menikmati hidangan disini kan? aku akan menemani kalian semua" Ajak Gia membawa mereka kesebuah meja panjang yang tersedia disana.

Kemudian Gia, "Perhatian semua, karna kalian sudah mau datang di hari spesial ini, saya mau mengundang kalian semua untuk mengangkat gelas yang ada di hadapan kalian".

Begitu mereka mengangkat gelas masing-masing, Gia mengucapakan terima kasih kepada mereka dan berharap ia selalu sehat dan panjang umur hingga ia menua suatu saat nanti.

"Amin" Doa mereka.

"Hahahah.. Ayo silahkan di nikmati".

Saat mereka sedang asik menikmati hidangan yang berada di atas meja mereka masin-masing, Liam meminta izin kepada Naya untuk keluar sebentar ke dalam kamar mandi.

"Iya, jangan lama Liam".

"Mmmmm".

Sekeluarnya ia dari aula tersebut, baru Liam bisa bernapas dengan legah memasuki kamar mandi. Di dalam sana ia membasuh wajahnya sambil memperhatikan pantulan wajah tampanNya di depan cermin. "Jam berapa mereka akan selesai? ini sudah menunjukkan hampir jam 12 malam" Gumam Liam melap tangannya.

Setelah itu ia keluar dari dalam sana, namun saat Liam melewati toilet wanita, ia tiba-tiba mendengar seseorang sedang menyebut nama Naya. Liam melihat sekitarnya, tidak ada orang, lalu ia mendekatkan diri di depan toilet wanita.

"Yah.. Kalian lihat enggak penampilan Naya sok seperti anak orang kaya? hahahah padahal pakaian yang ia pakai itu sama sekali tidak cocok pada dirinya".

"Hahahaha.. Begitu juga dengan kekasihnya. Kalian tidak tau merek pakaian yang tadi kekasihnya itu gunakan?".

"Ckckck, mereka berdua kampungan sekali".

"Bukan hanya kampungan saja, sepertinya mereka berdua sama-sama anak orang miskin. Cuman, kekasihnya menang banyak karna ia memiliki paras yang tampan sehingga pakaian yang ia gunakan tidak terlihat barang murahan".

"Mmmmmmm" Angguk mereka.

"Sudah ayok, sepertinya acaranya akan selesai".

Mendengar mereka yang sudah selesai, Liam segera pergi dari sana meskipun dalam hatinya ia ingin sekali memberi mereka pelajaran, tetapi ia tidak ingin menimbulkan masalah yang akan membuat Naya malu.

"Liam, kenapa kamu lama sekali?" Tanya Naya begitu ia melihat Liam telah datang.

"Maaf, kamar mandi tadi sangat penuh".

"Mmmmm.. Acaranya sebentar lagi akan selesai. Kita tunggu sebentar lagi yah".

"Iya" Angguk Liam melihat kearah teman-teman Naya yang telah duduk diatas kursi mereka masing-masing.

Tidak lama kemudian, Gia pun akhirnya menutup acara tersebut, namun sebelum ia menutupnya Gia malah menyuruh Naya dan Liam untuk menyumbangkan suara emas mereka berdua. "Ayo berikan mereka berdua tepuk tangan meriah" Ujar Gia dengan suara tinggi.

"Ayo Nay, tunjukkan suara emas mu yang selama ini kamu sembunyikan" Tawa teman-teman lamanya mengingat Naya yang tidak bisa bernyanyi. "Hahahaha.. Ayo Nay, kami semua sangat merindukan suara mu".

Naya melihat Liam, "Liam, bagaimana ini? aku tidak bisa bernyanyi dan mereka juga tau kalau aku tidak bisa bernyanyi" Rengek Naya kebingungan.

"Kalau mereka tau kamu tidak bisa bernyanyi, kenapa mereka malah menyuruh mu?".

"Aku juga tidak tau Liam. Ayo dong, kita harus bagaimana? terus bagaimana dengan mu? apa kamu juga tidak bisa bernyanyi?".

Liam melihat kearah mereka semua yang sedang berharap ia dan Naya menyumbangkan suara emasnya kepada mereka. "Jangan khawatir, sekarang katakan lagu apa yang selama ini kamu sukai dan yang paling sering kamu nyanyikan?".

"Maksud kamu?".

"Cepat katakan, ini sudah jam 12 lewat. Besok kita akan bekerja lagi, aku tidak mau terlambat kerja".

"Ba-baiklah" Angguk Naya menyebutkan lagu yang selama ini ia sukai meskipun ia tidak bisa bernyanyi.

Aku dan Dirimu (Ari Lasso feat BCL)

Tiba saatnya kita saling bicara

Tentang perasaan yang kian menyiksa

Tentang rindu yang menggebu

Tentang cinta yang tak terungkap

Sudah terlalu lama kita berdiam

Tenggelam dalam gelisah yang tak teredam

Memenuhi mimpi-mimpi

Malam kita

Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah

Perasaanmu, rindumu, s'luruh cintamu

Dan kini hanya ada aku dan dirimu

Sesaat di keabadian

Jika sang waktu bisa kita hentikan

Oh, dan s'gala mimpi-mimpi jadi kenyataan

Meleburkan semua batas

Antara kau dan aku

Kita

Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah

Perasaanmu, rindumu, s'luruh cintamu

Dan kini hanya ada aku dan dirimu

Sesaat di keabadian

Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah

Perasaanmu, rindumu, s'luruh cintamu

Duhai cintaku (duhai cintaku), sayangku (duhai sayangku), lepaskanlah (oh)

Perasaanmu (perasaanmu), rindumu, s'luruh cintamu

Dan kini hanya ada aku dan dirimu

Sesaat di keabadian

Oh-oh

Begitu Liam dan Naya selesai bernyanyi, mereka semua langsung bertepuk tangan dengan meriah sambil berkata, "Luar biasa, suara mereka berdua hampir mirip dengan penyanyi aslinya" Ujar mereka yang sangat menikmati suara merdu Liam dan Naya.

"Hahahahah.. Terima kasih banyak terima kasih banyak" Senang Naya menunjukkan senyum bahagianya.

Sedangkan para teman lamanya Naya yang mendengar suara merdu mereka berdua hanya bisa terdiam sambil berkata dalam hati, "Bagaimana bisa Naya..? Tidak mungkin, bukankah selama ini Naya tidak bisa bernyanyi bahkan setiap kali aku mendengar suaranya saja membuat gendang telinga ku hampir pecah. Tapi malam ini, aku mendengar suaranya hampir mirip dengan penyanyi aslinya. OMG.. OMG.. Dan sekarang aku memuji dirinya".

Lalu Naya membisikan terima kasih di telinga Liam karna sudah membuat ia merasa percaya diri. Setelah itu mereka berdua segera turun dari atas panggung menuju Gia dan Tia yang menatapnya dengan tatapan kagum. "Nay, itu benaran suara kamu Nay? suara kamu kok bisa sebagus itu sih?".

Naya tersenyum melihat mereka, "Itu semua berkat dia".

"Berkat dia?".

"Mmmmm.. Karna dia telah menyakinkan aku kalau aku pasti bisa".

"Wah.. Pacar kamu enggak hanya tampan saja yah Nay, ternyata suaranya bagus juga" Puji Gia dan Tia.

"Hahahah.. Terima kasih banyak" Senang Naya melihat Liam.

1
lanjut thor!
Pacar Leeminho
Thank you thour sudah menghibur ku dengan cerita menarik ini meskipun dengan air mata. Ayo semangat thour berkarya selalu👍
Ratna Anjeli
lanjut thour
Ratna Anjeli
Singgah thour
Evita L.S
Yah udah tamat ajah😥 enggak kelanjutannya kk?
Evita L.S
Semangat thor
Evita L.S
Masa cerita sebagus ini masih sepi sih? semangat thor
Evita L.S
Bagus thor
Evita L.S
Wah
Endang Setiyowati
kakkk up kak
Endang Setiyowati
lanjut kak
Wo Aini
lanjut kak
Endang Setiyowati
lanjut kaaaak
Wo Aini
kak kok gak up
Wo Aini
lanjut kak
Wo Aini
kak upx kok 1bab sich
Wo Aini
lanjut kak.tissu mna tissu
Wo Aini
lanjut kak.kak kenap sekarang upx cuma 1,biasax lho 1hari upx 3bab
Efrianti Sihite: Sorry ya.. Author sedikit sibuk😊
total 1 replies
Endang Setiyowati
lanjut kak.gimna ya espresix keluarga salsa klo tw salsa sakit🤔🤔😜😜
Endang Setiyowati
lanjuttt kakk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!